Skip to main content

Melayu Square Tanjung Pinang

Blog Iman Prabawa - Kali ini perjalanan saya mengunjungi kota Tanjung Pinang, saya menginap di hotel Furia di dekat pelabuhan Sri Bintan Pura. Nah di dekat hotel tempat saya menginap ini ada satu kawasan yang dinamakan dengan nama Melayu Square. Ini adalah tempat makan, banyak pedagang makanan disini, tapi tempat ini kalau siang belum ada yang jualan.

Ini kebetulan saya mampir dan lewat di waktu siang hari. Terlihat seperti ini kalau di siang hari.

Melayu Square Tanjung Pinang

Saya pernah beberapa kali kemari, tapi biasanya memang malam hari di waktu jam makan malam. Nah penasaran kalau siang hari itu seperti apa, maka saya mampirlah kesini, kebetulan memang hotel tempat saya menginap tidak jauh, jadi saya berjalan kaki saja dari hotel tempat saya menginap ke Melayu Square Tanjung Pinang ini. Nah ini kalau dari sampingnya ketika saya mau masuk, biasanya sih itu pintunya dibuka, tapi karena siang hari dan belum ada yang jualan, makanya pintunya ditutup.

Melayu Square

Tanah ini adalah tanah milik pemerintah Tanjung Pinang, dan kebetulan memang ada planknya yang saya lihat di sekitar kawasan Melayu Square ini.

Pemerintah Kota Tanjung Pinang

Kalau kita lihat foto di bawah ini, biasanya disitu tempat makannya. Jadi bisa sambil duduk-duduk di apa ya itu namanya? Rumah-rumah kecil, kalau Sunda nyebutnya saung. Nah disini nyebutnya apa ya? Pokoknya seperti terlihat di foto di bawah ini.

Saung Makan Melayu Square

Lalu kalau kita masuk nanti akan ada lapangan gede dimana disitu nanti akan banyak ditaro meja dan juga kursi tempat buat yang mau makan, sementara di pinggir-pinggirnya adalah lapak pedagang yang jualannya.

Lapangan Melayu Square

Kalau kita lihat di samping kanannya ada seperti panggung gitu ya? Saya pikir kalau malam disitu ada band yang manggung atau ada kesenian atau ada apa gitu untuk menghibur yang makan. Ternyata ngga ada apa-apanya disitu.

Tempat Makan Di Melayu Square

Ada spanduk yang melarang pengunjungnya untuk membawa makanan dari luar. Mungkin banyak juga kali ya yang numpang makan disitu tanpa membeli makanan yang ada. Sampai ditulis di spanduk seperti itu yang saya lihat.

Larangan Di Melayu Square

Nah lapak-lapak pedagangnya terletak disamping-sampingnya. Karena ini masih siang, jadi belum pada buka. Sepi sekali! Saya pikir di siang hari sudah ada kegiatan dan sudah ada yang jualan, ternyata belum lho. 

Lapak Pedagang Melayu Square

Disini sebagian besar makanannya adalah seafood karena memang dekat sekali dengan laut. Jadi yang cinta dengan makanan seafood pasti akan senang makan disini. Makanannya enak! Saya beberapa kali makan disini, entah itu makan ikan kerapu, makan ikan baronang bakar, atau makan sotong. Sotong itu kalau di Jakarta namanya cumi-cumi ya. Disini namanya ikan sotong.

Seafood Melayu Square

Dan juga kalau dibandingkan secara harga, makan disini jauh lebih murah. Rasanya juga enak! Oh iya, otak-otaknya disini juga enak! Biasanya ada pedagang yang nanti naro otak-otak di meja makan kita, entah kita mau makan atau tidak. Tapi dengan begitu mungkin kita jadi tergiur untuk mencobanya, dan memang enak sih kalau menurut saya.

Nah nanti di artikel yang berikutnya saya akan sharing waktu malam harinya saya makan disini, saya makan ikan kerapu tadi malam. Artikel Melayu Square Tanjung Pinang itu saya sudahi dulu kalau begitu ya.. Salaam..

Comments