Belajar Drum Otodidak

belajar-drum-otodidakKali ini kita akan membahas mengenai belajar drum otodidak. Kalau kita melihat dari arti katanya belajar otodidak itu artinya kita belajar drum secara sendiri, apakah itu dengan bertanya kepada orang lain, belajar sendiri dari browsing di internet ataukah kita membaca buku. Pokoknya apa yang kita lakukan adalah belajar dengan cara sendiri. Sebenarnya belajar drum secara sendiri ini apa sih keuntungannya? Dan apa juga kerugiannya? Yuk mari kita bahas bersama-sama..

Keuntungan Belajar Drum Otodidak

Pertama kita bahas dulu ya mengenai keuntungan belajar drum secara otodidak itu apa saja. Kalau menurut saya nih, yang pertama adalah kita bebas memilih materi apa yang kita sukai terlebih dahulu. Kita tertarik dengan double pedal, bisa langsung belajar tentang hal itu dan ngga ada yang akan melarang kita. Ya iyalah wong kita ngga belajar ke siapa-siapa, maka dari itu siapa juga yang akan memarahi kita? Kita bisa memilih materi sesuka hati kita, bahkan kalau hari ini kita tertarik belajar double pedal dan besoknya kita tertarik untuk belajar ostinato, ya ngga masalah juga, tetap tidak ada yang akan memarahi kita. Namanya juga belajar sendiri.
Keuntungan kedua dari belajar otodidak itu menurut saya adalah kita bisa bebas, seenak jidat kita, misal cari cara memegang stick mau seperti apa kek, ngga ada yang bakalan marahin dan mengingatkan kita juga kan? Dan kita juga bebas untuk mengekspresikan permainan drum kita tanpa pernah takut salah. Nah itu dia kelebihan dari drummer otodidak, biasanya tidak takut salah dan berani untuk mencoba dan bereksperimen, itu yang saya alami dengan teman-teman saya yang belajar secara otodidak.
Keuntungan belajar secara otodidak yang lain adalah waktu belajar kita fleksibel, bisa kapan saja semau kita. Wong namanya belajar sendiri, ya siapa yang akan mengatur, sementara kalau kita les sama orang lain kan kita harus mengikuti jadwal lesnya kan? Nah kalau ini kan tidak, kita belajar drum dan latihan drumnya terserah kita saja kapan kita enaknya.
Terus apa lagi ya keuntungan dari belajar secara otodidak? Mungkin teman-teman bisa menambahkannya sendiri? Kasih komen di bawah ya, jadi nanti saya bisa memasukannya ke dalam artikel saya. Kan seru juga dapat masukan dari teman-teman yang lain juga, jadi saya juga bisa belajar lagi dan menambah ilmu juga.

Kerugian Belajar Secara Otodidak

Nah sekarang kita akan membahas apa saja sih kerugiannya kalau kita belajar secara otodidak? Kalau menurut saya yang paling utama kerugian belajar secara otodidak adalah soal waktu. Sudah pasti kita akan jadi jauh lebih lama untuk menjadi jago. Kenapa? Karena dengan belajar secara otodidak pasti kita akan belajar sendiri, mencari materinya sendiri kan? Misalnya gini nih, teman-teman lagi ingin belajar soal double pedal, terus teman-teman search tuh di internet yang ngajarin soal double pedal. Ada banyak guru kan yang ngajarin di youtube, atau dari website pribadi mereka. Nah rata-rata mereka cara mengajarkannya beda-beda caranya, ada yang begini ada yang begitu.
Dan kita jadi bingung, yang mana sih yang benar? Saya harus ikutin yang mana nih? Begitu kita sudah memutuskan untuk mengikuti salah satunya, masih akan ada lagi masalah yang lain. Ternyata apa yang kita ikuti dia memberikan pelajarannya tidak tuntas, dia hanya memberikan sepotong saja. Terus kita mau komplain?? Nah dia aja ngasih pelajarannya gratisan dan kita tidak membayar apa pun ke dia, gimana kita bisa komplain? Kalau pun kita komplain pastinya juga tidak akan ditanggepin sama dia. Mungkin dia hanya berkata dalam hati, “Udah gratisan, pake acara komplain dan request pula lagi!!”. Hehehe..
Nah itu dia kerugiannya, jadi kita tidak bisa bertanya, kalau ada hal yang kita ngga jelas dari videonya dia, ntar jatuhnya dia akan menjawab, kalau mau jelas silakan aja les sama saya. Bayar lagi jatuhnya! Hihihi.. Kalau kita nanya ke forum sama juga, parah.. Karena pasti pendapat orang-orang disitu berbeda-beda, begitu kita message orang yang terlihat seperti drummer bagus terus dianya ngga balas-balas inbox dari kita. Kalau pun balas juga sekedarnya saja, terus gimana dong?
Namanya juga gratisan, masa kita mau berharap dia mau datang ke rumah kita ngajarin kita dengan gratis? Kan ngga mungkin juga dong? Nah itulah nasib dari belajar secara otodidak. Makin kita nanya di forum drummer makin banyak yang akan ngejawab, dan belum tentu jawaban mereka benar. Ada yang ingin dianggap jago disitu jadi dia searching dikit di internet terus sekiranya dapat jawaban langsung dia posting, padahal dia paham juga ngga soal hal itu.
Nah kan berabe juga kan? Jadi akhirnya waktu kita hanya habis untuk mencari dan mencari doang, searching di internet ketemu nih, belajar double pedal bagian kesatu, kedua, dan tiba-tiba tidak dia lanjutkan, sementara materinya belum selesai. Nah kita juga tidak bisa komplain kan? Akhirnya pembelajaran kita terhenti lagi, kita nyobain sendiri akhirnya, dan 1 bulan kemudian kita ngerasain kok ngga ada perkembangannya ya?
Nah kita sudah membuang waktu kita tuh. Jadi waktu kita terbuang, terus kita juga frustasinya bertambah karena ya itu tadi mencarinya ngga nemu-nemu, sekalinya nemu ngga urutan. Begitu nanya di forum tambah bingung, begitu nyobain sendiri juga frustasi karena ngga bisa-bisa juga. Belum lagi dipanas-panasin di forum, bisa tuh harusnya begitu!! Kamu aja yang salah latihannya, tapi dia tidak memberitahukan detail salahnya dimana, jadi tambah frustasi dan bete dong kitanya?
Nah jadi?? Mendingan belajar secara otodidak atau belajar lewat seorang guru? Kalau pendapat sendiri sih belajar secara otodidak hanya bagus ketika kita sudah memiliki dasar yang bagus, baru saat itu kita sudah bisa memilah-milah, ah yang ini kurang nih, ah yang ini asik nih. Karena di tahapan drummer sekelas Mike Mangini pun masih terus bereksplorasi, ketika dia sekarang mengembangkan dirinya, misalnya dia ingin melatih beat latin, dia sudah sanggup untuk belajar sendiri, dia ingin belajar beat dangdut, dia juga sudah bisa belajar sendiri, tapi tetap dia akan bertanya kepada orang-orang yang memang ahli tapi lebih ke sharing saja.
Jadi teman-teman memilih mana? Masih mau belajar otodidak? Kalau saya sendiri sih ngga mau! Hehehe.. kalau sudah punya dasar yang kuat baru deh saya mau belajar drum otodidak.


Artikel Terkait :

Comments

comments