Monday, August 29, 2016

Cara Mengedit Video Di Adobe Premiere Pro

Kali ini sharing mengenai cara mengedit video di Adobe Premiere Pro disharingkan oleh Agung Hapsah. Youtuber Indonesia yang kalau tidak salah lama tinggal di Australia ini sangat handal di dalam menggunakan software Adobe Premiere Pro, jadi buat teman-teman yang senang membuat video, misalnya membuat video blog atau vlog seperti Agung Hapsah, bisa nih menggunakan Adobe Premiere Pro untuk mengedit videonya sebelum diupload ke youtube tentunya.

Nah kalau begitu langsung saja yuk kita tonton videonya Agung Hapsah di bawah ini,


Nah untuk versi teksnya teman-teman bisa membacanya di bawah ini,



Hello and welcome to film hack. Aku adalah Agung Hapsah, dan hari ini adalah dasar tentang Adobe Premiere Pro. Premiere Pro adalah software untuk mengedit video, film seperti Gone Girl, Hugo dan Avatar diedit menggunakan Premiere Pro. Di dalam tutorial ini aku akan menggunakan Adobe Premiere Pro CC. Jangan khawatir jika kamu mempunyai versi yang berbeda, karena pada bagian dasarnya sama saja.


Saat Pertama Membuka Adobe Premiere Pro

Hal pertama yang harus kamu perhatikan saat kamu membuka Adobe Premiere Pro adalah welcome page. Dari sini kamu bisa membuka project sebelumnya, atau membuat project yang baru. Klik "new project" untuk membuat project yang baru, jika kamu masih pemula, aku rekomendasikan kamu jangan merubah semua yang ada di sini, kecuali nama dan location. Location adalah dimana projectmu akan disimpan, dan name adalah nama untuk projectmu. Aku akan mengubah namanya menjadi "basic edit", kemudian klik oke.

Sekarang kita akan membuat sequance baru. Di Premiere Pro mempunyai banyak preset untuk kamera yang berada, kameraku adalah Canon DSLR, jadi presetku ada di dalam digital SLR. Videoku adalah 1080p dan 30 frames per second. Jika kamu tidak tahu mana yang akan kamu pilih, buka videomu di VLC Media Player, pergi ke Tools kemudian Codec Information. Lihat resolutionmu, resolutionku adalah 1920x1080, kembali ke Premiere Pro dan ketik itu. Lihat ke frame ratemu di VLC, frame rateku adalah 30, kembali ke Premiere Pro dan ubah frame ratemu. Terakhir ubah pixel aspect ratiomu ke square pixel dan sekarang klik oke.


Timeline Adalah Tempat Mengedit Video

Jika kamu menggunakan Adobe Premiere Pro CS5 maka workspacemu akan terlihat seperti ini. Jangan khawatir, ini dasarnya sama saja, hanya beda posisi. Ini disebut timeline, timeline pada dasarnya adalah tempat kamu mengedit videomu. Semuanya yang kamu lakukan di timeline akan muncul di sini. Ini disebut program, di sini kamu akan melihat videomu, ini disebut project, di sini adalah tempat dimana videomu dan musikmu akan ditampilkan setelah kamu import. Di atas project ada source.  Source adalah dimana kamu akan melihat video yang kamu buka. Jadi dasarnya ini menunjukkan videomu dari timeline dan ini menunjukkan videomu dari project.

Oke import rekamanmu untuk mulai mengedit. Untuk mengimport rekamanmu pergi ke File kemudian Import. Aku akan mengimport tiga rekaman dan satu lagu. Jika kamu pencet dua kali video yang ada di project, maka akan muncul di source. Di sini kamu akan memotong videomu. Cari dimana kamu mau videomu sebagai awalnya dan klik Mark In, kemudian cari dimana videomu selesai dan klik Mark Out. Sekarang seret videomu ke timeline. Persegi panjang ini adalah videomu. Kamu bisa zoom in dengan menyeret ini. Garis vertikal ini menunjukkan dimana kamu dalam video ini, kamu bisa memindahkan ini dengan menyeretnya atau menekan tombol kiri dan kanan. Tekan space akan memainkan video, seret pinggir klip kalau kamu ingin membuat videonya jadi panjang atau pendek.

Sekarang aku akan menambahkan video lain ke timeline. Jadi pertama buka di dalam source, cari dimana kamu mau videonya dimulai, dan tekan Mark In. Kemudian cari dimana kamu mau dimana videonya selesai dan tekan Mark Out. Seret videomu ke dalam timeline dan taruh dimana kamu mau. Jika kamu meletakkan jarak di antara dua klip akan muncul tidak ada apa-apa di antara mereka seperti ini. Jadi perhatikan disitu tidak ada jarak, kecuali kamu mau menunjukkan hitam.



Sekarang aku akan menambahkan video terakhir ke timeline. Mark In, Mark Out dan seret video ke timeline. Coba lihat videonya sekarang. Oke bagus. Sekarang aku akan menambahkan musik, seret file musiknya dari project ke timeline. Sekarang jika kita mainkan videonya akan ada musiknya.


Cara Menambahkan Teks Di Adobe Premiere Pro

Oke sekarang aku akan menunjukkan bagaimana cara membuat title. Title pada dasarnya adalah menambahkan teks di videomu. Klik New Item kemudian pergi ke Title, beri titlemu nama dan klik oke. Kalau kamu tahu cara menggunakan Photoshop maka ini akan menjadi gampang. Aku akan membuat teks yang sederhana, Sponge Bob Squarepants. Kalau kamu mau mengubah fontnya, tinggal klik di sini. Kalau kamu mau memindahkan teksnya, gunakan selection tools. Kalau kamu mau mengubah warnanya, klik di sini. Setelah kamu membuat title, kemudian tutup. Sekarang kamu bisa melihat titlemu di project. Seret title ke atas videomu, aku akan meletakkan titlenya di akhir setelah dia menutup motornya.


Transition Di Adobe Premiere Pro

Hal terakhir yang aku akan menunjukkan adalah transition. Pergi ke effects kemudian klik di Video Transition, di sini kamu akan mendapatkan banyak transisi video yang dapat kamu pergunakan. Tinggal seret dan drop transitionnya di antara dua klip untuk menambahkan efek. Aku hanya menggunakan Dissolve Transition karena aku pikir yang lain membuat videonya terlihat seperti Power Point. Aku akan menaruh Transition Deep To Dark di akhir klip ini. Kalau kamu mau membuat transitionnya pendek atau panjang, tinggal seret bagian akhirnya.


Cara Mengekspor Video Di Adobe Premiere Pro

Oke sekarang export video ini, pertama cari dimana kamu mau videonya selesai. Aku mau videonya selesai di sini, jadi klik kanan dan pergi ke Mark Out. Dasarnya semua di daerah ini akan diexport. Pergi ke File dan Export Media, jika kamu masih pemula, tinggal ikuti aku, klik Output Name dan pilih dimana kamu mau untuk mengexport videomu.  Ubah format ke H.264, lalu di tab Video klik Match Source, pergi ke bawah dan ubah Bitrate Encoding ke CBR dan kemudian ubah target bitrate ke 10. Di tab Audio tinggal ubah settingmu ke hal yang sama seperti punyaku. Sekarang klik Export.



Okey, itu saja untuk episode hari ini, subscribe kalau kamu mau video selanjutnya tentang Premiere Pro, dan jika kamu punya pertanyaan silakan tanya di bagian komentar di bawah. Like, share, comment, subscribe and as always thanks for watching.

Cara Mengedit Video Di Adobe Premiere Pro


Nah seperti itu cara mengedit video di Adobe Premiere Pro yang sudah disharingkan oleh Agung Hapsah. Kalau teman-teman suka dengan apa yang sudah disharingkan oleh Agung, jangan lupa share dan juga SUBSCRIBE ya di channel youtubenya dia. Karena pastinya ada banyak lagi video-video lain yang tidak kalah menariknya.

Sekian dulu kalau begitu dan sampai ketemu lagi. Wassalam.


Baca juga:

Sunday, August 28, 2016

Pilih GoPro atau Kamera Saku?

Kali ini kita akan membandingkan antara action camera gopro dengan kamera saku atau yang dikenal dengan istilah pocket camera, jadi nanti teman-teman bisa memutuskan sendiri, pilih gopro atau kamera saku sebaiknya ya?

Tentunya kalau menurut saya ini disesuaikan juga dengan kebutuhan kita untuk apa ya pertama-tama. Nah kebetulan ada video yang bagus nih, dari Bermain, mereka mereview dan memperbandingkan antara kamera gopro dengan pocket camera. Jadi kita langsung saja yuk tonton videonya di bawah ini,




Untuk versi teksnya teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Episode kali ini kita akan ngebandingin gopro sama pocket camera. Welcome to bermain, di rumah orang. Ini tuan rumahnya mana ya? Kok bintang tamunya duluan yang datang ya? Jadi ceritanya gimana? Kenapa loe bisa duduk dengan tiba-tiba buka acara tadi? Ya sebenarnya tadi gue udah datang dari tadi, ini jam berapa ya coba? Loe bisa lihat sendiri, udah berapa jam gue nunggu, jadi ya udah gue sendiri aja yang buka.

Jadi gini ceritanya, Ecoz itu, jadi Erwin itu tadi nyampe jam 7. Ecoz itu ngira kalau shootingnya itu besok, baru deh dia oke gue berangkat dari Tebet, dari jam 7 sampai sekarang, sekarang itu jam 10. Oke, kita tunggu Ecoz sampai dia datang.

Hello guys, welcome to bermain, episode kali ini seperti tadi gita sudah bilang, kaya tadi ada footage yang loe paling banyak lagi lah, orang-orang pada tahu lah, apalagi lagi hype banget sekarang. Kita bahas tentang gopro versus pocket camera yang under rated banget.

Orang itu sekarang kalau jalan-jalan itu malah milih kaya DSLR, loe ribet man bawa DSLR kemana-mana gitu? Dan sekarang juga yang lagi hype itu apapun itu gopro, padahal loe kalau nanya gue perbandingannya, gopro apa DSLR ya? Perbandingannya ngga usah dua itu, misalnya pocket camera itu bagus banget menurut gue untuk sehari-hari. Tapi emang gue akui gopro itu ada kelebihannya sedikit, gue ngga bilang kalau gopro itu jelek juga.

Nah kita bahas aja tentang itu, gopro or pocket camera. Tapi kali ini biar lebih seru, kita ajak teman kita. Adik gue punya satu teman yang dia emang kemana-mana pake gopro, ya dia sejauh ini sudah expert lah tentang gopro, dia sudah ngertilah hal-hal tentang gopro karena dia sering pake.

FYI, Dio ini kan memang videographer sama photographer juga. Nah teman gue ini juga photographer juga. Nah langsung aja kita tanya orangnya aja ya. Ini dia orangnya, bro Rinaldi Gautama. Gue baru kali ini ada bintang tamu, doi korek-korek kuping. Soalnya tadi gue udah buka acara, oh tadi udah buka acara? Iya tadi sebenarnya acara gue.

Selanjutnya karena saya pusing nontonnya dan membuat teksnya, jadi saya simpulkan saja ya dari video di atas itu apa kelebihan dan kekurangan gopro dan juga apa kelebihan dan kekurangan pocket camera, sehingga nanti teman-teman sendiri yang akan menyimpulkannya sendiri.


GoPro Versus Pocket Camera

Dua-duanya sebenarnya bagus, cuma kemudian yang perlu kita perhatikan adalah peruntukannya. Untuk apa kita akan membeli kamera itu? Apakah karena kita memang suka dengan bertualang dan sering melakukan kegiatan outdoor dan sering melakukan extreme sport misalnya? Kalau memang itu yang sering kita lakukan maka GoPro bisa menjadi pilihan untuk kita beli. 



Sementara kalau pertimbangan kita untuk membeli kamera itu karena kita akan sering menggunakannya di mall, ketika hang out bareng sama teman-teman dan kemudian foto-foto bareng, atau kemudian kita misalnya suka membuat vlog yang kita lakukan di dalam ruangan, maka pilihan kita sebaiknya membeli pocket camera saja ketimbang membeli GoPro.

Jadi memang kita harus pintar memilah dan tahu terlebih dahulu kebutuhan kita itu untuk apa, dan jangan hanya melihat dan berpikir untuk membeli GoPro hanya karena keren, terkenal dan banyak yang pake, jadi terus kita cenderung ikut-ikutan membeli padahal ternyata kebutuhan kita hanyalah untuk selfie-selfie saja di mall bareng teman-teman kita. Jadinya akan menjadi mubazir GoPronya kalau kita membeli kamera GoPro hanya untuk kebutuhan tersebut.


Ukuran Sensor Kamera

Berikut adalah perbandingan ukuran sensor kamera, antara kamera GoPro dengan pocket camera, dimana pocket camera itu secara sensor kameranya jauh lebih besar ketimbang GoPro. Lalu apa bagusnya kalau sensor kamera besar? Semakin besar sensor dari sebuah kamera maka kamera tersebut akan jauh lebih baik untuk kondisi low light, atau pencahayaan yang minim misalnya di suasana malam. 

IPhone 5S        1/3 Inch
GoPro              1/2.5 Inch
Canon S 120    1/1.7 Inch
Sony RX100    1 Inch

Jadi kalau kita membuat video dengan menggunakan kamera GoPro dengan kamera Sony RX100 misalnya, dimana sensor dari kamera pocket Sony RX100 ini jauh lebih besar ketimbang sensor dari kamera GoPro maka tentunya kalau kita membuat videonya di malam hari, hasil videonya akan jauh lebih bagus pocket camera ketimbang kamera GoPro.

Itulah gunanya dari sensor kamera yang jauh lebih besar, juga kalau kita memotret objek pada keadaan yang low light atau kondisi malam hari, tentunya dengan kamera yang sensornya jauh lebih besar, gambarnya akan jauh lebih jelas. 




Beli Kamera Sesuai Kebutuhan

Nah jadi seperti itu, kita harus mempertimbangkan pertama kali peruntukan kita untuk apa dulu sebelum kita memutuskan untuk membeli GoPro atau pocket camera, atau mungkin kita mempertimbangkan untuk membeli kamera DSLR. Kalau kamera DSLR tentunya secara kualitas gambar, sudah pasti jauh lebih baik ketimbang pocket camera ataupun GoPro, cuma masalahnya dengan kamera DSLR adalah bentuknya yang relatif besar, sehingga kurang nyaman kalau dibawa-bawa kemana-mana. 

Kalau untuk membuat vlogging, misalnya kita ngga pergi-pergi membuat videonya, misalnya kita lebih banyak di kamar saja di dalam membuat video kita, maka DSLR bisa jadi pertimbangan, tapi kalau kita membuat vlognya itu lebih sering diluar, dan jalan-jalan, maka menggunakan DSLR akan sedikit merepotkan kita tentunya, karena bentuknya yang besar dan lebih berat.


Kelebihan dan Kekurangan GoPro

Nah berikut ini dirangkum kelebihan dan kekurangan kamera GoPro berdasarkan review dari bermain tersebut, yaitu:

Kelebihan GoPro



Kecil banget
Kuat dan tahan banting
Lensa wide banget

Kekurangan GoPro

Sensor kecil 
Ga ada viewfinder
Batere cepat abis
Ga ada flash


Kelebihan dan Kekurangan Pocket Camera



Sementara kelebihan dan kekurangan pocket camera seperti yang dijelaskan oleh bermain dalam videonya di atas, dirangkum seperti tertulis di bawah ini.

Kelebihan Pocket Camera

Sensor besar
Batere tahan lama
Image quality bagus

Kekurangan Pocket Camera

Ukuran lebih besar
Rata-rata ngga tahan cuaca
Lebih berat

Pilih GoPro atau Kamera Saku?


Nah sekian dulu sharing mengenai pilih GoPro atau kamera saku yang sudah dipaparkan oleh tim bermain. Kalau teman-teman suka dengan video mereka, jangan lupa SUBSCRIBE di youtube channelnya mereka karena mereka pastinya membuat video-video yang lain yang juga tidak kalah menariknya.

Kalau begitu sampai jumpat lagi. Wassalam. 


Baca juga:

Saturday, August 27, 2016

Rendang Adalah Makanan Terbaik Di Dunia

Kita sebagai warga Indonesia tentunya boleh berbangga karena rendang dinobatkan sebagai makanan terbaik di dunia versi CNN. CNN menobatkan rendang menjadi makanan terbaik di dunia, CNN ini membuat daftar 50 daftar makanan terbaik di dunia dan rendang masuk menjadi nomor satu, di mana nomor duanya adalah nasi goreng.

Teman-teman bisa membacanya sendiri di artikel CNN ini, di situ bisa kita lihat bahwa rendang adalah di nomor satu sementara nasi goreng berada di urutan kedua dari daftar 50 makanan terbaik yang ada di dunia.

Nah sekalian kita simak video di bawah ini mengenai apresiasi terhadap rendang di dunia internasional itu seperti apa. Bincang-bincang dengan pakar kuliner Indonesia, bapak William Wongso. Yuk langsung saja kita simak videonya di bawah ini,




Untuk versi teksnya bisa teman-teman baca di bawah ini,

Bagaimana Pak William menyebut diri sendiri, seorang Chef, atau Food Expert? Apa saja kesibukan saat ini?

Ibaratnya kind of culinary sources and a sepertinya kalau sekarang saya banyak konsentrasi ke bagaimana sih ini kuliner tradisi Indonesia ini bisa disebarluaskan untuk mendapat minat yang lebih banyak, karena dalam satu kenyataan kita ini ketinggalan banget. Kalau negara-negara lain sudah berpacu menampilkan kekhasan negara masing-masing, kita masih, we are too many become no many itu ibaratnya. Dan juga masalahnya adalah satu bahwa pelaku profesional di bidang kuliner Indonesia itu sangat minim, karena tatanan pendidikan kita itu ngga ada, begitu. Yang ada pelaku-pelakunya itu hanyalah ibu-ibu di rumah, penjual street food dan lain sebagainya.

Makanan Terpopuler Di Indonesia

Saya itu menyayangkan Indonesia itu kenapa ngga pernah tampil. Kita tampil itu ngga pernah dengan strategi gitu. Dan memang kalau saya lihat, saya coba pilah-pilah, mulai dari kalau menanyakan bahwa, kalau ada orang tanya misalnya, "What is Indonesian food?" Saya bilang, "There is no Indonesia food". Yang ada adalah regional cooking atau makanan daerah, gitu. Nah sekarang kalau kita tanya, coba ceritakan makanan daerah yang paling populer, di Indonesia, nah saya bilang, namanya yang palling populer makanan khas daerah ya Padang, karena apa? Restoran Padang di mana-mana, sama saja Pizza itu terkenal di seluruh dunia karena Pizza itu ada dimana-man.

Jadi kita ngga bisa memungkiri kalau menyebut makanan yang paling populer, saya bisa mengatakan bahwa Padang.


Bagaimana proses yang terjadi sehingga Rendang bisa menjadi makanan yang sangat terkenal di dunia?

Dalam forum International, World fo Flavour di Napa, California tahun 2009, saya diundang sebagai guest chef dari 60 chef seluruh dunia untuk mempresentasikan yang disebut dengan tema The World of Street Food. Nah, di situ saya tampilkan sate, saya tampilkan rendang, saya harus mendemokan pilihan saya, dari apa yang akan saya sajikan selama dua hari, dalam suatu forum yang dihadiri oleh 750 ahli kuliner, chef, food critic yang paling influential atau yang paling berpengaruh di dunia. Termasuk Rachel Root kalau ngga salah, sebagai food critic yang ngga pernah tampil wajahnya dimana-mana. Dalam forum itu, 60 chef masing-masing hanya diberi waktu 15 menit.



Seolah berdemo untuk menampilkan kekhasan salah satu makanan yang bisa mewakili Indonesia. Di situ saya tampilkan rendang. Bagaimana menampilkan rendang dalam waktu 15 menit? Padahal 4 jam aja sering ngga cukup, dan yang saya hadapi adalah ahli-ahli kuliner yang punya kaliber. Berarti dia, kita harus mengambil suatu teknis pengertian dan visual, agar mereka tahu rendang itu sebenarnya itu apa dibandingkan dengan masakan biasa. Saya sajikan juga, sambil saya demo sepintas, saya tampilkan dengan Power Point from white to black.


Rendang Adalah Caramelization Of Beef Curry

Oh, jadi this is the result of caramelization of beef curry. Dengan itu mereka nangkap, oh ini, karena saya sering sebal lihat buku masak di luar negeri di Australia, ada rendang misalnya, itu disebut beef curry. Rendang is not beef curry, rendang is caramelize beef curry. Nah Garuda dalam International Fair dimana-mana yang saya ikuti, di stand Garuda itu selalu menyajikan icip-icip rendang. Di situ terbukti bahwa kalau di Belanda, orang Belanda kalau disebut rendang semua tahu, tapi mereka ngaku, dia ngga tahu taste aslinya seperti apa. Setelah dia mencium dan dia merasakan, oh dia sadar, oh inilah yang namanya rendang yang asli. Begitu pun di Jerman di International Travel Berlin, mereka mencium aromanya rendang sudah bilang lekker, karena wanginya santan gosong itu mereka belum pernah temukan. Nah ini juga terjadi di Amerika, sehingga ada satu session dimana para food critic itu keliling mengicip-icipin presentasi semua makanan itu, salah satunya datang ke saya, menunjukkan ratingnya dia. Dia tunjukkan kepada saya, look, saya cuma ada dua dari sekian banyak ini makanan. Saya cuma dua yang saya kasih bintang saya kasih tanda, one is your rendang. Yang lain saya lupa apa. Saya tanya ke dia, "Why". Dia jawab, karena yang lainnya saya sudah pernah coba. This is so unique.


Potensi Pemasaran Rendang

Nah, itu kan kita bisa temukan hasil apresiasi itu kan kalau kita terjun ke lapangan. Padahal sebenarnya kalau kita lihat potensi pemasaran rendang itu ya di negara kita sendiri. 250 juta orang pada suka rendang saya jamin dan suka masakan Indonesia sendiri, tapi image ke luar negeri ini yang kita harus ciptakan. Tahu-tahu setelah sekian tahun saya lihat tahun 2008 Agustus, eh 2011, 2010 atau 2011, 2010 Agustus, ada keluar most favorite food in the world, nomor satu adalah Masaman. Masaman itu adalah rendangnya Thailand, dan rendang Padang muncul tapi ranking 11. Saya bilang wah ini ya luar biasa. Bisa masuk situ ada sushi, pizza dan banyak makanan non western. Makanan non western seperti Penang Laksa itu masuk semua.


Rendang Terpilih Sebagai Makanan Terbaik Di Dunia

Saya ingat setelah Lebaran September berubah itu, tahu-tahu rendang nomor satu, nasi goreng nomor dua, semua dari Indonesia. Sayangnya issue ini tidak secara dari pihak pariwisata tidak benar-benar menggunakan kesempatan ini untuk mempublikasi. Sedangkan Malaysia dengan Laksa Penang kalau ngga salah itu ranking 7, dan dia membuat iklan satu halaman gede di Indonesia. Iklan soal the taste of Malaysia, itu di situ ada tag line kecil, Laksa Penang ranks 7. Dan sampai sekarang Indonesia ngga pernah tampil. Ya, gubernur Sumatra Barat sangat gembira dengan hasil ini, dia memang menggalakkan segala macam, bikin baliho, tapi masih sebatas Sumatra Barat dan kalau kita dengar dalam komentar-komentar secara umum, semua orang Indonesia tahu kalau rendang itu rated number 1 in the world, masyarakat semua tahu tapi secara official pengakuan itu tidak, menurut saya tidak kuat.



Rendang Adalah Makanan Terbaik Di Dunia


Nah jadi kita seharusnya berbangga rendang bisa menjadi makanan terbaik di dunia. Dan memang seharusnya negara Indonesia bisa lebih tampil lagi di dunia Internasional ya, dan sebaiknya kita memang lebih mencintai lagi masakan dari negeri kita sendiri, karena sebenarnya masakan Indonesia itu kaya sekali, dan sangat beraneka ragam sekali.

Kalau begitu sekian dulu sharing mengenai rendang adalah makanan terbaik di dunia. Wassalam.


Baca juga:

Friday, August 26, 2016

Tips Memasak Yang Baik Dan Benar

Yuk kita dengarkan mengenai tips memasak yang baik dan benar dari pak William Wongso, pakar kuliner dari tanah air yang punya segudang prestasi. Kebetulan saya menemukan video ini ketika lagi browsing di youtube, jadi saya pikir karena memang apa yang disampaikannya sangat bagus sekali, bagus sekali nih untuk simak dan kita belajar.

Apalagi buat teman-teman yang memang hobinya memasak, pastinya akan bisa dapat pelajaran yang bagus sekali dari apa yang disampaikan oleh pak William Wongso pada video berikut ini. Tanpa berlama-lama, mari langsung saja kita tonton videonya di bawah ini,




Dan untuk versi teksnya teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Apa saja yang harus diketahui oleh seseorang sebelum dia membuat sebuah masakan?


Ada dua hal yang perlu diketahui sebelum seseorang membuat sebuah masakan yaitu:
  1. Referensi Makanan
    Sekarang kalau kita masak nasi goreng, referensi nasi goreng yang baik itu darimana? Cari catering yang besar? Dari party yang gede? Atau yang di jalanan? Kalau menurut saya, referensi nasi goreng yang baik adalah yang di jalanan. Karena mereka memasaknya satu porsi satu, nah itu harus tahu dulu.
  2. Alat Yang Kita Gunakan
    Kita harus memperhatikan alat yang kita gunakan, jangan menggunakan frying pan dalam membuat nasi goreng, ngga bisa! Pakailah wok, woknya jangan yang tebal-tebal, dan juga apinya harus lebih panas dari yang biasanya. Dan prosesnya tergantung juga, mereka juga harus tahu prosesnya. 
Hasil akhir itu, mau dicapai ada frictionize tentang color ngga? Ada telurnya, telurnya masih kuning, nasinya berbumbu, terus terakhir ada hijau, ada pete, ada apa, nah itu harus mind setnya harus jalan dulu, ngga semua didump aja. Terus prinsip nasi goreng yang enak itu kalau ada kerak, jadi dia panas digongsong terus, itu burned rice, itu wangi, nah itu yang paling penting.


Ada banyak jenis minyak untuk memasak. Sebenarnya apa perbedaan karakteristik tiap jenisnya?

Orang itu tidak mengerti, minyak itu selalu disalahkan, oh minyak itu dipanaskan itu jadi rusak, atau sebagainya. Mereka umum pembeli minyak itu tidak pernah tahu smoked level. Jadi minyak itu kalau dipanaskan, kan tahu-tahu ada suatu saat berasap. Setiap minyak punya levelnya, ada yang 200 derajat sudah keluar asap, ada yang 250 derajat belum keluar asap.



Memilih Minyak Seperti Memilih Wine

Dan jangan salah, kalau kita sudah masuk ke area macam-macam minyak, itu kita sudah seperti milih wine (anggur), karena ada ada kelangkaan. [ngga jelas terdengar] itu adalah satu yang paling mahal. Walnut dan hazelnut itu menyumbang aroma, yang tidak menyumbang aroma itu misalnya canola. Tapi satu hal yang kita lupa adalah minyak kelapa. Minyak kelapa itu dilupakan oleh orang Indonesia dan ditakuti oleh orang Indonesia. Padahal itu sesuatu yang tidak benar sama sekali, bahwa minyak kelapa itu adalah smoked levelnya tinggi, dan dia nabati. Minyak kelapa itu adalah vegetable oil, selalu santan dipersalahkan, lupa bahwa [ngga jelas terdengar] santan itu jeroan semua, bukan santannya yang salah, jeroannya yang terlalu banyak makannya.

Nah ini pengetahuan-pengetahuan ini masyarakat harus tahu, saya masak di Spanyol mereka memasak pake virgin olive oil. Tapi sekali dua kali goreng dibuang. Karena apa? Flavour, menggoreng perkedel pake ikan bakalau yang ikan asin yang itu kan dicampur kentang digoreng, atau terigu digoreng supaya perkedelnya, itu aja digoreng sama virgin olive oil, karena di sana murah, tapi mereka mau taste daripada virgin olive oil ini.

Nah kita? VCO pun tuh Virgin Coolpressed Coconut Oil itu pun bisa dipake, dan itu smoking temperaturate juga tinggi. Nah ini pengertian, kita memang rusak tatanan santan dan minyak kelapa itu dirusak oleh American Soyabin Lobby menurut saya, dari dulu. Nah Indonesia itu import terus kedelai, karena memang Amerika itu memang produsen terbesar. Sekarang terjadi masalah terus kita ngga siap.


Ada banyak cara untuk memasak bumbu. Apa perbedaan signifikan dari perbedaan cara memasak tersebut?

Misalnya daging, atau ikan nih. Kita masak atau kita makan di sushi atau sashimi, itu mentah. Kita gosongin dikit atasnya, masih mentah, dia berubah. Teksturnya masih sama, tapi rasanya jadi berubah, terus ikannya kita goreng, matang totally different. Sama halnya dengan makanan, sama halnya dengan bumbu. Makanya ada bumbu kita, cabe yang harus ditumis, tumis dulu baru dimasak untuk bumbu. Ada yang misalnya untuk sop yang mata ikan, untuk asam pedas di Sumatra, itu cabe aja. Asam padai itu ngga ditumis, itu direbus dengan bahannya. Jadi setiap gradasi, setiap perubahan panas, kematangan itu mempengaruhi, sehingga kalau kita masak pasta, kalau orang Italy kan ngga sampai gosong, dia ngga mau gosongin garlicnya. Tapi kalau kita makan kwetiau, garlicnya memang digoreng sampai coklat, supaya wanginya, itu beda. Orang Italy tidak suka wangi yang seperti itu.

Tips Memasak Yang Baik Dan Benar




Nah seperti itu kira-kira tips memasak yang baik dan benar menurut pak William Wongso, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang kita akan gunakan dan juga cara memasaknya dan juga teknik memasaknya. Dan juga kita harus tahu di dalam memilih minyak yang baik untuk apa yang kita ingin masak, agar hasilnya nanti bisa maksimal dan enak tentunya.

Kalau teman-teman suka dengan video ini, silakan juga SUBSCRIBE ke youtube channelnya Telios TV, karena ada banyak lagi yang mereka sharingkan di sana tentunya. Kalau begitu sekian dulu dan wassalam.


Baca juga:
  1. Warung Sate Sederhana Di Jatinegara
  2. Menikmati Kuliner Lezat Di Jogja
  3. Tempat Wisata Kuliner Di Tanjung Pinang

Thursday, August 25, 2016

Mengenal Kuliner Legendaris Jakarta, Soto Betawi

Blog Iman Prabawa - Kali ini kita akan mengenal kuliner legendaris Jakarta, yaitu Soto Betawi. Soto Betawi ini memang sudah merupakan makanan khasnya orang Betawi, nah seperti apa Soto Betawi ini, dan juga kita akan mengetahui beberapa tempat dari Soto Betawi yang terkenal dengan kelezatannya di Jakarta ini.

Kalau begitu kita langsung saja menyimak video dari NET5 yang mengupas mengenai kuliner legendaris dari Betawi ini. Yuk mari kita simak videonya,




Untuk versi teksnya bisa dibaca di bawah ini,

Bagusnya untuk memulai hari, kita makan makanan yang lezat di pagi hari ini yaitu soto Betawi. Memang tetap ya makanan dulu ya kalau Zain itu makanan udah paling cepat deh pokoknya. Tapi benar sih kuliner gurih berkuah santan khas kota Jakarta ini memang enak banget ya Zain ya? Dan kelezatannya bisa dibilang melegenda, gitu. Dan ini bisa dibilang tanpa alasan, ada sederet kisah dan sejarah dibaliknya. Fani akan mengajak kita menilikinya, sayangnya liputan ini sekaligus mengakhiri kebersamaan kita kali ini. Oh iya, anda yang juga punya informasi menarik bisa berbagi di akun twitter kami, @OfficialNETNews, saya Zhendy Zain, saya Ranggani Puspandya, selamat pagi dan semangat beraktivitas.

Soto Betawi

Soto Betawi, siapa tak suka kuliner asli Jakarta ini? Rasa yang gurih, manis dan sedap, hampir disukai semua orang, apalagi panganan bersantan ini kini kian mudah ditemui di beberapa wilayah Jakarta. Masalah rasa, tak ada yang ragu akan kelezatannya.

Komentar Masyarakat Tentang Soto Betawi

Saya suka soto Betawi, karena dia kuahnya santan, gitu, jadi dia gurih kan. Udah gitu dia beda sama soto yang lain, terus dia biasanya variasinya pake emping, kaya gitu gitu. Karena menurut saya enak ya, di isinya pun beraneka ragam, gitu, ada jeroan, daging dan santannya pun rasa khas tersendiri.


Sejarah Soto Betawi

Mengulik sejarahnya, soto Betawi lahir sejak zaman kolonialisme Belanda. Tak heran soto ini jadi salah satu warisan budaya masyarakat Betawi yang masih bertahan hingga kini. Soto Betawi punya rasa dan bentuk yang berbeda dengan soto lainnya di Nusantara.

Komentar Pakar Betawi

Pakar Betawi Bim Benyamin berkata bahwa soto Betawi itu lebih bisa dilihat menggunakan santan, kadang-kadang juga pake susu. Ya namanya soto Betawi pake daging, bukannya ayam. Campuran soto Betawi ada yang pake kedelai, ada yang pake emping, terus juga menggunakan seledri pastinya. Ngga lupa ditaburkan seledri, dan ngga lupa bawang goreng. Wah pokoknya mantap deh.


Soto Betawi H. Sainin

Soto Betawi H. Sainin adalah salah satu warung soto yang masih bertahan hingga kini. Umur boleh tua, tapi rasa tak pernah berubah dimakan usia. Slogan inilah yang tertera dari rumah makan yang terletak di Jalan Raya Bekasi km. 23, Cakung, Jakarta Timur. Soto Betawi H. Sainin berdiri sejak tahu 1960, pengelolanya adalah H. Sainin. Ia memulai usaha ini dari warisan sang kakek. Kini karena usia H. Sainin yang sudah renta, usaha ini diwariskan kepada anak-anaknya. Sayati adalah salah satunya.

Awalnya dulu tahun 60-an, dulu di sini cuma tempatnya gubug, dan terus sempat mengalami penggusuran. Kemudian pindah ke seberang sekitar tahun 80-an, pindah ke sana, terus digusur lagi dan kita pindah lagi ke sini. Kita tahun 2000 pindah lagi ke sini.

Setiap pagi Sayati rajin berbelanja ke pasar membeli bahan untuk warungnya. Sayati, aduh lagi apa bu? Ini beli daging, beli tempe, beli bawang buat bikin soto Betawi di rumah nanti. Mba Fanny mau ikut? Boleh boleh. Ini sudah selesai kok belanjanya. Ini kamu bawa deh yang ini, dan saya bawa yang ini. Ini dimasukkin ya bu, iya dimasukkin deh.

Bahan-bahan utama langsung diproses, daging yang masih segar dicuci hingga bersih dan lalu direbus. Kebersihan bahan jadi yang utama. Sayati punya cara khusus untuk mencuci babat hingga putih bersih tanpa proses kimia.

Nah ternyata untuk bersihin babat ini ngga mudah, cape juga nih harus kaya gini sampai sepuluh menit, sampai kulit-kulit hitamnya ini terlepas. Nah ngga cuma sampai di sini, nanti ini masih harus dibersihkan lagi. Dan kemudian direndam sama air panas lagi. Lanjut ya bu? Ya terus terus terus kurang kencang.



Hingga kini Sayati enggan punya karyawan, bersama suaminya Satiri ia mengolah bahan di rumahnya. Prosesnya juga cukup panjang, saat suaminya membersihkan dan merebus daging serta jeroan, saya dan Sayati memasak nasi. Untuk menjaga citarasa, nasi dimasak secara tradisional dengan menggunakan dandang. Sambil menunggu nasi tanak, Sayati membuat sambal kacang khas Betawi.

Daging dan jeroan yang telah selesai direbus lalu digoreng. Kaldu daging dicampur bersama santan, untuk dijadikan kuah soto. Tak lupa ditambah daun seledri sebagai penambah rasa. Nah sekarang bahan-bahannya sudah siap untuk dikirimkan ke rumah makan soto Betawi H. Sainin. Ngga cuma rumah makannya aja yang melegenda, gerobaknya juga melegenda, karena dari dulu hingga sekarang, cara mengirim makanannya tetap sama. Oke pak? Kita jalan.


Jam Buka Soto Betawi H. Sainin

Tepat pukul 10 pagi rumah makan dibuka, tak sampai 10 menit para pelanggan soto Betawi H. Sainin berdatangan. Dalam sehari 130 porsi soto Betawi ludes terjual. Rasa yang enak dan tidak pernah berubah, ditambah tempat santap yang tenang, membuat pelanggan betah dan lalu kembali santap lezatnya soto.

Komentar Pelanggan Soto Betawi H. Sainin

Selera saya sama dengan resep yang ada di sini, jadi cocok dan enak.

Gurihnya soto juga membuat pelanggan setia dan sengaja datang dari jauh. Untuk sekedar bernostalgia, dengan kenikmatan soto Betawi favoritnya ini. Fredy salah satunya. Dengar ada makanan enak di sekitar Cakung, anak-anaklah yang ngasih tahu. Jadi kita makan, dari mulai di pinggir jalan, sampai sekarang ini sudah jadi kios. Jadi biar jauh kalau memang enak ya kita belain ya datang.

Dengan pendapatan bersih sekitar Rp 8 juta rupiah seminggu, Sayati terus bersyukur. Yang paling penting bagi Sayati adalah ia dapat mempertahankan warisan kuliner budaya Betawi yang jadi sumber penghidupannya. Cukup Rp 20.000,- ditambah empingnya seharga Rp 2.000,- saja, semangkuk soto hangat beragam isian bisa dinikmati.

Mengenal Kuliner Legendaris Jakarta, Soto Betawi


Nah seperti itu sejarah dan juga soto Betawi yang nikmatnya membuat lidah kita jadi berliur ngiler deh. Buat teman-teman yang ada di daerah Cakung bisa tuh cobain soto Betawi H. Sainin ini dan merasakan sendiri gurihnya soto Betawi buatan langsung H. Sainin ini.

Kalau begitu sekian dulu mengenai mengenal kuliner legendaris Jakarta, Soto Betawi. Sampai ketemu lagi dan wassalam.


Baca juga:
  1. Kuliner Nikmat Di Kota Bogor
  2. Menikmati Kuliner Lezat Di Jogja
  3. Mie Ayam Kondang, Mie Ayam Lezat Di Jakarta

Wednesday, August 24, 2016

Ketoprak Ciragil, Ketoprak Legendaris Dari Jakarta

Ketoprak merupakan makanan khas dari kota Jakarta. Nah ketoprak Ciragil ini, adalah merupakan salah satu ketoprak legendaris dari kota Jakarta. Seperti apa sih rasanya? Dan juga lokasinya di mana di Jakartanya? Teman-teman bisa langsung saja menyaksikan liputan dari NET TV yang saya embed di bawah ini.

Jadi laper ngomongin makanan ya? Saya sendiri belum pernah mencoba ketoprak Ciragil ini, walau memang mendengar namanya sih sudah sangat sering, karena memang ketoprak Ciragil ini di Jakarta sangat terkenal sekali.

Jadi langsung aja kita simak yuk videonya di bawah ini,




Untuk versi tulisannya, teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Karena berhubung hari ini istimewa, kami juga akan hadirkan sajian spesial kuliner legendaris berjuluk ketoprak. Sederhana namun ada sejuta kisah dibalik setiap piringnya. Kuliner legendaris, sekaligus menutup kebersamaan kita pagi ini. Iya, tak bosan mengingatkan ya, bagi yang punya informasi menarik jangan disimpan sendiri, anda bisa berbagi, salah satunya lewat akun twitter @OfficialNETNews. Akhir kata saya Isabella Fauzi, saya Peter Ngantung, dan selamat menikmati akhir pekan.

Inilah salah satu makanan yang tak lepas dari keseharian warga Jakarta. Ketoprak, sajian yang umumnya terdiri dari ketupat, tahu, bihun, tauge, lumuran saus kacang, kecap dan kerupuk ini populer bukan tanpa alasan. Di antaranya karena cepat saji, juga mengenyangkan, serta memuaskan.


Komentar Warga Jakarta Mengenai Ketoprak

Bumbunya, bumbunya dan aku ngga suka pake kecap, aku suka pedas banget. Suka dong, yang ciri khas dari ketoprak itu yang saya suka adalah bumbu kacangnya. Suka, suka banget, selain banyak sayurannya, terus rasanya itu enak.


Ketoprak Kuliner Asli Betawi

Konon bahkan sejak Jakarta masih berjuluk Batavia, banyak orang menyangka ketoprak merupakan kuliner khas dari Betawi. Namun sejatinya bukan sekedar makanan, seperti Jakarta itu sendiri, sajian ini merupakan wujud akulturasi berbagai budaya.

Pandangan Pakar Kuliner

Ketoprak itu hanya ada di Jakarta, yang seperti yang ada sekarang kita lihat itu. Nah sekarang yang menjadi ketoprak ini, bisa jadi merupakan turunan, apa namanya, dari keanekaragaman bumbu kacang. Di dalam bumbu kacang itu kita kenal, gado-gado ya. Nah sekarang lainnya lagi apa dia? Nah kita kenal ini dia, pecel, pecel sayuran itu dasarnya kacang tanah yang digoreng. Nah kemudian turunan yang terakhir ini apa? Adalah ketoprak. Yang lebih sederhana, karena dengan bumbu kacang ini hanya ditambahkan seperti tadi saya cerita, bawang putih dan cabe rawit.


Ketoprak Ciragil, Jakarta Selatan

Tradisi dan kebiasaan sehari-hari yang kemudian berkembang menjadi ragam racikan berjuluk ketoprak. Yang tersaji di sini salah satunya. Namanya sesuai lokasi warungnya, Jalan Ciragil Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Berdiri sejak tahun 60-an, ketoprak ini legendaris, karena tentunya laris. Tidak menggunakan ketupat, lontong buatan sendiri sebagai ganti. Lontong lembut beraroma daun menjadi salah satu pembeda ketoprak Ciragil dengan ketoprak lainnya. Tapi bukan itu saja tentunya yang membuat sepiring hidangan ini begitu istimewa.



Tampilannya mungkin sama dengan ketoprak-ketoprak yang lain. Tapi yang membuat ketoprak Ciragil berbeda dengan ketoprak yang lain adalah bumbu kacangnya yang lembut di lidah dan rasanya yang manis tapi tetap gurih. Dan juga telurnya, kita bisa melihat telur dadar, atau telur ceplok kalau kita tidak ingin menggunakan telur rebus.

Kelezatan sepiring ketoprak Ciragil berawal dari sini, dapur, alias tempat seluruh persiapan elemennya. Termasuk saus atau bumbu kacang. Bumbu terbuat dari kacang tanah pilihan. Bahan baku utama ini kemudian digiling halus, lalu dicampur dengan bawang putih dan gula merah. Teknik ini menghasilkan tekstur lembut dan aroma khas yang pekat melekat. Rahasia lezat lainnya? Semua bahannya segaaar.

Sekarang pengelola ketoprak Ciragil memang sudah beralih ke generasi ketiga atau cucu dari suami istri pasangan Taslani dan Paminah, sang pioneer atau pencipta racikan istimewa. Namun dari dulu sampai sekarang, resep dan cara memasaknya semua masih sama.

Komentar Pemilik Ketoprak Ciragil

Heru Supriadi pemilik warung ketoprak Ciragil mengatakan bahwa dari dulu sampai sekarang masih tetap sama. Tidak ada yang berubah, cuma yang berbeda adalah lontongnya yang sekarang beli, tidak kaya dulu, kalau dulu itu lontongnya bikin sendiri. Sebab itu, langganan kita yang sudah meninggal dan kemudian mencari daunnya juga sudah sulit.

Setiap ada tradisi dan konsisten pertahankan kualitas. Hasilnya warung ketoprak Ciragil tidak pernah gagal puaskan hasrat lezat para pelanggannya.

Komentar Pelanggan Ketoprak Ciragil

Ketopraknya enak ya, beda sama ketoprak yang lain terus dia, lontongnya juga lebih lembut, lebih pulen dan juga bumbunya lebih berasa. Kalau ketopraknya sih rasanya sih beda ya, lebih enak, terus bisa milih sendiri telurnya mau dibikin telur dadar atau telur ceplok. Porsinya juga ngga begitu banyak sih, jadi kalau misalnya lagi diet kan, jadi porsinya pas.


Harga Ketoprak Ciragil

Ketoprak dengan telur rebus harganya Rp 15.000,- per porsi, sementara ketoprak berpelengkap telur ceplok, telur dadar atau telur asin, tersaji Rp 18.000,- per porsi. Annisa Vikasari dan Rio Pambudi melaporkan untuk NET.

Ketoprak Ciragil, Ketoprak Legendaris Dari Jakarta




Nah seperti itu ketoprak Ciragil, ketoprak legendaris dari Jakarta. Penasaran ingin mencoba rasanya seperti apa? Saya juga. Hihihi kriuk kriuk. Ya udah kalau begitu, untuk yang belum merasakan ketoprak Ciragil bisa langsung meluncur saja, dan yang senang dengan sajian wisata kuliner dari NET TV juga bisa langsung saja SUBCRIBE di youtube channelnya, agar mendapatkan informasi-informasi menarik lainnya.

Kalau begitu sekian dulu dan wassalam.


Baca juga:

Tuesday, August 23, 2016

Warung Sate Sederhana Di Jatinegara

Ternyata di daerah Jatinegara, Jakarta itu terdapat warung sate enak lho. Namnya adalah warung sate Sederhana, dan warung ini ternyata bukanya dari pagi sekali, dari jam 7 pagi juga sudah buka. Saya mengetahui warung sate Sederhana di Jatinegara ini dari liputannya NET TV.

Kalau begitu kita tonton aja yuk liputannya di video di bawah ini, sekalian saya juga jadi ngiler pingin nyobain makan di sana. Tapi tetap kita harus siap, namanya masakan itu kan selera ya? Karena ada yang bilang enak, tapi ternyata di lidah kita tidak enak. Karena memang yang namanya selera itu pastinya berbeda-beda untuk setiap orang, tapi tidak ada salahnya untuk kita mencoba warung sate Sederhana yang berada di Jatinegara ini, siapa tahu memang satenya cocok untuk lidah kita?




Untuk versi teksnya, teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Jangan lupa untuk sarapan sebagai tabungan energi. Betul sekali apalagi saya sudah lapar sekali, sekarang sarapan di mana kita pagi ini? Ya kali ini kita akan mengikuti Shabrina ke tempat sarapan favoritnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Dekat dong? Betul dekat. Tapi sebelum berangkat, kembali kami ingatkan NET Televisi masa kini sebentar lagi akan merayakan satu tahun mengudara. Ya, dan NET One Presents Indonesian Choice Award 2015, untuk itu kami mengundang anda untuk berpartisipasi. Vote nominator pilihan anda melalui akun facebook dan twitter netmediatama atau dengan mengakses hut dot netmedia dot co dot id. Dan kemeriahannya sendiri akan langsung disiarkan langsung dari Mata Elang Internasional Stadium, Ancol, 18 Mei 2014 akan tampil sederet artis nasional dan artis internasional. Akhir kata saya Maesita Bersiat dan saya Fandy Soekarno, selamat beraktivitas.

Halo selamat pagi, namaku Shabrina, profesiku sebagai marketing asuransi, ditempatkan di salah satu bank syariah di Jakarta. Ini gaya sarapanku. Sebagai seorang marketing, pola kerjaku sangat berbeda dengan para staf yang lainnya. Aku lebih terbiasa ke luar kantor untuk memprospek atau pun untuk meeting dengan nasabah, pagi-pagi ya pak, jam delapan ya pak?

Dengan banyak kegiatan di luar kantor ini, asupan energi dari makanan yang masuk ke tubuh tuh harus banyak, dan harus pas. Oleh karena itu setiap harinya, aku wajib untuk sarapan pagi. Bingung cari sarapan? Tentu tidak! Lalu sarapan dimana? Di sekitar kantorku ini di Jatinegara, banyak banget lho penjual sarapan yang enak, bersih dan ngga terlalu mahal.


Warung Sate Sederhana, Warung Sate Keroncong di Jatinegara

Sebelum absen kantor, aku biasanya sempatin sarapan terlebih dahulu. Di sekitar kantor ada warung sate yang unik banget, namanya warung sate Sederhana. Di sini pengamennya terutama pengamen keroncong, jadi trademark. Oleh karena itu orang-orang di Jatinegara ini lebih mengenal warung sate Sederhana ini sebagai warung sate Keroncong.



Aku makan sate dulu nih, karena habis ini kan harus aktivitas ke luar kantor, jadi butuh asupan energi yang lebih. Kita makan sate dulu ya?


Jam Buka Warung Sate Sederhana

Warung sate Sederhana ini buka dari jam 7 pagi sampai dengan jam 8 malam. Karena bukanya pagi nih, jadi cocok banget buat aku yang ingin sarapan dengan porsi yang besar. Makan porsi besar nih, karena habis ini kan harus ke klien selanjutnya, jadi butuh energi yang lebih banget. Selain unik, satenya juga enak lho, karena bumbunya itu meresap banget ke dalam daging. Selain itu potongan dagingnya juga besar-besar.

Kalau tempat lain kan daging mungkin dibakar gitu aja, kalau kami itu dicelup, itu ada beberapa racikan bumbu. Selain itu juga cara memasaknya itu semua masih menggunakan arang ya. Arang dan kayu bakar, jadi bukan menggunakan minyak tanah atau gas gitu.


Harga Sate Warung Sate Sederhana

Harganya juga pas banget nih dengan porsi dan kualitas rasanya, pokoknya warung sate Sederhana ini TOP banget deh. Kalau satenya itu 50ribu, sementara kalau tongsengnya itu 40ribu. Jadi sate di sini itu ukurannya besar-besar, terus enak dan empuk, dan apa sih namanya? Ngga eneg, jadi memang rasanya luar biasanya. Beda dengan sate-sate yang lain, pokoknya puas deh kalau makan di sini.

Selain sate Sederhana, sebenarnya di Jatinegara ini banyak banget lho tempat sarapan yang enak dan bersih. Aku kalau lagi ingin sarapan dan sambil ketemu nasabah, biasanya sih janjian di Soto Surabaya dekat kantorku. Mungkin kita silaturahmi di Soto Surabaya pak, pagi-pagi sekalian sarapan. Pergi ke kantor pak, mas satu ya sotonya biasa.

Biasanya tuh nasabah-nasabahku itu kalau aku ajakin ke Soto Surabaya itu pada senang banget, karena sotonya itu enak, dan kuahnya itu berasa banget, dan juga ayamnya itu gurih dan empuk.

Soto Surabaya ini sama sih dengan soto-soto Surabaya lainnya, yang membedakan dari soto Surabaya ini tambahan koya dan ayamnya yang lembut. Tempatnya juga bersih sih, jadi kita nyaman untuk ketemuan dengan orang-orang. Kalau kuahnya terasa belum lengkap, akan lebih enak lagi kalau dikasih koya. Koya itu bikinnya dari kerupuk udang, kelapa, sama bawang putih yang digoreng. Terus kalau ayamnya itu mba, itu adalah ayam pilihan, namanya ayam heren mba, itu ntar direbus, jadinya ntar itu rasanya jadi lebih lembut.



Soto Surabaya ini buka dari jam 7 pagi sampai jam 11 siang. Harganya juga terjangkau kok, cukup Rp 10.000,- saja per porsinya. Pokoknya dijamin puas, enak, dan ngga mahal lho. Enak ya pak? Iya enak.

Sekarang sudah kenyang, saatnya melanjutkan aktivitas yang lainnya yaitu prospek nasabah-nasabah yang lain. Ini tempat sarapan favoritku, kalau kamu sarapan di mana?

Warung Sate Sederhana Di Jatinegara



Nah seperti itu warung sate Sederhana yang juga dikenal dengan sebutan warung sate Keroncong, karena pengamen di situ pada membawakan lagu-lagu berjenis keroncong. Jadi bikin lapar ya? Silakan SUBSCRIBE ke youtube channelnya NET TV kalau ingin mendapatkan sajian wisata kuliner dan tempat makan yang asik lainnya.

Kalau begitu sekian dulu dan wassalam.


Baca juga:

Monday, August 22, 2016

Mie Ayam Kondang, Mie Ayam Lezat Di Jakarta

Halo teman-teman penikmat wisata kuliner di tanah air, kali ini kita akan menikmati mie ayam Kondang, sebuah mie ayam lezat yang berada di Jakarta, tepatnya di daerah kawasan Petukangan Utara.

Nah yuk langsung saja kita tonton laporan pandangan mata dari NET 5, yang kebetulan memang di salah satu episodenya, mereka membahas mengenai mie ayam Kondang ini. Seperti apa kelezatannya? Dan juga dengar-dengar mie ayam Kondang ini harganya cukup murah di kocek kita lho, jadi seru kan? Sudah murah tapi enak..

Langsung saja kita tonton video di bawah ini,




Nah untuk versi teksnya, teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Sajian berikut ini bisa jadi alternatif karena lezat dan harganya cukup merakyat, yaitu cuma Rp 11.000,- per porsi. Nah ini makanya jadi kondang, melegenda, mie ayam ini Zhendy, enak banget. Tapi sayangnya kuliner legendaris sekaligus menutup kebersamaan kita kali ini. Besok NET 5 akan kembali hadir salah satunya dengan kehangatan akhir pekan yang seru, ala komunitas Startrek. Saya Zhendy Zaen, dan saya Angie Ang, selamat pagi dan selamat menikmati akhir pekan.


Mie Kondang Petukangan, Jakarta Utara

Terhidang di mana-mana dan tersaji kapan saja, penikmatnya berbagai kalangan berbagai usia. Inilah sajian istimewa yang hadir bersama rebusan sayur dan daging ayam cincang berbumbu istimewa. Mie ayam, banyak disuka, banyak juga kedai penyajinya. Di ibukota, salah satu yang kondang melegenda terhidang di kawasan Petukangan, Jakarta Utara.

Hadir sejak 1984, lekat lezatnya tetap sama. Kenapa saya suka langganan mienya? Ya karena mienya beda sama yang lain, dia lebih kenyal gitu, lebih enak. Pokoknya pas di lidah itu beda rasanya, aku sudah nyoba ke mie ayam yang lain, beda aja di lidah saya.

Pertahankan kesederhanaan, tapi juga setia hadirkan kejutan rasa bagi yang baru pertama kali menikmatinya. Itu sebabnya, sajian kedai ini senantiasa sukses memikat para pecinta kuliner.

Karena enak, mienya ngga melar. Ayamnya lezat, ngga maksudnya ngga tulang-tulang, daging enak semuanya, karena kuahnya selalu segar terus di sini dijaga, itunya kali ya. Jadi saya sudah puluhan tahun.


Mie Dibuat Dua Kali Sehari

Menu legendaris hadir oleh tangan Sakijan, sang maestro sudah lanjut usia, pengelolaan kini beralih ke generasi kedua. Bedanya itu kalau kita buat sendiri, itu lebih bisa untuk mengontrol kualitasnya, contoh dari segi kekenyalan, dari segi rasa bisa kita kontrol, kita mau kualitas yang lebih bagus, bisa kita kontrol. Tapi kalau kita beli mie di pasar, itu standar kualitasnya ya hanya seperti itu, kita tidak bisa untuk menambah.

Menjaga konsistensi, supply kegelapan kedai berhulu ini saat di dapur. Soal kualitas, terjaga dengan membuat semua sendiri. Dalam sehari rumah produksi ini menghasilkan sedikitnya 5000 porsi mie. Dari 500 kg tepung terigu dan 200 butir telur bebek. Selain komposisi bahan, sejumlah tahapan teknik juga merupakan buah dari pengalaman panjang. Yang kemudian menjadi pangkal dari rasa dan tekstur yang prima.



Seperti cara pemipihan, berlangsung tujuh kali demi menghasilkan kadar air dan kekenyalan yang pas. Setelah itu mie masih melalui dua kali penirisan, agar ketebalan dari lembaran mie terjaga. Hasilnya tekstur kenyal yang pas dan mie tak mudah putus. Tak berpengawet, mie paling lama tahan 18 jam, karenanya proses pembuatan berlangsung dua kali pada pagi dan siang hari.

Halo mas, apa kabar? Alhamdulillah, gimana kabarnya? Kalau ini, mienya sudah selesai, kalau ayamnya sendiri? Ayam yang kita gunakan adalah adalah yang sudah tidak produktif bertelur atau yang ex bertelur, itu kalau kita bilang, itu kalau tukang mie bilang itu ayam merah. Karena dia dagingnya itu tidak keras, dan untuk direbusnya itu dia tidak mudah hancur.


Penggunaan Ayam Merah Di Mie Ayam

Hanya ayam yang sudah tidak bertelur lagi yang masuk ke dalam kriteria bahan utama. Karena jenis ini tidak mudah hancur selama direbus bersama bumbu. Bumbunya sendiri sederhana, kunci kelezatan ada pada kolaborasi kecap asin dan saus tiram, sebagai pencipta gurih segar istimewa.


Bakso Juga Buatan Sendiri

Lengkapi kekhasan, bakso juga buatan sendiri. Dengan dominasi bahan daging sapi berkualitas dan hanya menggunakan sedikit tepung sagu aren sebagai perekat. Dan ini dia seporsi mie paduan istimewa olahan daging ayam spesial, bakso sedap nan mantap. Bersalut kuah kaldu pekat, lezat menggoda. Nikmat disantap selagi hangat.

Meski tampilannya sederhana, tapi rasanya nendang banget. Karena kombinasi dari kenyalnya, lembutnya ayam dan juga gurihnya kaldu, tak cuma memikat saya tapi juga mantan presiden kita Susilo Bambang Yudhoyono.

Mie ayam sedap hadir dengan harga merakyat, yaitu mulai Rp 11.000,- per porsi. Kedainya buka setiap hari mulai pukul 9 pagi. Tania Fransisca dan Nikensasi melaporkan untuk NET.



Mie Ayam Kondang, Mie Ayam Lezat Di Jakarta


Nah seperti itu kira-kira, jadi laper nih jadinya. Buat teman-teman yang berada di Petukangan, Jakarta Utara, bisa langsung saja cobain nih mie ayam Kondang, salah satu mie ayam lezat di Jakarta. Sekian dulu dan sampai ketemu lagi. Wassalam.


Baca juga:

Sunday, August 21, 2016

Menikmati Kuliner-Kuliner Lezat Di Jogja

Kali ini kita akan menikmati kuliner-kuliner lezat di Jogja. Ada apa saja sih kuliner di Jogja itu? Selama ini kan kita mengenalnya kebanyakan gudeg ya? Padahal ada kuliner lain lho selain gudeg di Jogja itu, nah untuk kita langsung saja yuk menonton video di bawah ini, acara dari Trans TV yaitu 24 jam yang kebetulan sekarang lagi membahas mengenai tempat-tempat kuliner yang asik di kota Jogja.

Penasaran tempat makan yang asik dan nyam nyam di Jogja itu dimana saja? Kalau begitu langsung saja kita simak video di bawah ini ya,




Sementara untuk teksnya, teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Hai selamat pagi 24 jam mania, ketemu lagi di 24 jam, sebuah program yang memberikan referensi tempat-tempat kuliner nikmat dan lezat serta tempat-tempat menarik yang wajib dikunjungi di sebuah kota selamat 24 jam. Nah untuk episode kali ini, kita akan berkeliling di kota Jogjakarta. Wah, salah satu kota terbesar di Indonesia, dan juga kota terbesar ketiga di wilayah pulau Jawa bagian Selatan. Kota dengan berbagai julukannya dari kota pelajar, kota budaya hingga kota gudeg. Di sini memang terdapat segudang rekomendasi kuliner dan wisata. So langsung aja, inilah 24 jam.


Gudeg Mbarek Bu Ahmad

Kalau berada di Jogjakarta, masih belum syah nih kalau belum nyicipin kuliner khasnya yang manis. Yap, sudah pasti gudeg. Salah satu tempat makan yang buka sejak 1960 ini dan selalu ramai dikunjungi penikmat kuliner setiap paginya adalah gudeg Mbareg bu hajjah Ahmad.

Rumah makan ini terletak di jalan Kaliurang km.5 kota Jogjakarta. Di rumah makan yang buka sejak pukul 6 pagi hingga 8 malam ini selalu menyajikan gudeg dan berbagai menu pendamping lainnya seperti krecek, aneka baceman seperti ayam, tahu dan juga tempe. Untuk rasa? Pokoke joss gandos! Rasa gudeg yang identik manis dan juga gurih bersanding dengan krecek yang pedes, manis serta ayam kampung bacemnya yang empuk. Uh benar-benar klop banget di lidah, nyam nyam nyam.

Harga Gudeg Mbarek Bu Ahmad

Untuk bisa menikmati sepiring nasi gudeg di sini anda cukup merogoh kocek Rp 12.000,- hingga Rp 40.000,- untuk paket lengkapnya. Tuh murah dong?


Mangut Lele Mbah Marto

Mau menikmati sensasi makan lain di Jogja? Ayo arahkan kendaraan anda ke Jalan Parang Tritis, km 6,5, Nengahan, Ngireng Dua, Panggung Harjo. Di sini ada tempat makan yang selalu ramai, namanya Mangut Lele Mbah Marto. Untuk bisa mencicipi berbagai hidangannya, para konsumen dipersilakan untuk memilih menunya langsung dari pawon atau dapurnya. Di dalam pawon tradisional ini tersaji opor ayam, ada juga garam asem ati rempela, dan ini dia andalannya, yaitu mangut lelenya yang suedep tenan. Ayo dipilih-pilih. Bagi anda penyuka makanan pedas masakan ala mbah Marto ini pas banget. Mangut lele berbahan dasar lele asap yang diramu dengan bumbu rahasianya yang pedas dan gurih membuat kita jadi ingin nambah lagi dan lagi.


Enak sih, lelenya dibakar gitu ya, kerasa banget gitu sih asapnya.

Harga Mangut Lele Mbah Marto

Hanya dengan Rp 20.000,- saja anda sudah bisa menikmati seporsi mangut lele yang fenomenal ini. Serta tambahan Rp 6.000,- hingga Rp 15.000,- untuk tambahan menu lainnya.


Sop Buntut Pak Sugeng

Kuliner lain yang wajib dicoba selama kita berada di Jogjakarta yaitu sop buntut pak Sugeng. Tempat makan yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto ini menjual menu andalannya yaitu sop buntut sapi yang ngehits sekota Jogjakarta. Itu terbukti dari banyaknya para pengunjung yang memenuhinya. Tuh, rame kan?

Harga Sop Buntut Pak Sugeng

Seporsi sop buntut yang dihargai Rp 26.000,- ini berisi bonus sapi pilihan yang empuk dan kuah kaldu sapinya yang gurih banget.

Sopnya enak, sop buntutnya enak, saya penikmat sop buntut di sini dan kebetulan itu makan siang itu pas dan cocok sekali dengan sop buntut di sini. Kalau di sini dagingnya empuk dan pastinya pas dengan lidah saya.

Saking ramenya pembeli, dalam sehari tempat makan ini bisa menghabiskan sekitar 80 kg hingga 1 kwintal buntut sapi. Wow, luar biasa. Sop buntut pak Sugeng yang sudah ada sejak tahun 2006 ini buka dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore. Tapi kalau lagi rame pengunjung, bisa-bisa kita ngga kebagian lho.


Bale Raos Restauran

Siapa bilang kita ngga bisa mencicipi masakan kegemaran raja-raja Jogjakarta? Kalau anda penasaran dan ingin menikmati hidangan favoritnya para raja Jogja khususnya Sri Sultan Hamengkubuwono VII hingga Sri Sultan Hamengkubuwono X, anda harus mengunjungi Bale Raos Restauran, yang terletak di Jalan Magangan Kulon Satu Keraton Jogjakarta. Rumah makan yang dibuka semenjak 23 Januari 2004 ini dan berada di dalam lingkungan keraton ini menghidangkan sekitar 20 makanan seperti sanggar daging sapi, yaitu makanan sejenis sate dari daging sapi dan ada juga gudeg manggar yang terbuat dari pucuk atau bunga kelapa. Hmmm nikmat!

Sedangkan untuk minumannya terdapat belasan minuman khas, diantara ber jawa dan magic wing. Karena menu yang dihidangkan terbilang unik dan ngga ada di tempat lain, itulah yang membuat restoran ini selalu dikunjungi para penikmatnya.

Harga Makanan Bale Raos Restauran

Tempatnya ini unik. Daftar menunya itu dari nama-nama menu makanannya itu unik juga, di dalam menu itu dijelasin bahwa ada menu makanan-makanan favorit dari Sri Sultan. Oh iya, untuk bisa mencicipi berbagai macam hidangan di sini, anda harus merogoh kocek Rp 20.000,- hingga Rp 85.000,- ya. Harga yang sebanding lah dan juga sesuai dengan cita rasa yang dihidangkan. So selamat mencoba.


Menikmati Kuliner-Kuliner Lezat Di Jogja


Nah itu dia kiranya tempat-tempat makanan yang lezat-lezat yang berada di kota Jogja. Jadi kalau teman-teman lagi berada di Jogja, tentunya bisa menikmati kuliner-kuliner lezat di Jogja ini. Kalau begitu selamat menikmati dan sampai ketemu lagi ya. Wassalam.


Baca juga:
  1. Kuliner Nikmat Di Kota Bogor
  2. Soto Jalan Bank Purwokerto
  3. Pengalaman Makan Di Sop Kaki Kambing Dudung Roxy

Kuliner Nikmat Di Kota Bogor

Kali ini kita berpetualang ke kota Bogor untuk melihat tempat-tempat kuliner nikmat di kota Bogor. Ada kuliner legendaris di kota Bogor yang namanya toge goreng, dan memang kuliner toge goreng ini menjadi seperti makanan khasnya dari kota hujan ini.

Nah kuliner toge goreng ini banyak sekali kita temui kalau kita berada di kota hujan ini. Ada beberapa tempat yang patut kita kunjungi untuk kuliner yang satu ini. Di mana saja tempatnya? Yuk kita langsung saja tonton video dari NET TV berikut ini yang mengulas mengenai kuliner legendaris di kota Bogor. Mari kita simak videonya,




Untuk versi teksnya teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Ragam sajian tradisional tidak hanya menyimpan kelezatan khas tetapi juga sejarah dan tradisi. Kuliner legendaris kota hujan Bogor Jawa Barat berikut ini misalnya, menjadi wujud istimewa sebuah akulturasi budaya. Ya ditambah lagi sehat, namanya toge goreng. Nah di Bogor Jawa Barat ini banyak kedai menu istimewa ini, tersaji sejak 71 tahun lalu, toge goreng Mang Gebro jadi salah satu yang melegenda.


Kuliner Legendaris Kota Bogor, Toge Goreng

Toge goreng, inilah salah satu kuliner legendaris yang tidak bisa terpisahkan dari kota hujan, Bogor, Jawa Barat. Di sini toge goreng hangat tersaji di berbagai penjuru kota Bogor. Segar, lezat dan sehat. Kedai-kedainya pun senantiasa ramai diburu.

Komentar Pengunjung Toge Goreng Bogor

Jadi kalau pas daerah dingin kaya Bogor ini, enaknya makan yang hangat-hangat seperti kaya toge goreng. Nah kebetulan saya sih vegetarian, jadi biasanya makan toge goreng doang sih. Makanan tradisional saya sejak kecil itu saya sukanya makan toge goreng. Adanya di sini, yang banyak, di kota Bogor. Tinggal saya sih di Tangerang, tapi di Tangerang sih susah cari toge goreng. Rasanya? Ya enak lah. Bikin kenyang, togenya banyak, bikin subur katanya. Ya menurut saya, makanan toge goreng itu adalah makanan ringan dan sehat.


Sejarah Kuliner Toge Goreng

Telah menjadi bagian dari tradisi, namun akar sejarahnya, toge goreng sebenarnya bukan murni kuliner asli tanah ini. Akulturasi budaya dan perjalanan sejarah ikut membumbuinya. Berikut adalah penuturan dari Ibu Adi Afiati seorang pakar Boga. Nah bagaimana sampai muncul ada toge goreng?

Karena sebetulnya suatu makanan suatu daerah itu dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu:
  1. Letak Geografis
    Letak geografis di mana daerah tersebut berada. Toge goreng itu kan umumnya dari Bogor, kita kenal banyaknya toge goreng itu di Bogor. Aslinya itu adalah makanan daerah Sunda.
  2. Pengaruh Dari Luar
    Kemudian selain dari letak geografis berikutnya yang mempunyai peranan adalah pengaruh dari asing. Pengaruh dari asing itu adalah kita cukup lama di Indonesia itu ada akulturasi budaya.



Kuliner Nikmat Legendaris Mang Gebro Di Bogor

Dari sekian banyak kedai penyajinya, ada satu yang melegenda, berusia bahkan lebih tua dari Indonesia. Ini dia warung toge goreng Mang Gebro. Sudah menyajikan toge goreng sejak 71 tahun lalu. Kini pengelolanya telah beralih ke generasi kedua, namun bumbu, cara memasak, alat meracik dan kelezatannya semua masih sama dengan ketika almarhum Mang Gebro sendiri yang menyajikannya. Hasilnya toge dengan tekstur yang masih renyah segar pas bersalut dengan lekat lezatnya bumbu tauco yang khas. Mantap dan istimewa.

Nah ini dia keistimewaan dari toge goreng Mang Gebro. Jadi sebenarnya togenya itu ngga digoreng, tapi direbus. Makanya kandungan gizinya itu masih lengkap, apalagi dilumuri dengan campuran bumbu tauco yang membuat rasanya semakin lezat.


Rahasia Kuliner Toge Goreng Mang Gebro

Rahasia penuh selera dari seporsi toge goreng Mang Gebro berawal di sini. Dapur tempat Mamat siapkan sendiri seluruh elemen sajian spesialnya. Bahan baku saus alias bumbu siram, terdiri dari oncom atau salah satu bahan pangan tradisional hasil fermentasi kedelai. Kemudian ada bawang putih, cabe merah, daun bawang, kemiri, gula merah, gula tebu, garam dan tauco. Seperti oncom, tauco juga merupakan hasil fermentasi kedelai. Merupakan bahan baku pangan asal negeri tirai bambu Cina, dalam perkembangannya tauco banyak lezatkan sajian Nusantara. Salah satunya memperkaya sekaligus menjadi penoreh cita rasa khas toge goreng.

Semua memang tak jauh berbeda dengan bahan toge goreng pada umumnya. Yang menjadikannya spesial, tentunya komposisi dan cara meraciknya. Kenapa sih tadi bawangnya ngga dimasukin semua? Toge goreng yang lain jarang pake bawang yang begituan. Kalau bapak mah pake, pertama pake bawang kaya gitu, untuk menghilangkan bau minyak, juga sebagai wangi dan menghilangkan bau-bau tengik, gitu.

Kunci lain kelezatan yang tak kalah pentingnya, semua bahannya segar. Pemilik juga meracik, memasak, juga mengolah sendiri setiap bahannya. Tak heran kalau kualitasnya bisa sangat terjaga.

Nah salah satu bahan utama untuk membuat toge goreng ini adalah tauco. Tauconya yang asli Bogor, jadi ngga berair dan dia terbuat dari kacang kedelai.



Aroma khas menjadi pertanda bahwa bumbu siram telah matang, dan tentunya sudah siap untuk disajikan. Selain bumbu, toge goreng juga menggunakan lontong, lontongnya ini juga buatan sendiri. Teksturnya lembut, sangat terasa segar daunnya. Komponen lainnya adalah mie kuning khas Bogor, juga tentunya sang bintang utama yaitu toge. Proses memasak dengan tungku kayu dan karakteristik khususnya pinggan tembaga. Menjaga kesegaran bahan-bahan di dalamnya. Puluhan tahun pengalaman, bahan-bahan prima rangkaian panjang persiapan dan semua berasal dari hati. Tak heran sajian sederhana ini menjadi begitu kaya rasa.

Dari kecil dari sini, rasanya enak, bumbunya juga banyak sih. Enaklah pokoknya. Kelezatan tradisional ini juga bisa dibawa pulang. Membungkus dengan daun patat bukan daun pisang, karena tekstur tebal berporinya menjaga segar kelezatan di dalamnya lebih lama. Aroma hijaunya klik dengan toge goreng.

Nah satu lagi yang spesial dari toge goreng Mang Gebro, jadi kalau kita mau membungkus, dibungkusnya itu menggunakan daun patat dan cara membungkusnya cuma abah doang yang bisa. Unik ya?


Harga Toge Goreng Mang Gebro

Sajian spesial toge goreng Mang Gebro ini tersaji Rp 10.000,- per porsi. Berlokasi di kawasan lawas Pasar Anyar Bogor, warung toge goreng Mang Gebro buka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Annisa Vikasari dan Rio Pambudi melaporkan untuk NET.

Kuliner Nikmat Di Kota Bogor


Nah seperti itu kira-kira toge goreng Mang Gebro, memang kalau saya lagi ke Bogor, dan saya pernah tinggal cukup lama di Bogor, toge goreng Mang Gebro ini sangat terkenal sekali di Bogor. Kalau kita sebut toge goreng di Bogor, pasti orang akan merujuknya ke toge goreng Mang Gebro ini.

Jadi kalau teman-teman lagi berada di kota Bogor, bisa juga mencoba salah satu kuliner nikmat di kota Bogor ini. Sekian dulu ya, wassalam.


Baca juga:
  1. Bakso Enak Di Bogor
  2. Bubur Ayam Pandawa Bogor
  3. Soto Mie Yasmin Bogor

Saturday, August 20, 2016

Pengalaman Kuliah Di Jerman

Kali ini sharing mengenai pengalaman kuliah di Jerman akan disharingkan oleh seorang gadis cantik bernama Gita Savitri Devi. Dia ini kuliah di Jerman dengan biaya sendiri. Seperti apa sih rasanya kuliah di Jerman, dan benar ngga sih banyak tempat kuliah di Jerman yang katanya biaya kuliahnya itu gratis?

Untuk teman-teman mengetahuinya langsung aja yuk kita tonton sharing dari Gita Savitri Devi pada video di bawah ini,


Nah untuk versi teksnya bisa disimak pada tulisan di bawah ini,



Halo semuanya, selamat datang di video gue. Gue itu mendapatkan banyak pertanyaan tentang kuliah di Jerman. Nah jadi sekarang gue memutuskan untuk bercerita kepada kalian tentang gimana gue bisa kuliah di Jerman, tentang step by stepnya dari awal mula sampai sekarang. Gue ngga tahu sama sekali sekarang gimana syarat-syaratnya kah atau tentang gimana cara kuliah di sini, gue ngga tahu sama sekali. Mendingan kalian tanya langsung sama konsulat Jerman untuk Indonesia, kalian bisa datang ke situ, kalian bisa mengirim e-mail, kalian bisa telpon, inside nanya ke gue gitu karena gue bukan orang yang capable untuk ngasih kalian informasi mengenai kuliah di Jerman.


Peraturan Berbeda Setiap Tahunnya

Yang gue tahu setiap tahun itu peraturannya beda-beda. Jadi gue itu nyampai ke Jerman tanggal 30 September 2010. Jadi gue di Jerman ini sudah hampir 6 tahun. Jadi alasan gue ke Jerman itu adalah untuk kuliah yang pasti. Gue ngga pernah kuliah di Indonesia sebelumnya, jadi gue itu lulus tahun 2009, karena gue itu lulus umur 17 tahun dan di Jerman itu orang-orang yang di bawah 18 tahun itu semuanya harus pake persetujuan orang tua karena kayanya akan ribet segala macam, jadi gue menunggu dulu satu tahun.


Kuliah Di Jerman Dengan Biaya Sendiri

Banyak yang nanya nih, gue itu ke Jerman itu pake beasiswa atau ngga. Ngga, in fact untuk kuliah S1 itu ngga ada beasiswanya dari pemerintah Jerman itu sendiri, kalau S2 itu kan banyak kan. Sekarang ada LPDP terus dari pemerintah Jerman juga ada, dan dari yang lainnya juga banyak banget sekarang. S3 juga gitu, tapi sekarang S1 itu ngga ada.

Awal mulanya itu adalah gue nyampe ke Berlin. Kenapa di Berlin? Karena dulu nyokap dan bokap gue pernah tinggal di sini, dan mereka punya teman-teman di sini jadi lebih bagus kalau gue juga di sini. Jadi kalau ada apa-apa jadi lebih gampang minta tolongnya dan segala macam.


Les Bahasa Jerman Di Jerman

Hal yang pertama gue lakukan adalah gue itu les bahasa. Gue itu les bahasanya di Hakinackschule di Berlin, gue itu dulu dari SMA kelas dua sudah les bahasa Jerman di Goethe Institute Menteng. Pas nyampe sini gue ngga bisa ngomong bahasa Jerman sama sekali. Ternyata gue ngga ngerti apa-apa, gue ngga bisa ngomong apa-apa. Jadi gue selalu pake bahasa Inggris.



Gue ngulang lagi level B2, jadi gue itu di Indonesia les bahasa dari A1 sampai B2 terus nyampe sini gue ngulang lagi B2 supaya gue bisa ikut ujian biar bisa dapat sertifikat B2. Setelah itu setelah gue akhirnya les, gue ujian sertifikat B2, karena sertifikat B2 ini itu dibutuhkan buat daftar student collect. Gue dapat nih sertfikat B2 gue, setelah itu gue masih tetap les bahasa tapi gue ganti kelas, jadi gue ngga lanjut kelas ke level selanjutnya tapi gue ikut kelas persiapan Aufnahmeprufung, jadi Aufnahmeprufung itu adalah tes untuk masuk student collect. Aufnahme itu penerimana prufung itu tes atau ujian.


Daftar StudenKolleg Di Jerman

Nah gue itu daftar studenkolleg itu ada banyak, salah satunya itu TU Darmstadt terus TU Berlin, terus kayanya itu gue daftar Goethieng.. gue lupa. Gue pertama ujian di TU Darmstadt, di TU Darmstadt itu kayanya ujiannya bahasa Jerman doang deh, ngga ada mate kayanya. Kayanya. Habis itu gue ujian di TU Berlin, di TU Berlin itu ujiannya ada dua, jadi ada bahasa Jerman sama matematika.

Di tes TU Berlin itu banyak sih, yang tes itu banyak banget, apalagi orang-orang Indonesia itu banyak yang dari agen gitu, yang belum dapat tempat pada saat itu. Terus gue daftar untuk take course, jadi di studkol itu ada dua kalau di TU Berlin itu ada dua kelas, jadi kaya ada kelas IPA  dan kelas IPS gitu. Kalau IPA-nya itu namanya T-Kurs, sementara kalau IPS-nya itu namanya W-Kurs. Gue itu daftar untuk T-Kurs karena gue itu mau kuliah teknik atau ngga MIPA. Di TU Darmstadt itu gue dapat, di TU Berlin itu juga gue dapat tempat. Gue hampir masuk TU Darmstadt tapi karena gue mager buat pindah-pindahan akhirnya gue ngambil di TU Berlin.

Nah btw kalau loe mau kuliah di Jerman, loe itu harus studenkollekt uberhopf ngga bisa ngga. Karena studenkollekt itu adalah penyetaraan, karena di Jerman itu SMA-nya 13 tahun sedangkan di Indonesia itu 12 tahun aja. Studenkollekt itu lamanya dua semester, loe bisa lebih dari dua semester, kalau misalnya loe ngga lulus semester satu atau FSP loe bisa. Tapi kalau lebih dari dua tahun, loe itu akan dideportasi. Loe akan di DO dari studenkollek tersebut.

Dan kesempatan loe untuk dapat visa student sangat dikit, jadi mau ngga mau loe harus pulang habis ke Indonesia. Nah di studentkollek, di semester satu gue sempat lost juga, karena di studentkollekt itu kita ngga hanya belajar bahasa Jerman, tapi kita belajar Schmi, atau fisika dan matematika. Gue ngga belajar IPS karena kelas gue IPA.


Sistem Pendidikan Di Jerman

Karena gue itu sudah lama ngga sekolah kan, terus ternyata apa ya, sistem pendidikan di Jerman itu beda dari apa yang gue dapat di Indonesia. Karena kalau di Indonesia pertama kalau ujian itu pilihan ganda, terus kedua yang gue pelajari itu intinya cuma rumus dan hafalin rumus terus ketemu soal dan kerjain soal pake rumus itu, gitu.



Sedangkan kalau di Jerman itu, loe itu mempelajari konsep, loe harus mengerti teori, jadi ngga jarang kalau loe lagi di kelas matematika dan yang loe pelajari itu bukan hitungan tapi yang dipelajari adalah teori di balik suatu rumus. Kenapa sih suatu rumus itu bisa kaya gini? Dari ujiannya pun essai dan tipe ujiannya adalah, kalau loe ngga ngerti teorinya, loe ngga ngerti konsepnya, loe itu ngga akan bisa ngerjainnya.

Nah awal-awal itu gue kagok, apalagi fisika. Gue ingat banget fisikanya itu ada yaitu fisika elektro, dan fisika mekanik. Yang elektro gue masih bisa ngerti, yang mekanik itu ngga ngerti gue sama sekali. Gue nangislah segala macam karena gue ngga ngerti sama sekali, gue coba belajar tapi kok gue ngga bisa. Di studenkollek itu tiap semester itu ada dua kali ujian, klausur pertama sama klausur kedua. Kaya UTS sama UAS gitu sih. Ujiannya seperti yang gue bilang tadi, essai. Nah di semester satu, kan kita belajar bahasa Jerman juga kan? Nah karena pada saat itu bahasa Jerman gue itu sudah matang, gitu kan. Di semester satu itu gue udah ikut ujian akhir di Jerman yang mestinya itu dikerjain sama anak-anak di semester akhir StudKol, jadi di Studenkolleg itu ada yang namanya UAN. Jadi mata pelajaran yang harus loe ujianin adalah bahasa Jerman, matematika sama pilihan loe satu, tergantung sama course loe nanti. Di semester dua nanti ada penjuruan lagi, nah gue saat itu pilih kimia kan. Nah di semester satu itu, guru gue itu nawarin, ada yang mau ikut FSP Deutsche ngga? Dan kenapa ngga gue cobain aja, nah pada saat itu karena gue masih semester satu, gue jadi ngga tahu sama sekali. FSP itu apa sih? Terus sesulit apa? Terus ujian kaya sih? Seserius apa? Ternyata tahu ngga, ujiannya itu serius banget. Gue kira ujiannya paling cuma sejam dua jam ternyata ujiannya itu tiga jam atau empat jam gitu gue lupa.

Jadi gue ke sana yang gue kirain cuma ujian-ujian biasa tahunya ini penting banget gitu. Karena itu ujian kelulusan ternyata! Dan gue ngga tahu dengan bodohnya. Alhamdulillahnya gue lulus dan nilai gue cukup bagus, kalau ngga salah nilai gue itu 1,3. Pokoknya di Jerman itu sistem nilainya, 5 itu ngga lulus, 4 itu paling jeleknya yang lulus. 1 itu yang paling bagus, nah jadi di semester dua, penjurusan kan, gue ngambil kimia, ya udah di semester dua itu gue ngga perlu ujian akhir bahasa Jerman, karena gue udah di semester satu.

Gue cuma ujian akhir matematika sama kimia doang. Gue kesulitan di studenkolleg itu ya kalau dari pengalaman gue dan gue ngeliat teman-teman gue. Banyak juga yang ngga lulus FSP itu banyak, banyak juga yang dari semester satu dan semester dua itu sudah di DO itu juga banyak. Ternyata ngga bisa lagi loe sistem kebut semalam kaya di Indonesia, yah ngga belajar paling lulus. Itu ternyata ngga bisa loe terapin di sini. Bahasa-bahasa pengantarnya semua bahasa Jerman, guru-gurunya semua orang Jerman tapi teman-teman loe itu semua orang asing. Karena studenkolleg itu dikhususkan untuk orang asing.


Universitas Di Jerman

Sekarang kita move on nih, ke kuliah. Karena gue ngerasa kaya bisa lah, ternyata cuma gini doang nih. Studkol itu gampang lah, akhirnya gue memilih untuk kuliah di universitas. Jadi di Jerman itu ada dua, ada universitas dan politeknik. Politeknik itu gue ngga tahu kalau di Indonesia itu kaya apa tapi perbedaannya itu adalah kalau universitas menurut gue, kuliahnya itu lebih demanding, teorinya itu lebih banyak, dan kalau orang bilang ya. Kan ada orang bilang ya, kalau misalnya di universitas itu prakteknya lebih sedikit daripada di politeknik, ngga juga gitu, karena gue di uni gue, tapi gue tiap semester itu ada lab gitu. Dan bahkan sering gue semester itu dua kali lab gitu lho. Jadi gue itu klausu iya, ujian iya, teori iya praktek juga iya. Kalau menurut gue di universitas itu ulikatnibe atau level kesulitan itu lebih susah daripada di fanksule. Karena gue ngeliat teman-teman gue yang di Eha, dia itu masih bisa kerja lah, walaupun sulit juga di Eha itu. Tapi gue melihatnya lebih ada waktu luang, ada sedikit lebih waktu luang dibanding anak universitas karena kalau gue berbicara based on experience, gue itu ngga ada waktu ngapa-ngapain. Kerja gue itu ngelab terus, kalau ngga ngelab, gue harus ujian terus atau ngga presentasi dan lain-lain.

Jadi intinya gue ngga ada waktu luang deh.



Kenapa Memilih FU

Kenapa gue pilih FU? Karena gue pingin punya suasana baru. Gue udah pernah studkol di TU, tapi gue juga daftar di TU, kimia juga gue daftarnya dan alhamdulillah dapat juga. Di Fu ini anak-anak indo sedikit banget, bisa dihitung pake satu tangan, jadi gue memaksa diri gue, jadi loe mau ngga mau harus ngomong pake bahasa Jerman. Karena kalau ada teman indo pasti ngomong pake bahasa Indonesia. Dan gue pilih kimia kan. Kuliah di universitas itu adalah ternyata saat-saat paling buruk selama hidup gue. Jadi ya gue ceritain nih, gue pas masuk kimia itu pas gue daftar gue ngga lihat modul sama sekali. Gue ngga ngelihat mata kuliahnya, gue ngga ngelihat apa yang akan gue hadapin nanti selama 4 tahun atau bahkan lebih, gua daftar aja FU chimi, oke.

Di ranking itu dia itu termasuk 100 universitas terbaik di dunia. Pas masuk gue ngga ngerti profesornya ngomong apa di kuliahan, ngga ngerti apa yang gue pelajarin di situ, tiga bulan pertama kerja gue nangis doang, kerja gue itu cuma nelpon nyokap gue, pingin minta pulang. Mah, Gita mau kuliah di Indonesia aja, Gita ngga kuat. Itu doang yang gue omongin ke nyokap gue. Gue itu orangnya jarang ngeluh ya, kalau misalnya gue dikasih cobaan terima aja, kalau gue sakit, ya udah telan aja. Itu gue tipenya kaya gitu.

Dengan gue udah bisa beraninya ngomong ke nyokap gue kalau gue ngga kuat itu berarti gue beneran ngga kuat. Gue masuk kuliah nih ya, profesor itu ngejelasin sesuatu itu, gue cuma bisa ngerti 5 sampai 10% dari dua jam lecture itu. Dan itu berlangsung selama dua semester. Bayangin selama dua semester gue ngga ngerti apa-apa, jadi kalau ujian, orang-orang itu biasanya dua minggu sebelumnya lah, gue itu dua bulan sebelumnya gue belajar. Saking gue itu ngerasa takut, dan saking gue itu ngga ngerti. Gue itu harus dua kali tiga kali ngasih effort lebih banyak daripada orang-orang lain, karena gue itu orang asing, buku kuliah itu pun harus dua kali tiga kali bacanya itu baru gue ngerti. Itu graunhoff banget deh, kerja gue itu kalau gue ketemu teman-teman gue itu, gile ce kuliah itu susah banget. Itu doang yang gue omongin, baru sekali itu gue ngerasa gue nyesal gue ke Jerman.

Gue curhat gitu kan sama teman-teman gue yang udah senior di sini, emang gitu Git, emang kalau loe kuliah di sini. Dua semester pertama, tiga semester pertama loe ngga akan ngerti Git. Loe belajar apa gitu, di lecture itu loe belajar apa dan profesor ngomong apa loe ngga akan ngerti. Emang berat awal-awal tapi lama-lama kebiasa kok. Pas di lab itu ya, lab pertama gue itu adalah AAC, itu masih dasar. Hari pertama gue lab gue nangis pulang-pulang. Di lab itu gue loss dan gue ngeliat orang-orang itu udah kaya ngerti, kaya udah punya pengalaman kerja di lab gitu lho. Pas di studkol itu gue ngomong pake bahasa Jerman tapi kaya level gue ngomong bahasa Jermannya itu kaya masih di sini banget gitu lho. Sementara di kuliah itu loe sudah harus kaya gini. Sudah kaya bahasa Jerman itu bukan problem lagi buat loe. Sudah harus berada di native speaker level.


Perbedaan Kuliah Di Jerman dan Kuliah Di Indonesia

Perbedaannya kuliah di Jerman dan kuliah di Indonesia itu gue ngga bisa ngomong karena gue ngga pernah kuliah di Indonesia sebelumnya, tapi kata teman-teman gue yang S2 di sini, kuliah di Jerman itu demanding banget, bahkan yang kuliah pake bahasa Inggris pun awal-awal dia juga stress. Gue baru sekali ngerasa diri gue kaya gue itu bego banget sih jadi orang. Gitu sih intinya kesulitannya kuliah di Jerman itu. Gue sering dapat pertanyaan, "Kak, kuliah di Jerman itu gimana sih? Aku tertarik nih". Tapi ngga gue jawab gitu lho, karena kalian yang follow instagram gue atau nonton video-video gue. Mungkin kalian ngelihat, kok Gita jalan-jalan doang, asik ya ternyata kuliah di luar negeri gitu. At least ya berkaca pada pengalaman hidup gue sekarang. Kuliah di Jerman itu susahnya naudzubillahiminzalik. Rasanya itu susah, karena ternyata kuliahnya sistem pendidikannya itu lebih bagus jauh dari di Indonesia of course akan lebih sulit, dan itu tuh gue ngga sadar sebelumnya.



Harus Siap Mental Kuliah Di Jerman

Kuliah di Jerman itu hanya untuk orang-orang yang benar-benar mentally prepared, orang yang benar-benar tahan banting, karena om gue itu lulusan sini juga, dia bilang gini ke gue, "Git, kamu itu, nanti setelah lulus kuliah di Jerman, ijazah kamu itu tuh ngga penting-penting banget. Yang berubah itu kamu, mental kamu itu jadi jauh lebih kuat. Dia ngomong gitu, orang-orang yang bisa lulus di jamannya om, bukan orang-orang yang pintar, tapi orang-orang yang rajin, orang-orang yang tahan banting, orang-orang yang tangguh". Dan itu gue rasain banget. Karena banyak teman-teman gue, yang dia pintar tapi dia Do. Bahkan orang Jermannya sendiri, banyak teman-teman gue awal mula anak schimi angkatan gue itu ratusan orang. Sekarang loe bisa hitung pake jari ini doang. Gugur, semester satu dan semester dua itu gugur banyak banget. Rata-rata mereka bilang, gue ngga kuat kuliah schimi. Buat yang masih ada keinginan kuliah di Jerman, terutama yang bachelor, gue harap kalian itu benar-benar pikirin seribu kali. Karena kalau kalian ngelihat foto-foto gue, foto-foto anak Jerman lain, kita itu cuma ngasih lihat hal yang ingin kita kasih lihat. Gue ngga mungkin dong ngasih lihat ke kalian gue lagi nangis-nangis kesulitan karena gue ngga ngerti apa yang gue pelajari.

Atau gue ngga ngerti, gila nih gue mau ujian tapi gue masih belum ngerti pelajarannya. Ujiannya tinggal dua minggu lagi misalnya. Gue ngga mungkin ngasih itu, ya karena buat apa? Gue cuma ngasih lihat, ya foto-foto gue liburan, foto-foto gue lagi nongkrong sama teman-teman gue atau lagi makan di sini atau makan di situ. Gue cuma ngevideoin, hari-hari gue yang menarik aja, kaya kemarin nonton bola lah, atau ngapain. Gue ngga mungkin dong ngasih atau ngerekam muka gue lagi kaya, gue stress banget gue ujian nih.

Gue ngga tahu kalau kuliah di negara lain itu gimana, di negara yang english speaking countries mungkin lebih mudah gitu. Kuliah di sini itu ngabisin waktu, karena loe itu ngga mungkin gitu, loe 21 tahun itu sudah bisa lulus, itu ngga mungkin. Gue lulus SMA itu 17 tahun, berapa tahun lalu gue lulus SMA? 7 tahun lalu, dan sampai sekarang gue masih S1. 27 Juli nanti gue umur 24 tahun, ngga akan cepat kuliah di sini gitu lho. Jadi loe mesti mentally prepared, kalau loe cuma ngelihat, gue pingin kuliah di Jerman, soalnya kayanya kuliahnya lebih bagus. Emang lebih bagus, tapi loe ngga bisa dengan mental loe yang masih kaya wah kuliah di luar negeri, kuliah di Eropa, enak, bagus segala macam. Loe itu ngga bisa survive di sini gue sekarang ikhlas kuliah itu karena, gue udah nyemplung.



Setelah Lulus S1

Terus apa sih rencana gue setelah ke Jerman, kayanya gue pernah jawab ini di Q&A gue. Mungkin gue akan S2, dulu gue ada keinginan buat lanjut kuliah sampai S3, karena gue pingin kerja di lab. Makin ke sini gue pinginnya S2-nya nanti di Wischafschemi misalnya, jadi nanti gue setelah lulus bisa ke industri gitu, instead gue ke forsung, forsung itu bahasa Indonesianya apa ya? Penelitian. Tapi kalau misalnya nanti gue mendapatkan pekerjaan, gitu atau tiba-tiba gue bekerja di bidang yang ngga ada hubungannya sama kimia. Atau ngga ada hubungannya sama IPA sama sekali gue juga ngga masalah. Pasti orang-orang akan bilang, "Gila loe Git, loe udah kuliah di Jerman cape-cape tapi loe kerjanya bukan di bidang loe". Karena gue ngerasa, kalau loe mencari ilmu ya, loe menimba ilmu, ilmu loe ngga akan pernah sia-sia, dan kalau misalnya loe tanya gitu, Git dari tadi kayanya loe bilang kuliah di Jerman itu susah. Loe nyesal ya? Ngga, gue ngga nyesal sama sekali, benar kata om gue bilang, yang gue dapatin dari kuliah di Jerman itu, ijazah itu cuma formalitas ya bisa dibilang.

Gue ngerasa 6 tahun tinggal di sini, dapat jauh lebih banyak daripada gue 18 tahun tinggal di Indonesia. Karena gue di Indonesia gue tinggal sama nyokap gue dan sama bokap gue. Gue sangat tergantung sama mereka gitu lho. Gue tidak punya kontrol atas diri gue sendiri, karena gue tinggalnya sama orang lain. Jadi misalnya kalau loe tinggal sendiri, entah loe kuliah lah, entah loe kerja lah, atau apa, di sini di Jerman ini, loe itu punya freedom untuk memilih loe mau menjadi manusia yang seperti apa. Loe mau jadi manusia yang begajulan, loe bisa. Di sini aksesnya gampang. Loe mau jadi orang, yang selalu menjadi orang yang belajar, untuk tidak menjadi orang ignorant. Bisa. Loe punya pilihan itu, gue bisa belajar banyak hal yang gue ngga pelajari di Indonesia sebelumnya. Gue bisa ngerenungin ini hidup gue ini mau gue bawa ke mana gitu. Ini hidup gue, sekarang gue mau jalan ke mana?

Gue mau ke kiri, gue mau lurus, gue mau ke kanan, itu pilihan ada di diri gue 100%. Sekarang itu motto gue itu bukan kaya, gue mau ini, gue mau itu, gue mau punya banyak list nih sebelum gue mati nih. Sekarang gue itu kaya ya udah, hidup loe lakuin aja, loe lakuin yang terbaik, loe ikhtiar, loe usaha, loe doa. Kalau misalnya loe ngga dapat apa yang loe mau, ngga masalah. It's just a life after all, nanti suatu saat gue bakal meninggal kok. Gue tinggal di Jerman yang gue inginkan adalah gue bisa menjadi orang yang lebih bersyukur. Gue sampai sekarang belum lulus, atau ditanyain orang, Gita kapan lulus, Gita kapan lulus. Man, selow man! Ntar itu pasti ada waktunya, gue ngga balapan cepat-cepatan sama orang lain. Mungkin ya gue belum mendapatkan ijazah, tapi gue mendapatkan diri gue, gue merasakan jauh lebih baik daripada gue yang dulu. Dibanding diri gue empat tahun lalu.

Itu yang gue, kalau ditanya sama orang, kenapa loe ngga nyesal kuliah di Jerman, karena itu. Gue berubah, itu karena petualangan hidup gue di Jerman.

Ya udah semoga video ini useful buat kalian-kalian yang mau kuliah di Jerman. Terima kasih sudah menonton sampai sejauh ini. Buat kalian yang lagi berpuasa, selamat berpuasa, gue juga sekarang lagi berpuasa. Panas banget bo di luar, ngga kuat. Terus makasih juga, terima kasih banget buat kalian yang selalu nontonin video-video gue dari awal sampai akhir. Yang udah ngasih thumb up, yang udah komen, makasih banget semuanya. Kalian ngebuat gue makin semangat buat ngebikin video. Ya udah deh, sampai ketemu di video-video selanjutnya. Dadaaahh..



Pengalaman Kuliah Di Jerman

Nah sekian sharing dari Gita Savitri Devi, maaf kalau ada salah ketik karena saya ngga ngerti bahasa Jerman, jadi ketikannya untuk yang bahasa Jerman pastinya banyak yang salah. Hehehe, nah biar ngga salah langsung aja tonton dan SUBSCRIBE aja langsung ke youtube channelnya Gita Savitri Devi ini dan kalau kalian ada pertanyaan juga langsung aja nanya di youtube channelnya atau di Instagramnya dia.

Kalau begitu sekian dulu artikel mengenai pengalaman kuliah di Jerman yang disharingkan oleh Gita Savitri Devi ini. Wassalam.


Baca juga: