Monday, December 22, 2014

Sate Maranggi Cibungur Purwakarta

Blog Iman Prabawa - Sate Maranggi Cibungur Purwakarta ini terletak di Jalan Raya Cibungur Purwakarta, no telponnya adalah 0264-351077. Menunya memang yang paling jadi andalan adalah sate maranggi, ada sate maranggi kambing, sate maranggi sapi atau sate maranggi ayam. Tapi ada juga menu lainnya. Kita bisa lihat daftar menunya di gambar di bawah ini.

Menu Sate Maranggi

Sate Maranggi ini katanya sih tidak membuka cabang dimana pun juga, ini terlihat dari spanduk yang mereka pasang disini.



Tidak Buka Cabang

Sate Maranggi dan es kelapa mudah Cibungur ini tempat parkirnya luas sekali, dan juga tempat makannya memang sangat luas sekali. Satenya? Waktu itu saya nyobain sate maranggi yang sate sapi karena kalau sate ayam kan udah sering banget makan, kalau yang sate kambing kebetulan saya memang tidak suka daging kambing jadinya ngga pesan sate kambing. Sate sapinya enak banget lho!

Sate Maranggi Cibungur Purwakarta


Sate Maranggi Cibungur Purwakarta

Kemarin saya makan sate maranggi sapinya dan juga es kelapa, saya memilih es kelapa jeruk. Enak juga nih kelapanya, kebetulan memang muda, lagi dapat yang muda atau memang semuanya muda ya? Karena seringkali kan kaya gitu, kadang kalau dapat yang muda enak, tapi kadang ngga juga. Tapi kemarin pesan dua kali, dapatnya muda. Berarti mereka memang memilih kelapa yang muda dan yang ngga.

Sate Maranggi dan Es Kelapa

Untuk tempat parkirannya sangat luas sekali, tempat parkirnya dikelilingi oleh tanaman jati. Masih banyak tempat saya lihat karena memang parkirannya sangat luas sekali.



Sementara tempat kita makan sangat luas sekali, kita bisa lihat pada gambar di bawah ini. Kebetulan kemarin saya datang pas hari biasa, kalau tidak salah hari selasa, makanya yang makan tidak begitu rame, tapi kalau sabtu minggu ampun deh rame sekali!

Tempat Makan

Juga toiletnya banyak sekali lho, tempat shalat juga ada, masjid juga dekat sekali. Jadi ngga pusing kalau memang mau makan disini dan kebetulan lagi waktu shalat, bisa ke mushalla yang ada dekat situ atau langsung saja ke mesjid yang terletak di seberang jalan.

Toiletnya bisa kita lihat di gambar di bawah ini.

Toilet

Dan ini yang lagi bakar satenya, memang yang pesan satenya banyak karena kan makanan andalan disini adalah sate marangginya, jadi sepertinya memang lebih banyak yang pesan satenya ketimbang makanan yang lainnya.




Nah jadi buat teman-teman yang lagi berada di Purwakarta wajib mencoba nih sate maranggi Cibungur Purwakarta ini. Salam wangi..


Baca juga :
  1. Bubur Ayam Putra Cianjur Bogor
  2. Tahu Sumedang
  3. Nasi Goreng Rawit Jalan Daksa

Sunday, December 21, 2014

Bubur Ayam Putra Cianjur Bogor

Blog Iman Prabawa - Bubur ayam putra Cianjur Bogor ini terletak di jalan Pandawa di daerah Indraprasta Bogor. Kalau kita dari mall Jambu Dua, itu tinggal ke arah atas aja. Nanti ketemu perempatan nah disitu di sebelah kanannya kita akan melihat ada gerobak bubur ayam ini.

Bubur Ayam Putra Cianjur Bogor

Buat saya ini bubur ayam yang paling enak di kota Bogor! Buat saya ya! Kan ini masalah selera, ada yang suka banget ada yang bisa jadi ngga suka, tapi buat saya ini bubur ayam paling enak yang pernah saya coba di Bogor.

Nyam nyam banget ini bubur ayamnya, harga seporsinya cuma 7ribu rupiah. Biasanya dia mangkal cuma berapa jam dan sudah habis. Dia sih saya perhatikan mangkalnya mulai jam 5 sore dan kalau saya datang jam 8an kesini biasanya buburnya sudah habis.

Kalau saya datang jam 9 malam biasanya sudah bisa dipastikan udah ngga ada buburnya alias udah habis. Memang banyak sekali yang beli bubur ayam ini karena rasanya memang enak banget.



Bubur Ayam


Bubur Ayam Putra Cianjur Bogor

Kemarin pas saya makan kebetulan memang lagi sepi, jadi enak nih. Kebetulan kemarin itu malam minggu, dan biasanya kalau malam minggu bisa dipastikan rame sekali! Tapi kemarin karena hujan jadi masih sepi yang makan bubur ini.

Memang biasanya kalau hujan yang beli jadi lebih sedikit dan lebih banyak yang dibawa pulang ketimbang makan disini, atau makan di mobil.

Kemarin yang makan terlihat seperti gambar foto di bawah ini.

Makan Bubur Ayam

Nah enak kalau makan kaya gini, sepi! Hihihi kriuk kriuk karena saya paling suka kalau makan ngga rame yang makan gitu, ngga perlu ngantri juga kan jadinya.

Jadi buat teman-teman yang ada di Bogor, mampir disini deh, maknyuuss banget ini bubur ayam putra Cianjur Bogor ini. Wajib dicoba!


Baca juga :
  1. Bubur Ayam Pandawa Bogor
  2. Bubur Ayam Cempaka Putih
  3. Bubur Ayam Mas Mul Bogor

Bubur Ayam Pandawa Bogor

Blog Iman Prabawa - Bubur Ayam Pandawa Bogor ini seperti namanya terletak di jalan Pandawa Bogor, dekat daerah Indraprasta. Kalau dari mall Jambu Dua itu tinggal terus aja ke atas. Nanti kita akan melihat bubur ayam ini ada di sebelah kanan, dan mojok di pinggir jalan. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Bubur Ayam Pandawa Bogor

Ini harga satu porsinya kemarin kebetulan saya baru aja main ke Bogor dan biasanya kalau saya main ke Bogor menyempatkan untuk mampir dan makan di bubur ayam Pandawa ini karena menurut saya bubur ayam di Bogor yang paling enak ini! Ini menurut saya lho! Kan tiap orang seleranya beda-beda pastinya.

Harga satu porsinya adalah 7ribu. Kemarin karena lagi kelaparan banget saya makan tiga mangkok! Hihihi kriuk kriuk, seperti ini nih satu mangkoknya.



Bubur Pandawa


Bubur Ayam Pandawa Bogor

Bubur ayam ini bukanya jam 5 sore, dan biasanya jam 8an gitu sudah habis, soalnya pengalaman saya kalau kesini jam 8.30 atau jam 9 malam buburnya sudah ngga ada lagi. Ini laku banget, biasanya yang datang pada beli untuk dibawa pulang. Yang makan disini malah bisa dibilang ngga terlalu banyak.

Mungkin karena pojokan gitu dan termasuk di kompleks perumahan, banyak yang lebih suka makan di rumahnya kali ya? Ini kalau kita makan disini, tapi seringkali juga kalau lagi rame, ya rame banget, bikin malas sih kalau lagi rame banget. Kebetulan kemarin pas saya kesini lagi bisa dibilang sepi.

Makan Di Bubur Pandawa Bogor

Jadi kalau teman-teman lagi ada disini wajib banget deh makan di bubur ayam pandawa Bogor ini! Karena enak banget buburnya!


Baca juga :
  1. Bubur Ayam Cempaka Putih
  2. Bubur Ayam Mas Mul Bogor
  3. Gubug Makan Mang Engking

Saturday, December 20, 2014

Memulai Bisnis

Blog Iman Prabawa - Banyak dari kita yang ingin sekali memulai bisnis dan menjadi pengusaha. Namun untuk menjadi pengusaha ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jauh lebih susah menjadi seorang pengusaha ketimbang menjadi seorang karyawan. Setidaknya ini menurut pengakuan Robert Kiyosaki yang terkenal dengan buku-bukunya antara lain Rich Dad Poor Dad, Cashflow Quadrant dan lain-lain.

Teman-teman bisa mendengar penuturan dari Robert Kiyosaki ini di audio ini (Dengar : Mind Your Business). Disitu dia berkata hanya 1 dari 100 orang yang berhasil menjadi seorang pengusaha yang sukses. Kalau kita ingin memulai suatu bisnis apa aja sih yang harus kita persiapkan?

Memulai Bisnis



Memulai Bisnis

Saya sendiri sempat memulai bisnis saya studio musik, yang saya beri nama Gudang Music Studio, yang sekarang sudah bangkrut. Selama 9 tahun studio tersebut berdiri dan akhirnya harus bangkrut. Nah balik lagi kalau kita mau memulai suatu bisnis apa sih yang harus kita persiapkan?

Pertama, yang sudah pasti adalah modal. Bisnis pastinya butuh modal kan? Nah ini akan bervariasi besarnya tergantung bisnis apa yang akan kita jalani. Kalau dulu saya bisnis studio musik secara modal butuh sekitar 300 juta, termasuk alat dan juga saya harus renovasi ruangan studionya.

Semakin besar modal kita pastinya akan semakin besar juga kemungkinan kita ruginya dong? Kerugian yang bisa kita alami adalah persis sebesar modal yang kita tanamkan tentunya. Lalu kemudian apa lagi?

Kedua, keahlian. Dalam hal ini kita harus punya keahlian tentunya di dalam menjalankan sebuah bisnis. Kalau kita tidak mempunyai keahlian ya tinggal tunggu waktu aja palingan nanti bisnis kita bangkrut. Kalau kita bergerak di bidang jasa berarti keahlian kita yang diperdagangkan disini. Kalau kita bergerak di bidang jualan produk berarti kita harus punya supplier produk yang nantinya akan kita pasarkan.

Bisa kita punya supplier atau kita yang memproduksi barangnya sendiri. Kalau kita yang memproduksi barangnya sendiri sudah pasti akan lebih repot lagi. Kita harus mengurus produksi barangnya, dan kemudian kita juga harus memikirkan gimana nanti memarketkan produk yang sudah kita buat.

Kalau pun kita produksi barang kita sendiri tetap saja kita akan membutuhkan bahan mentah untuk produksi barang jadi kita yang nantinya akan kita jual. Kita butuh mendapatkan pasokan raw material atau bahan mentah yang stabil sehingga produksi kita pun bisa berjalan stabil. Kalau pasokan bahan mentahnya tidak stabil bisa jadi nanti produksi kita pun akan jadi tidak berjalan dengan stabil.

Ribet ya bisnis? Belum kalau sudah ada produk kita harus memikirkan juga masalah gudang dan penyimpanan dari produk yang akan kita jual. Sudah pasti setelah kita produksi akan ada jeda sebelum barang tersebut terjual di pasaran. Nah untuk itulah kita butuh gudang penyimpanan. Gudang penyimpanan ini kan nantinya juga rawan juga akan pencurian lah.

Yamaha sendiri pernah mengalami hal ini, sempat mengalami kerugian sekitar 600 juta rupiah. Waktu saya ke Jepang bulan Februari disana ketemu dengan guru saya Sadahisa Sugiyama yang merupakan konsultan bisnis untuk banyak perusahaan Jepang, yang salah satunya adalah Yamaha, dia menuturkan bahwa pabrik Yamaha di Indonesia mengalami kerugian sebesar 600 juta rupiah karena pencurian yang terjadi.

Kalau kita bisnis online gimana? Kalau kita bisnis online kan misalnya buka toko online memang jauh lebih kecil modalnya, tapi tetap aja kita harus punya yang namanya supplier, yang mana ini gampang-gampang susah mendapatkannya. Kalau sudah ada yang bisa diajak kerjasama, belum tentu nanti ke depannya akan lancar-lancar saja.


Bisa pasokannya yang ngga lancar, bisa juga memang kita salah berurusan dengan orang pihak suppliernya ternyata mungkin suppliernya adalah supplier nakal. Hal-hal seperti itu sangat bisa terjadi dan seringkali terjadi.

Belum kita harus mengurusi karyawan kita, membayar gaji mereka, dan juga kalau mereka demo menuntut gaji dan tidak nyaman bekerja dengan kita, bisa aja mereka seketika main keluar saja.

Ribet banget ya memulai bisnis itu? Kalau kata Bob Sadino bisnis yang bagus adalah yang dibuka, ngga dipikirin aja, tapi memang kalau kita langsung buka dan tanpa berpikir, di tengah jalan kita harus dipaksa untuk berpikir juga. Karena biasanya pengusaha sukses itu minimal mengalami 3 kali kebangkrutan dalam hidupnya.

3 kali untuk proses dia belajar dan bangkit lagi.

Robert Kiyosaki Menyarankan Network Marketing


Robert Kiyosaki menyarankan buat yang ingin mencoba berbisnis, bisa memulai dengan bisnis Network Marketing, yang mana secara modal jauh lebih kecil ketimbang kalau kita memulai usaha kita dari nol.

Namun yang perlu kita cari adalah sebuah perusahaan yang memang sudah lama dan beroperasi dengan baik, dan juga punya program pendidikan dan pelatihan yang baik juga sehingga nantinya kita bertumbuh dan berproses menjadi seorang pengusaha yang tangguh.

Untuk menjadi seorang pengusaha, skill yang harus dipunyai adalah kemampuan untuk menjual. Tidak ada pengusaha yang tidak mampu untuk menjual. Karena yang namanya bisnis pastinya ada sesuatu yang harus dijual, apakah itu berbentuk produk ataukah berbentuk jasa.

Dengan network marketing setidak-tidaknya kita tidak perlu stock barang. Punya gudang simpanan yang besar yang kalau barang ngga kejual akan jadi masalah buat kita. Kita juga bisa memulai untuk belajar menjual dan mempromosikan produk yang kita akan pasarkan, karena apa pun di bisnis pada akhirnya nantinya kita pun akan menjual dan mempromosikan apa yang kita pasarkan.

Banyak yang berpikir bahwa kalau Network Marketing itu hanya menjanjikan yang muluk-muluk, jalan-jalan ke luar negeri lah atau apalah. Kalau saya lebih melihatnya kepada mereka bisa memberikan kita produk-produk yang konsisten ketersediaannya, dan masalah bonus perjalanan gratisnya saya tidak terlalu ambil pusing karena tujuan saya adalah belajar dulu untuk bisa menjual.

Nanti di tulisan saya yang lain saya akan melanjutkan lagi mengenai pembahasan memulai bisnis ini lagi. Sampai ketemu lagi di sharing saya berikutnya, semoga bermanfaat..


Baca juga :
  1. Bubur Ayam Pandawa Bogor
  2. Nasi Goreng Depan Pagi Sore
  3. Minimarket Membunuh Warung Kecil

Nasi Goreng Depan Pagi Sore

Blog Iman Prabawa - Sesuai dengan namanya nasi goreng depan pagi sore ini biasanya mangkal di depan rumah makan pagi sore di dekat rumah saya di Cempaka Putih Jakarta. Biasanya nasi goreng ini mangkal mulai jam 9 malam. Selalu mulai mangkal jam 9 malam, saya pernah cari kalau jam 8 malam dia ini belum keluar.

Nah pak kumis, banyak yang manggilnya gitu karena memang yang masaknya itu kumisan orangnya. Nasi gorengnya menurut saya enak, dan biasanya kalau saya makan disini pasti tambah ceplok telor. Dan kalau tambah ceplok telor, harga satu porsinya 15ribu.

Seperti ini nih pak kumis kalau lagi beraksi. Barusan aja iseng nyobain foto untuk upload di Path, ternyata seru juga hasilnya. Hihihi kriuk kriuk.


Nasi Goreng Depan Pagi Sore


Nasi Goreng Depan Pagi Sore

Si pak kumis ini saya dengar tadi ada mbak-mbak yang juga pesan, terus dia bertanya kemarin itu kemana, padahal dia udah nyariin. Ternyata pak kumis ini banyak juga ya pelanggannya yang sampai bela-belain datang buat beli nasi gorengnya. Saya sendiri sih cocok dengan nasi goreng buatannya dia ini. Sampai kalau dia ngga ada saya malas aja beli nasi goreng.

Ada banyak sih nasi goreng yang ada di daerah Cempaka Putih dekat tempat tinggal saya. Ada nasi goreng mangkok yang dulu terkenal banget, kalau sekarang sih udah biasa aja. Mungkin karena harganya jadi terlalu mahal kali ya? Jadi peminatnya sekarang sudah berkurang banget ketimbang dulu jaman saya masih kuliah, yang beli sampai antri-antri gitu dan mobil yang parkir juga sangat membuat kemacetan.

Kalau sekarang sih ngga seperti itu. Mungkin karena selera orang juga berubah kali ya? Ada juga nasi goreng SBY dekat situ, biasa aja sih rasanya, dan banyak banget lagi nasi goreng yang mangkal yang saya sendiri ngga ngeh karena ngga pernah beli.

Oh iya ada juga nasi goreng mafia yang baru saja buka yang kemarin saya baru aja makan disitu. Kurang terlalu suka sih saya sama nasi goreng itu, kemarin udah nyobain makan disitu dan cobain lagi makan lagi tapi menunya beda, soalnya disitu kan menunya banyak banget di nasi goreng mafia itu.

Saya jadi lapar nih, saya mau makan dulu aja kali ya? Kalau gitu saya sudahi dulu ya artikel tentang nasi goreng depan pagi sore ini. Salam wangi..


Baca juga :
  1. Nasi Goreng Rawit Jalan Daksa
  2. Nasi Goreng Pak Min
  3. Udang Goreng Tepung Nyam Nyam

Friday, December 19, 2014

Banjir Di Kelapa Gading

Blog Iman Prabawa - Banjir di Kelapa Gading ini terjadi sudah kapan tahu ya, waktu itu kebetulan ceritanya saya mau ke Kelapa Gading tepatnya ke MG Music untuk membeli drum head karena drum head saya yang sebelumnya jebol. Dan karena memang butuh saat itu karena saya tidak mempunyai drum head lagi ya saya berangkat juga.

Waktu itu sih di tempat saya di Cempaka Putih gerimis gitu, dan saya pikir saya paksain jalan aja. Saya menggunakan jas hujan, habis kalau ngga kan drum headnya udah ngga ada lagi dan ada murid yang mau belajar dan stock snare drum saya cuma satu. Ada yang snare drum yang kecil ukuran 10" yang kayanya ngga asik banget kalau buat latihan dan les drum.

Eh ternyata begitu saya sampai di Kelapa Gading, banjir! Dan ternyata cukup dalam yang ke arah MG Music sehingga saya sendiri tidak berani untuk meneruskan daripada nanti motor saya mogok. Jadinya saya kemudian pulang lagi aja, dan tidak lupa saya fotokan dulu aja banjirnya.



Banjir Di Kelapa Gading



Banjir Di Kelapa Gading

Lalu saya perhatikan kali yang ada disitu memang pada meluap. Ini dia fotonya bisa kita lihat di gambar di bawah ini.

Kali Meluap Di Kelapa Gading

Dan itu kalau kita lihat yang terus ke arah MG Music jadinya saya tidak berani kalau disana ternyata lebih dalam lagi dan jadi motor saya mogok kan jadinya berabe tho? Kemudian saya balik lagi aja, kalau di arah yang sebaliknya kebetulan ngga terlalu banjir dalam, jadinya saya pikir balik aja deh daripada nanti malah motor saya yang mogok akan lebih berabe lagi.

Saya pikir masih bisa aja dulu pake snare ukuran 10 kalau kaya gini, habis mau ngga mau deh. Atau saya coba nyari drum head di tempat lain yang dekat dengan situ mungkin masih ada juga.

Banjir

Semoga aja ya ke depannya nanti Jakarta sudah bebas dari banjir sehingga kalau hujan gede pun tidak akan terjadi banjir. Ya kita doakan saja yaa.. Saya tutup artikel banjir di Kelapa Gading ini kalau begitu. Salam wangi..


Baca juga :
  1. Banjir Di Jakarta Tahun 2013
  2. Hujan Lebat Di Jakarta
  3. Banjir Jakarta Akankah Terulang Lagi?

Tuesday, December 16, 2014

Kedai Kopi Sahabat

Blog Iman Prabawa - Kedai kopi sahabat ini terletak di kota Tanjung Uban, Pulau Bintan. Saya menemukan banyak tempat seperti kedai kopi di daerah kota Tanjung Uban, dan juga di Tanjung Pinang juga banyak. Oh iya waktu saya ke Pulau Batam juga banyak kedai kopinya.

Sepertinya memang orang-orang disini suka dengan ngopi-ngopi. Tapi saya tidak menemukan kedai teh, mungkin karena memang teh itu sudah biasa kali ya? Ngga seekslusif kopi. Disini biasanya saya makan pagi, kalau pagi lagi menginap di Wisma Puri Anda.

Kedai Kopi Sahabat

 

Kedai Kopi Sahabat Tanjung Uban

Kami biasanya kalau pagi bukan menikmati kopi disini melainkan kita makan pagi. Soalnya disini kalau pagi sudah buka dan ada sarapan. Biasanya kita makan nasi lemak kalau tidak salah disini. Atau ada juga lontong sayur. Tapi seringnya kita makan nasi lemak gitu dan minumnya malah ngga pernah minum kopinya, saya malah lebih meminum teh O disini.




Suasana kedai kopi di pagi hari biasanya sih sudah ramai yang datang, dan kebanyakan yang saya perhatikan antara makan pagi atau juga minum kopi. Sepertinya memang budaya minum kopi sudah sangat terbiasa sekali disini, sehingga saya perhatikan memang banyak yang datang duduk disitu hanya menikmati secangkir kopi dan ngobrol dengan rekan-rekannya.

Saya banyak menemukan orang kantoran juga disini kalau di pagi hari. Mungkin sebelum mereka berangkat menuju kantor mereka sarapan dulu disini atau menikmati secangkir kopi dahulu sebelum memulai hari kerja mereka.

Kota Tanjung Uban ini sepi, enak sih buat teman-teman yang ngga suka dengan keramaian seperti saya. Sepi sekali dan tidak pernah ada yang namanya macet di kota Tanjung Uban ini. Karena memang penduduknya pun masih sangat sedikit sekali.

Sekian laporan saya dari kedai kopi sahabat kota Tanjung Uban ini. Salam wangi..


Baca juga :
  1. Pondok Salero Tanjung Uban
  2. Mesjid Raya Tanjung Uban
  3. Mancing Mania Di Pulau Bintan

Perpanjang STNK 5 Tahunan

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing mengenai proses perpanjang STNK 5 tahunan. Kalau sudah 5 tahun kan kita harus perpanjang STNK dan ada cek fisik yang harus kita lakukan. Apa itu cek fisik? Cek fisik adalah dimana nanti petugas mengecek fisik dari kendaraan kita, oleh karena itu kendaraan memang harus dibawa untuk proses perpanjang STNK 5 tahunan ini.

Kebetulan proses perpanjang STNK saya ini untuk motor saya. Untuk mobil sama juga, harus dibawa mobilnya. Dan kita lihat dulu dimana kita akan nantinya mengurus perpanjangan ini karena biasanya diatur berdasarkan wilayah. Karena wilayah saya adalah di Jakarta Pusat, maka perpanjangan STNK saya ini berada di Samsat Jakarta Pusat dan Utara Jln Gunung Sahari depan Mangga Dua Square, atau bisa teman-teman lihat melalui Google Map ini.

Apa Saja Yang Harus Disiapkan Untuk Perpanjang STNK 5 Tahunan Ini?



Yang perlu teman-teman persiapkan adalah :
  1. STNK asli
  2. SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) yang biasanya memang selalu ada bersama STNK kita
  3. BPKB asli
  4. KTP atau SIM asli, salah satunya aja. Usahain semua masih berlaku ya, kalau KTP-nya sudah mati, berarti yang dibawa SIM-nya saja. Jadi bawa salah satu yang masih berlaku tentunya, karena kalau sudah tidak berlaku paling kita disuruh pulang lagi mengurus terlebih dahulu perpanjangan KTP kita.
  5. Bawa kendaraan teman-teman tentunya dan bawa diri teman-teman(ya eyalah yaa..).
Perpanjang STNK 5 Tahunan

Kemudian setelah semua itu teman-teman persiapkan, sebaiknya saran dari saya datanglah sepagi mungkin. Jam bukanya adalah jam 8 pagi, enak kalau pagi-pagi masih ngga terlalu rame, saya bandingkan dengan jam 9 atau jam 10 sudah rame banget! Untung saya datangnya tadi jam 8 pagi, jadi masih terbilang sepi juga.

Proses Perpanjang STNK 5 Tahun

Setelah teman-teman sampai di Samsat, untuk Jakarta Utara itu sama dengan untuk Jakarta Pusat. Untuk daerah Jakarta yang lain kebetulan saya ngga tahu. Teman-teman bisa googling sendiri aja mencari dimananya.

Langkah-langkahnya Dalam Memperpanjang STNK 5 Tahunan


Parkirkan kendaraan teman-teman di lokasi cek fisik.

Karena saya perpanjang motor jadi langsung menuju lokasi cek fisik yang berada di belakang, disamping mesjid. Jangan mencari parkir dulu tapi langsung parkirkan saja motor teman-teman di lokasi cek fisiknya.


Nah itu tertulis ada tulisan Cek Fisik, di belakang tulisan itu tempat untuk cek fisik untuk motor. Langsung aja saya naikkan ke atas situ. Kemudian kita mengambil formulirnya dulu nih sebelum kita cek fisik motor kita.


Nah itu ada arah petunjuknya dimana kita melihat loket untuk cek fisik Jakarta Pusat, kalau untuk Jakarta Utara di sebelah kiri atau tepat di depan lokasi cek fisiknya. Kemudian kita menuju ke loket dengan membawa STNK asli dan BPKB asli, kita serahkan aja ke petugasnya, nanti kita akan diberikan formulir dan juga dikembalikan STNK dan BPKB kita.


Untuk STNK langsung distaples di formulirnya, nah untuk formulirnya awalnya saya bingung apakah harus kita isi disitu. Ternyata tidak! Formulirnya langsung saja kita serahkan kepada petugas cek fisik di lokasi, nanti biarkan dia yang mengisinya, sambil mengecek kendaraan kita.

Ini petugas cek fisik sedang mengecek motor saya..




Kemudian dia menuliskan nanti di formulirnya, cek fisik ini gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali, tapi saya kasihan aja udah ngolong gitu petugasnya, jadi saya kasih aja 10ribu ke dia sembari ucapkan terima kasih.


Proses cek fisik ini berlangsung cepat, kurang lebih 10 menit kelar lah, tergantung banyaknya motor yang antri sih. Makanya lebih baik memang kita datangnya pagi, jam 8 lah sampai sana. Enak lho jadinya masih terbilang sepi.

Cek fisik selesai lalu kita parkirkan kendaraan kita di tempat parkiran.

Setelah proses cek fisik ini selesai kemudian saya parkirkan saja motor saya dekat mesjid yang ada di sebelahnya, kebetulan masih sangat sepi sekali. Formulir cek fisik saya sekarang menjadi seperti terlihat pada gambar di bawah ini..


Dan lalu saya parkirkan motor saya di mesjid dekat situ yaitu Mesjid Al-Akhyar.




Tuh kan masih sepi sekali, karena masih jam 8. Kalau jam 10 sudah sesak sekali itu parkirannya. Jadi sebaiknya memang berangkat pagi-pagi deh.

Menuju lobby mengurus pembayaran pajak STNK

Setelah urusan dengan cek fisik selesai selanjutnya kita menuju lobby dimana kita akan mengambil formulir untuk perpanjang STNK dulu di loket pengambilan formulir seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Loket Pengambilan Formulir

Seperti ini formulir yang kita ambil, kemudian jangan lupa diisi sesuai BPKB kita yaa..

Formulir
 
Setelah mengambil formulir dan kita isi formulir tersebut kemudian kita fotokopi STNK asli, SPKD kita, BPKB dan juga KTP kita di fotokopian yang terletak disitu. Kalau saya sih mendingan fotokopi disitu aja karena nanti sekalian diberesin sama dia semuanya, di fotokopi dan diaturkan beserta formulir cek fisik kita tadi.

Tempat Fotokopi
Setelah difotokopi dan diaturkan oleh petugas fotokopi lalu kita menuju loket dimana kita mengambil formulir tadi dan kita serahkan semuanya disitu.


Teman-teman perhatikan aja karena Jakarta Pusat dan Jakarta Utara berbeda, tapi masih dalam ruangan yang sama. Kalau Jakarta Pusat di sebelah kiri dan kalau Jakarta Utara di sebelah kanan. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Setelah itu kita tunggu saja, sampai nanti nama kita dipanggil. Petugasnya memanggil dari loket pengambilan formulir tadi dengan menggunakan microphone. Jadi ngga perlu nungguin dekat situ. Duduk aja di tempat duduk yang ada disitu, nanti juga pasti kedengaran kalau nama kita dipanggil.

Begitu dipanggil, kita diberi slip dimana nanti kita perlu langsung membayar pajak kita di loket pembayaran pajak seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Loket Pembayaran Pajak

Dan setelah kita membayar kita akan mendapatkan dua lembar, yang mana lembar warna merah nanti kita serahkan di loket yang satunya lagi dengan cara langsung coblos aja di paku yang tersedia di loketnya, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


Kemudian kita tunggu lagi sampai nama kita dipanggil, slip yang satu lagi kita simpan aja karena nanti kita akan gunakan untuk mengambil plat nomor kendaraan kita. Jadi tunggu aja sampai nama kita dipanggil, dan ketika nanti nama kita dipanggil kita akan diberikan STNK baru dan juga SKPD baru.

Lalu selesai deh prosesnya, belum sih! Karena kita kan perlu mengambil TNKB atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor kita yang baru. Ngambilnya di belakang di dekat lokasi cek fisik yang tadi awal kita lakukan. Slip yang tadi, yang satunya lagi, seperti yang terlihat di bawah ini, diserahkan aja kepada petugasnya.


Pengambilan TNKB di belakang dekat tempat cek fisik

Nah seperti ini nih tempat nanti kita mengambil plat nomor kendaraan baru kita, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.




Di loket itu kita serahkan slip itu, dan kemudian kita tinggal menunggu aja sampai nama kita dipanggil dan kita diberikan plat nomor baru. Dan setelah kita menerima plat nomor baru, selesai deh! Kita bisa pulang!


Proses dari cek fisik yang saya hitung tadi saya sampai disana jam 8 dan kelarnya jam 10 kurang 5, jadi sekitar 2 jam lah mengurus sendiri. Kalau saya bilang sih mengurus sendiri ini termasuk gampang kok. Jaman sekarang sudah ngga seribet dahulu lagi. Jadi kenapa ngga kita urus perpanjang STNK 5 tahunan kita sendiri?


Baca juga :
  1. Perpanjang SIM Di Mal Artha Gading
  2. Perpanjang STNK Tahunan Di Mal Artha Gading
  3. Indomaret Keliling

Monday, December 15, 2014

Jalanan Di Singapura

Blog Iman Prabawa - Iseng aja fotoin jalanan di Singapura, waktu saya berkunjung ke Singapura dalam rangka liburan. Sebenarnya ingin mencoba aja naik ferry dari Tanjung Pinang ke Singapura itu berapa lama sih. Jadi tahu juga akhirnya kalau butuh sekitar 2 jam kalau kita menggunakan ferry dari pelabuhan Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang ke Singapura.

Dan tiket untuk naik ferry waktu itu seingat saya adalah sebesar 170ribu untuk satu kali jalan. Sementara kalau teman-teman berangkatnya dari Batam ke Singapura malah lebih mahal, padahal lebih dekat dan lebih cepat sampainya kalau berangkat dari Batam ketimbang kalau kita berangkat dari Tanjung Pinang menuju Singapura.

Kalau dari Batam itu tiketnya adalah 350ribu untuk satu kali jalan. Mungkin karena peminatnya jauh lebih banyak dari Batam sehingga tiketnya pun jadi lebih mahal.



Jalanan Di Singapura


Jalanan Di Singapura

Waktu itu kalau tidak salah hari senin atau hari selasa ya? Saya lupa! Eh bukan! Hari sabtu deng! Iya saya ingat! Jadi waktu itu pas banget malam mingguan, makanya pas malamnya saya ketemuan dengan teman saya dan saya makan di Orchard Road sama dia.

Melihat suasana Singapura di malam minggu yang mana banyak terdapat sampah disana waktu saya berkunjung malam minggu kesana. Bisa kita tonton pada video di bawah ini dimana kebetulan saya memvideokannya..


Mungkin kalau malam minggu aja kali ya? Atau mungkin karena sekarang sudah lebih banyak penduduk yang ada di Singapura ya? Dan saya juga ketemu banyak orang Indonesia yang berada disini di saat malam minggu ini.

Dari Atas Jalan Layang Singapura

Di waktu siang sekarang Singapura juga sudah banyak dan sering mengalami kemacetan. Ini diiyakan oleh supir taksi yang saya naik saat itu, dia bilang kalau Singapura sekarang sudah macet. Ini bisa kita lihat juga pada foto di bawah ini, kebetulan saya iseng mengambil foto dekat tempat hotel saya menginap.


Suasana Dalam Kota

Dan Singapura kalau tidak salah sekarang menjadi kota yang paling mahal di dunia. Tingkat hidup disini kalau tidak salah saya pernah menonton sekarang menjadi yang paling mahal di dunia, bahkan mengalahkan Tokyo yang dulu sempat menjadi kota dengan biaya hidup termahal.

Kalau begitu saya sudahi dulu artikel mengenai jalanan di Singapura ini. Salam wangi..


Baca juga :
  1. Tanjung Pinang Ke Singapura
  2. Burung Di Singapura
  3. Pantai Di Pulau Bintan

Tanjung Pinang Pelabuhan

Blog Iman Prabawa - Ini waktu saya berada di Tanjung Pinang Pelabuhan, disitu ada pelabuhan yang namanya Sri Bintan Pura. Dari pelabuhan Sri Bintan Pura ini kita bisa berangkat ke Singapura. Waktu itu saya mencoba dari pelabuhan Sri Bintan Pura menuju Singapura menggunakan ferry itu butuh waktu sekitar 2 jam.


Kalau tidak salah naik ferry itu biaya per orangnya adalah sekitar 170ribu untuk satu kali jalan. Kalau dari Batam ke Singapura yang malah lebih dekat harga tiket ferrynya malah lebih mahal. Kalau tidak salah kalau dari Batam ke Singapura itu tiketnya adalah 350ribu untuk satu kali jalan.

Berarti kalau bolak balik ya siapkan uang sekitar 700ribu ya, dan jangan lupa juga siapkan passport. Karena kalau kita sudah sampai di Singapura dan lupa passport kita ya kita tidak diperbolehkan masuk ke Singapura dong.

Tanjung Pinang Pelabuhan


 

Tanjung Pinang Pelabuhan

Saat saya ke kota Tanjung Pinang ini sedang ada Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau Popda, yang kita bisa lihat juga dari banner yang besar yang ada di dekat Pelabuhan Sri Bintan Pura ini.

Suasana Tanjung Pinang Pelabuhan

Kota Tanjung Pinang ini sepi dan ngga ada kemacetan ya yang saya alami selama saya berada disini. Yang saya terkesan dengan kota Tanjung Pinang ini adalah mesjid raya Tanjung Pinang yang mana kalau jam shalat, banyak sekali orang yang ikutan shalat berjama'ah.

Rame sekali, cukup kaget juga, karena biasanya kan kalau shalat berjama'ah gitu, seringkali yang saya alami sepi-sepi aja, paling sebaris. Nah ini di kota Tanjung Pinang yang ikutan shalat berjama'ah bisa berbaris-baris. Itu pengalaman saya waktu ke kota Tanjung Pinang ini lho.

Pantai Trikora yang berada dekat kota Tanjung Pinang ini juga mempunyai alam yang sangat bagus sekali, yang sayang masih belum dimaksimalkan sehingga belum terlalu menyedot turis mancanegara untuk datang dan menikmati keindahan alamnya.

Kalau begitu sampai ketemu lagi di tulisan saya yang lainnya ya, saya sudahi dulu tulisan saya mengenai Tanjung Pinang Pelabuhan ini. Salam wangi..


Baca juga :
  1. Jalanan Di Tanjung Pinang
  2. Melayu Square Tanjung Pinang
  3. SMA Negeri 5 Tanjung Pinang

Tahu Sumedang

Blog Iman Prabawa - Tahu sumedang yang enak ini ada di Rumah Makan Tahu Alam Sari Sumedang. Kebetulan waktu itu saya dalam perjalanan menuju Brebes dan melewati juga daerah Sumedang ini jadi kita mampir dulu aja untuk makan tahu sumedang di tengah perjalanan kita.

Rumah Makan Alam Asri

Suasana kemarin saat saya makan terlihat sepi, hanya ada beberapa mobil saja, di bagian dalam juga yang makan sepi-sepi saja. Mungkin karena itu hari senin ya, maklum aja kalau hari senin sepi mah. Tahu sumedangnya di rumah makan ini asli enak banget!

Nyam nyam banget deh pokoknya! Kalau teman-teman lagi ada di Sumedang sepertinya wajib nih mampir di rumah makan ini untuk makan tahu. Dan kebetulan saya juga lapar jadi makan yang lainnya, kebetulan kemarin saya makan lontong sayur aja.



Tahu Sumedang


Tahu Sumedang Alam Sari

Nah kaya gitu tuh, minumnya teh pait anget aja, nyam nyam banget nih tahunya. Tadi pas saya mau pesan makanan, bingung juga makan apa ya? Kalau tahu kan tinggal dimakan gitu aja, sama lontong. Hanya untuk cemilan aja, tapi kalau makannya banyak juga jadi kenyang juga sih.

Lihat menunya, eh ada nasi goreng yang dibuat dadakan, lucu juga deh! Maksudnya apa ya? Nasi goreng biasa bikin mendadak, yuk dilihat aja pada foto berikut ini.

Menu Tahu Sumedang

Pokoknya nyam nyam banget deh, dan kita juga bawa untuk dibawa pulang. Tapi makan disini memang paling enak, apalagi tahunya masih hanget gitu ya, rasanya enak banget deh! Kalau tahu panas saya ngga suka, biasanya memang saya tunggu sampai hangat dulu. Karena panas sama hangat kan beda. Kalau panas itu lidah saya bisa melepuh, kalau hangat itu lidah saya ngga melepuh.

Karena kalau sudah melepuh lidah saya, biasanya saya malah ngga bisa merasakan rasa lagi dari makanan yang saya santap, itulah kenapa saya ngga suka makan makanan yang panas. Kalau hangat oke lah.

Kalau begitu saya sudahi dulu ya tulisan saya mengenai tahu sumedang ini. Salam wangii..


Baca juga :
  1. Sate Maranggi Purwakarta
  2. Nasi Goreng Pak Min
  3. Makan Lontong Cap Go Meh

Saturday, December 13, 2014

Banjir Di Jakarta Tahun 2013

Blog Iman Prabawa - Banjir di Jakarta tahun 2013 terjadi di bulan Januari dan kebetulan rumah saya yang berada di daerah Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat ikutan terendam banjir juga saat itu. Cukup tinggi air masuk ke dalam rumah kami saat itu.

Ini bisa kita lihat dari gambar foto yang ada di bawah ini, kebetulan memang saya fotokan banjirnya seperti apa. Tapi di tengah banjir kaya gitu, masih ada juga tukang bubur yang jualan lho. Saya sempat iseng jalan-jalan aja dekat rumah di kala banjir melanda Jakarta di tahun 2013 itu.

Banjir Di Jakarta Tahun 2013

Ini kebetulan tepat di depan rumah saya seperti itu airnya, nah kalau yang di dalam rumah dari mulai terasnya adalah seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Banjir Jakarta


Banjir Di Jakarta Tahun 2013

Kebetulan juga memang saya sempat videokan banjir di tahun 2013 di bulan Januari 2013 ini, dan memang ada tukang bubur yang masih jualan dan saya sempat beli juga buburnya! Tapi kebetulan videonya sudah saya hapus, jadinya ngga bisa saya embed lagi disini deh. Habis viewenya sedikit sekali jadi mendingan sekalian saya hapus aja deh. Rumah tetangga saya yang di depan sih enak, dia sudah meninggikan jadi sepertinya tidak masuk ke dalam rumahnya. Kalau kita lihat dari gambar di foto ini, mobilnya saja ngga kena, karena memang dia sudah tinggikan rumahnya.

Banjir Cempaka Putih

Semoga aja di tahun-tahun mendatang Jakarta tidak lagi mengalami yang namanya kebanjiran ya? Sekarang sepertinya sudah mulai dibangun peninggi di daerah sungai atau kali yang rawan banjir. Yang saya perhatikan adalah seperti itu. Apakah itu akan berhasil mencegah tidak terjadi lagi banjir terulang seperti yang pernah terjadi banjir di Jakarta tahun 2013? Kita lihat saja nanti..


Baca juga :
  1. Hujan Lebat Di Jakarta
  2. Kemacetan Di Jakarta
  3. Bubur Ayam Di Cempaka Putih