Wednesday, June 27, 2018

Cerita Di Balik Semangka Kotak Dari Jepang

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing mengenai cerita di balik semangka kotak dari Jepang, kebetulan saya menemukan video yang sangat bagus mengenai hal ini yang kemudian saya pikir saya coba berikan terjemahannya saja dan nanti akan saya embedkan di artikel ini agar teman-teman juga bisa menontonnya langsung dan juga mendapatkan ilmunya juga.

Cerita Dibalik Semangka Kotak Dari Jepang

Video ini merupakan video dari channel youtubenya Only In Japan, yang channel bisa teman-teman kunjungi DI SINI. Kalau teman-teman suka dengan video-video yang ada di sana tentunya jangan lupa untuk SUBSCRIBE di channelnya mereka ya, saya hanya membantu memberikan subtitle bahasa Indonesianya saja untuk teman-teman yang tidak mengerti bahasa Inggris dan bahasa Jepang, kebetulan saya juga punya blog belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang, silakan mampir aja di blog saya kalau teman-teman tertarik untuk mempelajari bahasa.




Semangka Kotak Dari Jepang

Kita tonton langsung saja yuk videonya di bawah ini,


Seru kan? Jepang itu selalu mempunyai ide ya untuk membuat dan meningkatkan kualitas kehidupan. Idenya untuk membuat semangka berbentuk kotak itu ternyata diawali oleh bapaknya Yamashita san yang pada saat itu mengalami krisis karena harus bersaing dengan es krim dan minuman yang banyak mulai muncul dan digemari. Dia berusaha gimana agar usahanya menghasilkan semangka itu bisa tetap bertahan karena penjualannya semakin hari semakin menurun dikarenakan oleh munculnya es krim dan minuman.

Semangka kotak di Jepang ini ternyata hanya ada di kota Zentsuji, sebuah kota yang terletak di Kagawa Prefektur. Kagawa Prefektur ini terletak di pulau terkecil dari 4 pulau utama Jepang. Pulau terkecil itu adalah pulau Shikoku. Dan kota Zentsuji ini berdekatan dengan kota Takamatsu. Jumlah populasi penduduk di kota Zentsuji ini hanyalah sekitar 34.000 jiwa, jadi tidak terlalu banyak orangnya di kota ini. Bisa kita bayangkan kotanya tenang dan pastinya jauh dari keramaian, tidak seperti di Tokyo.

Proses Pembuatan Semangka Kotak

Ternyata proses membuatnya hanyalah memasukkan semangka yang sudah berada dalam ukuran tertentu ke dalam sebuah kotak, tapi tentunya caranya tidak semudah itu karena di video tersebut juga diberitahu bahwa untuk para petani pemula yang baru saja memulai menanam semangka kotak ini ternyata tidak mudah.

Dan karena melalui berbagai percobaan dan kemudian harga pun menjadi semakin mahal maka kemudian tujuan dari membuat semangka berbentuk kotak yang tadinya untuk dimakan kemudian berubah menjadi untuk pajangan. Jadi sudah tidak untuk dimakan lagi karena kalau kita melihat harganya dimana di video tersebut disebutkan bahwa kisaran harganya adalah 18.000 - 20.000 yen yang kalau dikurskan ke rupiah tinggal silakan teman-teman kalikan saja dengan kira-kira 120, karena nilai 1 yen kan kurang lebih 120. Coba saja dikalikan hasilnya kurang lebih sekitar 2 jutaan.

2 juta itu harga untuk satu buahnya lho! Jadi mahal banget kan harga 1 buah semangka sampai 2 juta seperti itu? Biasanya kan kita membeli semangka palingan juga di kisaran masih di bawah 100ribu per buahnya. Nah ini berarti lebih dari 20 kalinya harga semangka yang biasanya.

Nah karena mahal tentunya orang yang membeli semangka itu sayang banget kan kalau hanya untuk dimakan saja mengeluarkan uang yang segitu mahalnya? Itulah mengapa kemudian fungsinya juga menjadi berubah sekarang dari yang awalnya untuk dimakan menjadi untuk barang pajangan. Dan semangka-semangka kotak yang dijual ini memang dipanen sebelum semangka tersebut matang, sehingga bisa bertahan selama 6 bulan. Kalau dipanennya setelah matang, paling cuma bisa bertahan selama 1 minggu saja, itulah mengapa dipanennya jauh-jauh hari sebelum semangka tersebut matang.

Dan di video di atas kita bisa melihat bahwa semangka kotak tersebut ada yang dicoba untuk dimakan, dan karena memang dipetiknya pada saat belum matang maka tidak heran kalau rasanya pun tidak enak. Jadi memang tujuan dari semangka bentuk kotak ini lebih sebagai pajangan saja.

Kalau di Indonesia kita juga sudah bisa, dan semangka kotak ini ada di Mekarsari. Coba aja digoogling atau cari videonya di youtube. Nah kalau semangka kotak yang di Mekarsari memang untuk dimakan dan bukan untuk pajangan seperti yang di Jepang ini.

Oh iya video di atas saya sendiri yang menerjemahkan dan memberikan subtitle bahasa Indonesianya ya. Kalau teman-teman merasa bermanfaat, silakan saja komen di komentar di bawah misalnya ada video apa yang ingin saya berikan terjemahannya. Kalau saya ada waktunya dan bisa mengerjakannya, Insya Allah saya akan coba kerjakan agar bisa memberikan manfaat buat banyak orang. Video yang bagus dan bermanfaat seperti video di atas ini misalnya ya.

Dan mungkin ke depannya saya juga akan mulai menerjemahkan dan memberikan subtitle bahasa Indonesia lagi untuk video-video yang menurut saya bagus dan semoga aja bisa memberikan manfaat juga buat teman-teman yang lainnya ya.

Kalau begitu sekian dulu ya mengenai cerita dibalik semangka kotak dari Jepang ini. Semoga bisa membawa manfaat untuk kita semua. Ja mata..


Baca juga:
  1. Taman Dunia Air Tawar
  2. Pengalaman Kuliah di Jerman
  3. Rendang Adalah Makanan Terbaik di Dunia

Tuesday, June 12, 2018

Review Speaker Edifier R1280T

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman, kali ini saya mau review speaker Edifier R1280T sedikit. Kebetulan saya sudah membuat video unboxing mengenai hal ini. Ini speaker yang sudah lama sekali saya ingin beli dan ketika kemarin saya melihat di Bhinneka.com ternyata harganya turun menjadi harga yang terlihat di bawah ini,

Review Speaker Edifier R1280T

Biasanya saya lihat harganya itu ngga pernah di bawah 1 juta seperti terlihat pada gambar di atas, saya sedikit ngga percaya juga, soalnya dulu waktu saya beli Edifier R1000T4 juga lagi diskon dan kena diskon harganya juga sekitaran 900ribuan gini. Dan saya juga membelinya di Bhinneka.com. Saya sudah menjadi pelanggan Bhinneka.com sudah cukup lama soalnya.

Kemudian saya cek di situs yang lain ternyata harganya masih berada di kisaran Rp 1,3 juta. Lalu saya pikir, "Ah kalau gini harus dibeli ini!!". Hihihi, maka dari itu tanpa berpikir lama, langsung saya membeli speakernya.


Review Speaker Edifier R1280T

Kalau untuk melihat spesifikasi teknisnya buat teman-teman yang senang dengan data-data teknis, bisa melihatnya di situs Edifier ini. Dan speaker ini sudah direview juga oleh PC Magazine dan mendapatkan hasil review yang bagus. Di situ dikatakan,
For $100, the Edifier R1280T's audio quality is impressive. Budget-friendly PC speakers rarely sound this good and deliver this much power.
Yang kalau saya terjemahkan artinya,
Untuk speaker seharga $100, kualitas dari speaker Edifier R1280T cukup mengesankan. Biasanya speaker dengan harga yang murah jarang yang suaranya bagus dan juga bisa sekeras ini suaranya.
Detailnya silakan dibaca di PC Magazine aja ya.

Saya akan mereview tidak terlalu teknis ya.

Kelebihan Speaker Edifier R1280T

Menurut saya ada beberapa kelebihannya yaitu:
  1. Dari segi harga termasuk murah apalagi kalau lagi ada diskon kaya gini. Hehe..
  2. Kualitas soundnya untuk harga segitu LUAR BIASA kalau menurut saya. Stereo imagingnya kalau kita memutar musik bisa kerasa sekali. Eh tadi saya bilang ngga mau masuk terlalu teknis ya? Jadi gini aja deh, kualitas suara yang dihasilkannya sangat jernih. Kalau mau nonton film dengan speaker ini sangat bagus, musik-musik seperti Jazz, Pop bisa dihasilkan dengan sangat baik dengan speaker ini. Kalau musik Metal saya rasa sih mendingan cari speaker yang lain deh, agak kurang soalnya.
  3. Tampilannya keren. Saya suka dengan desainnya, terlihat mewah dan keren (*kalau menurut saya)
  4. Cukup kecil tapi bisa menghasilkan suara yang keras. Ini speaker kecil-kecil keras lho suaranya!
  5. Ada pengaturan Bass dan Treblenya, sehingga bisa kita otak-atik sesuai selera kita.
  6. Ada remotenya untuk kita mengatur, mengecilkan atau mengeraskan suaranya dari jauh.
  7. Tombol pengatur volume, bass, treble ada di samping sehingga masih mudah untuk kita atur-atur, karena kalau Edifier R1000T4, tombol volumenya ada di bagian belakang dan ini agak menyulitkan juga kalau kita ingin mengatur volume atau bassnya. 
  8. Kabel yang disediakan oleh Edifier adalah kabel yang cukup bagus.

Kekurangan Speaker Edifier R1280T

Sementara kekurangan speaker Edifier R1280T ini menurut saya:
  1. Tombol volumenya itu seperti yang ada di video saya, tidak bisa mentok, dia muter aja terus ngga ada mentoknya. Jadi kita ngga tahu apakah volumenya sudah maksimal atau belum, harus dengarin speakernya. Kalau ada bagian mentok kan tinggal kita pentokin aja tanpa kita harus mendengar suara dari speaker dan kita sudah tahu bahwa itu berarti volumenya sudah berada di titik maksimal.
  2. Remote volumenya ngga enak di tangan! Harus nekan keras baru ada perubahan suara. Ini buat saya sih mengganggu sekali, kenapa juga volume di body speakernya dia akan ngereset sendiri setiap kali speakernya dimatikan. Saya sendiri biasanya mentokin levelnya sampai di 10, baru kemudian saya atur volumenya dari PC, misalnya 30% saja suaranya di PC, itu lebih enak ngaturnya. Ini agak ribet jadinya.
  3. Volume yang selalu mereset setiap kali dimatikan. Jadi kalau sudah kita naikkan volumenya menggunakan remotenya sampai mentok kemudian komputernya kita matikan dan speakernya juga ikut kita matikan maka level speakernya akan tereset kembali ke level setting pabriknya, ngga berada di level mentok yang sudah kita setel sebelumnya. Sebenarnya ini bagus untuk orang-orang yang suka mengeraskan speakernya sesuka hatinya, jadi speakernya akan bisa terjaga. Tapi untuk orang yang mengerti kontrol volume, maka ini cukup ngeselin juga karena setiap kali menyalakan speaker harus menaikkan volume atau mengecilkan volumenya.



Kesimpulan Speaker Edifier R1280T

Kalau saya sih PUAS sama hasil soundnya. Bass boostnya ngga terlalu lebay, karena kebetulan saya tidak suka dengan speaker yang terlalu ngeboost bassnya, saya lebih suka dengan speaker yang claritynya jelas. Clarity itu adalah kejelasan suara yang dihasilkannya. Kalau kita menggenjreng gitar, maka 6 senarnya bisa kita dengar dengan jelas. Masing-masing senarnya bunyinya bisa kita dengar dengan detail, saya lebih suka model speaker yang model seperti itu ketimbang yang bassnya ngeboom banget.

Buat teman-teman yang suka dengan speaker yang ngeboom banget bassnya mungkin bukan untuk teman-teman. Tapi kalau saya bilang sih bass-nya cukup lah. Intinya kalau saya sih PUAS dengan speaker Edifier R1280T.

Ini saya pasang di komputer saya bersama dengan speaker KRK VXT 6. Kalau speaker KRK VXT 6 ini saya gunakan kalau saya lagi mixing lagu. Karena kalau lagi mixing kan butuh speaker yang lebih detail lagi, maka saya menggunakan speaker KRK VXT 6 ini.

Seperti ini penampakan dari speaker Edifier R1280T setelah saya pasang di meja komputer saya.

Review Speaker Edifier R1280T

Oh iya itu tutup speakernya bisa dibuka dan kalau dibuka maka hasil soundnya akan lebih terasa treble. Kalau saya untuk yang ini lebih suka ditutup saja, kalau yang Edifier R1000T4 saya lebih suka dibuka karena lebih terlihat bagus kalau dibuka. Kalau speaker Edifier R1280T ini kalau dibuka tampilannya saya kurang suka dan juga cenderung lebih treble hasil suaranya walau kita bisa sesuaikan lagi treblenya di knob yang ada di bagian samping dari speaker Edifier R1280T ini.

Ini foto kalau tutup speakernya dibuka ya.



Edifier R1280T

Oh iya terakhir teman-teman silakan tonton video unboxing atau buka dus saya di bawah ini.


Dan kalau teman-teman mau mendengar sound test dari speaker Edifier R1280T ini saya menemukan sebuah video di youtube yang membahas mengenai hal ini dengan sangat bagus dan karena video ini jugalah yang kemudian membuat saya jadi ngiler pingin punya speaker ini.

Silakan bisa ditonton videonya di bawah ini,


Nah semoga sharing dari saya mengenai review speaker Edifier R1280T ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Buat teman-teman yang juga punya speaker Edifier R1280T ini tulis juga di komen dong mengenai gimana pengalaman teman-teman menggunakan speaker Edifier R1280T ini, apakah puas atau tidak? Kalau tidak puas, tidak puasnya itu kenapa biar kita semua bisa tahu juga sehingga buat teman-teman yang mau membeli speaker ini juga bisa menjadi sebuah pertimbangan juga tentunya. Terima kasih kalau begitu ya teman-teman. Sampai ketemu lagi.


Baca juga:
  1. Review USB Microphone Samson Go Mic
  2. Review Canon Powershot G7X Mark II
  3. Review Keyboard Bluetooth Logitech K480