Skip to main content

Featured Post

Cara Naik Busway Untuk Pertama Kali

Blog Iman Prabawa - Hari ini saya pertama kali menggunakan busway untuk menuju ke kampus baru saya di Universitas Darma Persada. Karena saya mengalami kecelakaan motor maka saya sekarang tidak  lagi menggunakan motor, karena sudah menjadi trauma, kecelakaan motor ini membuat tangan kanan saya patah dan harus dipasang besi pen di tangan kanan saya ini.

Nah karena hari ini pertama kali saya menggunakan busway, saya mau sharing aja, karena saya yakin juga masih banyak juga yang belum pernah naik busway seumur hidupnya seperti saya dan ketika ingin naik busway kemudian bertanya kesana dan kesini.


Semoga sharing dari pengalaman saya naik busway untuk pertama kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang seperti saya, yang baru pertama kali ingin menggunakan transportasi busway ini.

Beli E-Ticket Terlebih Dahulu Nah sebelum saya naik busway tentunya saya bertanya-tanya dulu sama teman-teman saya yang sudah pernah menggunakan dan pernah naik busway. Dulu saya pernah satu kali diajak teman …

Pengalaman Naik Sriwijaya Air

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman, kali ini saya mau sharing pengalaman saya naik pesawat Sriwijaya Air. Kali ini saya naik pesawat Sriwijaya Air itu untuk menuju ke pulau Bintan. Biasanya kalau saya ke pulau Bintan itu saya ke pulau Batam dulu, dari Jakarta naik pesawat ke pulau Batam lalu dari situ saya naik taksi ke pelabuhan Telaga Punggur yang ada di pulau Batam dan setelah itu saya naik speedboat ke kota Tanjung Uban, pulau Bintan.

Pengalaman Naik Pesawat Sriwijaya Air

Awalnya saya memutuskan untuk naik pesawat Citilink lagi seperti biasa dari Jakarta ke Batam, tapi kemudian karena harga pesawat mahal kemudian saya berpikir apa coba saja ya dari Jakarta langsung ke Tanjung Pinang saja? Kan hitung-hitung saya juga belum pernah, sehingga yang kali ini bisa menjadi petualangan baru juga untuk saya dari Jakarta langsung ke Tanjung Pinang, pulau Bintan.

Saya cari pesawat Citilink ternyata tidak ada satu pun Citilink yang lewat ke Pulau Bintan. Di pulau Bintan itu terdapat satu buah bandara internasional yaitu bandara Raja Haji Fisabilillah dan Citilink ternyata tidak ada satu pun yang ke situ. Malah adanya Garuda Indonesia, tapi karena kita tahu sendiri lah kan Garuda Indonesia itu termasuk mahal tiketnya walau memang bagus.

Lalu saya cari-cari, yang ada Lion dan Sriwijaya Air. Kalau Lion saya sendiri malas karena kita sendiri kan udah sering mendengar tho berita tentang keburukan Lion? Makanya saya pikir ngga deh kalau untuk pake Lion Air. Dan akhirnya saya pikir coba pake Sriwijaya Air saja ah. Dan sempat saya browsing-browsing ada yang puas dan ada juga yang tidak puas. Tapi ya sudah dicoba saja dulu.

Harga tiket dari Soekarno Hatta ke bandara Raja Haji Fisabilillah yang ada di Tanjung Pinang adalah 800ribuan, jauh lebih murah ketimbang kalau kita ke Batam. Mungkin karena ngga terlalu banyak orang yang tahu dengan pulau Bintan kali ya? Makanya tiket ke pulau Bintan itu jauh lebih murah ketimbang kalau kita ke Batam padahal dari Batam ke Bintan itu dekat banget, cuma tinggal naik kapal speedboat saja sekitar 15 menitan saja.

Di Pesawat Dikasih Roti

Ternyata di pesawat saya dikasih roti dan jujur saya suka dengan pelayanan yang diberikan oleh Sriwijaya Air ini. Ini pengalaman pertama saya dan kesan pertama saya sangat baik.

Pengalaman Naik Sriwijaya Air

Juga di dalam pesawat terbang pramugarinya memberikan kita permen lalu juga menawarkan koran yang bisa kita baca dengan gratis. Termasuk ramah yang saya rasakan para pramugarinya dan juga saya merasakan orang-orang yang antrinya juga teratur. Jujur di pengalaman pertama saya ini saya merasa senang naik Sriwijaya Air ini.

Juga sama sekali tidak ngaret. On time yang saya rasakan, kita boarding tepat jam 5 sesuai rencana, take offnya pesawat jam 17.30. Sayangnya pesawat ke Tanjung Pinang itu tidak ada yang berangkat pagi, adanya jam 17.30. Jadi saya sampai di bandara Raja Haji Fisabilillah itu jam 7an.

Tiket Pesawat Sriwijaya Air

Biasanya sih kalau saya berangkat ke luar pulau itu saya berangkatnya pagi, sehingga sampai di sana kita bisa ngapain gitu. Kalau sudah malam gini kan kita pastinya akan langsung ke hotel kan ya?

Suasana di Dalam Pesawat Sriwijaya Air

Kita sampai di pulau Bintan sudah sekitar jam 7an dan karena saya memang jarang sekali naik pesawat yang sore hari kaya gini, lampunya kemudian dimatikan dan saya iseng memvideokan beberapa detiknya. Soalnya seru sih gelap-gelap gimana gitu, jadi kaya waktu saya ke Jepang dulu itu.

Nih yuk kita tonton videonya di bawah ini yang cuma beberapa detik saja.


Terlalu gelap sih gambarnya, aslinya lebih seru aja.

Sampai di Bandara Raja Haji Fisabilillah

Akhirnya saya sampai juga di bandara Raja Haji Fisabilillah ini. Bandaranya kecil tapi bagus deh. Katanya sih memang baru saja direnovasi dan saya sih senang melihatnya, bagus soalnya. Dulu saya pernah ke sini ketika saya menjemput ayah saya yang terbang dari Jakarta ke Tanjung Pinang di bandara ini tapi dulu tidak sebagus yang sekarang ini bandaranya.

Jadi saya sempatkan berfoto dulu di depan gambar Peta Pulau Bintan seperti yang terlihat di bawah ini.

Di Bandara Raja Haji Fisabilillah

Pulangnya saya rencananya juga akan naik pesawat Sriwijaya Air lagi dan saya juga sudah membeli tiketnya, semoga nanti saat saya pulang dari pulau Bintan ke Jakarta, dari bandara Raja Haji Fisabilillah berangkatnya pengalaman yang seperti ini terjadi lagi. Saya puas kalau tetap seperti ini pesawat Sriwijaya Airnya, semoga tetap seperti ini ya. Amieen.

Yang jelas pengalaman naik Sriwijaya Air di tahun 2019 ini yang buat saya adalah yang pertama kalinya ini benar-benar saya puas. Sampai ketemu di sharing saya yang berikutnya ya.

Comments