Friday, September 19, 2014

Kaktus Di Wastafel

Blog Iman Prabawa - Ada kaktus di wastafel! Hihihi kriuk kriuk, saya heran juga melihat kok bisa ada kaktus yang ditaro di wastafel ketika saya lagi menonton film Rurouni Kenshin sama pacar saya di Blitz Megapleks. Nah lho, pas ke toiletnya kok bisa ada kaktus ya dipasang di dekat sabunnya. Ini kalau orang kena durinya gimana?

Ini kita lihat aja gambarnya di bawah ini, kebetulan saya fotokan aja..

Kaktus Di Wastafel

Tuh kan pas banget dekat sabunnya, jadi kalau mau ngambil sabunnya pas kita cuci tangan jadi kepikiran sedikit, bakalan kena durinya ngga ya. Btw, itu kaktus beneran apa bukan ya? Saya kemarin sih ngga berani pegang, karena malas aja kalau benar kena durinya. Tapi aneh juga ya dipasang kaktus disitu.



Kenapa ngga tanaman yang lain aja yang tidak membahayakan ya? Kan banyak tuh tanaman lain yang pastinya tidak akan membahayakan yang datang ke toilet. Atau kenapa juga tidak dibiarkan saja tanpa ada tanaman disitu. Fungsinya untuk keindahan atau apa ya? Entahlah saya jadi berpikir aja melihat kaktus yang diletakkan di wastafel seperti itu.

Ini fungsinya untuk keindahan atau untuk iseng aja ya? Kenapa ngga dibiarkan kosong aja, kalau untuk keindahan kenapa kaktus? Kan bisa membahayakan yang lagi cuci tangan, sepanjang cuci tangan saya jadi berpikir dan berpikir terus.


Baca juga :
  1. Membawa Ban Mobil Di Motor
  2. Buku Personality Plus
  3. Nasi Padang Di Tanjung Pinang

Kriuk Kriuk

Blog Iman Prabawa - Kriuk kriuk biasanya sudah menjadi kebiasaan saya kalau lagi menulis artikel di blog saya. Eh tau ngga? Ternyata waktu saya ke Lotte Mart Kelapa Gading, saya melihat ada makanan snack gitu yang namanya adalah Kriuk Kriuk. Langsung aja saya fotokan, tapi saya tidak tertarik untuk membelinya karena kelihatannya ngga enak.

Entahlah saya menilainya sih gitu, mungkin penilaian tiap orang pastinya beda-beda tapi ini yang jujur saya rasakan, makanya saya tidak tertarik untuk membeli dan mencobanya. Ini kita lihat gambarnya di bawah ini..



Kriuk Kriuk

Teman-teman yang lain ada yang sudah pernah mencobanya ngga makanan ini? Kalau sudah ada sharing dong! Hihihi.. kalau enak saya mau beli ah, atau ntar saya beli aja deh buat nyobain rasanya, siapa tahu aja enak. Soalnya kalau lihat dari bentuk gambarnya kelihatan aneh aja.

Tapi belum tentu juga rasanya ngga enak lho, iya juga sih. Buat yang penasaran silakan aja langsung dicobain makanan kriuk kriuk ini.


Baca juga :
  1. Jus Buah Dan Sayur
  2. Buku Personality Plus
  3. Sedekah Membabi Buta

Tuesday, September 16, 2014

Jus Buah Dan Sayur

Blog Iman Prabawa - Saya biasanya suka minum jus buah dan sayur karena sekarang lagi pingin coba berdiet. Kemarin sih saat saya rutin minum jus sayuran ini yang saya campur dengan buah biar enak di lidah saya, saya sempat turun sampai 5 kg lho. Tapi habis itu karena ngga saya teruskan dietnya jadi naik lagi. Tapi sempat saya merasakan enak sekali, badan jadi ringan dan terasa sehat.

Kebetulan memang saya barengi dengan olahraga 30 menit setiap harinya. Jadi terasa banget ke badan itu jadi lebih ringan dan jadi lebih sehat. Ini kalau saya lagi nyuci sayuran yang hendak saya jus, biasanya memang saya cuci dulu dengan menggunakan LOC sehingga sayurannya pun jadi bersih.


Cuci Sayuran

Dan setelah dicuci baru siap untuk dijus. Biasanya sayuran ini selalu saya tambahkan nanas madu, sehingga ketika nanti kita minum masih ada rasa enaknya, karena kalau ngga ada buahnya, asli rasanya ngga jelas banget! Dan saya juga ngga mau kasih gula soalnya, kalau kasih gula kan ngga bagus buat badan kita juga. Sehingga begitu aja tinggal ditambahkan nanas madu saja.

Siap Untuk Dijus

Saya melakukan ini karena terinpirasi dari buku Diet Sehat Golongan Darah O buku karangannya Peter J. D'Adamo. Dimana dibuku tersebut dijelaskan gimana caranya kita bisa berdiet sesuai dengan golongan darah kita. Nah setelah dijus, maka tampilannya akan seperti ini, biasanya saya ketika meminum jus ini saya sediakan semangka di sebelahnya, jadi ketika berasa ngga enak, saya tinggal makan semangkanya saja, sehingga rasa ngga enaknya bisa ternetralisir.

Jus Buah Dan Sayur



Nah jus buah dan sayur ini lalu kemudian siap untuk diminum. Biasanya saya minum jus ini sehari dua kali, atau kadang bisa tiga kali dalam sehari, tergantung kalau lagi lapar dan kalau lagi ngga malas juga untuk menyiapkan sayuran dan buah-buahannya juga.

Kalau begitu saya sudahi dulu artikel mengenai jus buah dan sayur ini.


Baca juga :
  1. Pecel Lele Srengseng
  2. Teh O Tanjung Uban
  3. Nasi Rames Tanjung Pinang

Monday, September 15, 2014

Buku Personality Plus

Blog Iman Prabawa - Buku personality plus karangan Florence Littauer ini menjelaskan mengenai empat kepribadian yang ada di dunia ini. Kepribadian yang pernah juga dijabarkan oleh Socrates. Jadi konsep mengenai empat kepribadian ini memang sudah lama ada namun buku ini menjabarkan secara lebih mendetail mengenai empat kepribadian ini.

Buku yang sangat bagus kalau menurut saya. Buku ini membantu kita memahami orang lain, membantu kita untuk sadar bahwa ternyata tidak semua orang berpikir sama seperti cara kita berpikir. Beda kepribadian maka akan beda pula cara berpikirnya. Hal ini pada akhirnya akan membuat kita lebih mudah untuk memahami orang lain, memahami mengapa orang lain melakukan apa yang mereka lakukan.

Buku Personality Plus Florence Littauer

Di buku ini dijabarkan bahwa ada empat kepribadian di dunia ini yaitu Sanguin, Melankolis, Koleris dan Phlegmatis. Juga di buku ini diberikan tes kepribadian untuk melihat kepribadian kita itu yang mana. Penampakan buku ini adalah seperti terlihat di gambar di bawah ini.



Buku Personality Plus

Sanguin di buku ini dijelaskan sebagai pribadi yang senang bercerita, hidupnya penuh dengan warna, senang jadi pusat perhatian, susah untuk teratur dan selalu menyenangkan orang-orang. Dimana ada orang sanguin pasti disitu akan ada kesenangan. Kita biasanya senang dengan orang tipe sanguin ini karena dengan adanya mereka biasanya suasana jadi lebih ceria dan lebih hidup.

Sementara tipe koleris adalah tipe yang senang memerintah, hebat dalam pengaturan, cenderung bossy dan suka menyuruh-nyuruh dan tipe orangnya lebih suka berbicara apa adanya tanpa basa basi.

Kepribadian melankolis adalah kepribadian yang teratur, mudah terharu dan bersimpati dengan kesulitan orang lain, seorang pendengar yang hebat, sementara pribadi phlegmatis adalah pribadi yang cinta damai, tidak senang bersitegang, dan cenderung santai.

Detailnya teman-teman bisa baca langsung dari buku ini. Karena menurut saya dengan memahami empat kepribadian ini kita jadi tahu diri kita itu seperti apa dan juga pada akhirnya kita akan jauh lebih mudah di dalam memahami orang lain.

Oh iya, setiap orang punya dua pribadi gabungan, bisa melankolis dengan phlegmatis, atau sanguin dan koleris. Jadi ada dua pribadi yang akan dominan disitu. Saya sangat menyarankan sekali teman-teman untuk membaca buku ini, buku ini sangat membantu saya sebagai orang melankolis untuk berpikir dan memahami cara orang lain berpikir dan ternyata memang berbeda dengan cara saya berpikir sehingga saya bisa lebih bisa bertoleransi kepada orang lain.

Kemarin saya beli buku ini di toko buku Gunung Agung seharga 59ribu. Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel mengenai buku personality plus ini.


Baca juga :
  1. Sedekah Membabi Buta
  2. Apa Bahasa Kasihmu?
  3. Pentingnya Mempunyai Perencanaan Dalam Kehidupan Kita

Sunday, September 14, 2014

Nasi Rames Tanjung Pinang

Blog Iman Prabawa - Nasi rames Tanjung Pinang ini ada di dekat tempat saya menginap di hotel Furia di Tanjung Pinang. Biasanya kalau disana saya makan nasi padang Tanjung Pinang juga dekat hotel tempat saya menginap. Tapi kemarin itu saya ingin mencoba masakan yang lain, tapinya masih dekat-dekat situ juga, dan berakhirnya saya memakan nasi rames yang ada dekat situ juga.

Lumayan jauh sih sebenarnya. Tapi yah karena ingin mencoba variasi yang berbeda dari makanan yang pernah saya makan di Tanjung Pinang, saya pikir masa makanannya itu lagi itu lagi sih? Bosen ah! Walau pun enak kan kenapa ngga coba makanan yang lain juga? Sehingga kita akan jadi lebih banyak tempat lagi, kalau ternyata makanan itu enak, kita akan banyak mendapatkan pilihan ketika kita akan makan di Tanjung Pinang.

Nasi Rames Tanjung Pinang

Dan ternyata nasi ramesnya enak banget saudara-saudara! Setidaknya di lidah saya terasanya seperti itu. Nah gambarnya adalah seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Nasi Rames Tanjung Pinang

Asli lho ini nasi rames sangat nyam-nyam banget! Eh ngga nyangka, tadinya mikir ah daripada ntar malah ngga enak, gimana ya? Ada juga sih kesan seperti itunya, tapi ya namanya nyoba kan selalu seperti itu tho? Kita gambling! Kalau enak ya alhamdulillah, kalau ternyata tidak enak ya kita tinggal tidak makan disitu lagi aja. Kan gitu aja sih sebenarnya?

Tapi kalau kita memang lagi pingin bisa menikmati makanan yang enak jadi masalah juga. Kalau ingin mencoba tapi ingin makanan yang sudah pasti enak, begitu dapat makanannya ngga enak, kan jadi mood makan kita langsung hilang untuk hari itu.

Kalau saya sih yang saya rasakan sih seperti itu. Jadi kadang kalau lagi pingin makan enak saya malas untuk mencoba makanan baru, harus menyiapkan diri untuk ternyata makanannya ngga enak, jadi mood makannya juga ngga jadi hilang di hari itu.

Seperti itu sih kalau di saya, yang saya rasakan itu. Ngga tahu kalau di teman-teman yang lainnya. Yang jelas ini nasi rames memang enak sekali saya rasakan. Tuh kan saya jadi ngiler pingin makan, padahal sudah malam ini.

Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel mengenai nasi rames Tanjung Pinang ini.


Baca juga :
  1. Teh O Di Tanjung Uban
  2. Sedekah Membabi Buta
  3. Burung Di Singapura

Saturday, September 13, 2014

Pecel Lele Srengseng

Blog Iman Prabawa - Pecel lele srengseng ini biasanya saya suka makan kalau habis belajar web master di Dumet School karena letaknya memang sangat dekat sekali dengan tempat saya belajar membuat website ini. Awalnya sih saya iseng nyobain, karena lapar, habis belajar di Dumet, biasanya mumet, Dumet singkatan dari Dunia Mumet ngga sih? Hihihi kriuk kriuk.

Dumet itu tempat belajar membuat website yang asik banget, walau emang mumet sih kalau pas belajarnya, karena memang materinya juga ngga gampang. Butuh ketekunan juga dalam kita belajarnya. Nah biasanya kalau lagi mumet saya keluar dulu, entah itu nyari makanan atau sekedar mencari udara segar di tengah kemumetan dalam belajar.

Ini dia nih kalau saya makan di pecel lele srengseng..



Pecel Lele Srengseng

Tadi sih rame banget, cuma saya memfotonya sesudah sepi, ngga enak lagi rame-rame gitu saya fotoin. Hihihi, jadi ini deh si akang yang jualannya kena foto sama saya.

Tenda Pecel Lele Srengseng

Wah ternyata ngga jelas fotonya. Asal selewatan shoot soalnya tadi, tangan kanan lagi sambil makan pecel lelenya, jadi ya begitu deh, fotonya jadi burem! Hihihi, kalau teman-teman lagi ada di Srengseng, tepatnya di Jl. Haji Kelik bisa cobain nih makan pecel lele srengseng ini, termasuk enak sih kalau saya bilang, ngga juga kalau ngga enak yang makan saya perhatikan selalu banyak. Padahal ini ngga termasuk jalanan yang ramai lho, ini termasuk jalanan yang sepi-sepi aja tapi yang beli cukup banyak.

Kalau saya lebih suka makan dengan nasi putih daripada makan pake nasi uduk. Enakan nasi putihnya soalnya kalau menurut saya daripada nasi uduknya. Ini masalah selera ya, kalau teman-teman lebih suka nasi uduknya silakan disikat dan dipesan aja nasi uduknya. Ada juga bebek disini, dan lele pastinya, namanya juga tenda pecel lele, kalau ngga jualan pecel lele kok ya gimana?

Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel mengenai pecel lele srengseng ini. Sampai jumpa..


Baca juga :
  1. Makan Pagi Di Jepang
  2. Mie Ayam Kurdi
  3. Soto Ambengan Hotel Horison Bandung

Friday, September 12, 2014

Membawa Ban Mobil Di Motor

Blog Iman Prabawa - Tadi saya melihat ada orang yang membawa ban mobil di motor. Hebat juga ya? Bisa kepikiran kalau cara membawanya adalah dengan memasukkan ban mobil tersebut di badannya. Kreatif juga ini orang! Hihihi kriuk kriuk, lalu sempat-sempatnya saya foto aja karena saya berada di belakangnya.

Seperti ini penampakan orang yang membawa ban mobil menggunakan motor. Berat ngga ya di badannya? Kan ban mobil itu lumayan berat juga lho.

Membawa Ban Mobil Di Motor

Tadi siang ini saya lihat di jalanan daerah matraman menuju ke arah Salemba. Nah pas di lampu merah kan berhenti tuh, makanya saya sempat mengabadikan fotonya. Karena saya pikir wah ini orang kreatif banget nih kepikiran aja membawa ban mobil dengan cara seperti itu. Jujur sih saya belum pernah lihat sebelumnya yang model begini.



Atau memang saya aja yang kuper ya? Hihihi kriuk kriuk, yah buat saya sih ini unik. Orang Indonesia sebenarnya kreatif-kreatif ya, termasuk yang banyak akalnya deh kalau menurut saya mah. Sekian dulu laporan pandangan mata dari saya dari tengah jalan raya pada saat lampu merah, menunggu lampu merahnya menjadi hijau.


Baca juga :
  1. GOR Cempaka Putih
  2. Indomaret Fresh Cempaka Putih
  3. Menyikat Gigi Sehabis Makan

Thursday, September 11, 2014

Nasi Padang Di Tanjung Pinang

Blog Iman Prabawa - Saya makan nasi padang di Tanjung Pinang waktu kemarin mampir ke kota Tanjung Pinang. Kebetulan kita nginep di hotel Furia di Tanjung Pinang yang berada di dekat pelabuhan Sri Bintan Pura. Untuk makan pagi atau siangnya kalau makan pagi kita malas makan di hotelnya, kita makan di nasi padang yang berada di dekat lokasi hotel. Sangat dekat sekali dengan hotel, kita tinggal jalan sekitar 5 menit juga sudah sampai dengan tempat nasi padang ini.

Waktu itu saya makan dengan lauk pauk seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Nasi Padang Di Tanjung Pinang

Kemudian minumnya saya meminum teh o. Teh o itu sebutan dari teh manis panas kalau di pulau Bintan atau di pulau Batam juga menyebutnya dengan sebutan teh o. Sementara kalau kita ingin teh manis dingin pake es, kita nyebutnya dengan kata teh obeng. Cukup unik juga ya panggilannya?

Saya pikir apakah itu karena merek tehnya? Atau ada unsur obengnya? Teh yang terkenal di pulau Bintan mereknya Teh Prendjak. Tehnya wangi, jadi kalau teman-teman lagi berada di pulau Bintan atau di pulau Batam, saya rekomen untuk mencoba teh merek Prendjak ini. Saya biasanya selalu membeli beberapa pak teh merek Prendjak ini kalau lagi ke Tanjung Pinang atau ke pulau Bintan.

Cuci tangannya disini menggunakan poci seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Cuci Tangan Di Nasi Padang

Saya pikir tadinya buat minum, tapi kok ada alasnya gitu ya? Begitu saya lihat orang lain menggunakannya buat cuci tangan, oh saya baru tahu, buat cuci tangan tho. Soalnya biasanya kan kita cuci tangannya dari keran air di wastafel. Unik juga sih. Ini nasi padangnya enak lho, saya lupa nama tempatnya apa. Biasanya memang kita makan disini setiap menginap di hotel Furia. Habis enak sih makanannya!


Baca juga :
  1. Perjalanan Ke Tanjung Uban Bintan
  2. Rumah Makan Sederhana Tanjung Pinang
  3. Pohon Tumbang Di Tanjung Pinang

Wednesday, September 10, 2014

Teh O Di Tanjung Uban

Blog Iman Prabawa - Teh O di Tanjung Uban itu artinya adalah teh panas. Kalau teh obeng itu artinya adalah teh yang pake es. Oh iya teh manis ya, pake gula. Kalau ngga pake gula, teh o tawar. Awal saya berada di Tanjung Uban, Pulau Bintan saya juga bingung nih dengan istilah teh o atau teh obeng. Saya pikir teh merek obeng atau teh yang ada obengnya?

Hihihi kriuk kriuk, ternyata ya teh biasa aja. Teh obeng itu bedanya dikasih es, kalau teh o ngga dikasih es dan biasanya panas tehnya. Ini dia nih penampakan dari teh o yang saya minum di pulau Bintan.

Teh O Di Tanjung Uban



Secangkir teh o di pagi hari itu menyenangkan. Oh iya kalau di Tanjung Uban itu saya lihat banyak sekali kedai-kedai kopi yang buka. Sepertinya memang orang-orang di Tanjung Uban ini pada senang ngopi kalau saya lihat sampai banyak kedai kopi yang buka.

Jadi kalau teman-teman yang baru ke pulau Bintan atau ke Batam juga menggunakan istilah ini nih, teh o dan teh obeng. Kalau teman-teman main ke Batam atau ke pulau Bintan. Pulau Bintan itu letaknya persis bersebelahan dengan pulau Bintan. Banyak yang ngga tahu soalnya letak dari pulau Bintan, rata-rata sih pada nanya, "Pulau Bintan itu dimana?" kalau saya bilang saya mau ke pulau Bintan.

Begitu saya bilang pulau Bintan itu bersebelahan dengan pulau Batam baru deh mereka pada oooo.. Bulet! Hihihi kriuk kriuk. 


Baca juga :
  1. Mesjid Raya Tanjung Uban
  2. Pondok Salero Tanjung Uban
  3. Laundry Enak Di Tanjung Uban

Tuesday, September 9, 2014

Sedekah Membabi Buta

Blog Iman Prabawa - Buku sedekah membabi buta karangan dari kang Edi Sutisna ini saya rasa wajib dibaca sama teman-teman deh! Karena isinya bagus banget! Walau saya membacanya belum sampai habis ini buku tapi baru buka pertama aja saya senang dengan gaya bahasanya yang apa adanya. Seru banget baca buku ini.

Bukunya adalah seperti penampakan di bawah ini.

Sedekah Membabi Buta

Ada cerita yang buat saya sangat menyentuh sekali, dimana disitu dia cerita, oh iya cerita yang dia kisahkan di buku ini memang dialami oleh si penulisnya. Jadi gaya bahasanya asik, langsung dari pengalamannya dia langsung, kita jadi bisa belajar banyak sekali dari bukunya kang Edi Sutisna ini.

Kisahnya yang buat saya menyentuh itu salah satunya ada seorang guru ngaji yang dia selama 5 tahun mengajar di sebuah desa dengan tanpa pamrih, dan ketika suatu hari ternyata guru ngaji itu ketahuan mencuri kotak amal di mesjid atau musholla disitu, saya agak sedikit lupa, makanya teman-teman wajib membaca buku ini deh pokoknya!



Harus beli! Wajib hukumnya ya! Hihihi kriuk kriuk, karena memang seru sekali sih, nah si guru ngaji ini kemudian dihukum oleh warganya, namun kemudian si guru ngaji itu marah, karena merasa selama 5 tahun ini dia sudah dengan ikhlas membagikan ilmunya kepada warga desa itu dengan tidak memungut biaya apa pun.

Lalu kemudian guru ngaji ini pergi dari desa tersebut dan desa tersebut sekarang malah merindukan kehadirannya. Yang ternyata itu adalah hukuman buat desa tersebut. Ah pokoknya mah, teman-teman kudu membaca bukunya sendiri deh, untuk tahu detail dari cerita ini dan juga cerita yang lainnya. Sangat memotivasi dan cukup menampar untuk diri kita sendiri, saya merasa begitu ketika membaca buku ini dan jadi ingat kepada Sang Pencipta kita.

Kira-kira seperti itu isi dari buku sedekah membabi buta, buku yang sangat bagus. Saya sudahi dulu artikel mengenai buku sedekah membabi buta ini.


Baca juga :
  1. Menyikat Gigi Sehabis Makan
  2. Makan Pagi Di Jepang
  3. GOR Cempaka Putih

Burung Di Singapura

Blog Iman Prabawa - Burung di Singapura ini saya lihat waktu saya makan di Singapura. Kalau tidak salah saya makan di daerah Irrawady Road, di dekat hotel tempat saya menginap di hotel Ibis di daerah Irrawady Road. Kita disitu makan nasi goreng pinggir jalan ada tempat makan, ya udah kita coba makan nasi goreng. Nasi gorengnya beda ya sama nasi goreng yang biasa saya makan di Indonesia, lebih gimana gitu.

Burung Di Singapura

Kemarin itu habis berapa ya? Saya lupa, kalau tidak salah minumnya itu satu dollar, aqua gitu. Saya agak lupa karena ini saya tulis juga udah lama. Hehehe.. Cukup mahal juga ya? Kalau aqua aja satu dollar kan dollar Singapura sekarang sekitar 9ribuan gitu, hitunglah 10ribu, berarti aqua botol gitu harganya 10ribu. Kalau di Indonesia kan paling mahal juga 4ribu.

Kalau ngga salah Singapura sekarang sudah menjadi kota paling mahal di dunia ya? Saya waktu pernah nonton beritanya di channel mana gitu. Apa dari youtube ya? Tapi siaran yang saya tonton itu adalah dari siaran televisi yang di upload ke youtube.

Oh iya ini dia nih foto nasi goreng yang saya makan. Tadi ngeliat ke foto lagi, ternyata ada foto nasi gorengnya. Nih yuk kita lihat, sangat berbeda dengan nasi goreng di Indonesia.




Kemarin itu saya dari Tanjung Pinang ke Singapura, iseng aja nyebrang ke Singapura sehari, nginep sehari di Singapura, besoknya balik lagi deh ke Batam. Kalau kita dari Tanjung Pinang ke Singapura, itu butuh waktu kira-kira 2 jam, pengalaman saya kemarin sih segitu.

Kalau dari Tanjung Pinang ke Singapura jam kapal ferrynya ngga begitu banyak, kalau yang dari Batam banyak tuh, mungkin hampir setiap jam ada kapal yang ke Singapura. Mungkin karena banyak banget penumpang yang bolak balik Singapura Batam kali ya, sehingga kapal ferrynya pun banyak banget jadwalnya.


Baca juga :
  1. Burger King Di Singapore
  2. Burung Merak Indonesia
  3. Jalanan Di Tanjung Pinang

Monday, September 8, 2014

Indomaret Fresh Cempaka Putih

Blog Iman Prabawa - Indomaret fresh Cempaka Putih ini letaknya ada di jalan cempaka putih tengah raya, dimana dulunya ini adalah tempatnya Coffee Break. Di lantai atas ada semacam tempat ngopi namanya Coffee Break, dan dibagian bawahnya ada tempat makan. Dulu sih seperti itu, cuma sepertinya sudah dibeli dan kemudian dibangun.

Foto ini adalah sebelum ada plank namanya, saya waktu itu penasaran ini akan dibangun apa ya? Tapi begitu sudah ada tandanya, tandanya masih berupa warna doang dan belum ada tulisannya saya sudah langsung tahu kalau itu akan menjadi gerai Indomaret.

Kekuatan dari sebuah warna! Berarti memang kita di dalam menyiapkan produk kita warna itu sangat penting ya? Waktu itu saya pernah dikasih tahu kalau warna itu memang sangat dipikirkan sekali, dan berkaitan juga dengan segmen pasar mana yang kita tuju.



Indomaret Fresh Cempaka Putih

Nah itu belum ada tulisannya kalau ini adalah Indomaret, tapi saya melihat warnanya langsung tahu kalau nanti ini pasti akan jadi Indomaret. Ini belum ada tulisannya tapi sudah dibuka, dan besoknya kalau tidak salah saya penasaran dan datang aja kesitu beli sesuatu disana. Dan benar saja memang Indomaret ini.

Indomaret Fresh Cempaka Putih

Indomaret fresh cempaka putih ini bersebelahan dengan Total Buah yang kemarin lagi disegel, entah kenapa. Dan juga bersebelahan dengan 7 eleven cempaka putih. Lokasinya yang sangat strategis membuatnya menjadi tempat yang ramai sekarang ini. Jauh lebih ramai ketimbang sevel yang saya perhatikan sekarang ini.

Atau mungkin karena memang masih baru ya? Biasanya kan seringnya gitu, karena masih baru makanya masih rame, nanti begitu sudah tidak baru mulai deh menjadi kotor sehingga orang juga mulai malas datang kesitu. Biasanya sih yang saya perhatikan seperti itu. Semoga aja ini tidak. Asik sih buat tempat nongkrong ini, cuma kalau siang hari terasa panas sekali kalau nongkrong di luar sambil beli makanan.

Kalau malam sih enak, suasananya karena malam jadinya sejuk lah. Kalau siang mah ampun deh panas aja kena sinar matahari langsung.


Baca juga :
  1. Sevel Singapore
  2. Ada Salju Di Alfamart
  3. Percobaan Pertumbuhan Kacang Hijau

Sunday, September 7, 2014

Percobaan Pertumbuhan Kacang Hijau

Blog Iman Prabawa - Percobaan pertumbuhan kacang hijau adalah sebuah eksperiment yang biasanya dilakukan anak SMP. Saya juga dulu waktu masih SMP inget aja pernah melakukan percobaan ini. Dulu mata pelajarannya Biologi ya kalau tidak salah, bukan Tata Boga kan ya? Hihihi kriuk kriuk

Nah ini tadi saya lihat nih di halaman rumah saya, sepertinya percobaan dari keponakan saya yang sekarang lagi memasuki masa SMP. Dia taro aja di luar, kalau tidak salah dulu ada beberapa ya, yang ditaro kena matahari, dan yang ditaro tidak kena matahari. Lalu kemudian kita bandingkan kedua atau ketiganya ya? Saya sudah lupa, sudah lama sekali soalnya ya.

Percobaan Pertumbuhan Kacang Hijau

Lucu juga ya kotaknya ya? Karena anaknya sanguin makanya digambar kaya gitu. Jadi ngeliatnya menarik aja, sehingga jadi deh saya foto kemudian buat artikelnya deh tentang percobaan pertumbuhan kacang hijau dari keponakan saya. Ngga tau percobaan yang ngga kena matahari dia simpan dimana. Yang kelihatan cuma ini soalnya.



Percobaan Pertumbuhan Kacang Hijau

Percobaan dari keponakan saya ini saya temukan di halaman rumah, tadi pas iseng mau keluar rumah, ngeliat ada yang menarik dari kejauhan. Eh pas saya dekati, wah ini sih percobaan kacang hijau nih. Jaman saya masih sekolah di bangku Sekolah Menengah Pertama juga pernah melakukan eksperimen ini juga soalnya.

Udah berapa belas tahun yang lalu ya, tapi kok percobaannya masih sama aja? Ngga melakukan percobaan yang lain gitu kek. Atau mungkin memang banyak pelajaran yang bisa diambil dari percobaan pertumbuhan kacang hijau inikah? Mungkin bisa jadi ya..

Kalau memang tidak ada, kenapa ngga jadi pertumbuhan yang lain gitu, mungkin jauh lebih lama kali ya tumbuhnya ketimbang kecambah atau kacang hijau ini. Atau memang hanya itu-itu saja? Ah entahlah, saya juga tidak tahu, tidak menggelutinya juga soalnya. Sepertinya memang banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari percobaan pertumbuhan ini pastinya.

Dulu sih waktu mengerjakannya saya juga sudah tidak ingat karena sudah lama sekali. Jadi saya tidak tahu juga. Hehehe..


Baca juga :
  1. SMA Negeri 5 Tanjung Pinang
  2. SD Negeri 002 Tanjung Pinang Barat
  3. Suasana Sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura

Saturday, September 6, 2014

Menyikat Gigi Sehabis Makan

Blog Iman Prabawa - Ternyata menyikat gigi sehabis makan itu yang terbaik menurut dokter gigi saya. Kemarin saya ke dokter gigi untuk menambal gigi saya yang berlubang. Sudah beberapa kali saya ke dokter Winarta yang berada di Jalan Kesehatan daerah Tanah Abang. Dokter gigi Winarta ini orangnya sangat melankolis sekali, perhatian dan kalau merawat gigi itu sangat bagus sekali.

Sehabis gigi saya dirawat olehnya sebelum ditambal, saya menanyakan beberapa pertanyaan kepada dia, antara lain saya bertanya sebenarnya merawat gigi yang terbaik itu gimana sih? Berapa kali sehari kita sebaiknya menyikat gigi kita? Apakah dua kali sehari seperti iklan-iklan yang ada di televisi itu?

Jawaban dokter saya adalah, sebaiknya kita menyikat gigi sehabis makan. Jadi langsung setelah habis makan kita sikat gigi kita dan kita bersihkan dari sisa makanan. Gigi itu rusak kan karena sisa makanan yang tertinggal, intinya adalah kalau kita bisa menjaga gigi kita bersih dari sisa makanan maka gigi kita akan sehat.

Lalu saya bertanya lagi, "Dok, saya baca dari salah satu tulisan katanya menyikat gigi itu jangan langsung setelah makan, karena tidak baik katanya. Kita harus menunggu 30 menit dulu sebelum menyikat gigi kita. Itu gimana dok?

Dokter Winarta menjawab, "Memang itu jauh lebih bagus. Tapi masalahnya adalah itu terlalu teori sekali. Sekarang gini, kalau kita habis makan lalu kita nunggu 30 menit dulu sebelum menyikat gigi kita, yang lebih sering ada adalah kita akan lupa menyikat gigi kita, sehingga akhirnya kita tidak menyikat gigi kita. Sudah, langsung aja sikat sehabis kita makan. Percaya deh! Itu masih jauh lebih baik ketimbang kita akhirnya lupa sikat gigi karena niatnya itu tadi, menunggu 30 menit dulu sebelum menyikat gigi kita. Saya begitu soalnya, habis makan langsung saja sikat gigi. Karena kalau kita tunggu 30 menit, yang lebih sering terjadi adalah kitanya lupa! Kalau anda bisa ngga lupa, silakan tunggu 30 menit dulu baru menyikat gigi, itu jauh lebih bagus. Tapi yang sering terjadi kita malah jadinya lupa. Misal kita makan pagi, lalu kita harus berangkat ke kantor, kita harus tunggu dulu 30 menit, yang ada kita jadi telat ke kantornya, atau malah kita jadi tidak sikat gigi. Nah yang jadi masalah adalah kalau kita sampai tidak sikat gigi itu akan jauh lebih tidak bagus ketimbang kita langsung sikat gigi sehabis kita makan. Jadi, langsung sikat gigi aja sehabis kita makan, daripada kita nantinya malah jadi lupa."



Menyikat Gigi Sehabis Makan

Jadi tadi sehabis saya makan soto ayam, langsung saja saya sikat gigi saya. Ngikutin saran dokter Winarta aja deh, karena kalau ditunggu 30 menit kalau nanti lupa malah jauh lebih buruk akibatnya ketimbang kita menyikat gigi kita tidak menunggu 30 menit. Itu saya ingat betul. Makanya saya buat artikel ini juga untuk mengingatkan saya sendiri agar tidak lupa menyikat gigi.

Karena kalau gigi kita sampai berlubang atau sampai harus dicabut gigi kita karena sudah tidak bisa ditambal lagi, itu jauh lebih ngga enak lho. Apalagi pasti dari teman-teman juga ada yang takut untuk datang ke dokter gigi gara-gara dulu waktu kecil kita sering ditakut-takuti, kalau ngga mau sikat gigi nanti diborlah atau apa lah.

Oh iya dokter Winarta juga memberi saran kalau sebaiknya kita cek gigi kita setiap 6 bulan sekali. Cek saja walau pun tidak berasa sakit atau kenapa-kenapa, sehingga kita tahu kondisi kesehatan gigi kita. Karena biasanya menurut dokter Winarta banyak pasiennya dia yang datang setelah kondisinya parah dan harus ditambal atau dicabut. Jadi sebaiknya memang kontrol setiap 6 bulan sekali untuk kita mengetahui kesehatan gigi kita.

Jadi memang lebih baik kita jaga gigi kita sebelum gigi kita menjadi rusak. Mari kita jaga kesehatan gigi kita dengan menyikat gigi sehabis makan.


Baca juga :
  1. Capucino Cincau Kohwah Bogor
  2. Warung Tulung Agung Pulau Bintan
  3. Ganas Di Cempaka Putih

Thursday, September 4, 2014

GOR Cempaka Putih

Blog Iman Prabawa - Kemarin iseng foto-foto di GOR Cempaka Putih. Memang lagi jalan mau cari makan dari rumah saya, biasanya saya suka iseng makan di soto ayam cempaka putih yang ada di dekat Rumah Sakit Islam Jakarta.

Kemarin sih saya ngelewatin GOR Cempaka Putih pas lagi nyari makan siang. Kebetulan pas lagi jalan ada ibu-ibu yang nanya Akademi Pariwisata Jakarta yang ada di Cempaka Putih itu di sebelah mana. Saya sendiri kebetulan lupa letaknya dimana, kalau ngga salah emang pernah lihat itu Akademi Pariwisata Jakarta, yang kalau saya ngga salah itu adanya di dekat GOR Cempaka Putih.

Makanya saya coba aja datang ke GOR itu, karena penasaran juga. Dan ternyata memang benar. Ya udah, kembali lagi cari makan deh habis itu. Ini isengan foto di sekitar situnya. Hihihi..



GOR Cempaka Putih

Habis itu baru deh saya nyariin si ibu tadi yang nanya alamat, kebetulan tadi saya ngga tahu. Eh ketemu lagi sama ibunya, ya udah saya bilang aja udah ketemu tuh bu Akademi Pariwisatanya, habis itu baru deh saya makan gado-gado di cempaka putih yang di dekat rumah sakit Islam. Enak juga tuh gado-gado disitu.

Setelah makan baru deh pulang lagi ngerjain apa yang harus dikerjain. Nanti pingin belajar iseng motret-motret lagi. Punya teman di facebook yang jago banget motonya, padahal hanya menggunakan kamera dari handphone aja lho.

Salut deh! Jadi sebenarnya memang ngga masalah alat yang dipakenya, yang jadi masalah adalah siapa orang yang menggunakan alat tersebut. Kalau orangnya oke, pasti ngga masalah alat yang dipakainya apa, hasilnya tetap aja seru dan bagus juga.



Baca juga :
  1. Bubur Ayam Di Cempaka Putih
  2. Makan Pagi Di Jepang
  3. Bakso Taman Solo

Wednesday, September 3, 2014

Makan Pagi Di Jepang

Blog Iman Prabawa - Saatnya makan pagi di Jepang. Ini waktu saya ke Jepang, pada bulan Februari dari tanggal 18 sampai tanggal 22 Februari 2014. Saya tinggal di hotel Toyoko Inn di Mishima, Jepang.

Mishima itu adalah sebuah kota kecil yang terletak di Shizuoka, Japan Prefecture. Kantor Minami Fuji kebetulan memang terletak di kota Mishima ini. Kota ini adalah termasuk suburban gitu kalau menurut Kondo Noriyaki waktu saya disana, banyak bertanya juga sama dia.

Makan pagi di hotel ini dimulai dari jam 7 pagi. Kalau di Indonesia jam 6 pagi saja makanya sudah disiapkan. Kalau di hotel ini jam 7 baru mulai bisa makan. Saya ke bawah jam 6 pagi dan memang belum ada apa-apa, baru jam 7 makanannya siap. Dan saya pun mulai mengambil makanan. Seperti ini makan pagi kita disana.


Makan Pagi Di Jepang

Entah itu namanya apaan makanannya, saya comot aja, itu nasinya ngga tahu nasi apa. Tapi lumayanlah untuk mengganjal perut. Banyak sayuran makan di Jepang itu, dan banyak juga yang saya perhatikan yang mengambil sayurannya. Beda ya kalau di Indonesia biasanya sayurannya yang jarang dicomot dan dimakan, yang lainnya aja yang dimakan.

Sayurannya juga segar dan enak sih yang saya rasakan. Ngga tahu beda aja dengan sayuran yang ada di Indonesia, lebih segar dan lebih terasa manis. Jadi orang doyan makannya. Ini suasana makan pagi di hotel Toyoko Inn, di Mishima City, Jepang.

Suasana Makan Pagi Di Jepang

Hari itu cuacanya sekitar mungkin 3 derajat Celcius kali ya? Termasuk dingin banget deh! Kalau ngga pake jaket tebal ya cuacanya sangat menusuk sih yang saya rasakan. Video di bawah ini video di sekitar hotel dimana saya menginap, yang mana dekat dengan Mishima Station. Stasiun kereta Mishima yang tinggal kita jalan sekitar 5 menit saja dari hotel tempat saya menginap.


Nah seperti itu suasana kota dan tempat hotel saya menginap. Suasana Jepang itu enak banget ya, jalanannya rapih, orangnya pada teratur juga. Jadi sangat nyaman sekali buat kita tinggal disana. Saya sih ingin sekali bisa tinggal di Jepang.


Baca juga :
  1. Meninjau Pembangunan Rumah Di Jepang
  2. Di Bandara Narita Jepang
  3. Salju Di Jepang

Tuesday, September 2, 2014

Seleksi GMC di Hotel Harris

Blog Iman Prabawa - Seleksi GMC di Hotel Harris ini dilakukan oleh orang Jepang yaitu Prof. Hiromu Sugiyama dan ada asistennya Kondo Noriyaki yang ngebantuin dia. GMC ini singkatan dari Global Management College dimana tujuan dari GMC adalah mencari mahasiswa Indonesia yang berbakat yang kemudian nanti akan ditraining di Jepang untuk menjadi calon pemimpin perusahaan Jepang yang ada di Indonesia.

GMC ini adalah program dari sebuah perusahaan yang bernama Minami Fuji, yang mana CEO sekaligus pendirinya adalah Prof. Sadahisa Sugiyama. Dia mendirikan GMC ini di China dan sudah berjalan selama 10 tahun, sekarang dia berpikir akan ekspansi masuk ke Indonesia.


Seleksi GMC di Hotel Harris

Nah itu yang menggunakan baju biru dan lagi menjelaskan yang namanya Prof. Hiromu yang merupakan anak dari Prof. Sadahisa Sugiyama. Dia ini yang mengaudisi mahasiswa yang berminat untuk ikutan. Saat ini adalah briefing terlebih dahulu dari Prof. Hiromu mengenai apa itu GMC dan seperti apa program GMC nanti ke depannya.

Dia ini ke Indonesia dibantu dengan asistenya yang bernama Kondo Noriyaki, yang lagi sibuk mencatat selama Prof. Hiromu menjelaskan.

Kondo Noriyaki

Setelah Prof. Hiromu menjelaskan mengenai program GMC ini kepada mahasiswa yang ada di depannya, selanjutnya Prof. Hiromu pun langsung mengaudisi satu per satu mahasiswa yang ada di depannya. Kebetulan ini mahasiswa yang ikutan adalah mahasiswa-mahasiswa dari Universitas Darma Persada.

Universitas Darma Persada adalah universitas yang didirikan oleh para alumni yang pernah belajar di Jepang. Yang berada tepat di sebelah Prof. Hiromu adalah Wira penerjemah bahasa Jepangnya, yang juga mahasiswa yang sudah terpilih untuk berangkat ke Jepang nantinya.

Hiromu Sugiyama

Audisi dan seleksi ini bertempat di kamar hotel Harris di Kelapa Gading, kebetulan ini Prof. Hiromu baru saja sampai di Indonesia dan langsung saja tidak menunda keesokan harinya, saat itu juga begitu dia sampai di Indonesia langsung ke hotel, dan dia berpikir kenapa tidak langsung saja seleksi dilakukan saat itu di kamar hotelnya dia, untuk menyingkat waktu selama dia ada di Indonesia, karena keesokan harinya jadwal pun sudah sangat padat.

Kita biasanya berangkat jam 7 pagi, jam 7 pagi itu kita sudah di mobil untuk berangkat menuju ke kampus yang lainnya. Ada banyak kampus yang kita kunjungi seperti Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Gajah Mada, ITS Surabaya, biasanya itu dibagi, misalnya hari ini khusus untuk Jakarta, nah ada beberapa kampus di Jakarta yang sudah didaftar akan didatang, misalnya Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Prasetiya Mulya dll.

Ketika audisi Prof. Hiromu mengajukan beberapa pertanyaan kepada mahasiswa yang kemudian dijawab satu per satu oleh mahasiswa tersebut.



Seleksi GMC
 
Kemarin pada akhirnya sudah terpilih 3 mahasiswa Indonesia yang diberangkatkan ke Jepang untuk ditraining langsung disana. Sekian laporan pandangan mata dari saya, nanti akan ada program selanjutnya dari GMC ini. Sampai bertemu di laporan berikutnya dari saya.


Baca juga :
  1. Salju Di Jepang
  2. Di Bandara Narita Jepang
  3. Hotel Toyoko Inn Mishima Jepang

Monday, September 1, 2014

Gumati Cafe dan Restaurant

Blog Iman Prabawa - Gumati Cafe dan Restaurant ini terletak di Jl. Paledang No. 26 & 28, Jawa Barat 16122, barusan lihat aja di mesin pencari sebentar. Hehehe.. Dulu waktu di Bogor sih sering main kesini, entah ngeliat teman yang perform disini, atau ada acara, karena biasanya seringkali acara di Bogor, seringnya ya di Gumati ini.

Kemarin saya kesini, yang saya rasakan sudah berbeda ya ketimbang waktu sekitar 5 tahun yang lalu saya sering kemari. Gumati yang sekarang sudah jauh lebih rapih ketimbang Gumati yang dahulu. Kalau yang dulu kondisi bagian tempat makannya tidak senyaman yang sekarang.

Gumati Cafe dan Restaurant

Dulu sih seingat saya soal makanannya ngga ada yang istimewa, tapi ngga tahu deh sekarang gimana. Kemarin saya mampir kesana ngga sempat makan sih, janjian sama teman, tapi ternyata temannya udah pulang. Jadi deh pulang lagi aja, makan sendirian malas aja disitu.

Tapi yang jelas narsis dulu aja sebelum pulang. Habis udah jauh dari Jakarta ke Bogor, ternyata ngga ketemu sama teman ya udah mendingan kita narsis aja dulu di depan Gumatinya. Hihihi kriuk kriuk.



Narsis Di Depan Gumati

Banyak yang makan di Gumati lebih mencari suasana, kalau mencari suasana sih asik, pemandangan di dalamnya itu asik. Kemarin saya ngga sempat memfotokan bagian dalamnya. Ngga kepikiran juga soalnya kemarin itu sibuk mencari teman saya. Tadinya sih ada ketemuan dan pengajaran disitu, ada kelas yang namanya kelas SB1M belajar disini, jadi saya ikutan datang aja.

Eh ternyata sampai disini ngga ada yang saya kenalin, hihihi, jadinya saya pulang lagi aja. Teman saya yang harusnya datang ternyata lagi kemana gitu, ya udah deh, akhirnya saya memutuskan untuk pulang langsung saja, karena kebetulan saya juga harus ke dokter gigi untuk menambal gigi saya. Jadinya juga langsung aja, ngga pake makan disini.

Semoga sharing dari saya mengenai Gumati Cafe dan Restaurant ini bisa bermanfaat yaa..


Baca juga :
  1. Hotel Harris Kelapa Gading
  2. Indomaret Keliling
  3. Soto Ambengan Hotel Horison