Biaya Kursus

Apa saja sih keuntungannya les drum dengan saya??

Mungkin teman-teman berpikir, apa sih untungnya les drum dengan saya itu? Banyak! Ini diantaranya :

  1. Waktunya yang fleksibel. Ada paket dimana teman-teman bisa belajar dan bayar per datang. Jadi teman-teman tinggal tentukan kapan mau belajar dengan saya, kemudian setelah belajar langsung tinggal bayar saja. Paket ini sangat bagus sekali bagi teman-teman yang sangat sibuk dan hanya memiliki sedikit waktu dan juga waktunya tidak bisa pasti. Dengan ini teman-teman bisa janjian, kapan mau kursus, setelah janjian tinggal kursus dengan saya, dan setelah itu bayar deh. Fleksibel sekali kan? Waktunya tinggal disesuaikan saja dengan kapan teman-teman bisa untuk belajarnya.
  2. Cara mengajar saya yang mudah dipahami dan mudah dimengerti. Berikut adalah testimonial dari murid saya langsung,     Testimonial Murid Iman PrabawaDan juga yang ini,           Testimonial Murid Drum Iman PrabawaSelebihnya juga bisa dilihat dari testimonial teman-teman yang sudah menonton video-video saya, silakan teman-teman mengklik di testimonial ini untuk melihat testimonial dari teman-teman sekalian mengenai cara mengajar saya. Hal ini penting sekali, karena buat apa punya guru drum yang sangat jago dalam bermain tapi ketika menyampaikan materi kitanya bingung dan susah untuk mengertinya? Yang ada nanti kita hanya dapat frustasinya saja ketika les drum dan merasa mentok karena kita tidak berkembang permainan drum kita.
  3. Ada internet di tempat les. Emang apa untungnya? Kemarin murid saya ada yang bertanya, “Mas, teknik drum yang dimainkan oleh si drummer X itu di videonya namanya apa dan gimana sih?”. Ketika dia bertanya begini kita langsung browsing dan kita cari videonya di youtube, ketemu videonya kita tonton dan darisitu saya bisa menjelaskan apa nama tekniknya dan seperti apa cara melatihnya. Jadi saya menggunakan teknologi untuk kemudahan pembelajaran kita. Menonton video drum dari para drummer dunia dan ada guru yang menjelaskannya tentang apa yang dimainkan akan sangat berguna sekali dalam perkembangan drumming kita dan wawasan kita juga akan sangat diperluas juga.
  4. Tidak hanya belajar soal teknik drum saja. Saya mempunyai pengalaman sebagai seorang sound engineer, pernah belajar audio di Lembaga Pendidikan David Klein(LPDK) dan juga sempat memiliki studio rental dan recording di Bogor selama 9 tahun dimana disitu saya bertemu banyak musisi Indonesia. Yang mana saya bisa sharingkan pengalaman seperti apa sih misalnya dunia musik Indonesia. Kalau kita berurusan dengan label itu gimana sih? Atau mendapatkan sound drum yang baik itu gimana sih? Jadi kita tidak hanya belajar soal teknik drum saja, tapi diperluas juga wawasan kita dalam hal lain seputar dunia musik. Ada murid saya yang setelah les drum dengan saya jadi berkata kepada saya, “Ternyata dunia drum itu luas sekali ya, saya jadi paham sekarang dan dapat gambarannya.” Nah hal seperti ini yang justru mahal karena biasanya untuk tahu hal ini kita harus mengalaminya terlebih dahulu, disini saya bisa sharing mengenai hal itu dari pengalaman saya.
  5. Tidak dimulai dari NOL. Biasanya kalau kita belajar dimanapun, walau kita sudah pernah belajar drum diulang lagi dari NOL dan akhirnya ya kita harus mengikuti lagi deh dari awal. Nah kalau les drum dengan saya tidak dimulai dari NOL tapi dimulai dari dimana level si murid itu berada. Cara tahunya gimana? Saya biasanya menyuruh murid saya dulu untuk bermain drum, darisitu saya bisa tahu kalau si murid itu sudah sampai dimana, dan juga ada banyak pertanyaan yang akan saya ajukan ke muridnya untuk tahu dia sudah sampai di level mana bermain drumnya. Jadi nanti kita akan mulai dari level dimana si murid itu berada. Namun kalau muridnya memang benar-benar dari NOL ya berarti saya akan melatihnya dari NOL sekali, jadi jangan takut yang memang merasa dari NOL sekali, bisa tetap les drum dengan saya.
  6. Pengalaman mengajar dan belajar yang banyak. Saya mengajar sudah lebih dari 10 tahun jadi sudah banyak sekali menangani banyak murid. Ada banyak murid saya juga yang berhasil meraih menjadi drummer terbaik di acara festival musik. Pendidikan musik saya antara lain di Universitas Pelita Harapan fakultas musik, satu angkatan dengan Fajar Alexa, Dira Sugandhi, Andre Dinuth, DJ Tyus Saint Loco. Selain di Pelita Harapan saya sempat belajar drum di Farabi dengan mas Gerry Herb, saya juga sempat belajar drum di Ritmik dimana guru drum pertama saya adalah Sandy PAS Band, dan juga pernah belajar dengan Hendy GIGI, juga sempat belajar dengan Amos Cahyadi. Sempat juga belajar dan bermain bersama Idang Rasjidi, sempat mengisi drum di salah satu album religi om Idang dan juga menjadi sound engineer di album tersebut dimana saya yang memixing dan memastering lagu-lagu yang ada di album tersebut. Pernah mengajar drum di Yamaha Musik di Bogor selama 5 tahun dan juga banyak tempat yang lainnya sehingga pengalaman mengajar dan belajar secara sekolahan dan juga secara otodidak sudah saya alami sehingga nanti saya bisa sharing banyak juga mengenai pengalaman belajar secara otodidak itu apa saja keuntungannya dan belajar di sekolah musik itu seperti apa.
  7. Bisa konsultasi langsung melalui facebook. Yang sudah menjadi murid saya, akan saya masukkan ke dalam secret group Sekolah Drum Iman Prabawa, dimana disana buat murid saya, bisa bertanya apa materi yang dirasa sulit. Jadi bisa berkonsultasi dan bertanya, biasanya kan kalau di tempat lain sulit kalau sudah pulang les, dan tempat bertanya hanya saat les saja. Nah kalau disini beda, jadi teman-teman silakan bisa bertanya dan ketika merasakan ada materi yang sulit ketika dilatih, bisa bertanya langsung melalui group facebook Sekolah Drum Iman Prabawa. Group ini TIDAK semua orang saya perbolehkan masuk, hanya yang belajar dengan saya saja yang saya perbolehkan untuk bisa masuk. (*ini berlaku untuk yang mengambil les drum paket yang kedua)

Berapa Sih Biaya Kursusnya??

Untuk biaya kursus dengan saya, saya memberikan dua pilihan paket untuk teman-teman.

Pilihan yang pertama, teman-teman membayar per datang saja. Janjian terlebih dahulu dengan saya untuk waktu lesnya, kemudian les selama 1 jam dengan saya dan setelah selesai les bayar biayanya. Untuk yang ini biayanya per sekali datang adalah Rp 250ribu. Paket ini buat teman-teman yang memang waktunya sangat tidak pasti, sehingga bisa janjian kapan teman-teman punya waktu dan kalau saya juga ada waktunya kita les drum dan setelah itu tinggal bayar.

Pilihan yang kedua adalah teman-teman les drum dengan jadwal yang teratur dengan saya. Untuk yang ini teman-teman hanya perlu membayar saya 500ribu untuk 4 kali pertemuan dalam sebulan dimana tiap pertemuan durasinya adalah 1 jam. Jadi dalam sebulan teman-teman mendapatkan jatah 4 jam les drum dengan saya langsung.

(catatan : untuk pilihan hari sabtu dan minggu ada tambahan biaya sebesar 50ribu, dan untuk les drum untuk anak kecil juga ada tambahan biaya sebesar 100ribu)

Oh iya, untuk biaya pendaftarannya sebesar Rp 300ribu, dimana nanti teman-teman akan mendapatkan 3 buah buku panduan drum dan sepasang stick drum untuk digunakan pada saat les. Biaya pendaftaran ini TIDAK BERLAKU bagi yang mengambil paket bayar per datang (paket pertama). Paket pertama tidak ada biaya pendaftaran!

Jadi ada 2 pilihan kalau teman-teman ingin les drum dengan saya, bisa per datang satu jam dengan waktu yang sangat fleksibel, yang mana teman-teman bisa janjian kapan waktunya yang teman-teman bisa dan juga pilihan yang kedua adalah pilihan dimana kalau teman-teman ingin belajar drum secara teratur dengan saya.

Buat yang masih menganggap les drum dengan saya itu mahal, silakan coba dibandingkan dulu saja dengan di tempat lain. Ini saya membuat artikel perbandingan silakan dibaca dengan mengklik DISINI. Karena kalau kita tidak ada pembandingnya maka kita akan merasa bahwa itu mahal, apalagi kalau pembandingnya itu ternyata harga sembako! Sering kali begitu yang saya temui, mereka hanya bilang mahal, ketika saya tanya, tahu harga di tempat lain? Mereka bilang tidak tahu. Ya kalau dibandingkan sama harga satu liter beras ya pasti mahal banget! Tapi kan kita tidak bisa membandingkan harga les drum saya dengan harga satu liter beras dong? Hihihi kriuk kriuk nyam nyam.

Alamatnya dimana sih??

Alamat Tempat Kursus Saya :

Jl. Cempaka Putih Tengah 27D No.11
Jakarta Pusat 10510
DKI Jakarta

Untuk denah dan jalur menuju rumah saya ini saya berikan patokannya dari skrinsut Google Maps ya. Jadi kalau masuk dari Dwima Plaza terus sebelah kiri akan ada Hotel Kawanua Aerotel, lalu lanjut lagi kita akan menemukan Kentucky Fried Chicken di sebelah kiri kita. Lalu akan ada kali, lewat kali di sebelah kanan akan ada Apotik Taman Solo dan di sebelah kiri kita akan menemukan Bank BCA. Lanjut lagi akan ada Coffee Break di sebelah kiri kita dan Seven Eleven di sebelah kanan kita. Lalu selanjutnya tinggal ikuti peta yang ada di bawah ini.

peta-lokasi

Nah nanti rumah saya penampakannya adalah seperti foto di bawah ini.

rumah-cempaka-putihNyampe deh di rumah saya, kalau 11A itu adalah tepat bersebelahan dengan rumah saya, nah rumah saya ini nomornya 11. Jadi kalau sudah ketemu nomor 11A tinggal mampir aja ke rumah sebelahnya. Mudah untuk dicari kok.

Kalau teman-teman masih bingung, ini kemarin saya buatkan video arahan menuju rumah saya. Saya coba aja naik motor sambil memvideokannya, agak sedikit repot sih, tapi semoga dengan video ini teman-teman bisa lebih mudah lagi mencarinya. Video yang di bawah ini kalau teman-teman masuk melalui Dwima Plaza atau Jl. Cempaka Putih Raya.

Kemudian video yang di bawah ini kalau teman-teman lewat dari Gudang Garam, atau kalau teman-teman lewat melalui tol, kemudian turun di Cempaka Putih, nanti di bawah akan ketemu Gudang Garam, lalu nanti teman-temana akan ketemu lampu merah. Nah dari lampu merah itu teman-teman tinggal belok ke kiri. Dari situ nanti teman-teman akan melihat ada Askes di sebelah kiri dan tidak jauh dari Askes itu ada belokan ke kiri. Nah tinggal belok ke kiri. Detailnya teman-teman bisa melihat video saya yang berikut ini.

Kemudian video yang berikutnya adalah kalau teman-teman lewat dari Universitas Yarsi atau Rumah Sakit Islam Jakarta. Begitu masuk nanti teman-teman akan melihat ada Seven Eleven, dan kemudian di sebelah Seven Eleven itu ada Rumah Sakit Islam Jakarta. Lalu teman-teman lanjut ikuti jalan hingga ketemu dengan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah di sebelah kanan teman-teman. Dari situ tinggal belok kanan saja, dan selanjutnya teman-teman bisa tonton video ini untuk detailnya.

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan, antara lain :

  1. Saya sama sekali tidak pernah bermain drum sebelumnya, apakah bisa belajar?
  2. Saya tidak punya drum di rumah, apakah bisa belajar tanpa drum?
  3. Butuh berapa lama sih untuk bisa?
  4. Umur saya sudah tidak muda lagi, apakah masih bisa belajar?
  5. Saya bukan drummer dan saya tertarik untuk belajar not baloknya saja, apakah bisa?

Saya jawab ya satu per satu pertanyaannya..

Saya sama sekali tidak pernah bermain drum sebelumnya, apakah bisa belajar?

Jawabannya adalah BISA! Sebenarnya saya senang mengajar yang belum pernah bermain drum sebelumnya karena menyenangkan melihat orang baru yang baru saja tertarik dan antusias dengan drum. Saya membuat tahapan yang jelas juga buat teman-teman yang ingin belajar, biasanya saya juga akan bertanya tujuan belajar drumnya untuk apa, sehingga nantinya saya bisa mengarahkan teman-teman ke arah yang teman-teman inginkan.

Saya tidak punya drum di rumah, apakah bisa belajar tanpa drum?

8 dari 10 murid saya rata-rata tidak punya drum di rumahnya, dan dulu waktu saya mengajar di Bogor, banyak juga yang tidak punya drum di rumahnya, tapi belajar dengan saya dan kemudian bisa menjadi drummer terbaik di acara-acara festival yang diadakan di Bogor. Jadi jawabannya adalah BISA!

Kebetulan saya memang sudah membuat program latihan dimana nanti teman-teman akan saya ajarkan gimana agar bisa belajar tanpa drum. Nah hal ini tentunya hanya akan saya sharingkan di kelas drum saya aja.

Butuh berapa lama sih untuk bisa?

Ini benar-benar tergantung dari si murid, berapa jam dia akan meluangkan waktu untuk melatih PR yang saya berikan. Kemudian seberapa cepat dia sanggup menerima pelajaran yang saya berikan, karena setiap orang pastinya mempunyai kecepatan yang berbeda-beda dalam menerima pelajaran.

Oleh karena itulah makanya belajar di saya itu saya fokuskan lebih ke per orang, dimana untuk tiap muridnya saya menerapkan cara yang berbeda disesuaikan dengan kemampuan dan kecepatan menerima si murid.

Tapi semuanya kembali kepada si murid, ibarat kata kita kuliah, berapa lama sih kita bisa lulus? Tiap mahasiswa pastinya berbeda-beda kan waktu lulusnya? Ada yang 3,5 tahun sudah bisa lulus, ada yang 4 tahun, ada yang 5 tahun dan ada yang malah ngga lulus-lulus.

Mengapa? Karena setiap orang mempunyai kemampuan dan permasalahan yang berbeda yang menyebabkan ada yang bisa cepat dan ada yang bisa lambat. Yang bisa menentukan hal ini adalah diri anda sendiri!

Umur saya sudah tidak muda lagi, apakah masih bisa belajar?

Bisa dong! Namanya belajar kan proses seumur hidup ya? Nah di bawah nanti teman-teman akan langsung melihat murid saya seorang dokter yang lagi mengambil program spesialis yang sudah tidak muda lagi tentunya, tapi dia masih semangat ikut les drum dengan saya. Jadi umur bukanlah penghalang untuk belajar!

Saya bukan drummer dan saya tertarik untuk belajar not baloknya saja, apakah bisa?

Ternyata ada banyak teman yang bertanya seperti ini, mereka tertarik dengan cara mengajar saya yang mudah dimengerti dan dipahami. Kebetulan di bawah ini ada video dimana saya lagi mengajar murid yang bukan drummer, dan dia ingin bisa membaca not baloknya saja.

Kebetulan dia adalah seorang pianis. Tapi saya tidak mengajarkan cara bermain piano, hanya mengajarkan cara membaca not balok piano karena pada dasarnya prinsipnya sama aja membaca not balok untuk instrument yang berbeda.

Buat teman-teman yang instrumentnya lain, saya bisa mengajarkan cara membaca not baloknya, tapi JANGAN suruh saya mengajar cara memainkan instrument yang teman-teman mainkan lho. Untuk hal itu lebih baik teman-teman mencari guru yang memang sama instrumentnya dengan yang teman-teman mainkan.

Seperti Apa Sih Suasana Belajar Drumnya?

Dibawah ini ada beberapa video ketika saya mengajar murid-murid saya. Seperti ini kira-kira kalau saya lagi mengajar.

Yang ini kalau saya lagi mengajar anak kecil, murid saya yang ini namanya Raka, umurnya 7 tahun.

Kalau yang ini umurnya 5 tahun, namanya Darren..

Yang ini adalah seorang dokter yang lagi mengambil program spesialis. Walau sudah dokter namun masih sangat bersemangat untuk bisa bermain drum. Salut sama semangat dan tekadnya!

Dan yang ini murid saya yang lainnya lagi. Jadi seperti ini kira-kira gaya saya kalau mengajar.

Ada juga yang bertanya, ada murid cewenya ngga? Nah ini kebetulan adalah salah satu murid cewe saya. Jadi jawabannya ada dong! Dia ini kebetulan adalah reporternya Metro TV, namanya Trifty Qurrota Aini, kalau teman-teman suka nongkrongin Metro TV pasti sering melihat orang ini.

Dan yang di bawah ini adalah murid saya yang hanya ingin belajar not baloknya saja sementara dia itu pemain piano dan bukan drummer. Jadi bisa saja kursus belajar membaca not baloknya saja dengan saya.

Kalau yang ini saya lagi melatih murid saya, ini murid saya kelas 1 SMA, dia belajar dengan saya dari SMP, dari nol banget. Dan ini saya lagi melatih dia untuk belajar memainkan solo drum, disini saya yang mengiringi dia main gitar. Saya main gitar itu tapi ngga keliatan di kameranya ya.

Dan yang ini adalah murid drum saya yang sekarang banyak bermain dengan band papan atas Indonesia, dia kemarin saya sempat bertemu dia bilang sempat bermain dengan Once Dewa, Fariz RM, Ginda Bestari dan musisi-musisi top lainnya.

Ingin langsung memulai belajar drum dengan saya? Teman-teman bisa langsung menghubungi saya dengan mengirim pesan di facebook saya atau bisa langsung menghubungi saya di nomor 0817-904-1100. Sebelum menelpon saya sebaiknya teman-teman meng-sms saya terlebih dahulu karena biasanya saya tidak mengangkat telpon dari no yang tidak saya kenal.

Sampai ketemu di tempat les drum saya yaa.. Salam drummer!