Skip to main content

Featured Post

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Workshop Neumann Di Chandracom

Blog Iman Prabawa - Workshop Neumann di Chandracom ini tepatnya diadakan beberapa hari yang lalu, tanggal 23 April, hari Sabtu bertempat di toko Chandracom di daerah Kelapa Gading.  Acaranya berlangsung dari jam 12 siang, sampai dengan jam 4 sore, ternyata acaranya baru dimulai sekitar jam 1 siang, dan baru berakhir sekitar jam 5 sore.

Sebenarnya pihak Chandracom ini punya grup sendiri di facebook, jadi selebaran atau pamfletnya diberitahukan via grup di facebook, dan acara ini gratis lho, bahkan kita mendapat makan siang pada saat acara berlangsung. Buat yang ingin bergabung di group Chandracom di facebook bisa cari aja grup Chandracom, nanti juga akan ketemu, dan ikutan gabung deh. Nih seperti ini pamfletnya,


Workshop Neumann

Kita lihat yuk keseruan dari acara ini.


Workshop Neumann

Workshop Neumann ini dibuka dengan sharing dari seorang perwakilan dari Neumann kalau tidak salah, orang Singapura, jadi dia di dalam menyampaikan presentasinya menggunakan bahasa Inggris. Ini saat pak Setiadi Chandra yang punya Chandracom membuka acara tersebut, di samping beliau adalah orang Singapura yang menyampaikan presentasi mengenai microphone Neumann.

Workshop Neumann Di Chandracom

Saya perhatikan di ruangan tersebut, menggunakan audio interface SPL Creon, yang disambungkan langsung ke laptop dari orang Singapura yang menjelaskan mengenai Neumann microphone tersebut.

SPL Creon Audio Interface

Kemudian menggunakan speaker monitor Neumann KH120A, saya cukup kaget ketika mendengar suara yang dihasilkan dari Neumann KH120A ini, karena untuk speaker sekecil itu cukup keras. Dan juga masalah clarity yang dihasilkan dari speaker ini termasuk baik, saya cukup kaget karena secara ukuran jauh lebih kecil ketimbang speaker KRK VXT6 yang saya gunakan di rumah tapi secara keras, bisa menyamai, dan juga secara claritynya juga bagus.



Neumann KH120A Speaker

Langsung karena penasaran saya browsing dan ternyata saya mendapatkan bahwa produk Neuman KH120A ini pernah di review oleh majalah Sound On Sound, dan setahu saya apa yang pernah di review oleh majalah Sound On Sound biasanya bagus. Dan juga biasanya majalah Sound On Sound tersebut di dalam mereview sebuah barang terkenal dengan keobjektifannya.


Break Makan Siang

Bagian sesi pertama dari workshop Neumann ini adalah penjelasan dari orang Singapura tadi, lalu kita break untuk sekitar 15 menit untuk makan siang, mendapatkan nasi bungkus, nih saya fotokan nasi bungkus yang saya dapat di acara tersebut,

Nasi Bungkus Di Workshop Neumann

Kemudian setelah sesi break makan ini kita lanjut ke studio di Chandracom untuk langsung melihat seperti apa sih hasil rekaman dengan menggunakan microphone Neumann ini dan juga disitu dibahas mengenai teknik memikingnya seperti gimana.


Sesi Teknik Miking Di Studio

Untuk pertama kita diperlihatkan cara memiking violin itu seperti apa, tentunya microphone yang digunakan semuanya adalah microphone dari Neumann, seperti bisa terlihat dari foto di bawah ini,

Koleksi Microphone Neumann

Semua tipe microphone Neumann ada disitu,dari TLM 103 sampai dengan microphone legendaris Neuman U-87 juga ada di situ.

Untuk sesi yang pertama direkam violin, saya lupa microphone yang digunakan saat itu apa saja, kalau tidak salah KM184, dan satu lagi saya lupa apa tipenya, ini foto di bawah ini mas Rully Worotikan lagi mengatur posisi microphonenya untuk merekam pemain biolanya,



Workshop Neumann Rekaman Violin

Untuk videonya, kebetulan saya juga sempat merekam dengan handphone saya, dan bisa teman-teman tonton di bawah ini,


Seperti itu teman-teman, kemudian dilanjutkan lagi dengan sesi merekam gitar akustik seperti apa, berikut ini adalah fotonya,

Workshop Neumann Nodong Microphone

Sharing tentang memiking gitar juga sempat saya videokan pada video di bawah ini,


Jadi tentunya sharing seperti ini sangat banyak menambah ilmu kita apalagi untuk teman-teman yang memang dunianya di bidang audio.


Ketemu Dengan Para Master

Nah di acara workshop tersebut saya ketemu dengan para master, antara lain mas Indra Q,

Dengan Indra Q

Juga saya ketemu dengan mas Agus Hardiman, pemilik dari Art Sonica, yang tentunya kita sudah tidak asing dengan dua nama tersebut di dunia musik,



Bersama Agus Hardiman

Saat sharing juga mereka sempat menjawab dan sharing sedikit, bisa kita lihat pada video di bawah ini,


Seru banget kan? Di akhir acara kita melakukan foto bersama dengan para peserta yang datang ke acara workshop audio Neumann di Chandracom tersebut.

Member Di Workshop Neumann

Saya sendiri saat itu jadi belajar sangat banyak sekali. Kalau kita berbicara mengenai dunia audio, ada banyak hal yang perlu kita banyak praktek dan dengan banyak datang ke workshop seperti ini kita bisa belajar dari pengalaman orang-orang yang sudah praktek dan melakukan jam terbang yang jauh lebih banyak dari kita, dengan begitu kita akan jadi tahu juga.

Karena banyak hal yang ketika kita praktek di lapangan, akan berbeda dengan di buku, tapi pada dasarnya buku tersebut bisa menjadi panduan kita, namun ketika kita sudah di lapangan, panduan tersebut tidak bisa 100% kita terapkan sama persis, tinggal gimana kita berimprovisasinya agar mendapatkan hasil yang terbaik di dalam merekam.

Jadi memang sering datang ke acara-acara workshop audio seperti ini sangat amat menambah pengetahuan kita dari sharing-sharing yang disampaikan, dan juga pengalaman dari yang memberi materi, seperti yang disampaikan oleh mas Rully Worotikan dimana dia juga sharing mengenai pengalamannya dia. Itu nantinya bisa sangat menambah wawasan kita di dalam mendapatkan sound yang asik di dalam rekaman kita.

Kalau begitu sekian dulu sharing saya mengenai workshop Neumann di Chandracom, asli habis dari workshop itu jadi ngiler pingin punya KH120A dan juga microphone Neumann. Suaranya keren banget! Detailnya bagus sekali! Yah memang harga tidak pernah berbohong bukan?


Baca juga:
  1. Cara Menggabungkan Audio Di Wavelab 6
  2. Tips Merekam Audio Untuk Podcast
  3. Cara Mengembed Audio Di Google Site

Comments

Popular posts from this blog

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Pengalaman Menggunakan Kasur Busa Inoac

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman menggunakan kasur busa Inoac, yap! Untuk teman-teman yang pernah membaca tulisan saya "Kasur Angin Mudah Bocor?" tentu tahu saya akhirnya tidak lagi menggunakan kasur angin walau pun itu kasur menurut saya nyaman sekali digunakan, tapi karena kasurnya bocor dan ternyata banyak yang sudah mengalami juga kasur anginnya mengalami kebocoran, jadi saya sudah tidak menggunakan kasur angin lagi deh.

Search Kasur Busa Di Internet Karena mengalami kasur angin yang bocor dan di kamar saya ngga ada kasur lagi yang bisa digunakan jadi kemudian saya search aja mencari kasur yang bisa saya gunakan. Untuk menggunakan kasur spring bed seperti itu sepertinya ngga deh, pilihan saya ngga di kasur spring bed, karena tempat dari kamar saya kayanya ngga pas dipakein kasur tersebut disamping keuangan saya juga yang lagi kurang baik.

Karena kalau kasur spring bed yang ngga bagus saya pernah nyoba, dimana pernya kerasa banget …

Beli Plastik Bubble Dimana Ya?

Blog Iman Prabawa - Mungkin ada teman-teman juga yang bertanya hal yang sama dengan saya, yaitu beli plastik bubble dimana ya? Apa sih plastik buble itu? Itu lho plastik yang ada gelembungnya gitu. Yang biasanya buat pelindung barang kalau kita mau ngirim-ngirim.
Atau biasanya kalau kita beli barang dan dikirim suka dibungkus dengan plastik bubble kaya gitu. Tadi kebetulan saya ingin ngirim barang, jadi kepikiran banget untuk mendadak banget beli plastik bubble. Nah langsung aja saya search di google ternyata ada yang nyari juga ya.
Tapi kebanyakan yang jual, dan karena saya butuh cepat yang saat itu ada, saya hanya melihat ada yang posting ngga mengenai hal ini, saya lihat salah satunya ada yang bilang di pasar Mester daerah Jatinegara. Tapi karena buat saya juga terlalu jauh saya search lagi.
Dan ngga nemu juga! Akhirnya saya iseng ke ACE Hardware yang ada di dekat rumah saya di daerah Cempaka Putih. Sesampainya disana saya muter-muter dulu sebelum nanya ke petugasnya. Akhirnya ngga…