Skip to main content

Panci Listrik Serbaguna Ace Hardware

Halo semuanya, kali ini saya mau sharing mengenai panci listrik serbaguna ACE Hardware. Saya beli panci listrik ini baru-baru saja, beberapa hari kemarin karena memang saya kebetulan membutuhkan yang namanya panci listrik. Karena sekarang saya sudah tidak di Jakarta lagi, saya kemarin membeli barang ini melalui online dan saya mengambil barangnya di Batam. Kenapa saya mengambil barangnya di Batam? Karena kalau dikirimkan ke tempat saya di Pulau Bintan, akan kena ongkos sebesar 240ribu.  Mahal ya ongkos kirimnya? Jadi saya pikir mendingan saya ke Batam aja ngambil barangnya di sana sekalian saya jalan-jalan, karena memang pulau Batam dengan pulau Bintan kan memang dekat.      Baca juga: Pengalaman Naik Kapal Roro Dari Batam Saya mau sharing sedikit aja pengalaman saya dengan panci listrik ini. Panci Listrik Merek KRIS Panci ini mereknya KRIS. Ini termasuk produk dari Krisbow yang perkakas itu bukan sih? Tapi yang jelas saya udah beberapa kali waktu di Jakarta membeli produk merek KRIS i

Pengalaman Naik Sriwijaya Air

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman, kali ini saya mau sharing pengalaman saya naik pesawat Sriwijaya Air. Kali ini saya naik pesawat Sriwijaya Air itu untuk menuju ke pulau Bintan. Biasanya kalau saya ke pulau Bintan itu saya ke pulau Batam dulu, dari Jakarta naik pesawat ke pulau Batam lalu dari situ saya naik taksi ke pelabuhan Telaga Punggur yang ada di pulau Batam dan setelah itu saya naik speedboat ke kota Tanjung Uban, pulau Bintan.

Pengalaman Naik Pesawat Sriwijaya Air

Awalnya saya memutuskan untuk naik pesawat Citilink lagi seperti biasa dari Jakarta ke Batam, tapi kemudian karena harga pesawat mahal kemudian saya berpikir apa coba saja ya dari Jakarta langsung ke Tanjung Pinang saja? Kan hitung-hitung saya juga belum pernah, sehingga yang kali ini bisa menjadi petualangan baru juga untuk saya dari Jakarta langsung ke Tanjung Pinang, pulau Bintan.

Saya cari pesawat Citilink ternyata tidak ada satu pun Citilink yang lewat ke Pulau Bintan. Di pulau Bintan itu terdapat satu buah bandara internasional yaitu bandara Raja Haji Fisabilillah dan Citilink ternyata tidak ada satu pun yang ke situ. Malah adanya Garuda Indonesia, tapi karena kita tahu sendiri lah kan Garuda Indonesia itu termasuk mahal tiketnya walau memang bagus.

Lalu saya cari-cari, yang ada Lion dan Sriwijaya Air. Kalau Lion saya sendiri malas karena kita sendiri kan udah sering mendengar tho berita tentang keburukan Lion? Makanya saya pikir ngga deh kalau untuk pake Lion Air. Dan akhirnya saya pikir coba pake Sriwijaya Air saja ah. Dan sempat saya browsing-browsing ada yang puas dan ada juga yang tidak puas. Tapi ya sudah dicoba saja dulu.

Harga tiket dari Soekarno Hatta ke bandara Raja Haji Fisabilillah yang ada di Tanjung Pinang adalah 800ribuan, jauh lebih murah ketimbang kalau kita ke Batam. Mungkin karena ngga terlalu banyak orang yang tahu dengan pulau Bintan kali ya? Makanya tiket ke pulau Bintan itu jauh lebih murah ketimbang kalau kita ke Batam padahal dari Batam ke Bintan itu dekat banget, cuma tinggal naik kapal speedboat saja sekitar 15 menitan saja.

Di Pesawat Dikasih Roti

Ternyata di pesawat saya dikasih roti dan jujur saya suka dengan pelayanan yang diberikan oleh Sriwijaya Air ini. Ini pengalaman pertama saya dan kesan pertama saya sangat baik.

Pengalaman Naik Sriwijaya Air

Juga di dalam pesawat terbang pramugarinya memberikan kita permen lalu juga menawarkan koran yang bisa kita baca dengan gratis. Termasuk ramah yang saya rasakan para pramugarinya dan juga saya merasakan orang-orang yang antrinya juga teratur. Jujur di pengalaman pertama saya ini saya merasa senang naik Sriwijaya Air ini.

Juga sama sekali tidak ngaret. On time yang saya rasakan, kita boarding tepat jam 5 sesuai rencana, take offnya pesawat jam 17.30. Sayangnya pesawat ke Tanjung Pinang itu tidak ada yang berangkat pagi, adanya jam 17.30. Jadi saya sampai di bandara Raja Haji Fisabilillah itu jam 7an.

Tiket Pesawat Sriwijaya Air

Biasanya sih kalau saya berangkat ke luar pulau itu saya berangkatnya pagi, sehingga sampai di sana kita bisa ngapain gitu. Kalau sudah malam gini kan kita pastinya akan langsung ke hotel kan ya?

Suasana di Dalam Pesawat Sriwijaya Air

Kita sampai di pulau Bintan sudah sekitar jam 7an dan karena saya memang jarang sekali naik pesawat yang sore hari kaya gini, lampunya kemudian dimatikan dan saya iseng memvideokan beberapa detiknya. Soalnya seru sih gelap-gelap gimana gitu, jadi kaya waktu saya ke Jepang dulu itu.

Nih yuk kita tonton videonya di bawah ini yang cuma beberapa detik saja.


Terlalu gelap sih gambarnya, aslinya lebih seru aja.

Sampai di Bandara Raja Haji Fisabilillah

Akhirnya saya sampai juga di bandara Raja Haji Fisabilillah ini. Bandaranya kecil tapi bagus deh. Katanya sih memang baru saja direnovasi dan saya sih senang melihatnya, bagus soalnya. Dulu saya pernah ke sini ketika saya menjemput ayah saya yang terbang dari Jakarta ke Tanjung Pinang di bandara ini tapi dulu tidak sebagus yang sekarang ini bandaranya.

Jadi saya sempatkan berfoto dulu di depan gambar Peta Pulau Bintan seperti yang terlihat di bawah ini.

Di Bandara Raja Haji Fisabilillah

Pulangnya saya rencananya juga akan naik pesawat Sriwijaya Air lagi dan saya juga sudah membeli tiketnya, semoga nanti saat saya pulang dari pulau Bintan ke Jakarta, dari bandara Raja Haji Fisabilillah berangkatnya pengalaman yang seperti ini terjadi lagi. Saya puas kalau tetap seperti ini pesawat Sriwijaya Airnya, semoga tetap seperti ini ya. Amieen.

Yang jelas pengalaman naik Sriwijaya Air di tahun 2019 buat saya sih, saya PUAS dan ini merupakan yang pertama kalinya saya naik Sriwijaya Air. Sampai ketemu di sharing saya yang berikutnya ya.

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Menggunakan Kasur Busa Inoac

Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman menggunakan kasur busa Inoac, yap! Untuk teman-teman yang pernah membaca tulisan saya "Kasur Angin Mudah Bocor?" tentu tahu saya akhirnya tidak lagi menggunakan kasur angin walau pun itu kasur menurut saya nyaman sekali digunakan, tapi karena kasurnya bocor dan ternyata banyak yang sudah mengalami juga kasur anginnya mengalami kebocoran, jadi saya sudah tidak menggunakan kasur angin lagi deh. Search Kasur Busa Di Internet Karena mengalami kasur angin yang bocor dan di kamar saya ngga ada kasur lagi yang bisa digunakan jadi kemudian saya search aja mencari kasur yang bisa saya gunakan. Untuk menggunakan kasur spring bed seperti itu sepertinya ngga deh, pilihan saya ngga di kasur spring bed, karena tempat dari kamar saya kayanya ngga pas dipakein kasur tersebut disamping keuangan saya juga yang lagi kurang baik. Karena kalau kasur spring bed yang ngga bagus saya pernah nyoba, dimana pernya kerasa banget di badan saya,

Beli Plastik Bubble Dimana Ya?

Blog Iman Prabawa - Mungkin ada teman-teman juga yang bertanya hal yang sama dengan saya, yaitu beli plastik bubble dimana ya? Apa sih plastik buble itu? Itu lho plastik yang ada gelembungnya gitu. Yang biasanya buat pelindung barang kalau kita mau ngirim-ngirim. Atau biasanya kalau kita beli barang dan dikirim suka dibungkus dengan plastik bubble kaya gitu. Tadi kebetulan saya ingin ngirim barang, jadi kepikiran banget untuk mendadak banget beli plastik bubble. Nah langsung aja saya search di google ternyata ada yang nyari juga ya. Tapi kebanyakan yang jual, dan karena saya butuh cepat yang saat itu ada, saya hanya melihat ada yang posting ngga mengenai hal ini, saya lihat salah satunya ada yang bilang di pasar Mester daerah Jatinegara. Tapi karena buat saya juga terlalu jauh saya search lagi. Dan ngga nemu juga! Akhirnya saya iseng ke ACE Hardware yang ada di dekat rumah saya di daerah Cempaka Putih. Sesampainya disana saya muter-muter dulu sebelum nanya ke petugasnya.

Kasur Angin Mudah Bocor?

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing pengalaman saya membeli kasur angin belum lama ini. Memang kasur angin itu mudah bocor ya? Nah untuk hal ini saya juga baru tahu, sekalian saya ingin sharing pengalaman saya, mungkin teman-teman yang lain ada yang mengalami hal yang lain? Silakan sharing di bagian komen jadi kita bisa saling tahu juga. Pengalaman Membeli Kasur Angin Selama ini saya di kamar saya menggunakan sofa yang bisa dirubah menjadi tempat tidur. Dan lumayan bisa digunakan hingga sampai saya mengalami kecelakaan dan tangan saya patah. Kemudian saya harus dioperasi dan dipasang pen di tangan sebelah kanan saya. Setelah seminggu saya dirawat di rumah sakit, ketika saya pulang dan mulai tidur di kamar saya itu, di kasur sofa itu baru saya merasakan masalah. Kasur itu menjadi tidak enak, mungkin karena tangan saya sakit ya? Darisitu kemudian saya jadi mikir untuk membeli kasur yang kecil aja, sofa itu menjadi tidak enak karena sambungannya sudah tidak bagus dan itu