Monday, June 27, 2016

Bakmi Mewah, Apakah Rasanya Juga Semewah Namanya?

Blog Iman Prabawa - Saya kemarin melihat kakak saya membeli bakmi mewah ini, kemudian diletakkan di laci makan, dan kemudian saya perhatikan ini bungkusnya keren juga. Kemudian saya lihat kok banyak juga ya seperti ini bakmi menjadi semacam omongan gitu, kalau ngga salah sih gitu, kemudian saya jadi penasaran deh jadinya, ingin tahu bakmi mewah ini, apakah rasanya juga semewah rasanya?

Membeli Bakmi Mewah

Kemudian ah saya beli ah, karena ketika saya lihat di laci tersebut bakmi mewah tersebut sudah tidak ada. Jadi saya pikir karena saya juga penasaran sama rasanya, saya ke Indomart dekat rumah ah untuk membeli bakmi mewah tersebut. Dan setelah saya jalan sebentar ke Indomaret dekat rumah saya, ternyata saya tidak menemukan! Malah ternyata saya menemukan Indomie rasa rendang, yang bentuk kotaknya juga mirip dengan bakmi mewah.



Ah tapi karena saya tidak terlalu suka dengan rendang, saya tidak membeli mie ayam itu. Oh iya kalau bakmi mewah ini kan produknya Mayora ya, sementara kalau yang Mie Rendang dengan bungkus seperti bakmi mewah itu yang saya lihat produknya Indofood.

Kemudian saya berjalan ke Alfamidi, karena di dekat saya itu banyak sekali terdapat mart-mart seperti itu, ada Indomaret, ada Alfamart, ada Alfamidi, ada Seven Eleven juga. Jadi lengkap sekali dekat rumah saya ini, tinggal jalan ngga sampai 5 menit juga sudah kita sampai ke mart-mart itu.

Penampakan Bakmi Mewah

Akhirnya saya menemukannya di Alfamidi, yang kemudian langsung saja saya beli. Kita lihat penampakannya seperti pada gambar di bawah ini,

Bakmi Mewah Apakah Rasanya Juga Mewah

Nah seperti itu penampakan dari bakmi mewah-nya Mayora tersebut. Kalau kita lihat dari bungkusnya sih memang terlihat keren dan mengundang keinginan mencoba, apalagi disitu dituliskan bahwa itu daging ayamnya daging ayam asli. Kan ngga pernah ya kita membeli mie instant begitu dengan daging ayamnya itu daging ayam yang asli? Nah itulah mengapa bakmi mewah ini menjadi terasa menggoda sekali untuk dicoba.

Kemudian sesampainya di rumah, saya langsung coba untuk memasak ini bakmi, penasaran soalnya kan? Apakah memang bakmi mewah ini rasanya semewah kemasan produk dan juga namanya? Oh iya, ini bakmi mewah ini saya beli di Alfamidi seharga Rp 7700,- satu buahnya. Kalau di Seven Eleven biasanya lebih mahal, mungkin bisa Rp 9000,- kali ya untuk sebuah bakmi mewah ini.

Nah sekarang kita lihat penampakan bagian dalamnya setelah saya buka bungkusnya, kita akan melihat ada mienya, dan juga ada bumbunya seperti terlihat pada gambar di bawah ini,

Isi Bakmi Mewah

Dan ini kalau kita lihat mie-nya masih dibungkus, ini saya fotokan juga mie-nya bersama dengan daging ayamnya. Ini beneran daging ayam asli lho ternyata.



Mie Bakmi Mewah

Seperti itu, dan kemudian kalau saya buka bungkus dari mie-nya dan juga daging ayamnya kita bisa lihat seperti berikut ini penampakannya,

Daging Ayam Bakmi Mewah

Ada saosnya di dalamnya,

Bumbu Bakmi Mewah 03

Kemudian kita juga akan menemukan bumbunya juga, apa ini ya namanya? Bumbu seperti kalau kita membeli mie ayam gitu deh,

Bumbu Bakmi Mewah 02

Kemudian ada juga bawangnya juga nih teman-teman,

Bumbu Bakmi Mewah 01

Nah seperti itu kira-kir. Lalu kemudian saya mulai memasaknya.

Panduan Memasak Bakmi Mewah

Nah ini kalau teman-teman melihat ke websitenya, akan ada panduan cara memasaknya. Jadi kita bisa lihat saja pada gambar di bawah ini, untuk memasaknya itu tidak sulit kok, tinggal mengikuti saja panduan yang tertera pada gambar di bawah ini,


Langkah Menikmati Bakmi Mewah

Kemudian kalau kita sudah mengikuti panduan dan cara memasaknya, kita tinggal mencoba menikmati bakmi ayam mewah ini! Dan ini dia penampakan akhir dari bakmi mewah yang sudah saya masak, dan tinggal menunggu untuk kita santap saja,

Bakmi Mewah Siap Disantap

Seperti itu, dan kemudian gimana rasanya?? Saya kebetulan juga membuat videonya mengenai bakmi mewah ini. Teman-teman bisa tonton video saya di bawah ini.



Apakah Rasanya Semewah Namanya?

Hmm.. Gimana ya?? Setelah saya coba gimana ya saya ngomongnya? Kalau menurut saya nih! Ini kalau menurut saya lho. Namanya selera itu kan beda-beda ya? Tiap orang pastinya seleranya tidak sama persis. Apa yang saya bilang enak, belum tentu enak juga di lidah teman-teman, sementara apa yang saya bilang tidak enak juga belum tentu tidak enak di lidah teman-teman. Jadi kalau teman-teman penasaran dengan rasanya, silakan dicoba sendiri saja! Hihihi kriuk kriuk.

Kalau dari lidah saya, ngga enak!! Asli saya ngga suka! Entah kenapa? Saya masih lebih suka Indomie rasa ayam bawang ketimbang bakmi mewah ini. Sekali lagi lho, masalah selera kan berbeda-beda, karena saya juga tadi melihat ada review mengenai bakmi mewah, dan si pereview itu bilang bahwa bakmi mewah ini enak sekali bagi dia. Tuh kan beda selera kan? Saya bilang ngga enak dan dia bilang enak banget!



Jadi memang namanya selera itu ya pastinya beda-beda, dan kalau teman-teman memang masih penasaran seperti saya yang tadinya penasaran dengan keberadaan bakmi mewah ini, ya saran saya teman-teman tinggal beli saja, mengeluarkan Rp 7700,- untuk kemudian bisa merasakan sendiri rasanya seperti apa. Kalau memang suka ya berarti teman-teman pastinya akan membeli lagi kan, dan kalau tidak suka seperti saya tentunya teman-teman pastinya tidak akan membeli lagi kan?

Saya kemudian jadi kepikiran mie ayam rendang itu yang dari Indofood, bentuknya mirip dengan bakmi mewah ini dari segi bungkusnya, dan tadi saya lihat juga harganya segitu, kalau tidak salah harganya juga Rp 7700,-. Cuma karena saya tidak terlalu suka dengan yang namanya rendang makanya saya jadi ngga berpikir untuk membelinya.

Nah kalau begitu sekian dulu nih review dari saya mengenai bakmi mewah, apakah rasanya juga semewah rasanya? Kalau menurut saya, dan sekali lagi menurut lidah saya lho! Tidak! Ngga enak malah! Hihihi kriuk kriuk, tapi sekali lagi lho ini menurut selera saya, dan bisa saja selera kita itu berbeda tho? Jadi kalau teman-teman penasaran, langsung saja menuju mart-mart di kotamu untuk langsung mencoba sendiri seperti apa rasanya bakmi mewah ini! Wassalam.


Baca juga:
  1. Warung Upnormal Menikmati Indomie Dengan Cara Berbeda
  2. Dim Sum Ing Tempat Makan Dim Sum Enak Di Jakarta
  3. Mie Ayam Acoi, Mie Ayam Enak Di Jakarta

Cara Membasmi Nyamuk Rumah

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing mengenai cara membasmi nyamuk rumah. Yang ingin saya sharingkan pada tulisan kali ini bukan membasmi nyamuk yang sudah ada, tapi membasmi dari bibitnya, yaitu nyamuk yang masih dalam bentuk jentik-jentik di air. Kalau dari jentik-jentiknya saja sudah bisa kita habiskan tentunya nanti tidak akan mereka berubah bentuk menjadi nyamuk kan?

Dan apa yang saya sharingkan ini berdasarkan pengalaman saya di rumah saya juga yang kebetulan banyak sekali nyamuk yang ada di rumah saya ini. Dan waktu itu saya baru sadar ketika ibu saya melihat bak mandi, dia bilang, "Man, itu jentik nyamuknya banyak amat ya?"

Baru deh saya mulai perhatikan, karena kan jentik atau cu nyamuk gitu kecil sekali kan, jadinya ngga terlalu kelihatan kalau tidak kita perhatikan dengan seksama di air di bak mandi itu. Baru kemudian saya berpikir, ah gini kalau saya harus kuras repot ah, mendingan masukin aja satu ikan di dalam bak mandi.


Memelihara Ikan Cupang Di Bak Mandi

Lalu saya terpikir untuk membeli ikan cupang saja, untuk saya masukkan ke dalam bak mandi saya. Kenapa ikan cupang? Karena ikan cupang itu kecil, sehingga tidak akan terlalu mengganggu dan kita tidak terlalu kepikiran dengan kotoran yang dihasilkan oleh ikan cupang tersebut saat ikan cupang tersebut mengeluarkan kotoran.

Dan juga ikan cupang ini relatif mudah untuk didapat kok. Coba saja cari pedagang ikan hias di tempat kalian, dan tanya jual ikan cupang ngga? Biasanya mereka bawa tuh. Nah kalau kita berbicara mengenai ikan cupang, dulu waktu saya SMP saya pernah memelihara ikan cupang, dan dari situ saya jadi kenal berbagai macam ikan cupang. Ada yang sampai harganya mahal lho, ada yang sampai 500ribuan, bahkan mungkin satu jutaan ada. Yang indah sekali bentuknya.

Nah untuk mengisi bak mandi kita karena peruntukannya hanya untuk makanin jentik-jentik yang ada di dalam bak mandi, jangan beli ikan cupang yang mahal-mahal. Beli aja yang dijual oleh pedagang ikan hias di pasar, biasanya mereka menjual ikan cupang yang murah. Tadi saya baru beli ikan cupang, cari di sekitar pasar dekat rumah ternyata ada pedagang ikan hias, dan saya lihat ada ikan cupang yang mereka jual.

Saya tanya kepada mereka berapa mereka jual ikan cupangnya? Harganya Rp 10ribu saja. Nah beli ikan cupang yang seperti ini, jangan beli ikan cupang yang harganya sampai 500ribu hanya untuk makanin jentik-jentik yang ada di bak mandi teman-teman, karena kan sayang uangnya kalau kita membeli ikan cupang yang mahal yang fungsinya hanya untuk memakan jentik-jentik yang ada di bak mandi kita.

Beda kalau memang teman-teman suka melihat ikan cupang tersebut, misalnya nanti mau diletakkan di aquarium yang bagus sekalian mau dilihat-lihat juga. Ya ngga papa kalau begitu beli ikan cupang yang mahal, tapi kalau fungsinya hanya seperti yang saya lakukan ini, hanya untuk menghabiskan jentik-jentik yang ada di bak mandi, maka ikan cupang seharga 10ribu rupiah juga sudah sangat cukup sekali.



Letakkan Di Ember Atau Di Toples

Kalau teman-teman misalnya terpikir ah nanti ikan cupangnya berak nih, kemudian bak mandi saya jadi kotor. Bisa juga teman-teman taruh ikan cupangnya di toples begitu teman-teman sudah masukkan ke bak mandi dan jentik-jentik di dalam bak mandi sudah dia makan semuanya. Kalau jentik-jentiknya memang banyak sekali, tentunya ngga akan dalam sehari akan langsung habis ya. Biasanya dua hari atau tiga hari baru si jentik itu habis.

Kalau gitu masukkan saja ikan cupangnya ke dalam bak mandi selama 4 jam misalnya, sampai dia makan dan kemudian dia tidak mau makan lagi karena kenyang, dan kemudian tinggal kita ambil kembali saja si ikan cupang tersebut dengan menggunakan serokan yang kita beli di tukang ikan tersebut. Lalu ikan cupang tersebut kita letakkan saja di toples, biasanya kalau ikan cupang tersebut sudah makan banyak begitu, nanti memang dia akan buang kotoran.

Dan kalau teman-teman tidak mau ada kotoran sama sekali di bak mandi teman-teman gara-gara kotoran dari ikan cupang tersebut maka meletakkan ikan cupang tersebut di toples atau si ember kecil di samping bak mandi bisa menjadi alternatif pilihan, sehingga nanti ketika si cupang sudah mulai mengeluarkan kotoran maka kotoran dari cupang tersebut tidak akan mengotori bak mandi kita.

Sebenarnya kalau kita mau menggunakan ikan apa pun yang juga akan memakan jentik-jentik seperti misalnya ikan gurame yang kecil juga bisa, tapi tetap aja mereka juga akan mengeluarkan kotoran setelah mereka makan tentunya, dan mengapa saya pilih ikan cupang, karena ikan ini kecil, dan kotorannya ngga terlalu jadi masalah, kecuali kalau memang teman-teman orangnya sangat ingin bersih sekali, maka meletakkan ikan cupang di toples setelah memasukkan ikan cupang tersebut ke bak mandi sekitar 3 jam atau kurang bisa menjadi solusi, untuk tetap menjaga bak mandi tetap dalam kondisi bersih tanpa ada kotoran dari sang cupang tersebut.

Nah ini bisa kita lihat pada gambar di bawah ini, dimana ikan cupang tersebut saya masukkan ke dalam bak mandi saya.

Cara Membasmi Nyamuk Rumah

Dan kebetulan juga saya membuat videonya ketika saya memasukkan ikan cupang ini ke dalam bak mandi saya, jadi teman-teman juga bisa melihat seperti apa banyaknya jentik-jentik di kamar mandi saya, tepatnya di bak mandi saya. Dan ini saya perhatikan hanya dalam dua hari sudah ada jentik-jentik nyamuk sebanyak itu di bak mandi kamar mandi saya.




Seperti itu kira-kita teman-teman, saya juga meletakkan ikan cupang di luar rumah saya, karena kebetulan di luar rumah saya ada ember yang berisi air hujan, yang saya tampung untuk saya gunakan menyiram tanaman. Nah biasanya kalau ada air tergenang seperti itu biasanya akan ada jentik-jentik nyamuk, dan ini tentunya kan ngga bagus karena akan menjadi sumber nyamuk.

Itulah mengapa saya juga taruh ikan cupang di sana agar tidak ada jentik-jentik nyamuk di ember tersebut. Nah semoga sharing saya mengenai cara membasmi nyamuk di rumah kita ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semuanya. Wassalam.


Baca juga:
  1. Taman Dunia Air Tawar
  2. Cara Naik Busway Untuk Pertamakali
  3. Cerita Tentang Gagak, Kukuk dan Burung Hantu

Saturday, June 18, 2016

TOEFL Score Diatas 550!

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau sharing pengalaman saya meraih tes prediksi TOEFL. Kebetulan beberapa bulan yang lalu saya iseng ikutan prediksi tes TOEFL di LIA Pramuka. Karena saya berpikir akan selanjutnya mengajar bahasa Inggris, karena selama ini yang saya rasakan dari saat saya sekolah, saya tidak pernah mendapatkan nilai bahasa Inggris kurang dari 9. Nilai bahasa Inggris saya selalu bagus selama saya sekolah, saya dulu pernah kursus juga di LIA tapi sudah berhenti sekitar tahun 1995, jadi sudah sekitar 20 tahun saya tidak pernah lagi belajar bahasa Inggris sama sekali.

Bahkan ketika saya mengambil tes prediksi TOEFL di LIA tersebut saya sama sekali sudah lupa dengan aturan-aturan grammar, bahkan saya sudah lupa noun itu apa, pronoun itu apa, kemudian rumus untuk tenses itu saya sama sekali sudah lupa. Tapi selama ini saya rajin mendengarkan podcast atau siaran berbahasa Inggris. Misalnya seperti kita menonton video TedTalk, yang contohnya mungkin saya berikan di bawah ini, 



Nah seperti itu aja selama belasan tahun terakhir yang saya lakukan hanya sering saja menonton seperti itu atau mendengarkan podcast berbahasa Inggris, tanpa sama sekali mempelajari grammar. Tapi saya tiap harinya bisa mendengarkan sekitar 3 jam seperti itu, biasanya saya dengarkan kalau misalnya saya lagi bawa mobil, kemudian merasakan bahwa Jakarta macet, nah kemudian saya mendengarkan podcast berbahasa Inggris di sela-sela kemacetan Jakarta. Dan biasanya saya ulang-ulangi terus hingga saya sampai bisa hafal kalimat per kalimat dari podcast yang saya dengarkan. Jadi ketika saya mendengarkan sebuah podcast, itu saya download dan kemudian saya dengarkan berulang-ulang hingga hafal kalimat per kalimatnya.

Dan kemudian isenglah saya mengikuti prediksi tes TOEFL di LIA Pramuka. Saya melihat ketika mau tes, banyak pesertanya yang pada sibuk bawa buku dan belajar, sementara saya? Saya bingung aja merhatiin orang-orang, dan berpikir dalam hati, "Wah mereka pada belajar lho!". Saya ngga tertarik untuk belajar karena buku grammar saya ngga punya, jadi ya udah gimana nanti aja deh.

Dan ketika tes berlangsung saya hanya mengandalkan feeling saja, bukan asal jawab lho tapinya. Feeling itu terbentuk karena sering mendengar podcast setiap hari jadi ketika ada soal saya langsung bisa melihat, ah jawabannya ini nih! Biasanya sih yang gue dengar ini! Saya ngga tahu secara grammarnya gimana penjelasannya tapi yang biasanya saya dengar dari podcast yang saya dengarkan setiap hari seperti itu, jadi ya udah saya pilih itu saja. Dan ternyata ketika hasilnya keluar seminggu kemudian, saya mendapatkan score sebesar 562! Ini saya scan hasil dari tes prediksi TOEFL di LIA yang mereka namakan dengan nama English Proficiency Test (EPT).

Hasil EPT LIA

Tuh bisa kita lihat kan itu hasilnya? 562! Yes! Padahal saya ngga ngerti grammar sama sekali! Udah lupa! Di situ bisa kita lihat bahwa Proficiency Level saya ada di kategori Higher Intermediate. Apa itu Higher Intermediate? Kita baca aja ya definisinya di bagian belakang dari kertas ini yang juga saya scan, jadi kita lihat pada gambar di bawah ini keterangan mengenai apa itu Higher Intermediate.



Hasil EPT Lia Belakang

Saya cukup kaget juga bisa mendapatkan nilai di atas 550 dimana nilai di atas 550 ini termasuk tinggi dan kalau teman-teman berniat ke luar negeri ini sudah bisa kemana-mana. Nilai 550 itu seperti batas minimal untuk kita ngapa-ngapain, misalnya belajar di luar negeri atau misalnya kalau kita mau mendaftar kuliah di UI, setahu saya syaratnya hanya nilai TOEFL minimal 500 dan bukannya 550. Jadi memang kalau kita sudah mendapatkan nilai di atas 550 sudah enak.

Kok Bisa TOEFL Di Atas 550?

Nah kemudian pertanyaannya adalah, "Kok bisa ya scorenya di atas 550 tapi saya ngga pernah belajar grammar?". Ternyata saya mendapatkan jawabannya dari video di bawah ini, dan itu yang memang saya lakukan selama lebih dari 10 tahun, sehingga kemudian terbangun feeling di dalam diri saya ketika melihat soal.




Di video tersebut dikatakan dengan kita rajin mendengar seperti misalnya podcast maka kita akan terbiasa dengan struktur kalimat dalam bahasa Inggris, yang mana kalau memang podcastnya juga bagus bahasa Inggris dan secara grammar memang sudah bagus, kita terbiasa mendengar kalimat yang grammarnya pun sudah bagus, sehingga kita akan terbiasa dan ketika mendengar sesuatu yang salah kita akan bilang, "Ngga gitu! Yang benar itu gini!", tapi ketika kita ditanya kenapa begitu? Kita ngga bisa menjawab, paling kita bisa jawab, "Ngga tahu! Biasa dengar orang ngomong bahasa Inggris kaya gitu soalnya."

Jadi sebenarnya saya belajar grammar tanpa saya sadari selama saya rajin mendengarkan podcast berbahasa Inggris. Grammarnya sudah ada di kalimat yang saya dengar, dan kalimat yang saya dengar itu sudah mengandung grammar yang betul, sehingga ketika saya mengerjakan soal TOEFL tersebut saya hanya mengacu kepada apa yang biasa saya dengar. Ah ini salah nih! Biasanya ngga gini soalnya yang saya dengar! Dan ini menjadi satu cara yang menyenangkan lho untuk kita bisa berbahasa Inggris dengan lancar.

Nah kalau teman-teman lihat, di bagian speaking skill, di tes tersebut ada tes di mana kita akan ngobrol dengan seseorang. Di situ nilai saya hanya Intermediate, nah ini yang sekarang saya akan latih lebih dalam lagi. Karena sekarang saya mulai mempelajari teori mengenai grammar juga, karena saya akan mengajar bahasa Inggris ke depannya, jadi saya harus mengetahui mengenai teori-teori grammar juga untuk menjelaskan mengapa begini dan mengapa begitu. Saya rajin latihan speaking juga sekarang dan juga latihan pronunciation yang baik, saya lagi mengejar untuk bisa punya aksen British English, kemarin sempat saya rekam hasil saya membaca novel dan saya coba kirimkan hasil rekaman tersebut ke seorang guru bahasa Inggris, dia bilang pronunciation saya sudah mirip seperti orang Inggris. Tapi saya masih belum puas, dan saya masih latihan dan terus latihan hingga memang aksen tersebut terbentuk sampai benar-benar tercetak di dalam diri saya.

4 Skills Dalam Bahasa

Nah ternyata memang kalau kita ingin mempelajari bahasa ada empat skills atau empat keahlian yang harus kita latih, antara lain:
  1. Speaking Skill
  2. Listening Skill
  3. Reading Skill
  4. Writing Skill
Nah keempatnya ini harus kita latih dengan baik. Kalau speaking itu berarti kita harus latihan berbicara, dan ini yang biasanya jarang kita lakukan. Kita biasanya hanya fokus di reading dan writing skill saja. Grammar masuk ke dalam bagian writing skill, sementara bagian speaking dan listening ini jarang terlalu kita latih. Ngga heran ketika kita ketemu orang bule beneran kalau dia sudah ngomong cepat kita bingung, "Ini orang ngomongnya cepat amat sih! Ngga ngerti dia ngomong apa!". Kalau kita nonton film tanpa subtitle sama sekali walaupun subtitle bahasa Inggris tidak ada, dan kita bisa mengerti berarti listening skill kita sudah bagus tuh artinya. Apalagi kalau kita bisa menuliskan apa yang barusan mereka ucapkan di film tersebut dan benar! Wah itu berarti listening skill kita sudah bagus sekali.



Nah berbekal dari ini makanya saya ingin menciptakan pengajaran bahasa Inggris yang seru, dan tentunya berbeda dengan pengajaran-pengajaran bahasa Inggris yang ada sekarang ini. Mungkin 6 bulan atau setahun dari sekarang saya sudah siap untuk membuka pengajaran untuk teman-teman yang ingin belajar bahasa Inggris, dan saya bisa membuat sebuah pengajaran bahasa Inggris yang lain dari pengajaran bahasa Inggris yang ditawarkan saat ini. Kalau begitu sekian dulu sharing dari saya, semoga bisa bermanfaat, dan sampai jumpa nanti di pengajaran bahasa Inggris saya. See you then..