Skip to main content

Featured Post

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Perpanjang STNK 5 Tahunan

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing mengenai proses perpanjang STNK 5 tahunan. Kalau sudah 5 tahun kan kita harus perpanjang STNK dan ada cek fisik yang harus kita lakukan. Apa itu cek fisik? Cek fisik adalah dimana nanti petugas mengecek fisik dari kendaraan kita, oleh karena itu kendaraan memang harus dibawa untuk proses perpanjang STNK 5 tahunan ini.

Kebetulan proses perpanjang STNK saya ini untuk motor saya. Untuk mobil sama juga, harus dibawa mobilnya. Dan kita lihat dulu dimana kita akan nantinya mengurus perpanjangan ini karena biasanya diatur berdasarkan wilayah. Karena wilayah saya adalah di Jakarta Pusat, maka perpanjangan STNK saya ini berada di Samsat Jakarta Pusat dan Utara Jln Gunung Sahari depan Mangga Dua Square, atau bisa teman-teman lihat melalui Google Map ini.

Apa Saja Yang Harus Disiapkan Untuk Perpanjang STNK 5 Tahunan Ini?



Yang perlu teman-teman persiapkan adalah :
  1. STNK asli
  2. SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) yang biasanya memang selalu ada bersama STNK kita
  3. BPKB asli
  4. KTP atau SIM asli, salah satunya aja. Usahain semua masih berlaku ya, kalau KTP-nya sudah mati, berarti yang dibawa SIM-nya saja. Jadi bawa salah satu yang masih berlaku tentunya, karena kalau sudah tidak berlaku paling kita disuruh pulang lagi mengurus terlebih dahulu perpanjangan KTP kita.
  5. Bawa kendaraan teman-teman tentunya dan bawa diri teman-teman(ya eyalah yaa..).
Perpanjang STNK 5 Tahunan

Kemudian setelah semua itu teman-teman persiapkan, sebaiknya saran dari saya datanglah sepagi mungkin. Jam bukanya adalah jam 8 pagi, enak kalau pagi-pagi masih ngga terlalu rame, saya bandingkan dengan jam 9 atau jam 10 sudah rame banget! Untung saya datangnya tadi jam 8 pagi, jadi masih terbilang sepi juga.

Proses Perpanjang STNK 5 Tahun

Setelah teman-teman sampai di Samsat, untuk Jakarta Utara itu sama dengan untuk Jakarta Pusat. Untuk daerah Jakarta yang lain kebetulan saya ngga tahu. Teman-teman bisa googling sendiri aja mencari dimananya.

Langkah-langkahnya Dalam Memperpanjang STNK 5 Tahunan


Parkirkan kendaraan teman-teman di lokasi cek fisik.

Karena saya perpanjang motor jadi langsung menuju lokasi cek fisik yang berada di belakang, disamping mesjid. Jangan mencari parkir dulu tapi langsung parkirkan saja motor teman-teman di lokasi cek fisiknya.


Nah itu tertulis ada tulisan Cek Fisik, di belakang tulisan itu tempat untuk cek fisik untuk motor. Langsung aja saya naikkan ke atas situ. Kemudian kita mengambil formulirnya dulu nih sebelum kita cek fisik motor kita.


Nah itu ada arah petunjuknya dimana kita melihat loket untuk cek fisik Jakarta Pusat, kalau untuk Jakarta Utara di sebelah kiri atau tepat di depan lokasi cek fisiknya. Kemudian kita menuju ke loket dengan membawa STNK asli dan BPKB asli, kita serahkan aja ke petugasnya, nanti kita akan diberikan formulir dan juga dikembalikan STNK dan BPKB kita.


Untuk STNK langsung distaples di formulirnya, nah untuk formulirnya awalnya saya bingung apakah harus kita isi disitu. Ternyata tidak! Formulirnya langsung saja kita serahkan kepada petugas cek fisik di lokasi, nanti biarkan dia yang mengisinya, sambil mengecek kendaraan kita.

Ini petugas cek fisik sedang mengecek motor saya..




Kemudian dia menuliskan nanti di formulirnya, cek fisik ini gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali, tapi saya kasihan aja udah ngolong gitu petugasnya, jadi saya kasih aja 10ribu ke dia sembari ucapkan terima kasih.


Proses cek fisik ini berlangsung cepat, kurang lebih 10 menit kelar lah, tergantung banyaknya motor yang antri sih. Makanya lebih baik memang kita datangnya pagi, jam 8 lah sampai sana. Enak lho jadinya masih terbilang sepi.

Cek fisik selesai lalu kita parkirkan kendaraan kita di tempat parkiran.

Setelah proses cek fisik ini selesai kemudian saya parkirkan saja motor saya dekat mesjid yang ada di sebelahnya, kebetulan masih sangat sepi sekali. Formulir cek fisik saya sekarang menjadi seperti terlihat pada gambar di bawah ini..


Dan lalu saya parkirkan motor saya di mesjid dekat situ yaitu Mesjid Al-Akhyar.




Tuh kan masih sepi sekali, karena masih jam 8. Kalau jam 10 sudah sesak sekali itu parkirannya. Jadi sebaiknya memang berangkat pagi-pagi deh.

Menuju lobby mengurus pembayaran pajak STNK

Setelah urusan dengan cek fisik selesai selanjutnya kita menuju lobby dimana kita akan mengambil formulir untuk perpanjang STNK dulu di loket pengambilan formulir seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Loket Pengambilan Formulir

Seperti ini formulir yang kita ambil, kemudian jangan lupa diisi sesuai BPKB kita yaa..

Formulir
 
Setelah mengambil formulir dan kita isi formulir tersebut kemudian kita fotokopi STNK asli, SPKD kita, BPKB dan juga KTP kita di fotokopian yang terletak disitu. Kalau saya sih mendingan fotokopi disitu aja karena nanti sekalian diberesin sama dia semuanya, di fotokopi dan diaturkan beserta formulir cek fisik kita tadi.

Tempat Fotokopi
Setelah difotokopi dan diaturkan oleh petugas fotokopi lalu kita menuju loket dimana kita mengambil formulir tadi dan kita serahkan semuanya disitu.


Teman-teman perhatikan aja karena Jakarta Pusat dan Jakarta Utara berbeda, tapi masih dalam ruangan yang sama. Kalau Jakarta Pusat di sebelah kiri dan kalau Jakarta Utara di sebelah kanan. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Setelah itu kita tunggu saja, sampai nanti nama kita dipanggil. Petugasnya memanggil dari loket pengambilan formulir tadi dengan menggunakan microphone. Jadi ngga perlu nungguin dekat situ. Duduk aja di tempat duduk yang ada disitu, nanti juga pasti kedengaran kalau nama kita dipanggil.

Begitu dipanggil, kita diberi slip dimana nanti kita perlu langsung membayar pajak kita di loket pembayaran pajak seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Loket Pembayaran Pajak

Dan setelah kita membayar kita akan mendapatkan dua lembar, yang mana lembar warna merah nanti kita serahkan di loket yang satunya lagi dengan cara langsung coblos aja di paku yang tersedia di loketnya, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


Kemudian kita tunggu lagi sampai nama kita dipanggil, slip yang satu lagi kita simpan aja karena nanti kita akan gunakan untuk mengambil plat nomor kendaraan kita. Jadi tunggu aja sampai nama kita dipanggil, dan ketika nanti nama kita dipanggil kita akan diberikan STNK baru dan juga SKPD baru.

Lalu selesai deh prosesnya, belum sih! Karena kita kan perlu mengambil TNKB atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor kita yang baru. Ngambilnya di belakang di dekat lokasi cek fisik yang tadi awal kita lakukan. Slip yang tadi, yang satunya lagi, seperti yang terlihat di bawah ini, diserahkan aja kepada petugasnya.


Pengambilan TNKB di belakang dekat tempat cek fisik

Nah seperti ini nih tempat nanti kita mengambil plat nomor kendaraan baru kita, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.




Di loket itu kita serahkan slip itu, dan kemudian kita tinggal menunggu aja sampai nama kita dipanggil dan kita diberikan plat nomor baru. Dan setelah kita menerima plat nomor baru, selesai deh! Kita bisa pulang!


Proses dari cek fisik yang saya hitung tadi saya sampai disana jam 8 dan kelarnya jam 10 kurang 5, jadi sekitar 2 jam lah mengurus sendiri. Kalau saya bilang sih mengurus sendiri ini termasuk gampang kok. Jaman sekarang sudah ngga seribet dahulu lagi. Jadi kenapa ngga kita urus perpanjang STNK 5 tahunan kita sendiri?


Baca juga :
  1. Perpanjang SIM Di Mal Artha Gading
  2. Perpanjang STNK Tahunan Di Mal Artha Gading
  3. Indomaret Keliling

Comments

Popular posts from this blog

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Pengalaman Menggunakan Kasur Busa Inoac

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman menggunakan kasur busa Inoac, yap! Untuk teman-teman yang pernah membaca tulisan saya "Kasur Angin Mudah Bocor?" tentu tahu saya akhirnya tidak lagi menggunakan kasur angin walau pun itu kasur menurut saya nyaman sekali digunakan, tapi karena kasurnya bocor dan ternyata banyak yang sudah mengalami juga kasur anginnya mengalami kebocoran, jadi saya sudah tidak menggunakan kasur angin lagi deh.

Search Kasur Busa Di Internet Karena mengalami kasur angin yang bocor dan di kamar saya ngga ada kasur lagi yang bisa digunakan jadi kemudian saya search aja mencari kasur yang bisa saya gunakan. Untuk menggunakan kasur spring bed seperti itu sepertinya ngga deh, pilihan saya ngga di kasur spring bed, karena tempat dari kamar saya kayanya ngga pas dipakein kasur tersebut disamping keuangan saya juga yang lagi kurang baik.

Karena kalau kasur spring bed yang ngga bagus saya pernah nyoba, dimana pernya kerasa banget …

Beli Plastik Bubble Dimana Ya?

Blog Iman Prabawa - Mungkin ada teman-teman juga yang bertanya hal yang sama dengan saya, yaitu beli plastik bubble dimana ya? Apa sih plastik buble itu? Itu lho plastik yang ada gelembungnya gitu. Yang biasanya buat pelindung barang kalau kita mau ngirim-ngirim.
Atau biasanya kalau kita beli barang dan dikirim suka dibungkus dengan plastik bubble kaya gitu. Tadi kebetulan saya ingin ngirim barang, jadi kepikiran banget untuk mendadak banget beli plastik bubble. Nah langsung aja saya search di google ternyata ada yang nyari juga ya.
Tapi kebanyakan yang jual, dan karena saya butuh cepat yang saat itu ada, saya hanya melihat ada yang posting ngga mengenai hal ini, saya lihat salah satunya ada yang bilang di pasar Mester daerah Jatinegara. Tapi karena buat saya juga terlalu jauh saya search lagi.
Dan ngga nemu juga! Akhirnya saya iseng ke ACE Hardware yang ada di dekat rumah saya di daerah Cempaka Putih. Sesampainya disana saya muter-muter dulu sebelum nanya ke petugasnya. Akhirnya ngga…