Skip to main content

Featured Post

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Beda Negara Beda Budaya Makan

Blog Iman Prabawa - Perancis terkenal akan kulinernya yang lezat. Tapi, nama-nama hidangan Perancis yang rumit bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi para penggemar kuliner di China.

Tantangan terbesar adalah persoalan linguistik. Bagaimana caranya menerjemahkan istilah seperti mouillettes (roti panggang kecil yang dicelupkan ke telur rebus setengah matang) atau mignardises (pastry mini yang disajikan bersama kopi untuk hidangan pencuci mulut)?

Beda Negara Beda Budaya Makan



Perbedaan Negara Begitu Pula Dengan Budaya Makannya

Di negara-negara dengan aksara latin, biasanya istilah Perancis tetap digunakan, disertai keterangan mengenai makanan tersebut. Masalahnya, China memiliki alfabet sendiri, dan istilah kuliner Perancis sulit dicari padanannya di dalam alfabet China.

Pada akhirnya, pemilik usaha kuliner memilih membuat terjemahan berupa deskripsi sedekat mungkin, misalnya "daging domba berbentuk bulat yang dipanggan" untuk noisette d'agneau en damier atau lobster biru Bellevue untuk homard bleu Bellevue.

Kadang, deskripsi tersebut bisa lebih panjang dari nama masakannya. Misalnya, oeuf toque aue poivre du Sichuan yang diterjemahkan menjadi telur yang dikeluarkan putihnya dan dibuat krim dengan cuka sherry, kapulaga, lada Sichuan, dan bawang kucai, lantas disantap bersama kuning telur yang direbus.



Bukan hanya bahasa, perbedaan budaya dalam santap menyantap juga bisa menjadi masalah, kata Zhu Yungian, pakar gaya hidup dari majalah Conde Nast Traveler. Contoh, warga China terbiasa makan tiram yang dimasak. Sementara itu, orang Perancis biasa makan tiram mentah-mentah.

Sebaliknya, dalam kuliner China, para chef harus pandai memadukan makanan bertipe panas dan dingin, yang tidak ada hubungannya dengan suhu makanan tersebut.

Domba dan ayam termasuk panas, teh hitam dan leci tergolong hangat, sedangkan bebek, strawberyy, dan teh hijau termasuk dingin. Ikan, tergantung spesiesnya, bisa berjenis dingin, netral atau hangat.

Tapi memang yang saya rasakan juga memang perbedaan budaya juga pastinya akan membuat rasanya juga akan jadi berbeda. Pengalaman saya waktu ke Jepang, saya merasakan sekali masakan Jepang yang saya makan di Jepang dengan masakan Jepang yang saya makan di Indonesia jauh berbeda sekali.

Contohnya mungkin teriyaki, saya merasakan sekali berbeda sekali, juga ketika saya makan chicken katsu. Rasanya juga beda, dari segi bumbu. Agak susah menggambarkannya, contoh lain deh yang lebih bisa dan lebih mudah untuk dipahami adalah masalah teh. Disana ada teh hijau yang disebut ocha dan teh coklat seperti kita yang disebut dengan kocha.

Kocha disana kalau teman-teman membeli teh Jepang, itu ngga pake gula. Jadi hambar aja gitu tanpa gula sama sekali, di Indonesia coba cari teh Jepang. Bukan yang dari Jepang diimpor ke Indonesia ya, kalau itu mah memang dibuat di Jepang untuk orang Jepang, tapi kemudian dipasarkan di luar Jepang, bisa jadi menyasar untuk orang Jepang yang tinggal di Indonesia.

Suntory deh contoh tehnya, itu kan teh Jepang. Di Jepang saya minum teh Suntory itu ngga ada manisnya sama sekali, teh pahit kalau orang Sunda mah. Disini teh Suntory, selalu manis.. Itu bedanya, kalau dijual persis seperti di Jepang, pahit begitu, yang akan beli palingan hanya orang Jepang yang ada di Indonesia.

Itulah kenapa masakan Jepang di Indonesia pasti berbeda rasanya dengan masakan Jepang yang ada di Jepang, karena kalau masakan Jepang yang ada di Indonesia dibuat sama persis rasanya dengan yang di Jepang, ngga bakalan laku kalau menurut saya, karena selera lidah Indonesia yang berbeda dengan lidah Jepang. Oleh karena itu dibuatlah dan dimodifikasi agar rasanya bisa diterima oleh orang Indonesia. Sekian dulu ya artikel mengenai beda negara beda budaya makan ini.


Baca juga :
  1. Makan Pagi Di Jepang
  2. Tokyo Banana
  3. Toyoko Inn Mishima City

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Pengalaman Menggunakan Kasur Busa Inoac

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman menggunakan kasur busa Inoac, yap! Untuk teman-teman yang pernah membaca tulisan saya "Kasur Angin Mudah Bocor?" tentu tahu saya akhirnya tidak lagi menggunakan kasur angin walau pun itu kasur menurut saya nyaman sekali digunakan, tapi karena kasurnya bocor dan ternyata banyak yang sudah mengalami juga kasur anginnya mengalami kebocoran, jadi saya sudah tidak menggunakan kasur angin lagi deh.

Search Kasur Busa Di Internet Karena mengalami kasur angin yang bocor dan di kamar saya ngga ada kasur lagi yang bisa digunakan jadi kemudian saya search aja mencari kasur yang bisa saya gunakan. Untuk menggunakan kasur spring bed seperti itu sepertinya ngga deh, pilihan saya ngga di kasur spring bed, karena tempat dari kamar saya kayanya ngga pas dipakein kasur tersebut disamping keuangan saya juga yang lagi kurang baik.

Karena kalau kasur spring bed yang ngga bagus saya pernah nyoba, dimana pernya kerasa banget …

Beli Plastik Bubble Dimana Ya?

Blog Iman Prabawa - Mungkin ada teman-teman juga yang bertanya hal yang sama dengan saya, yaitu beli plastik bubble dimana ya? Apa sih plastik buble itu? Itu lho plastik yang ada gelembungnya gitu. Yang biasanya buat pelindung barang kalau kita mau ngirim-ngirim.
Atau biasanya kalau kita beli barang dan dikirim suka dibungkus dengan plastik bubble kaya gitu. Tadi kebetulan saya ingin ngirim barang, jadi kepikiran banget untuk mendadak banget beli plastik bubble. Nah langsung aja saya search di google ternyata ada yang nyari juga ya.
Tapi kebanyakan yang jual, dan karena saya butuh cepat yang saat itu ada, saya hanya melihat ada yang posting ngga mengenai hal ini, saya lihat salah satunya ada yang bilang di pasar Mester daerah Jatinegara. Tapi karena buat saya juga terlalu jauh saya search lagi.
Dan ngga nemu juga! Akhirnya saya iseng ke ACE Hardware yang ada di dekat rumah saya di daerah Cempaka Putih. Sesampainya disana saya muter-muter dulu sebelum nanya ke petugasnya. Akhirnya ngga…