Blog‎ > ‎

Harry Potter Salah Grammar?

posted May 11, 2016, 4:49 AM by Iman Prabawa   [ updated May 11, 2016, 6:54 AM ]

Saya baru saja membaca bukunya Harry Potter dalam bentuk e-book yang judulnya Harry Potter and The Philosopher's Stone, ini yang saya baca adalah edisi British. Kan buku Harry Potter itu ada yang edisi Amerika dan edisi Inggris atau British. Nah kebetulan karena saya mendapatkan audio booknya yang versi British, jadi e-booknya juga saya nyarinya yang edisi British, biar ketika saya melatih pronunciation saya, sama persis dengan apa yang tertera di buku. Karena saya juga punya e-book yang versi Amerika-nya, memang terdapat perbedaan antara yang edisi British dan yang edisi Amerika.

Yang edisi British itu bisa kita lihat seperti gambar di bawah ini,



Kesalahan Grammar Di Buku Harry Potter


Nah ketika saya membaca di dalamnya, ternyata saya menemukan ada salah grammar nih sepertinya, saya coba skrinsutkan ya seperti apa di bawah ini,


Itu kalau kita lihat dari skrinsut di atas, kita bisa lihat yang saya beri kotak warna merah, kalimatnya adalah,

"While he drove, Uncle Vernon complained to Aunt Petunia"

Hayo, kalau kita perhatikan ini tensesnya salah ngga sih? Bukankah seharusnya adalah seperti berikut ini,

"While he was driving, Uncle Vernon complained to Aunt Petunia"

Seharusnya tenses yang digunakan pada kalimat di atas adalah Past Continuous Tense dan bukannya Past Tense seperti tertera di dalam e-book tersebut. Saya tentunya juga menjadi penasaran, apakah saya yang kemudian menjadi salah, bahwa memang sebenarnya itu juga bisa seperti itu. Saya kemudian juga meminta pendapat dari teman-teman yang lain, salah satunya saya posting di salah satu forum yang ada di facebook, kemudian saya mendapatkan jawaban seperti berikut ini,



Kemudian saya juga bertanya kepada kakak saya yang dia adalah seorang pengajar bahasa Inggris, sudah puluhan tahun mengajar dan memang dulunya kuliah di jurusan bahasa Inggris, jadi benar-benar tahu mengenai grammar yang betul. Ini jawaban dari dia,


Dan di situ kata-katanya dia adalah "Tapi kalau isi soal di sekolah jangan sampai pake past tense.. pasti coret ya!". Nah berarti memang ini kalimat adalah salah secara grammarnya. Dan ternyata saya mendapat juga ketika saya mencari, saya menemukan videonya Minoo dari Anglo-Link yang menjelaskan mengenai Past Continuous, Past Perfect dan Past Perfect Continuous. Saya embedkan saja ya videonya di bawah ini,

 
Di menit 7:49 Minoo menjelaskan mengenai kesalahan yang sering terjadi, dia mencontohkan dua buah kalimat, yang pertama adalah,

I saw the accident when I drove.

Dan yang benar dari kalimat di atas adalah,

I saw the accident when I was driving.

Kemudian contoh kalimat kedua yang dia contohkan dalam video tersebut adalah,

I spoke when he put the phone down.

Dan yang benar dari kalimat di atas adalah,

I was speaking when he put the phone down.

Jadi apa yang disampaikan oleh Minoo di dalam videonya memang benar-benar terjadi, dan memang secara grammar salah. Cuma karena kita sebagai orang Indonesia kemudian berpikir, "Oh ini kan orang bule yang menulisnya, dia ngga mungkin salah kalau begitu". Ternyata memang salah.

Lho? Kalau orang bule aja salah, gimana kita dong? Nah lho! Kita juga kalau kita perhatikan masih banyak orang Indonesia yang masih salah dalam berbahasa. Tapi kita bisa berbicara dengan lancar ya? Saya beri contoh sederhana saja, siapa yang tahu kalau arti dari kata bergeming adalah diam? Pasti ngga banyak yang tahu kan?

Kesalahan Sebagai Native Speaker


Ini saya sendiri aja salah, dan baru tahu ketika melihat ke Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahwa arti kata bergeming itu sama dengan diam. Ini saya skrinsutkan ya definisi kata geming dari Kamus Besar Bahasa Indonesia Online,


Jadi kalau kita misalnya ada kalimat seperti ini,

Mobil itu tidak bergeming sedikitpun dihantam sedemikian keras.

Itu maksudnya adalah mobil tersebut tetap diam walau dihantam sedemikian keras, maksudnya begitu kan? Tapi ternyata dengan definisi bergeming = diam dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti kalimat di atas akan mengandung arti,

Mobil itu tidak diam sedikitpun dihantam sedemikian keras.

Jadi artinya lain kan? Jadi dihantam sedemikian keras berarti mobilnya bergerak. Jadi kalimat yang tepat kalau menggunakan kata "bergeming" adalah,

Walau dihantam sedemikian keras mobil itu tetap bergeming.

Hayoo, sekarang saya tanya, siapa yang salah selama ini? Saya ngacung deh! Saya juga baru tahu soalnya kalau arti bergeming itu adalah diam, jadi saya sebagai seorang Indonesian Native Speaker salah dalam berbahasa.

Jadi wajar aja kalau orang bule juga mengalami yang namanya salah di dalam mereka berbahasa. Mereka ini yang notabenenya orang asli Inggris kan belum tentu mereka mempelajari tata bahasa mereka dengan benar kan? Tata bahasa kan atau grammar kan dibuat oleh para ahli bahasa kan? Yang kemudian diajarkan di sekolah. Masih inget pelajaran bahasa Indonesia kita waktu zaman kita masih sekolah? Ada yang dapat 10 untuk mata pelajaran bahasa Indonesia? Seharusnya kita sebagai orang Indonesia wajib dapat nilai sempurna atau 10 dong ya? Tapi kenyataannya kan tidak ya? Tapi kita bisa lancar berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Pelajaran Yang Bisa Diambil


Dari tulisan ini pelajaran yang bisa diambil adalah kalau kita lagi belajar bahasa Inggris, JANGAN TAKUT SALAH! Kita kan begitu ya, mikir banget ketika mau ngomong, takut kalau nanti kita akan membuat kesalahan. Nah ini aja orang bulenya aja masih ada salahnya juga. Dan ternyata ketika saya cari tahu juga, ada buku yang berjudul When Bad Grammar Happens To Good People, yang penampakannya seperti terlihat pada gambar di bawah ini,


Isi buku ini menjelaskan banyak kesalahan yang terjadi ternyata di kalangan para penutur asli bahasa Inggris, atau para English Native Speakers itu. Nah kan, jadi memang kita juga kalau melihat ke diri kita sendiri, apakah kita sudah berbahasa Indonesia dengan baik dan benar dan memenuhi kaidah-kaidah EYD? Belum juga pastinya? Tapi kok kita bisa aja tuh lancar di dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia?

Sepertinya yang bisa berbahasa Indonesia secara baik dan benar dan memenuhi kaidah-kaidah EYD dengan benar hanyalah orang-orang ahli bahasa yang memang mereka mempelajari bahasa Indonesia secara serius melihat dari kaidah dan tata aturan yang ada. Sementara kita? Yang penting orang bisa mengerti dan paham akan apa yang kita sampaikan, karena pada akhirnya bahasa itu adalah alat untuk berkomunikasi kan? Ketika orang lain bisa mengerti dengan baik apa yang kita sampaikan dan juga cara menyampaikan kita baik dan termasuk sopan, lalu kemudian orang tidak terlalu berpikir mengenai kesalahan tata bahasa yang kita gunakan juga. Bukan begitu? Tapi memang lebih baik kalau kita bisa memenuhi kaidah tata bahasa yang benar, tapi hal itu sebaiknya tidak membuat kita takut untuk membuat kesalahan. Seperti itu sih menurut saya.