Skip to main content

Featured Post

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu

Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman saya naik busway, tapi dibayarin sama dia dan tinggal ikut naik saja. Jadi saya tidak terlalu memperhatikan bagaimana cara naiknya.

Begitu saya yang harus naik sendirian kemudian baru deh saya mencari tahu gimana sih cara naik busway itu untuk pertama kalinya. Nah dulu itu kalau sama teman saya, saya perhatikan dia masih membeli tiket kertas di halte sebelum kita naik buswaynya. Dan sekarang saya dengar-dengar sudah tidak bisa lagi membeli tiket kertas dan harus membeli kartu e-ticket katanya.



Nah masalah ini yang saya kemudian bingung dan kemudian bertanya kepada teman-teman saya yang setiap harinya menggunakan busway. Mereka berkata memang sekarang harus membeli yang namanya e-ticket, dan e-ticket itu dijual di setiap halte busway dimanapun berada.

Jadi kita tidak perlu kuatir harus membeli e-ticket terlebih dahulu sebelum kita ke halte busway, beli aja di halte buswaynya, nanti juga dikasih. Harga e-ticket ini adalah Rp 40ribu dan e-ticket ini seperti pulsa lah ya, bisa habis, pulsanya ketika kita beli seharga Rp 40ribu itu isinya adalah Rp 20ribu. Nah nanti kalau sudah habis bisa kita isi ulang. Kita bisa isi ulang kartu kita ini di semua loket yang ada di halte busway.

Kalau kita ke halte busway dimanapun itu, pasti ada loket yang terlihat seperti pada gambar di bawah ini, di situ kita bisa membeli e-ticketnya. Yang masih penasaran pingin nyoba pake tiket kertas, coba saja tanya sama petugasnya masih bisa ngga beli tiket kertas untuk naik bus Transjakarta.

loket-busway
Loket tempat membeli e-ticket

Nah ternyata setelah saya perhatikan e-ticket tersebut merupakan BCA Flazz Card! Tadi ketika saya membeli e-ticket tersebut petugas busway-nya berkata bahwa e-ticket ini bisa saya gunakan untuk berbelanja di Indomaret, atau berbelanja di tempat lain. Nah lho saya bingung mendengarnya! Kok bisa?? Tapi saya tidak terlalu memperhatikan saat itu, saya menunggu buswaynya datang dan kemudian saya naik.

E-ticketnya itu bisa kita lihat seperti terlihat pada gambar di bawah ini,

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Saya agak sedikit curiga kok ada struk BCA-nya ya secara sepintas lalu, karena setelah membeli e-ticket tersebut dan kemudian saya menempelkannya di mesin penjaganya, kemudian naik busway, saya tidak terlalu memperhatikannya lagi dan langsung saya masukkan ke saku celana saya.

E-ticketnya itu ngga selalu dikasihnya Flazz BCA, bisa saja kita dikasih E-Money Bank Mandiri, dari BRI kartu BRIZZI atau dari BNI kartu Tap Cash.

Setelah kita mempunyai e-ticket, selanjutnya kita akan bertemu palang yang seperti terlihat pada gambar di bawah ini,

masuk-busway

Di situ kita harus menempelkan e-ticket kita agar palangnya bisa terbuka dan kita bisa masuk. Kita tempelkan e-ticket busway kita di sini,

tempat-menempelkan-tiket-busway
Tempat menempelkan e-ticket
Saat kita tempelkan kartu kita seperti terlihat pada gambar di bawah ini, saya menempelkan kartu Flazz BCA saya di situ, nanti akan terlihat juga sisa saldo kita tinggal berapa.

menempelkan-e-ticket-busway

Jadi seperti itu, tinggal diperhatikan saja sisa saldo kita berapa, atau kalau kita mau mengecek saldo sebelum naik busway juga bisa di loketnya.

Ketika kita sudah mencapai tempat tujuan kita, dan kita ingin keluar dari halte bus Transjakarta tersebut, kita juga harus menempelkan lagi kartu e-ticket kita. Cuma ketika kita menempelkan kartu e-ticket kita pada saat kita akan keluar dari halte busway, kita tidak akan kena charge apa pun seperti terlihat pada gambar di bawah ini, "Keluar pakai kartu tanpa potong saldo" yang artinya kita harus menempelkan lagi kartu e-ticket kita di mesin palang tersebut agar palangnya bisa terbuka dan kita bisa keluar dari halte bus Transjakarta itu.

keluar-busway
Keluar harus menempelkan e-ticket di mesin ini

keluar-pakai-kartu-tanpa-potong-saldo



E-Ticket Busway Adalah Kartu BCA Flazz

Dan setelah saya sampai rumah, saya mulai penasaran dengan kartu e-ticketnya, karena ngga ada yang memberitahu saya dari teman-teman saya, atau mereka juga sebenarnya tidak ngeh juga kalau itu adalah kartu BCA Flazz yang  bisa digunakan untuk hal yang lain selain hanya untuk membeli tiket busway saja?

Ada teman saya yang berkata itu seperti kartu member begitu, dan ada yang bilang juga teman saya yang dulu masih bisa menggunakan tiket kertas, dia bilang bisa pake kartu tapi kartu BCA Flazz gitu. Nah sekarang makanya ketika saya sampai di rumah saya buka dan lihat ah, ini kartu e-ticketnya apaan sih? Dan ternyata eh ternyata kartu BCA Flazz!!

Kita lihat saja penampakannya pada gambar di bawah ini,

Kartu BCA Flazz

Nah buat teman-teman yang belum tahu kartu BCA Flazz itu buat apa saja, coba browsing deh, nanti akan menemukan kegunaan dari kartu BCA Flazz ini untuk apa saja. Benar berarti apa yang dikatakan oleh petugas busway tadi di halte busway ketika saya bertanya dan menjelaskan bahwa saya baru pertama kali ini naik busway, lalu apa yang harus saya lakukan? Baru kemudian dia menjelaskan dengan sangat baik apa yang harus saya lakukan yaitu membeli e-ticket tersebut.

Jadi kartu BCA Flazz ini bisa kita gunakan untuk bermacam-macam, seperti misalnya berbelanja, mengisi bensin, beli buku, dan kartu BCA Flazz ini bisa kita isi ulang sendiri di ATM BCA. Tadi begitu saya diberi kartu tersebut, begitu saya buka di dalamnya ada keterangan cara mengisi saldonya bagaimana di kartu tersebut.

Jadi ini bisa memudahkan kita untuk tidak membawa-bawa uang kas kemana-mana, jadi kita bisa membawa kartu BCA Flazz kita saja untuk berbelanja atau membeli barang yang bisa menggunakan kartu BCA Flazz, jadi peruntukan dari e-ticket ini yang ternyata adalah kartu BCA Flazz tidak semata-mata hanya untuk membeli tiket busway saja.

Sedikit tambahan: Ternyata e-ticket di busway itu tidak hanya BCA Flazz Card saja, tapi ada E-Money Bank Mandiri, Brizzi dari Bank BRI, Tapcash dari Bank BNI, yang kesemuanya bisa digunakan tidak hanya untuk naik busway saja. Kalau E-Money dari Bank Mandiri misalnya bisa digunakan untuk membayar tol di loket GTO selain untuk busway. Kita bisa mengisi atau istilahnya top up untuk kartu-kartu tersebut di seluruh halte bus Transjakarta, dan saya coba tanya ke petugasnya ada biayanya ngga kalau ngisi saldo kartu disitu? Petugasnya bilang ada, biaya top upnya Rp 2.000,-. Nah sementara kalau kita punya ATM dari kartu tersebut ngga kena biaya kalau kita mau ngisi atau top up saldo uang di kartu kita, tinggal ngisi atau top up sendiri aja melalui ATM.



Perhatikan Rute Busway

Rute busway teman-teman bisa melihatnya DI SINI. Itu adalah situs resmi dari Transjakarta atau kita bisa memperhatikan rute busway yang ada di tiap halte untuk tahu ke arah mana kita akan menuju, sehingga akan lebih jelas lagi. Mungkin pada awalnya buat yang pertama melihat rutenya akan bingung, seperti saya dulu, awalnya ngga ada tulisan petunjuk "Anda Berada Disini" tapi sekarang saya perhatikan sudah ada di rute yang baru yang memberitahukan kita berada di halte mana saat ini. Dan dari situ kita bisa perhatikan arah kita nanti akan ke mana.

Ini salah satu contoh foto rute yang terdapat di dalam halte bus Transjakarta,

rute-busway

Oh iya buat teman-teman yang baru naik busway, saya sarankan memperhatikan dengan baik ketika naik dari halte ke busnya karena ada jeda yang cukup besar antara bus dan haltenya. Sehingga kalau kita meleng kita bisa jatuh! Jadi saran saya perhatikan kaki kita melangkah ketika kita mau masuk ke buswaynya dari halte buswaynya. Kan ngga lucu kalau kita jatuh terperosok karena kita tidak memperhatikan dan tidak sadar kalau ada jarak yang cukup besar antara bus dengan haltenya.

Kalau kita melihat dari website resminya Transjakarta disitu dikatakan "Pindah koridor (transfer) dapat dilakukan sebanyak kebutuhan perjalanan tanpa perlu membeli tiket lagi selama anda tidak keluar dari area berbayar (paid area)". Jadi dengan begitu kita bisa pindah-pindah busway selama kita tidak keluar dari area berbayarnya. Wah kalau begitu ini termasuk murah dong ya?

Oh iya, masalah biayanya, untuk jam 5 sampai jam 7 pagi itu biaya naik busway adalah seharga Rp 2.000,-, sementara dari jam 7 sampai seterusnya, biayanya adalah sebesar Rp 3.500,- . Nah ketika saya menggunakan busway tersebut saya jadi berpikir, kenapa ngga ya dibuat jalur khusus aja misalnya untuk busway dan tidak hanya mengambil dari jalanan yang ada. Memang sekarang kan udah ada jalur khusus, tapi mobil masih bisa saja masuk.

Suasana di dalam halte busway, ini di halte Pulomas Bypass seperti ini, ada yang sepi dan ada juga yang rame banget,

suasana-di-dalam-halte-busway

Kenapa tidak dibuat yang benar-benar khusus sehingga tidak mengambil jalan yang sudah ada, dan juga benar-benar mobil dan angkutan lain tidak bisa masuk sama sekali. Memang akan butuh biaya yang sangat besar, tapi kalau bisa dibuat dengan baik dan kemudian berfungsi dengan baik pasti kemudian masyarakat Jakarta akan senang dan lebih memilih menggunakan busway ketimbang membawa mobil atau motor pribadi. Dan ini tentunya akan memberikan pemasukan yang besar untuk pemda DKI Jakarta.


Ini tadi terlintas pikiran sambil lalu saja, karena saya berpikir kalau angkutan dalam kota Jakarta bisa ditertibkan dan dibuat menjadi teratur, tentunya selain membawa manfaat yang baik untuk warga Jakarta dan tentunya juga akan menghasilkan pemasukan yang besar juga untuk pemda DKI Jakarta.

Video Cara Naik Busway

Kebetulan saya tadi baru saja membuat video gimana cara naik busway. Silakan ditonton videonya di bawah ini ya,


Sekian dulu sharing dari saya mengenai cara naik busway untuk pertama kali ini. Kalau ada yang bingung, bisa tanya langsung saja di halte busway-nya, petugas buswaynya ramah-ramah kok, dan mereka menjawab dengan sangat baik dan jelas. Setidaknya itu yang tadi saya rasakan, jadi jangan sungkan-sungkan untuk bertanya langsung kepada petugas buswaynya.

Comments

  1. Makasih sharingnya kak lagi mau coba juga nih :)) e-ticket itu sama ya yang buat dipake KRL apa ngga?

    Oiya semoga tau, kalo baca kode angkutan umum kayak poris plawad itu dari sebelah mananya ya?

    Makasih^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayanya iya deh, soalnya waktu itu saya coba naik kereta api, pake e-ticketnya busway (kartu BCA Flazz Card) bisa sih, itu e-ticketnya ngga cuma BCA Flazz Card lho, ada E-Money Bank Mandiri, trus Brizi dari Bank BRI, dan dua lagi saya lupa. Kalau dapatnya yang e-money dikasih e-ticketnya sama petugas busway, itu bisa dipake juga buat bayar tol. Kalau baca kode angkutan umum saya ngga tahu.. :-)

      Delete
  2. maksih sharingnya, saya juga lagi mulai gunakan busway, karena saya ga kuat berdiri terus dikereta..

    ReplyDelete
  3. Terimakasih atas informasinya 😊 ,

    ReplyDelete
  4. Terimakasih info nya. Bermanfaat bgt kok :)

    ReplyDelete
  5. thanks utk sharingnya. pertama kali mau nyobain ,takut hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mba, ngga usah takut ngga gigit kok. Sekarang itu kalau kita masuk dan saat kita keluar tetap harus nempelin kartu kita. Gampang kok mba.. ntar juga terbiasa, kalau bingung tanya sama petugasnya aja, baik dan melayani petugasnya.. :-)

      Delete
  6. Makasih atas sharingnya om Iman..!

    Berarti kalo punya BCA Card (CC dg logo flazz) harusnya bisa dong yah? Jadi saya gak perlu beli2 e-ticket lagi.. Soalnya sayang CC saya jarang di pake

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ngga tahu deh, dicoba aja dulu mas.. :-)

      Delete
  7. Ga mesti punya atm dari bca itu kan gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. E-Money itu seperti dompet digital gan. Beda sama rekening. Jadi gak prlu hrs punya rekening bank terkakt dlu.

      Delete
  8. Trs isi ulangnya gmna ya? Soalnya tdk punya atm bank trsbt

    ReplyDelete
    Replies
    1. setahu saya sih isi ulangnya di halte-halte transjakarta, bisa ngisi disitu..

      Delete
  9. Jadi itu sejenis kartu flazz baru kan? Ga harus sesuai sama kartu dr nomor bank kita?

    Thanks for the info by the way

    ReplyDelete
  10. Itu kartu flazz BCA dari transjakarta berarti baru kan? Tidak harus sesuai dengan nomor bank kita?

    ReplyDelete
    Replies
    1. nomor bank? emang bank punya nomor? kaya nomor kendaraan gitu?? tinggal ke halte beli deh, entah apa yang bakal dikasih mereka, bisa e-money mandiri, bisa flazz bca, bisa bri brizzi, nah udah kita tinggal tanya aja berapa.. udah kelar dah..

      Delete
  11. kak iman udah sembuhkan,syukurlah kalau sudah dan terima kasih infonya😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sudah sembuh.. terima kasih juga yaaa.. :-)

      Delete
  12. Kak aku mau nanya, aku belum pernah sama sekali naik transjakarta, tapi aku ada perlu di sekitaran palputih, aku cari2 di internet gitu, ada TJ jurusan PGC-Harmoni bisa turun di Palputih, tapi aku bingun, soalnya ada tulisan (koridor 7A) maksudnya apa ya kak? Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiap jurusan atau rute bus Transjakarta itu dinamakan dengan koridor, misalnya koridor 10 kalau ngga salah ke PGC-Tanjung Priok. Nah itu koridor 7A berarti bus Transjakarta kode 7A yang tujuannya ke arah PGC-Harmoni. Kalau di bus biasa mah biasanya pake kode, bus 52 misalnya ke Bintaro, nah kalau di Transjakarta itu istilahnya koridor. Kaya gitu kira-kira gampangnya..

      Delete
  13. Terima Kasih mas sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  14. Beraarti e-ticket klo buat pake krl bisa buat 2 3 org juga yah mas? Atau bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin bisa kali ya? Saya belum pernah nyoba, dulu sih sekali pake KRL, kayanya bisa deh, cuma ngga merhatiin kalau untuk 2 atau 3 orang, karena saat itu saya naik KRL-nya sendiri, ngga sengaja naik KRL waktu itu jadi ngga ngeh.. Hehehe..

      Delete
    2. Gak bisa. Kalo KRL, satu kartu e-ticket hanya berlaku utk 1 orang

      Delete
  15. Berrati e-ticket juga bisa d pake buat krl untk 2 3 org mas?

    ReplyDelete
  16. Untuk yg belum mempunyai kartu apakah bisa menggunakan uang tunai ?

    ReplyDelete
  17. Untuk yg blm mempunyai kartu apakah bisa menggunakan uang tunai?

    ReplyDelete
  18. Baru mau nyoba naik Busway aku πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  19. untuk membeli e-ticket apakah memerlukan seperti KTP atau data lainnya ? soalnya saya masih belum punya ktp...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga perlu KTP atau data lainnya, cuma perlu uang aja..

      Delete
  20. Kak mau nanya, setiap halte itu tarif nya sama kan 2.000/3.500. Soalnya saya baca ada yang tarif nya 10.000. Kalau halte yang di Harapan Indah Bekasi itu tarif nya sama engga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya sih sama, kalau yang beda tarif itu mungkin bis yang numpang lewat di jalur busway, tapi pastinya coba ditanya di halte busway aja sama petugasnya, karena mereka pastinya jauh lebih tahu mengenai masalah ini.

      Delete
  21. Makasih sgaring ny bermanfaat banget mau naik tapi masih bingung setelah baca ini udah paham nanti di coba memberanikan diri hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama.. senang artikelnya bisa bermanfaat.. :-)

      Delete
  22. Bisa ga semacam.kartu brizzi diisi di halte busway nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, kartu BRIZZI, Flash BCA, E Money Mandiri dan BNI apa gitu, semuanya bisa di top up di halte buswaynya setahu saya sih..

      Delete
  23. Ada masa berlaku kartunya ga ka...??
    Coz jarang banget naik busway,, seperti tiket KRL ada masa berlaku dan hanya satu kali perjalanan setelah itu kartu bisa d cairkan.

    ReplyDelete
  24. Apakah satu kartu e-tiket bisa di pake rame2 untuk naik busway .misal satu keluarga cuma punya satu kartu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, ditempelin aja kartunya ke mesinnya berkali-kali sejumlah anggota keluarganya, ntar pas keluarnya juga gitu lagi.

      Delete
  25. Terimakasih infonya. Bermanfaat sekali :)
    Numpang tanya, kalo pake e-ticket krl bisa gak ya?
    Terus isi ulangnya itu gak bisa di halte busway nya ya? Trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga tahu, soalnya saya belum pernah naik kereta pake e-ticket, dulu sih saya pake flazz BCA, pokoknya kalau kartunya E-Money dari bank Mandiri, BRizzi dari BRI pasti bisa di halte busway. Bisa isi saldo di busway, langsung tanya sama penjaganya aja, itu kan saya buat videonya, di situ saya nanya sama petugas buswaynya, coba ditonton deh. :-)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Menggunakan Kasur Busa Inoac

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman menggunakan kasur busa Inoac, yap! Untuk teman-teman yang pernah membaca tulisan saya "Kasur Angin Mudah Bocor?" tentu tahu saya akhirnya tidak lagi menggunakan kasur angin walau pun itu kasur menurut saya nyaman sekali digunakan, tapi karena kasurnya bocor dan ternyata banyak yang sudah mengalami juga kasur anginnya mengalami kebocoran, jadi saya sudah tidak menggunakan kasur angin lagi deh.

Search Kasur Busa Di Internet Karena mengalami kasur angin yang bocor dan di kamar saya ngga ada kasur lagi yang bisa digunakan jadi kemudian saya search aja mencari kasur yang bisa saya gunakan. Untuk menggunakan kasur spring bed seperti itu sepertinya ngga deh, pilihan saya ngga di kasur spring bed, karena tempat dari kamar saya kayanya ngga pas dipakein kasur tersebut disamping keuangan saya juga yang lagi kurang baik.

Karena kalau kasur spring bed yang ngga bagus saya pernah nyoba, dimana pernya kerasa banget …

Beli Plastik Bubble Dimana Ya?

Blog Iman Prabawa - Mungkin ada teman-teman juga yang bertanya hal yang sama dengan saya, yaitu beli plastik bubble dimana ya? Apa sih plastik buble itu? Itu lho plastik yang ada gelembungnya gitu. Yang biasanya buat pelindung barang kalau kita mau ngirim-ngirim.
Atau biasanya kalau kita beli barang dan dikirim suka dibungkus dengan plastik bubble kaya gitu. Tadi kebetulan saya ingin ngirim barang, jadi kepikiran banget untuk mendadak banget beli plastik bubble. Nah langsung aja saya search di google ternyata ada yang nyari juga ya.
Tapi kebanyakan yang jual, dan karena saya butuh cepat yang saat itu ada, saya hanya melihat ada yang posting ngga mengenai hal ini, saya lihat salah satunya ada yang bilang di pasar Mester daerah Jatinegara. Tapi karena buat saya juga terlalu jauh saya search lagi.
Dan ngga nemu juga! Akhirnya saya iseng ke ACE Hardware yang ada di dekat rumah saya di daerah Cempaka Putih. Sesampainya disana saya muter-muter dulu sebelum nanya ke petugasnya. Akhirnya ngga…