Skip to main content

Pengalaman Naik Kapal Roro Dari Batam

Halo semuanya. Kali ini saya mau sharing pengalaman saya naik kapal Roro dari pelabuhan Telaga Punggur Batam ke pelabuhan Bulang Linggi, Tanjung Uban, Pulau Bintan. Karena ini juga pertama kalinya saya naik kapal Roro ini, jadi sekalian saya dokumentasikan juga perjalanan saya dari pulau Batam ke pulau Bintan dengan menggunakan kapal Roro ini.


Nah yang namanya kapal Roro itu kapal yang seperti terlihat pada gambar di atas. Itu kapalnya baru saja merapat dan kemudian nanti setelah kapalnya merapat, kita akan naik kapal tersebut.

Saya juga kebetulan memvideokan pengalaman saya naik kapal Roro ini karena saya ingin tahu berapa lama sih waktunya kalau saya naik kapal Roro dari Batam ke pulau Bintan karena biasanya kalau saya menggunakan kapal speedboat itu memakan waktu kurang lebih sekitar 15 menitan.

Tiket Kapal Roro Untuk naik kapal Roro kita perlu untuk membeli tiketnya terlebih dahulu. Loket tiketnya seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.


Kalau kita melihat dari apa yang ter…

Perjalanan Ke Tanjung Uban Bintan

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya melakukan perjalanan ke Tanjung Uban Bintan. Buat teman-teman yang belum pernah mendengar mengenai Tanjung Uban. Nah kota ini terletak di pulau Bintan. Mungkin banyak juga yang belum pernah mendengar atau tahu mengenai keberadaan pulau Bintan tapi kalau saya sebut nama pulau Batam biasanya akan langsung tahu.

Nah pulau Bintan adalah sebuah pulau yang sangat berdekatan dengan pulau Batam. Dari pulau Batam kita tinggal naik feri aja sekitar 15 menit, kemudian sampai deh kita di pelabuhan Tanjung Uban. Pagi-pagi sekali saya berangkat dengan pesawat Citilink, pesawat jam 6.30 pagi. Saya berangkat jam 5 pagi dari rumah, karena kan kita harus check in dulu.

Terbang Dengan Citilink

Sebenarnya kalau kita mau langsung dari Jakarta ke pulau Bintan bisa saja, nanti mendarat di bandara Kijang di pulau Bintan, tapi saya memilih untuk lewat Batam aja, karena lebih seru. Nanti kita naik feri lagi dan juga jauh lebih murah ongkosnya. Tiket pesawat dari Jakarta ke Batam naik Citilink yang pagi saya bayar 650ribu.

Nah nanti setibanya di bandara Hang Nadim Batam, saya lanjut menggunakan taksi menuju Telaga Punggur Batam. Naik taksi sekitar 80ribu biayanya dari airport menuju ke pelabuhan Telaga Punggur Batam.

Bandara Hang Nadim Batam

Tadi di pesawat terjadi getaran dahsyat ketika masuk ke awan pesawatnya, ngeri juga sih karena terguncang sangat. Saya sudah langsung berdoa saja sehingga tidak terjadi apa-apa, karena pramugarinya sendiri sampai jatuh tadi saya lihat karena getaran yang terjadi di pesawat terbang. Begitu masuk awan langsung pesawat bergetar, kalau yang pernah nonton filmnya Habibie Ainun, kata pak Habibie itu tandanya pesawatnya baik-baik saja, tapi tetap saja rasanya gimana gitu.

Perjalanan Ke Tanjung Uban Bintan

Sampai di airport saya langsung naik taksi menuju ke pelabuhan Telaga Punggur Batam, dimana nanti saya langung naik feri, atau perahu kecil menuju ke Tanjung Uban.


Biasanya kita menunggu terlebih dahulu ferinya datang, karena tidak langsung kita bisa naik ke kapal ferinya. Sekitar 10 menitan biasanya kita menunggu datangnya feri yang akan mengantarkan kita nantinya ke Tanjung Uban. Sementara itu saya foto-foto aja dulu, kebetulan memang suasananya lagi hujan lebat.


Nah itu di belakang saya kapal ferinya seperti itu, tapi nanti saya akan menggunakan kapal feri yang kecil, karena kalau kapal feri yang besar itu menuju ke kota Tanjung Pinang. Kota Tanjung Pinang ini adalah ibukota dari provinsi Riau Kepulauan. Biasanya juga tergantung cuacanya, kalau cuacanya sangat tidak mendukung harus menunggu dulu hingga kita bisa berlayar menggunakan feri tersebut. Kan ngga lucu kalau kita memaksakan dan kemudian terjadi badai tho?

Naik di kapal feri, mengikuti perjalanan selama kurang lebih 15 hingga 20 menit tergantung cuaca juga dan tergantung si nakhoda seberapa cepat melajukan kapalnya. Pernah suatu ketika dulu saya harus dipindah ke kapal feri yang lain, karena di tengah jalan kapal ferinya mengalami masalah. Sehingga kita menunggu sementara terombang-ambing di lautan. Seru juga sih. Hingga akhirnya saya sampai di kota Tanjung Uban. Nah seperti ini nih suasana di pelabuhannya.

Tanjung Uban

Kemudian sampailah kita di pelabuhan di kota Tanjung Uban tersebut. Namanya adalah pelabuhan Bulak Linggi. Nah kaya gini nih kalau kita sudah sampai di pelabuhan Bulak Lingginya.

Pelabuhan Tanjung Uban

Oh iya kita beli tiketnya di pelabuhan Telaga Punggur Batam, tiket ferinya itu harganya 37ribu, ditambah lagi dengan uang pas masuk pelabuhannya yaitu 5ribu rupiah. Kita beli tiketnya di depan, dimana disitu jangan kaget kalau mendengar penjual tiketnya pada berteriak-teriak. Saya agak aneh juga melihatnya, jadi seperti berebutan gitu deh. Jadi jangan kaget ya.


Nah tiketnya seperti berikut ini. Kebetulan saya fotokan saja, siapa tahu teman-teman ada yang memang ingin pergi ke Tanjung Uban terus bingung harus seperti apa, setidaknya ini memberikan gambaran juga apa yang harus dilakukan nantinya.


Nah sekian perjalanan saya hari ini ke kota Tanjung Uban. Besok nanti saya akan sharing-sharing lagi ya, iseng curhat juga dan membuat jejak. Seru juga nih, jadi kita bisa inget-inget lagi kita sudah ngapain aja, suatu hari nanti ketika kita baca perjalanan hidup kita kan jadinya seru lagi mengingat apa yang sudah kita lalui.

Nah sampai ketemu lagi di sharing dan curhat dan tulisan saya yang berikutnya yaa..

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Menggunakan Kasur Busa Inoac

Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman menggunakan kasur busa Inoac, yap! Untuk teman-teman yang pernah membaca tulisan saya "Kasur Angin Mudah Bocor?" tentu tahu saya akhirnya tidak lagi menggunakan kasur angin walau pun itu kasur menurut saya nyaman sekali digunakan, tapi karena kasurnya bocor dan ternyata banyak yang sudah mengalami juga kasur anginnya mengalami kebocoran, jadi saya sudah tidak menggunakan kasur angin lagi deh.

Search Kasur Busa Di Internet Karena mengalami kasur angin yang bocor dan di kamar saya ngga ada kasur lagi yang bisa digunakan jadi kemudian saya search aja mencari kasur yang bisa saya gunakan. Untuk menggunakan kasur spring bed seperti itu sepertinya ngga deh, pilihan saya ngga di kasur spring bed, karena tempat dari kamar saya kayanya ngga pas dipakein kasur tersebut disamping keuangan saya juga yang lagi kurang baik.

Karena kalau kasur spring bed yang ngga bagus saya pernah nyoba, dimana pernya kerasa banget di badan saya, jadi …

Beli Plastik Bubble Dimana Ya?

Blog Iman Prabawa - Mungkin ada teman-teman juga yang bertanya hal yang sama dengan saya, yaitu beli plastik bubble dimana ya? Apa sih plastik buble itu? Itu lho plastik yang ada gelembungnya gitu. Yang biasanya buat pelindung barang kalau kita mau ngirim-ngirim.
Atau biasanya kalau kita beli barang dan dikirim suka dibungkus dengan plastik bubble kaya gitu. Tadi kebetulan saya ingin ngirim barang, jadi kepikiran banget untuk mendadak banget beli plastik bubble. Nah langsung aja saya search di google ternyata ada yang nyari juga ya.
Tapi kebanyakan yang jual, dan karena saya butuh cepat yang saat itu ada, saya hanya melihat ada yang posting ngga mengenai hal ini, saya lihat salah satunya ada yang bilang di pasar Mester daerah Jatinegara. Tapi karena buat saya juga terlalu jauh saya search lagi.
Dan ngga nemu juga! Akhirnya saya iseng ke ACE Hardware yang ada di dekat rumah saya di daerah Cempaka Putih. Sesampainya disana saya muter-muter dulu sebelum nanya ke petugasnya. Akhirnya ngga…

Kasur Angin Mudah Bocor?

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing pengalaman saya membeli kasur angin belum lama ini. Memang kasur angin itu mudah bocor ya? Nah untuk hal ini saya juga baru tahu, sekalian saya ingin sharing pengalaman saya, mungkin teman-teman yang lain ada yang mengalami hal yang lain? Silakan sharing di bagian komen jadi kita bisa saling tahu juga.

Pengalaman Membeli Kasur Angin Selama ini saya di kamar saya menggunakan sofa yang bisa dirubah menjadi tempat tidur. Dan lumayan bisa digunakan hingga sampai saya mengalami kecelakaan dan tangan saya patah. Kemudian saya harus dioperasi dan dipasang pen di tangan sebelah kanan saya.

Setelah seminggu saya dirawat di rumah sakit, ketika saya pulang dan mulai tidur di kamar saya itu, di kasur sofa itu baru saya merasakan masalah. Kasur itu menjadi tidak enak, mungkin karena tangan saya sakit ya? Darisitu kemudian saya jadi mikir untuk membeli kasur yang kecil aja, sofa itu menjadi tidak enak karena sambungannya sudah tidak bagus dan itu kerasa…