Saturday, July 30, 2016

Soto Jalan Bank Purwokerto

Blog Iman Prabawa - Kali ini wisata kuliner kita ke Soto Jalan Bank Purwokerto. Sebenarnya nama jalannya itu adalah jalan R.A. Wirjaatmaja, tapi orang sana mengenalnya dengan sebutan jalan bank karena mungkin di jalan tersebut terdapat bank BRI. Dulu sewaktu saya kecil saya pernah tinggal di Purwokerto ini, dan rumah saya sangat dekat sekali dengan Soto Haji Loso ini.

Soto Ayam Jalan Bank Haji Loso

Soto ayam jalan bank ini adalah milik Haji Loso, kita lihat yuk penampakannya pada gambar di bawah ini,

Soto Jalan Bank Purwokerto 001

Soto ayam Haji Loso ini ada dua tempat, yang mana saling bersebrangan gitu. Mungkin karena rame banget kali ya yang datang sehingga tepat di sebrangnya ada lagi Soto Ayam Haji Loso ini, kita tinggal jalan nyebrang aja, kalau ternyata di tempat yang satu itu sangat penuh. Kenapa ngga digedein aja ya tempatnya? Nah kalau soal itu saya ngga tahu deh.



Saya biasanya kalau berkunjung ke Purwokerto itu sekalian nostalgiaan, karena masa kecil saya sempat di Purwokerto, saya sempat SD di kota ini. Dan kebetulan memang rumah saya dulu di Purwokerto berada sangat dekat dengan soto jalan bank Haji Loso ini. Tinggal jalan sebentar saja juga sudah sampai.

Biasanya kalau saya datang kesini itu di kala hari raya Idul Fitri, jadi pas lebaran saya main ke sini. Dan biasanya kalau pas lebaran gitu di sini rame banget,

Soto Jalan Bank Purwokerto 005

Saking ramenya, mereka tidak membolehkan bagi yang ingin membawa pulang. Jadi harus makan disitu, entah kenapa begitu ya? Mungkin karena memang yang datang itu sangat rame sekali, jadi kasihan mungkin yang sudah datang mendapati soto ayam yang dijual di sini sudah habis kalau mereka membiarkan orang-orang pada boleh membungkus dan membawa pulang soto ayam yang mereka beli di sini.

Soto Jalan Bank Purwokerto 002

Nah itu mungkin ngga terlalu kelihatan kali dari fotonya, ada tulisan "Maaf saat ini tidak melayani bungkusan", jadi yang datang ke situ ngga boleh bungkus dan bawa pulang. Harus makan di situ saja. Itu biasanya hanya terjadi kalau saat lebaran saja, sementara kalau hari-hari biasa sih boleh-boleh saja kita membeli dan membawa pulang.


Nikmatnya Soto Ayam Jalan Bank

Saya biasanya kalau makan di sini itu, minumnya saya menikmati es duren, karena ada es duren juga di sini. Nah di bawah ini adalah  penampakan dari soto ayamnya.



Semangkuk Soto Ayam Jalan Bank Purwokerto

Kalau ditanya harga seporsinya berapa, kebetulan saya sudah lupa! Karena postingan ini ngga saya buat begitu sepulang saya dari sana, jadinya udah keburu lupa deh berapa harga seporsinya. Yang jelas kalau makan di sini saya biasanya sih tambah, ngga cuma makan satu porsi saja, habis enak sih soto ayamnya! Kalau menurut saya, masalah enak ngga enak kan masalah selera ya? Yang enak di saya belum tentu enak buat teman-teman, dan yang enak buat teman-teman belum tentu enak di saya. Jadi kalau teman-teman memang lagi berada di Purwokerto tidak ada salahnya mampir dan mencoba sendiri, toh memang banyak yang datang berarti memang soto ayam ini juga banyak yang suka. Bukan hanya saya saja yang suka pastinya.

Soto Jalan Bank Purwokerto 007

Jadi silakan langsung aja mampir kalau memang teman-teman lagi berada di Purwokerto ini dan cicipi sendiri seperti apa sih nikmatnya soto ayam jalan bank Haji Loso Purwokerto ini. Wassalam.

Soto Jalan Bank Purwokerto 004




Soto Jalan Bank Purwokerto 003



Baca juga:
  1. Dim Sum Ing, Tempat Makan Dim Sum Enak Di Jakarta Pusat
  2. Bakso Paling Enak Di Bogor
  3. Bubur Ayam Pandawa Bogor

Review Keyboard Bluetooth Logitech K480

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman semuanya, kali ini saya mau review keyboard bluetooth Logitech K480. Ini saya akan review berdasarkan pengalaman saya menggunakan keyboard bluetooth ini selama beberapa bulan saya menggunakan keyboard bluetooth Logiteck K480 ini. Oh iya kebetulan saya juga sudah membuat video review mengenai keyboard bluetooth Logitech K480 ini, namun dalam bentuk tulisannya baru sempat saya buat sekarang ini.

Bluetooth Keyboard Logitech K480

Nah awalnya saya mencari keyboard bluetooth untuk saya mengetik di tablet saya, karena saya jujur ngga terlalu suka mengetik lewat touchscreen begitu. Entah kenapa saya sering kali salah ketik kalau menggunakan touchscreen, maka dari itu saya mencari sebuah keyboard bluetooth yang bisa disambungkan ke tablet Asus Zenpad 8 saya.

Nah kemudian saya mencari-cari dan mencari, melihat beberapa video review yang ada di youtube, dan akhirnya saya pikir saya mencoba ah beli Logitech K480 ini, yang kalau teman-teman lihat penampakannya adalah seperti terlihat pada gambar di bawah ini,



Review Keyboard Bluetooth Logitech K480 001

Untuk menghidupkannya ada tombol di bagian belakangnya, kita bisa lihat dimana di bagian belakangnya juga ada bagian baterenya. Jadi keybord bluetooth Logitech K480 ini menggunakan batere dan bukan menggunakan charger ya. Jadi kita harus membeli batere AAA kalau hendak menyalakan keyboard bluetooth Logitech K480 ini.

Review Keyboard Bluetooth Logitech K480 002

Kemudian keyboard bluetooth Logitech K480 ini juga ada tempat dimana kita bisa meletakkan handphone atau tablet kita disitu. Seperti yang terlihat di bawah ini dimana di bawah ini saya meletakkan tablet Asus Zenpad 8 saya di situ,

Review Keyboard Bluetooth Logitech K480 003

Nah karena kebetulan saya juga sudah membuat video review mengenai keyboard bluetooth Logitech K480 ini, jadi kita langsung aja yuk tonton videonya agar teman-teman akan bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi.


Video Review Bluetooth Keyboard Logitech K480

Yuk langsung saja kita simak videonya di bawah ini,


Untuk Closed Captionnya adalah sebagai berikut:
Halo teman-teman kali ini saya mau mereview ini nih, Logitech Bluetooth Multi Device Keyboard K480. Nah ini dusnya itu seperti ini penampakannya, kalau kita lihat dalamnya cuma begini aja sih, ngga ada, cuma ini diplastikin, ini barangnya. Diplastikin dimasukkin kesitu. Ini sangat berguna sekali nih. Saya sendiri senang menggunakan ini. Kita bahas yuk apa sih kelebihan dan kekurangannya. Ini taruh dimana ya? Taruh di belakang dulu aja.

Okey, penampakannya seperti ini, dimana kita bisa menghubungkan tiga buah tablet atau tiga buah handphone, handphone, tablet, itu kita bisa hubungkan, dimana disini teman-teman lihat, ada pengatur, satu, dua, tiga. Jadi untuk tiga buah gadget bisa kita hubungkan atau koneksikan, dan mengkoneksikannya gampang. Ini juga enaknya ada tempat sandaran buat si handphone, nanti saya akan coba contohkan, terus kalau untuk nyalain matiinnya, dia ada disini dan dia menggunakan batere AAA atau AA ya kalau tidak salah.

Nah ini kita buka bagian disininya. Nanti baru kita isi baterenya. Baterenya itu isi dua atau tiga kalau tidak salah. Nah sekarang kita lihat dari dekat. Kita lihat ukurannya, kita lihat dulu ukurannya. Ini ukurannya kebetulan saya bawa meteran. Panjangnya adalah 30 cm, sementara dari, lebarnya 30 cm, sementara dari sini terus ke bawah itu sekitar 19,5 atau 20 cm.

Nah ini kalau dari segi berat ini cukup berat ya, ini kalau saya bandingkan dengan keyboard yang komputer biasa, wireless ini. Ini ukurannya gede ini, jadi kalau teman-teman mau bawa-bawa, sebenarnya agak repot dan ini berat. Ini berat! Lalu kemudian kita akan coba yuk. Disini saya ada tablet dan kita bisa dudukkan seperti ini nih, tuh, taruh aja disitu. Tablet satu disitu, misalnya ada handphone, masukkin aja disitu. Nah ini enaknya gitu, jadi teman-teman bisa taruh aja disitu tanpa perlu tatakan lagi, jadi sudah ada tatakannya. Nah kita coba.



Pertama memang perlu kita koneksikan lagi nah saya sudah mencoba ini, dan saya hidupkan ini, mungkin ngga terlalu kelihatan karena kecil, tapi kita lihat disini. Saya mengetik dengan logitech bluetooth keyboard. Nah kemudian kalau saya mau switch dari ini ke handphone saya, saya tinggal ininya aja nih. Tinggal ini di, tadi saya sudah koneksikan ini, nah dia nyala dulu baru kemudian kita bisa mengetik. Tuh langsung bisa, dan kalau teman-teman menggunakan ini, misalnya di aplikasi Whatsapp biasanya harus diatur dulu, karena kalau tidak diatur dia ketika kita ketik enter, dia ngga enter, tapi jadi kita harus gini nih, sehabis mengetik kita harus pencet ini, kan ribet ya?

Ada mengaturnya disini nih, setting, chat and calls, enter is send, ini mesti diklik, kalau ngga diklik dia jatuhnya begini nih. Kita lihat ya, mungkin ngga terlalu kelihatan, Iman nah terus saya enter, dia ngga ke bawah, dia cuma ngasih kaya jeda kaya kalau kita di facebook itu kaya shift + enter. Gitu.

Jadi kita harus pencet disitu, jadi agak repot, biar ngga repot ininya mesti di atur. Enter is send, jadi ketika kita chatting pake WA kita akan mencoba chat, tuk tuh kan seperti itu. Nah mungkin ngga terlalu kelihatan ya tapi yang saya rasakan, ini asik banget, karena kita ngga perlu, karena saya bermasalah dengan di handphone begini, biasanya saya sering salah ketik, makanya saya paling malas WA-an, saya paling males sms-an semenjak handphone touchscreen, tapi dengan ini saya tinggal koneksikan dan saya bisa ngetik dengan sepuluh jari.

Cuma masalahnya, kekurangan dari si logitech keyboard ini adalah dia berat, dan ngga enak untuk dibawa-bawa dan ini cukup gede. Mungkin kalau bisa dilipat atau gimana di kemudian hari logitech memikirkan seperti itu, tapi mungkin ngga ada ininya kali ya, karena ini berguna banget. Ini saya sih sendiri merasakan terbantu sekali dan saya suka sekali dengan produk ini. Sepertinya sekian dulu sharing dari saya mengenai hal ini. Ini review sederhana aja dari saya, dari pengalaman saya menggunakan ini. Kalau begitu sampai ketemu lagi dan wassalam.


Kesimpulan Saya Mengenai Logitech K480

Langsung saja saya simpulkan ya dari pengalaman saya menggunakan keyboard bluetooth Logitech K480. Pertama kalau dari segi ukuran ini ukurannya besar, dan lumayan berat juga, jadi sebenarnya kalau kita bermaksud hendak membawa-bawanya, ini cukup merepotkan juga. Kebetulan ini saya gunakan untuk saya kuliah, karena ketika saya kuliah Sastra Jepang, saya lebih suka mencatat apa yang diberikan dosen lewat cara mengetik dan bukan menulis tangan. Pegel soalnya kalau menulis tangan karena saya sudah terbiasa mengetik menggunakan 10 jari. Ngga sepuluh jari persis sih, tapi lumayan cukup cepat saya kalau menggunakan jari-jari saya di dalam mengetik.

Jadi keyboard bluetooth ini buat yang ingin bepergian, membawanya kemana-mana, siap-siap aja karena ukurannya yang bisa dibilang besar dan cukup berat. Kurang lebih ukurannya seukuran laptop tapi lebih kecil sedikit.

Yang kedua yang saya rasakan adalah saya suka dengan tuts dari keyboard ini, karena biasanya saya sangat sensitif dengan feel dari tuts keyboard. Seperti laptop Asus saya, itu saya terpaksa membeli keyboard lagi karena saya ngga suka mengetik di laptop Asus saya dengan menggunakan tuts yang dari laptopnya. Ngga enak aja di tangan saya, nah ini tuts-nya yang saya rasakan enak.

Ketiga yang saya rasakan keunggulannya adalah kita bisa memindahkan dari tablet ke handphone dengan mudah, hanya dengan memutar tombol yang ada di Logitech K480 tersebut jadi kita bisa berpindah dengan cepat dari tablet ke handphone. Ada tiga pilihan yang bisa kita gunakan untuk itu, jadi keyboard bluetooth Logitech K480 ini bisa untuk 3 buah gadget kita.



Kalau masalah kekurangannya yang saya rasakan, ngga tahu kenapa kalau saya sudah mengetik lama. Misalnya saya membuka Word di tablet saya atau Google Doc di tablet saya, karena biasanya keyboard bluetooth Logitech ini saya gunakan ketika saya mengetik, oh iya atau ketika saya lagi mengetik artikel untuk blog saya. Entah kenapa suka kadang-kadang ngehang aja beberapa saat, dan saya mengetikkan apa juga ngga muncul di tablet saya. Kemudian kadang suka terulang jadi misalnya saya mengetik kataaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.. nah itu huruf' "a"-nya jadi panjang sekali, dan untuk menghentikannya saya perlu menekan tombol Connect yang ada di sebelah kanan atas dari Logitech K480.

Secara keseluruhan sih saya puas dengan keyboard bluetooth Logitech K480 ini, cuma kalau masalah itu yang saya sebutkan bisa hilang, wah maka puasnya akan POOOLLL banget deh! Oh iya pilihan warnanya untuk keyboard bluetooth Logitech K480 ini ada dua warna, yang warna hitam dan yang warna putih. Kebetulan saya lebih suka yang warna putih, itulah mengapa saya membeli yang warnanya putih.

Nah kalau begitu sekian dulu ya review keyboard bluetooth Logitech K480 dari saya ini. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman semuanya. Wassalam.


Baca juga:
  1. Review Philips BT 50 Bluetooth Speaker
  2. Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker
  3. Review Logitech M557 Bluetooth Mouse

Review Philips BT 50 Bluetooth Speaker

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman semuanya, kali ini saya mau mereview sebuah bluetooth speaker keluaran dari Philips, yaitu Philips BT 50. Saya membeli ini karena pada awalnya saya merasakan kebutuhan untuk mendengarkan pembelajaran bahasa melalui handphone saya. Yang saya rasakan tidak kedengaran kalau saya hanya mengandalkan speaker dari handphone tersebut. Sementara kalau saya menggunakan earphone, saya tidak terlalu suka berlama-lama menggunakan earphone, entah kenapa. Kerasa ngga enak aja kalau saya menggunakan earphone, itulah mengapa kemudian saya memilih untuk membeli sebuah bluetooth speaker.

Philips BT 50 Bluetooth Speaker

Nah kemudian ketika saya browsing dan mencari-cari, sebuah bluetooth speaker yang kecil sehingga enak untuk dibawa-bawa, karena kalau terlalu besar kan repot untuk membawa-bawanya. Saya kemudian tertarik untuk membeli Philips BT 50 ini yang kalau kita lihat penampakannya adalah seperti terlihat di bawah ini,


Review Philips BT 50 Bluetooth Speaker 001

Kalau kita membeli Philips BT 50 ini kita akan mendapatkan satu buah kabel untuk kita mencas bluetooth speaker ini, seperti terlihat pada gambar di bawah ini,

Review Philips BT 50 Bluetooth Speaker 002

Pilihan warnanya ada banyak, ada yang warna putih, hitam, dan warna yang lain (saya lupa warna apa saja. Kemudian kita juga bisa mencolokan dari handphone kita ke bluetooth speaker ini kalau kita tidak mau menggunakan fasilitas bluetoothnya. Tinggal kita colokkan aja di colokan yang terlihat pada gambar di bawah ini,

Review Philips BT 50 Bluetooth Speaker 004

Dicolokkan di yang bertuliskan "AUDIO IN", maka kita akan langsung bisa mendengarkan suara dari handphone kita kalau kita tidak mau menggunakan koneksi bluetooth dari handphone kita. Sementara kalau kita mau mengkoneksikan handphone kita dengan bluetooth speakernya, tinggal kita pencet tombol "PAIRING" yang terlihat pada gambar di bawah ini,

Review Philips BT 50 Bluetooth Speaker 003

Menghubungkannya mudah kok, kebetulan saya juga sudah membuat videonya sehingga teman-teman akan bisa langsung melihat sendiri cara saya menghubungkan handphone dengan bluetooth speaker ini.

Video Review Philips BT 50

Nah langsung saja yuk kita tonton video review Philips BT 50 yang sudah saya buat di bawah ini,



Untuk Closed Captionnya sebagai berikut:
Halo teman-teman ketemu lagi dengan saya Iman Prabawa. Kali ini saya mau mereview dan memberikan gambaran dari produk yang sudah saya gunakan yaitu Philips BT50. Ini adalah bluetooth speaker. Karena waktu itu saya membutuhkan untuk saya mendengarkan, saya pikir saya perlu untuk mendengarkan film misalnya saya nonton dari tablet saya, atau saya mendengarkan pembelajaran-pembelajaran bahasa Inggris, saya butuh speaker yang, saya ngga terlalu pingin pake earphone, karena kalau menggunakan earphone terlalu lama kadang-kadang ngga baik juga untuk telinga kita. Saya pikir begitu, makanya saya mencari bluetooth speaker.

Nah ini tampilannya, kalau kita lihat di monitor seperti ini. Yuk langsung saja. Nah seperti ini nih tampilannya, Philips wireless speaker rechargeable battery, white. Ini dari bhinneka.com. Nah yang saya rasakan di bhinneka itu, saya sudah beberapa kali beli bahkan 20, 30 kali produk dan selalu merasa puas. Biasanya kalau mereka lagi ada acara-acara gitu lho, entah itu apa, misalnya gadget accesories fair kaya gitu misalnya, itu harganya jauh lebih murah ketimbang yang lain. Makanya saya pikir seru juga, apalagi keuntungannya yang lain yang saya rasakan kalau kita belanja 300ribu untuk daerah Jakarta, biasanya sudah pasti free ongkos kirim. Gitu lho. Itu beberapa keuntungan.

Saya rasa ini bukan iklan karena saya juga ngga dibayar, juga dibawah itu bukan link affiliate atau segala macam, saya hanya seorang konsumen yang merasa puas dengan pelayanannya bhinneka.com. Kemudian kita lanjut aja ya, langsung ke review dari saya mengenai Philips ini. Kekurangan dan kelebihannya apa, ini kalau menurut saya sendiri, kalau untuk dengar musik buat saya, ngga tahu buat saya, ngga rekomen. Ini masih bisa digunakan kalau kita mendengarkan film, atau mendengarkan news audio gitu lho. Kalau musik saya lebih suka pake earphone atau headphone karena claritynya jauh lebih baik. Tapi itu juga tergantung headphone dan earphone apa yang kita pakai.

Nah kalau begitu kita langsung lihat aja yuk dimana saya mereview mengenai ini. Yuk..

Nah ini, seperti ini teman-teman dusnya itu, kalau kita buka, itu isinya cuma ini, si speaker ini dengan ini nih. Ini kalau kita mau ngecas, selebihnya cuma manual-manual aja, tuh kertas-kertas aja. Cuma itu doang, jadi ini seperti ini. Okey kita coba singkirkan dulu ini.

Ini digunakan misalnya kalau kita mau ngecas misalnya saya menggunakan power bank ini. Menggunakan power bank terus kita mau ngecas, di sini di bagian belakangnya ada ini, tuh, nah ketika kita ngecas begitu, dia akan nyala seperti ini, berkelap kelip seperti itu. Kalau dia sudah mau abis biasanya dia, ketika kita nyalakan dia agak merah. Nah ini untuk ngepairing nanti kita akan coba hidupkan, kemudian ini colokan ini untuk audio input. Kalau misalnya kita tidak menggunakan bluetooth kita bisa menggunakan colok kabel. Kabel ke sini terus kabel ke handphone kita atau tablet kita.



Nah sekarang kita akan ngetes. Saya akan nyalakan ini. Ketika dinyalakan begini, nah ini sebenarnya ada beberapa pilihan, kalau kita mau colok audio input berarti kita, gunakan nya yang di tengah nih, audio in. Tapi kalau kita menggunakan bluetooth berarti dia ke kanan. Tuh, nyalanya beda, berarti kalau bluetooth dia biru, kalau dia audio input colok pake kabel dia putih, gitu. Kita akan coba menggunakan bluetooth. Nah ini karena sudah saya koneksikan dengan tablet saya.

Nanti dia akan, nah itu tandanya dia sudah terkoneksi. Untuk teman-teman tahu caranya mengkoneksikan saya sudah membahasnya di video sebelumnya yang membahas mengenai logitech mouse. Di situ saya membahas mengenai cara menghubungkan bluetooth dengan tablet kita. Nah kita akan mencoba tes ini ya, cuma ini sebenarnya ngga bisa jadi gambaran detail, cuma ini cuma bisa jadi gambaran kasar aja. Ini menurut saya, untuk ukuran seperti ini dia keras banget, gitu lho. Termasuk keras, cuma dia, kekurangannya adalah dia tidak ada pengatur volume. Jadi volumenya kita hanya atur dari tablet kita, misalnya saya menyetel lagu ya.

Nah ini saya, nah saya tidak mengeraskan atau mengecilkan dari sini. Saya bisanya mengeraskan atau mengecilkannya dari sini. Ini kalau saya kecilkan misalnya. Kita akan coba dari kecil sampai ke gede ya. Okey saya coba gedekan pelan-pelan. Nah ini maksimal, gedenya maksimal, dan kemudian yang saya rasakan, ini kalau diarahkan begini dengan kalau diarahkan ke telinga kita beda. Saya sendiri lebih suka kalau saya arahkan begini, makanya agak sedikit kendala dengan Philips ini. Gitu lho, kalau begini agak kurang claritynya.

Terus agak lebih ngebass ketimbang kalau saya arahkan seperti ini. Kita lihat ya, coba ya. Lumayan sih ini, cuma kalau saya sendiri lebih suka menggunakannya ketika misalnya saya menonton film, gitu. Tapi tetap harus saya hadapkan ke sini, karena kalau ngga claritynya agak kurang, itu yang saya rasakan. Jadi ini aplikasinya kalau menurut saya bagusan kalau kita nonton film terus kita dengarin vocal, misalnya saya mendengarkan ini, pelajaran bahasa Inggris misalnya.

Lumayan sih, cuma kalau saya sendiri kalau dengarin musik, penilaian saya sendiri kalau dengarin musik saya lebih cenderung memilih menggunakan earphone ketimbang saya menggunakan ini, gitu lho. Earphone dengan headphone itu jauh lebih bagus, tapi tergantung jenis earphone dan headphone yang kita gunakan juga sih.

Nah kira-kira seperti itu teman-teman, tanggapannya kalau menurut saya lumayan, ini lumayan. Cuma kalau untuk dengar musik, buat saya, masih lebih mendingan pake earphone. Itu sih, earphone atau pake headphone. Gitu, tapi untuk ukuran sekecil ini, dia cukup keras. Itu aja dan cukup kecil sih, cuma yang menyulitkan buat saya, saya ngga terlalu suka kalau ditaruh begini. Saya harus ditaruh begini, mungkin kalau ada cagakan begitu jadi ke arah sini, akan lebih baik. Nah sekian dulu sharing dari saya, berdasarkan pengalaman pribadi saya menggunakan ini. Semoga bisa bermanfaat buat teman-teman yang lain dan wassalam.

Kesimpulan Menggunakan Philips Bluetooth Speaker BT 50

Kesimpulan saya menggunakan bluetooth speaker Philips BT 50 ini adalah masih bisa kalau untuk hanya mendengarkan podcast, walau kalau di saya sih masih kurang gimana gitu. Maka dari itu karena merasa kurang puas dengan Philips BT 50 ini saya kemudian membeli Philips BT 2500 Bluetooth Speaker baru kemudian sesuai dengan apa yang saya butuhkan saya puas kemudian dengan kakaknya dari Philips BT 50 ini.


Kalau untuk digunakan untuk mendengarkan musik, kalau menurut saya bluetooth speaker BT 50 ini ngga enak, karena claritynya ngga jelas. Tapi kalau untuk sekedar mendengarkan podcast atau nonton film masih bisa yang saya rasakan. Masih lumayan kalau untuk sekedar mendengarkan podcast atau suara manusia, misalnya kita hendak menonton film dari handphone kita.

Kekurangannya adalah ngga ada tombol volume sehingga kalau kita ingin mengecilkan atau membesarkan volume suaranya harus dari handphone kita, sementara kalau kakaknya Philips Bluetooth Speaker BT 2500 ada tombol volumenya sehingga kita bisa mengecilkan atau menggedekan volumenya dari tombol yang ada tersebut, walau mengecilkan lewat handphone juga tetap bisa.

Kalau begitu sekian dulu ya sharing review Philips BT 50 bluetooth speaker ini, semoga bisa memberikan gambaran untuk teman-teman semuanya. Wassalam.


Baca juga:
  1. Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker
  2. Review Logitech M557 Bluetooth Mouse
  3. Review USB Microphone Samson Go Mic

Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman semuanya, kali ini saya mau membuat review dari bluetooth speaker yang sudah saya gunakan kurang lebih beberapa bulan ini. Mungkin ada sekitar 3 bulan saya gunakan ini bluetooth speaker. Sharing dari saya ini lebih kepada pengalaman saya di dalam menggunakannya ya, jadi tidak terlalu teknis bahasan saya mengenai review ini. Semoga untuk teman-teman yang memang lagi mencari bluetooth speaker review berdasarkan pengalaman saya menggunakan ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semuanya ya.

Philips BT 2500 Bluetooth Speaker

Awalnya saya memang membutuhkan speaker kecil, untuk mendengarkan dari handphone saya. Kebutuhan saya lebih kepada mendengarkan audio suara orang saja sih, misalnya saya kan lagi belajar bahasa Jepang. Nah saya ada banyak audio pelajaran bahasa Jepang yang saya taruh di handphone saya untuk saya dengarkan.



Saya jujur ngga terlalu suka menggunakan earphone, apalagi earphone-earphone keluaran yang sekarang itu lebih banyak yang ada karetnya sehingga lebih kedap. Mungkin untuk sebagian orang lebih suka karena suara yang mereka simak akan lebih terdengar jelas, apalagi kalau mereka berada di luar, atau di jalan misalnya, suara jalan ngga terlalu mengganggu apa yang mereka dengarkan.

Tapi kalau saya, jujur malah ngga suka, karena saya jadi lebih mendengar dari earphone tersebut tanpa saya bisa mengamati sekitar saya. Jadi kalau ada apa-apa nih, jadi ngga tanggap, dan menurut saya malah jadi bahaya kalau kita menggunakan earphone di jalanan. Kita bisa tidak tahu kalau ada mobil yang lagi mengarah ke arah kita karena kita sama sekali tidak mendengar, karena suara yang keluar dari earphone dan sistem earphone tertutup seperti itu membuat kita jadi tidak terlalu bisa mendengar suara-suara di sekeliling kita.

Dan perasaan kedap di telinga itu saya tidak suka, itulah mengapa saya cenderung lebih memilih mencari bluetooth speaker untuk saya gunakan untuk mendengarkan pelajaran-pelajaran bahasa Jepang, yang memang kebanyakan pelajaran tersebut hanya suara orang saja, dan bukan untuk mendengarkan musik.

Video Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker

Untuk reviewnya teman-teman bisa langsung tonton saja video saya di bawah ini, dimana disitu saya menjelaskan dan juga memperdengarkan hasil suara dari speaker Philips BT 2500 ini. Yuk langsung saja kita tonton videonya di bawah ini,




Nah seperti itu kira-kira teman-tema, untuk Closed Caption dari video di atas, adalah berikut ini,
Halo teman-teman, ketemu lagi dengan saya Iman Prabawa. Nah kali ini saya mau mereview Philips Speaker Bluetooth BT 2500. Ini tampilannya seperti ini, nah ini mereknya saya tutup. Nanti saya akan menjelaskan kenapa sih mereknya saya tutup, saya lakbanin seperti ini. Nah kalau kita lihat penampilannya, kita lihat yuk di layar monitor kita. Nah seperti ini nih Philips Speaker Bluetooth BT2500. Nah kebetulan kemarin itu saya membelinya itu dari bhinneka.com. Bhinneka.com ini kalau lagi ada program-program kaya gini nih biasanya harganya jauh lebih murah ketimbang tempat-tempat lain. Itu yang saya rasakan gitu lho. Saya sudah beberapa kali, sekitar 20 hingga 30 kali membeli dari bhinneka dan pelayanannya buat saya, sama sekali tidak ada yang mengecewakan. Saya puas sekali gitu.

Okey, nah teman-teman kita nanti akan review. Teman-teman akan melihat nanti seperti apa sih untuk ini bluetooth speaker, kalau buat saya sendiri, jujur saya puas. Ini untuk dengarin musik lumayan. Kebetulan pas dengan selera saya, saya ngga suka dengan yang terlalu ngeboomy. Ini lumayan ada bassnya, dan lumayan gitu lho untuk harga segitu lumayan. Terus kelengkapannya paling cuma kabel doang buat ngecas, gitu kan. Terus ini ada volumenya, enaknya gitu. Kita bisa atur volume. Itu sih kalau menurut saya. Dan juga yang saya baca, saya sebelum beli ini juga baca beberapa review.

Termasuk lumayan ini dan saya setuju, untuk yang ini, lumayanlah, cuma kejelekannya satu, ini, itulah kenapa saya harus tambal, pake lakban hitam, setelah ini saya akan menjelaskan kenapa sih ini ada begini. Itu aja, yuk kita langsung tonton aja yuk. Silakan.

Nah ini philips BT 2500 ini dia ibaratnya itu kakaknya lah ya, dari philips yang ini. Gitu, ini karena kemarin itu karena saya merasa kurang puas dengan philps bt50 ini karena claritynya buat saya kurang gimana, akhirnya saya coba beli ini. Ini kalau teman-teman lihat, kenapa sih ini dilakbanin begini. Nah ini philips, kita lihat dan kita buka dulu ya. Buka dulu dalamnya, ini juga saya beli di bhinneka.com, jujur saya berapa kali, berapa kali ya? 20 kali lebih beli di bhinneka dan selalu puas, dan ngga pernah merasa kecewa dengan pelayanan mereka, bagus banget soalnya.

Okey, nah ini dalamnya cuma kertas-kertas doang, dan ini kalau buat mencas. Nah fitur di belakangnya. Okey saya cerita dulu, kenapa ini saya lakbanin. Karena ketika saya play ternyata dia bunyi krek krek krek krek. Nah saya penasaran, ini kok bunyi krek krek krek krek apaan. Ini disini adalah mereknya philips. Dan kemudian saya coba tekan gini ketika saya play dan ternyata krek kreknya hilang. Berarti di sini kurang keras, kemudian ide saya coba saya lakban di sini, setelah saya lakban krek krek kreknya itu hilang. Jadi antara si merek si philips dengan besi di sininya, agak-agak beradu, ketika dia speakernya dia nyala, agak cukup mengganggu di saya, makanya ini saya lakbanin.

Nah ini fiturnya adalah kita bisa, di sini ada volume. Bisa gedein kecilin, kalau yang ini kan ngga bisa digedein kecilin, hanya bisa dari handphone. Kalay yang ini bisa, kita bisa ngecilin gedein dari sininya. Kemudian di sininya, ini audio input, kita juga bisa pake colokan seperti philips yang adiknya itu yang bt50. Terus ini kalau kita mau ngecas. Kalau mau ngecas kita colok di sini. Nih ya kita colok di sini, nah dia merah begini, nah itu tandanya dia lagi ngecas. Terus ini ada microphone, jadi kita kalau sambungkan ini dengan handphone. Ini juga bisa kita bisa ngomong lewat sini, gitu lho, jadi kita bisa telponan, handphonenya jauhin aja misalnya, terus kita ngomongnya di sini.

Tetap bisa, jadi pengganti microphone dari handphone. Nah kemudian di bagian sininya, di bagian sini ada pairing, kalau kita mau pairing, terus ini off. Nah kalau ini audio in, kalau kita mau pake kabel warnanya biru, kalau kira pairing nah ini agak ngga enaknya gini, karena biasanya saya lebih suka pake bluetooth jadi kadang untuk ke tengahnya agak susah. Terus seringkali begitu, kenapa ngga bluetoothnya yang di sebelah situ.



Okey kalau kita pairing begini, dia akan menyala, kita coba ya, pairing sendiri ngga dia. Okey kita tunggu. Atau saya coba pencet ininya, pairingnya. Okey, connecting. Nah udah nyambung, kemudian kita coba. Ini lebih keras daripada yang ini, asli ini keras banget kalau menurut saya sih. Dan ini kita bisa kecilin dan gedein. Kita coba setel lagu dulu ya.

Nah ini dari kecil saya coba gedein. Saya coba gede sampai full ya. Secara kualitas dia lebih bagus dari yang ini kalau menurut saya. Dan ini enaknya kalau ini, kalau yang philips ini kendalanya saya harus beginikan kalau mau dengar dengan enak, kalau ini kita bisa tidurin, kalau kita tidak suka dengan suara ketika kita tidurin begini. Kita bisa berdirikan saja. Kita tinggal bisa berdirikan, jadi tepat langsung ke telinga kita. Ini jauh lebih enak.

Okey saya coba lagu yang lain. Nah kalau, ini kalau kita dengarin vokal, misalnya dengarin film itu kalau menurut saya bagus banget. Saya puas banget kalau dengarin menggunakan ini misalnya kita nonton film tadi ya, downton abbey. Ini cukup keras lho ini, keras banget kalau menurut saya. Saya beli ini saya baca beberapa review termasuk yang apa ya, termasuk yang rekomen, menurut saya juga bagus ini. Cuma kendalanya, mungkin saya mendapatkan dari ini yang saya, jeleknya dari ini, adalah itu tadi, saya harus melakban ini. Mungkin saya mendapatkan yang seperti ini aja, mungkin yang produk yang lain ngga akan mengalami seperti ini.

Mungkin saya ngerasain krek krek krek krek, ah ini, ini ngga enak nih gitu. Masa saya tiap kali megang, nyalain kan mesti dipegang, makanya daripada cape begini makanya dilakban. Akhirnya mereknya jadi ketutup kan. Nah itu aja sih, selebihnya sih, saya puas, karena kalau saya nelpon saya bisa menggunakan mic gitu kan. Saya bisa menggunakan mic dan kadang kalau telpon saya terlalu kecil saya bisa hubungi bluetooth di sini dan cukup kedengaran keras banget gitu lho.

Terus kemudian untuk masalah baterenya ngga masalah ya, cukup lama, cukup tahan lama, dan enaknya kan ini ngga pake batere kaya AA gitu kan. Kita tinggal cas aja kalau misalnya sudah mau habis. Jadi biasanya ini kalau sudah mau habis ada klap klip merah, kalau ngga di sini di situ, saya agak sedikit lupa. Kesimpulan saya untuk produk ini, worth it sekali sih.

Kira-kira seperti itu teman-teman, nah sekarang teman-teman sudah tahu kan kenapa saya lakbanin hitam begitu. Itu aja sih kalau menurut saya. Karena saya benar-benar merasa terganggu, krek krek krek krek apa sih? Masa saya tiap dengarin pake bluetooth ini mesti saya pegangin terus gitu, repot juga kan? Akhirnya begitu saya lakban hilang masalahnya. Itu sih, ini kekurangannya adalah ini, itu aja, kalau dari kokoh segala macam, kalau buat saya sudah cukup sih, gitu lho.



Itu semoga sharing dari saya mengenai review philips BT 2500 ini berdasarkan pengalaman pake saya bisa bermanfaat buat teman-teman yang lagi mencari speaker bluetooth. Kalau begitu sampai ketemu lagi dan wassalam.

Penampakan Philips BT 2500

Oh iya saya lupa ngasih lihat penampakan dari Philips BT 2500 bluetooth speaker ini. Kita bisa lihat pada gambar di bawah ini, speakernya sudah saya keluarkan dari boxnya, dan terlihat seperti berikut ini,

Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker 001

Kemudian kalau saya buka dalam dari boxnya, akan terlihat seperti berikut ini,

Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker 002

Kita akan mendapatkan satu kabel yang akan kita gunakan nanti untuk mencas saat batere dari bluetooth speaker ini sudah habis. Kemudian kalau kita mau menghubungkan bluetooth speaker ini dengan handphone kita misalnya, kita tinggal memencet tombol "Pairing" yang terlihat pada gambar di bawah ini,

Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker 003

Sementara kita juga bisa menggunakan ini dengan kabel, tinggal kita pilih "Audio In" baru kemudian tinggal kita hubungkan handphone kita dengan bluetooth speaker kita dengan menggunakan kabel audio, tapi kalau kita menggunakan dengan cara seperti itu fungsi bluetoothnya ngga kepake jadinya.

Saya biasa menggunakan bluetooth speaker ini juga sebagai microphone kalau saya lagi menelpon orang dengan menggunakan handphone saya. Kita bisa lihat pada gambar di bawah ini dimana ada microphonenya,



Review Philips BT 2500 Bluetooth Speaker 004

Ini untuk saya berguna sekali fungsi microphone itu. Karena hape saya terlalu kecil suaranya kalau lagi menelpon orang, dan dengan menggunakan bluetooth speaker ini suara orang yang lagi saya telpon juga jadi jauh lebih keras dan juga saya bisa menggunakan fitur microphone yang ada di bluetooth speaker ini.


Kesimpulan Menggunakan Philips BT 2500

Kesimpulan saya menggunakan Philips BT 2500 bluetooth speaker ini adalah, kalau untuk mendengarkan musik, menurut saya masih ada kurangnya. Saya ngga bisa bilang bagus kalau kita hendak menggunakan bluetooth speaker ini untuk mendengarkan musik, tapi cukup lumayan. Tapi kalau kita hendak menggunakan bluetooth speaker ini untuk mendengarkan film, atau podcast yang hanya orang ngomong, menurut saya ini bluetooth speaker LUAR BIASA!

Untuk menghasilkan suara vokal, atau suara manusia ini menurut bagus. Sangat puas kalau memang hanya digunakan untuk mendengar podcast, atau menelpon, atau menonton film yang lebih banyak fokusnya itu untuk mendengarkan perkataan atau percakapan orang, atau mendengar suara manusia. Tapi kalau mendengarkan musik, yah kalau menurut saya cukup, walau ngga luar biasa.

Fitur microphonenya sangat membantu saya, ini kalau untuk saya ya. Kemudian ini juga suaranya cukup keras, karena waktu itu sempat saya gunakan ketika saya presentasi di kampus saya, saya menggunakan laptop dan ada video yang harus saya setel, karena saya tidak bisa  menggunakan speaker dari laptop, karena speaker dari laptop untuk ruangan kelas sangat kecil sekali. Jadi saya memutuskan untuk menggunakan bluetooth speaker ini.



Dan hasilnya luar biasa, satu kelas bisa mendengar dengan sangat baik video yang saya setel ketika saya presentasi. Memang video tersebut adalah video berita, jadi sekali lagi ini masih dalam jangkauan suara manusia juga. Tapi ini bluetooth speaker untuk ukurannya sangat keras sekali. Cuma kekurangannya yang saya dapatkan adalah suara krek-krek yang sehingga speaker tersebut harus saya lakban hitam untuk menghilangkan suara krek-krek yang berasal dari merek Philips yang tidak terpasang dengan baik. Sepertinya sih begitu.

Nah kalau begitu saya mau sudahi dulu ya review Philips BT 2500 bluetooth speaker ini. Semoga apa yang saya sharingkan di tulisan saya kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang memang berniat untuk membeli bluetooth speaker. Wassalam.


Baca juga:
  1. Review Logitech M557 Bluetooth Mouse
  2. Review Phone Holder Minoura iH-220-M
  3. Review USB Microphone Samson Go Mic

Review Logitech M557 Bluetooth Mouse

Blog Iman Prabawa - Kali ini saya mau review sebuah bluetooth mouse yang sudah saya gunakan selama beberapa bulan. Awalnya saya memang mencari sebuah mouse yang bisa digunakan untuk tablet Asus Zenpad 8 saya. Setelah saya browsing kesana sini, dan juga melihat beberapa review video yang ada di youtube mengenai produk bluetooth mouse yang ada, kemudian pilihan saya ke Logitech M557 ini, yang ternyata memang di salah satu video review yang ada di youtube bisa digunakan di tablet ataupun handphone android.


Logitech M557 Bluetooth Mouse

Saya kemudian membeli Logitech M557 Bluetooth Mouse ini dari Bhinneka dot com karena saya memang sudah beberapa puluh kali beli disitu jadi ya saya sangat percaya sekali dengan pelayanannya Bhinneka ini. Nah kalau kita lihat tampilan dari mouse Logitech M557 ini yang sudah saya buka dari box-nya terlihat seperti di bawah ini,



Review Logitech M557 Bluetooth Mouse

Kemudian untuk tampak belakangnya bisa kita lihat pada gambar di bawah ini,

Logitech M557 Tampak Belakang

Saya akan review berdasarkan pengalaman saya aja ya di dalam menggunakan mouse bluetooth ini, jadi saya juga tidak akan menggunakan bahasa-bahasa teknis yang saya juga ngga terlalu tahu juga soalnya. Saya hanyalah orang awam saja yang mencari sebuah bluetooth mouse yang bisa digunakan untuk Asus Zenpad 8 tablet saya.


Sharing Pengalaman Menggunakan Logitech M557

Saya sendiri cukup puas dengan Logitech M557 ini, karena kalau untuk saya, pertama dari tampilan saya suka. Ada yang warna putih selain warna hitam yang ini setahu saya sih. Kemudian ini mouse juga memang bisa digunakan untuk handphone atau tablet yang berbasis android. Teman-teman bisa menonton video saya berikut ini, dimana di video tersebut saya menunjukkan saya menggunakan mouse tersebut untuk tablet Asus dan juga handphone Asus saya yang keduanya berbasis Android.

Kita tonton dulu aja yuk videonya di bawah ini,




Nah seperti itu teman-teman cara saya menggunakan Logitech M557 ini, yang tidak hanya bisa digunakan di tablet Android tapi juga bisa digunakan di handphone Android. Kalau tidak salah versi Android saya itu yang handphone itu Android Kit Kat, sementara yang tablet Asus itu Android Lollypop.

Dan bluetooth mouse ini juga bisa digunakan di laptop, karena memang sebenarnya peruntukan dari bluetooth mouse ini kalau kita baca dari box-nya memang untuk windows, dan saya juga sudah mencobanya menggunakan laptop saya. Kita perlu mengkoneksikan dulu melalui setting bluetooth di laptop kita terlebih dahulu, kemudian setelah terkoneksi baru bluetooth mouse Logitech M557 ini bisa digunakan, dan enaknya kita bisa menghemat satu tempat colokan USB kalau kita menggunakan bluetooth mouse di laptop kita.

Untuk mengkoneksikan dengan tablet atau handphone tentunya kita perlu tekan tombol "Connect" yang terdapat di belakang dari mouse Logitech M557 ini, kita tekan saja sampai lampu birunya kelap-kelip persis seperti yang saya contohkan pada video saya tersebut.

Nah kalau begitu saya pikir cukup sekian dulu kali ya, sharing pengalaman saya menggunakan Logitech bluetooth mouse M557 ini. Saya sendiri sampai detik ini merasa puas menggunakan bluetooth mouse ini. Sampai ketemu dan wassalam.

Closed Caption dari video Review Logitech M557 Bluetooth Mouse:
Halo teman-teman ketemu lagi dengan saya Iman Prabawa, nah kali ini saya akan sedikit mereview mengenai logitech M557 bluetooth mouse. Kita lihat yuk penampakannya di layar monitor. Nah seperti ini, ini kalau dari bhinneka.com dan memang kebetulan saya memang membelinya di bhinneka.com, nah ini tampilan aslinya. Seperti ini, ini bungkusnya, logitech M557, dan memang saya membelinya dari bhinneka.com. Ini bukan iklan, saya hanyalah seorang konsumen yang merasa puas sekali dengan pelayanannya bhinneka, jadi memang kenyataannya saya beli di bhinneka dan udah beberapa kali, mungkin ada 20 hingga 30 kali saya membeli di bhinneka dan ngga satu pun yang saya dikecewakan.

Saya puas sekali gitu lho. Saya kebetulan lagi mencari mouse untuk tablet saya, Asus Zenpad 8. Dan ini kebetulan saya belinya juga dari bhinneka.com. Karena saya butuh mengetik terus, posting di blog, saya merasakan saya butuh banget nih kaya gini. Nah kemudian saya mencari review-review. Kalau di sini dijelaskan bahwa, connect to any bluetooth enable PC, Mac, or windows tablet. Ini bukan windows tablet, tapi android tablet.

Nah saya juga jadi mikir, ini bisa ngga sih dikoneksikan? Terus saya mencari di youtube, ternyata ada yang mengkoneksikan ini dengan handphone, makanya saya coba. Coba ah beli, bisa kali ya. Kemudian ternyata bisa, dan bisa dikoneksikan bisa dikoneksikan dengan Asus Zenpad 8 saya, dikoneksikan dengan handphone saya juga bisa. Nah teman-teman kita langsung aja yuk melihat video di mana saya mencontohkan mengkoneksikan si bluetooth logitech M557 ini dengan Asus Zenpad saya ini. Okey yuk.

Nah ini adalah mouse logitech M557, seperti dilihat di sini. M557, nah saya butuh mouse wireless ini untuk tablet saya, walaupun di sini dikatakan bahwa logitech M557 ini untuk enable PC, Mac or Windows tablet. Nah ini saya kan android tablet, tapi saya melihat review di youtube ada yang bisa ternyata, makanya saya coba beli ini, logitech ini.



Nah pertama kalau kita ingin menghubungkan, ternyata memang bisa ini dihubungkan di tablet Asus android. Android lolypop kalau ngga salah ini. Ini android kit kat. Nanti kita akan coba menghubungkan, nah kalau menghubungkannya itu kita tinggal lihat di sini, nah ini di bagian belakang itu ada on off. Tinggal nyalakan on gitu, terus kita tinggal kita konek, seperti itu, sudah segampang itu sih sebenarnya. Kemudian kita lihat ini sudah terkonek tuh, dia ada.

Ini mungkin teman-teman bisa melihat, memang saya butuh ini. Kita awalnya tinggal lihat di tools, setting, bluetooth, terus kita lihat di sini, paired kalau belum terpaired, dia tinggal dikoneksikan. Kita sekarang akan, saya akan matikan dulu bluetooth yang ini dulu, saya akan sambungkan dengan yang ini ya. Yang ini belum saya sambungkan kebetulan. Yang ini saya akan sambungkan, okey, tools, kita akan coba kalau di handphone ini, kalau di smartphone bisa ngga.

Okey, bluetooth on, kita klik di situ, search for devices, searching dia. Kita pencet lagi coba ya. Nah dia nyala, okey, available device-nya muncul. Nah dia connected nih, kalau sudah connected gini seharusnya bisa. Tuh muncul kan, tanda klik mouse dan kita bisa geser gitu kan. Nah kalau misalnya saya mau nyari, tuh. Kita cobain google docs ya, untitled, nah kebetulan ini sudah saya koneksikan dengan yang ini, kita lihat, ketik saya mau mengetik dengan keyboard, nah kemudian, saya menggunakan ini nih.

Cuma ini kalau untuk di drag begini ngga bisa ternyata ya, berarti harus menggunakan. Ada beberapa fungsi yang saya belum mengerti dengan ini, tapi ini lumayan memudahkan saya untuk bekerja dengan tablet android saya. Nah kalau kita mau mengkoneksikan wireless bluetooth logitech M557 kita dengan andoird tablet kita lihat dulu di sini, pastikan bahwa bluetoothnya memang ini sudah on. Kalau misalnya dia off begini, kita harus on-kan terlebih dahulu, misalnya kita klik di sini, begitu.

Tinggal di on-kan, nanti kita akan melihat bluetooth mana nih yang terkoneksi. Misalnya ini, connecting, kita lihat nanti dia akan muncul kalau sudah pasti terkoneksi, dia akan muncul tanda panah di tablet kita. Nah ini saya gerak-gerakan mousenya tapi dia belum muncul. Nah dia sudah muncul tuh tanda panahnya, kalau sudah muncul tanda panah kita bisa tinggal drag, dan kita bisa tinggal klik-klik aja gitu.

Misalnya kita mau ke google, terus kita mau ngetik, testing apa ya? Saya nyari apalah tinggal ketikin. Nah seperti itu kira-kira teman-teman, jadi ternyata ini logitech M557 ini bisa dikoneksikan dengan android tablet. Ini android tablet saya itu android lolypop sementara kalau yang handphone saya itu android kit kat, jadi ini ternyata bisa tidak hanya untuk PC, dan tidak hanya untuk Mac, dan juga tidak hanya untuk Windows tablet. Kira-kira seperti itu teman-teman. Sampai ketemu lagi di sharing saya selanjutnya, semoga bermanfaat dan wassalam.


Baca juga:
  1. Review USB Microphone Samson Go Mic
  2. Review Phone Holder Minoura iH-220-M 
  3. Pengalaman Beli Buku di Periplus

Pengalaman Beli Buku Di Periplus

Blog Iman Prabawa - Kemarin-kemarin saya lagi mencari sebuah buku, yang ada di Amazon, tapi karena saya ngga ada credit card, jadi saya coba nyari di toko buku import yang ada di Indonesia aja deh. Saya langsung teringat dengan toko buku Periplus, entah kenapa, karena kalau saya misalnya ke mall, sering melihat aja toko buku Periplus ada. Dan setahu saya buku yang dijual di Periplus juga kebanyakan adalah buku-buku import. Dan karena memang kali ini buku import yang saya ingin beli maka saya cobain deh ke websitenya Periplus.

Ketika saya browsing, saya menemukan buku yang saya cari. Yeeeaahh.. Ada! Saya berpikir ah datang aja deh ke Periplus yang ada di Kelapa Gading, karena rumah saya kan di Cempaka Putih, jadi ke Kelapa Gading jauh lebih dekat, dan saya kemudian cari toko buku Periplus ada ngga ya di Kelapa Gading. Seingat saya sih ada toko buku Periplus di Kelapa Gading.



Beli Buku Online Di Periplus

Tapi kemudian ketika saya pikir-pikir lagi, ah saya juga ngga terlalu buru-buru amat butuh buku ini. Kenapa ngga coba pesan online aja dari websitenya Periplus ya? Sekalian pingin nyobain juga, saya pikir sih gitu, seperti dulu ketika saya mencoba beli buku di Gramedia online. Kan awalnya pingin nyobain dulu, kalau memang bagus ya nantinya tentunya akan berlanjut terus beli buku di Periplus online ini.

Kemudian lalu saya mendaftar lah di periplus online ini, karena saya pikir dan juga yang saya lihat di websitenya buku ini kalau dikirim akan memakan waktu sekitar 10-20 hari. Berarti ini mungkin dikirim dari Periplus di luar negeri sepertinya buku ini, dan juga kemungkinan besar kalau saya datang ke Periplus Kelapa Gading, buku ini juga belum tentu ada. Jadi daripada sudah datang terus mendapati buku ini juga ngga ada di tokonya dan harus pesan online, jadi mendingan sekalian aja deh cobain pesan buku online lewat website Periplus.

Pembayaran Di Periplus

Saya mendapati ternyata beli buku di Periplus online itu bisa pake CIMB Click, nah karena saya punya tabungan CIMB Niaga, ah asik nih kalau begitu. Dan juga saya mendapati bahwa ongkos kirimnya kalau kita beli buku di atas harga Rp 200ribu itu bisa gratis, tergantung lokasinya. Dan kemudian saya mengecek apakah lokasi saya termasuk di lokasi yang bisa mendapatkan fasilitas pengiriman gratis dari Periplus karena pembelian buku saya di atas Rp 200ribu.

Dan ternyata saya mendapati bahwa lokasi saya termasuk ke dalam daerah yang bisa mendapatkan fasilitas pengiriman gratis. Jadi kemudian saya membelilah buku yang saya ingin beli, dan ya sudah kalau memang saya harus menunggu 20 hari juga ngga papa untuk buku ini datang ke rumah saya, karena sepertinya memang buku ini harus didatangkan dari luar negeri ya.

Kemudian saya mendaftar dan membeli, dan kemudian saya membayar bukunya menggunakan CIMB Clicks, dan setelah itu ternyata seminggu kemudian saya mendapatkn follow up dari Periplus, yang menyatakan progress dari pengiriman buku saya. Seperti bisa kita lihat pada gambar di bawah ini,

Pesan Buku di Periplus

Salut juga saya, wah hebat nih kalau kaya gini, kita jadi bisa tahu sampai dimana sih perkembangan pengiriman buku ke alamat kita itu.

Buku Dari Periplus Tiba Di Rumah!

Dan kira-kira 14 hari kemudian barulah buku tersebut sampai di rumah saya. Packingnya bagus dan rapih lho, jadi buku kita terjaga kalau packingnya seperti terlihat pada gambar di bawah ini,



Beli Buku Online di Periplus

Dan ketika saya buka isinya, persis seperti apa yang saya pesan. Tidak seperti waktu saya pesan di Gramedia online yang isinya ternyata beda dengan apa yang saya pesan. Kita lihat pada gambar di bawah ini,

Pengalaman Beli Buku Di Periplus

Waahh.. Kalau begini asik nih, nanti ke depannya kalau perlu buku-buku import seru juga nih beli buku lewat Periplus online. Ngga masalah lama, karena dulu saya juga beli dari amazon, juga sampai Indonesia sekitar satu bulan. Jadi ya memang segitu kok waktunya, dan apalagi buku ini import yang ngga stock di tokonya, wajar aja kalau memang harus dikirim dari luar negeri harus sampai 2 minggu baru tiba.

Puas Dengan Pelayanan Periplus

Sejauh ini sih saya merasa puas membeli dari Periplus, dan tentunya ke depannya kalau saya membutuhkan buku-buku import lagi, ini jadi satu pilihan saya untuk membeli dari Periplus. Ini pengalaman saya beli buku di Periplus, gimana dengan pengalaman teman-teman yang lain? Apakah juga merasa sama dengan saya kah?


Baca juga:
  1. Pengalaman Buruk Beli Buku di Gramedia Online
  2. Belanja Online di Indomaret
  3. Buku Personality Plus

Friday, July 29, 2016

Jual Microphone AKG D-112 Original Murah

Blog Iman Prabawa(Sudah Terjual!) Halo teman-teman semuanya, kali ini saya mau menjual microphone saya yaitu microphone AKG D-112. Microphone AKG D-112 ini tentunya sudah sangat tidak asing lagi di dunia rekaman drum, karena microphone termasuk salah satu microphone legendaris yang digunakan biasanya untuk menodong atau merekam suara bass drum ketika kita merekam suara drum.

Nah microphone ini, saya gunakan dulu di studio recording saya di Bogor, dan ini hanya saya gunakan di dalam keperluan merekam saja di dalam studio, jadi tidak pernah digunakan di luar studio. Penggunaannya juga sangat apik, masih ada lengkap dusnya juga masih ada. Kita bisa lihat saja nanti pada gambar di bawah ini. Di mana saya fotokan beberapa foto dan microphone AKG D-112 yang saya jual ini.

Jual Microphone AKG D-112 Di Jakarta

(Sudah Terjual!) Kita langsung lihat aja yuk penampakan dari microphone dan kondisinya seperti apa. Foto ini saya ambil baru saja, beberapa hari yang lalu sebelum saya posting tulisan ini. Jadi ini merupakan foto yang terbaru, dan microphone ini saya simpan di tempat tertentu, jadi kondisinya terjaga lah.

Mari kita lihat fotonya di bawah ini,



AKG D112 001

(Sudah Terjual!) Kemudian kita bisa lihat lagi pada foto di bawah ini,

AKG D112 002

(Sudah Terjual!) Lalu kita bisa lihat foto yang berikutnya lagi,

AKG D112 003

(Sudah Terjual!) Dan kemudian kita bisa lihat foto yang berikutnya lagi di bawah ini,



AKG D112 004

(Sudah Terjual!) Kemudian kita bisa lihat foto yang berikut ini juga,

AKG D112 005

(Sudah Terjual!) Dan foto yang terakhir ini teman-teman akan mendapatkan bonus kabel yang akan saya berikan kalau teman-teman membeli microphone AKG D-112 saya ini.

AKG D112 006

Jadi seperti itu kondisi dari foto terbaru yang saya ambil kurang lebih beberapa hari yang lalu.

Harga Mic Drum AKG D-112 Di Jakarta

(Sudah Terjual!) Nah teman-teman pastinya bertanya-tanya, berapa sih akan saya lepas mic drum AKG D-112 saya ini? Saya akan lepas microphone drum AKG D-112 ini di harga Rp 1,5 juta. Harga ini sudah nett ya, jadi sudah tidak bisa kurang lagi. Termasuk murah lho, saya beri bonus kabel Canare L-2T2S Made In Japan dengan kepala konektornya itu Neutrik yang juga original.

Microphone saya ini original, bukan KW-KW-an lho, jadi harga ini dengan kondisi yang saya tawarkan termasuk murah. Kualitas kabelnya juga bagus dan konektornya juga saya gunakan semua yang original, jadi nanti ketika teman-teman gunakan microphone ini akan lancar jaya tentunya.

Dan microphone AKG D-112 ini sangat terkenal untuk mic drum. Biasanya sih digunakan oleh para sound engineer microphone ini untuk mic drum yaitu menodong atau menangkap suara dari bass drum. Karena sekarang saya sudah tidak menggunakannya lagi, oleh karena itu saya pikir akan saya jual saja.

Lokasi Jual Mic Drum AKG D-112

Lokasi saya berada di Jakarta Pusat, tepatnya di Cempaka Putih Tengah 27D No.11. Kalau teman-teman berada di Jakarta, bisa langsung datang aja ke rumah saya dan bisa langsung mencek keadaan microphonenya langsung dan bisa mentesnya juga di sini.



Tapi kalau teman-teman berada di luar Jakarta, dan hendak membeli microphone ini, silakan juga, bisa dikirim, tapi harga di atas itu belum termasuk ongkos kirimnya ya. Kurang lebih kalau sudah dipacking microphone ini akan beratnya kurang lebih sekitar 3 kg. Jadi kisarannya disitu, nanti tentunya saya akan cek dulu berapa biaya ongkos kirimnya baru saya akan beri tahu kepada teman-teman semua tentunya.

Kegunaan Microphone AKG D-112

(Sudah Terjual!) Sebenarnya kegunaan microphone AKG  D-112 ini tidak hanya untuk menangkap atau merekam suara bass drum saja. Karena fungsinya adalah microphone yaitu menangkap suara, dia bisa menangkap suara apa saja, tapi memang karena kalau dilihat dari frequency rangenya, memang microphone ini dibuat lebih untuk menangkap frekuensi rendah atau low frequency dengan jauh lebih baik, maka dari itu microphone AKG D-112 ini banyak digunakan untuk merekam suara bass drum, dan juga biasa digunakan untuk merekam bass gitar.

Saya pernah menggunakan microphone AKG D-112 ini ketika saya merekam bass gitar. Saat itu yang recording di studio saya memang dia membawa ampli bassnya sendiri. Saya masih ada fotonya, karena dulu kebetulan yang rekaman dia membawa kamera dan memfoto saja dan mendokumentasikan kegiatan recordingnya di studio saya. Kita bisa lihat pada gambar di bawah ini, dimana microphone AKG D-112 ini saya gunakan untuk menodong cabinet bass Hartke.

Jual Microphone AKG D-112 Original Murah

Kita bisa lihat pada gambar di atas, posisi microphone AKG D-112 itu terletak di sebelah kiri. Kebetulan saat itu saya menggunakan tiga buah microphone untuk merekam suara bass dari ampli bass Hartke yang dia gunakan ini.

Di sebelah paling kanan adalah microphone Sennheiser MD-421 yang akan saya jual juga, tapi belum saya fotokan microphonenya. Nanti dulu lah ya, nanti kalau saya sudah ada waktu baru deh saya akan posting mengenai jual microphone Sennheiser MD-421 itu yang memang juga termasuk microphone yang sangat legendaris yang biasanya digunakan untuk merekam tom tom di drum.

Hubungi Saya Dimana?

(Sudah Terjual!) Teman-teman yang berminat untuk membeli microphone AKG D-112 ini bisa menghubungi saya melalui nomor hape 0838-7256-5714. Itu ada WA-nya, jadi silakan aja kalau mau mem-WA saya di nomor itu, atau LINE saya, id: imanprabawa, atua teman-teman juga bisa menghubungi saya melalui facebook saya.



Silakan aja teman-teman bisa inbox saya di facebook saya tersebut, dan pastinya nanti saya akan menjawab pesan teman-teman di facebook. Yang berada di Jakarta, kalau mau datang, silakan datang aja, tapi janjian dulu ya, siapa tahu saya lagi tidak ada di tempat.

Saya tidak COD selain di rumah saya ya, silakan aja kalau mau datang ke rumah, kan bisa enak, sekalian bisa ngetes barangnya di rumah saya. Nah kalau begitu saya sudahi dulu deh tulisan dan jual microphone AKG D-112 original murah ini. Silakan aja buat yang berminat langsung menghubungi saya ya.


Baca juga:
  1. Jual Microphone Shure SM57 Original Murah
  2. Jual Microphone Shure PG81 Murah dan Original

Thursday, July 21, 2016

Jual Microphone Shure SM57 Original Murah

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman semuanya, kali ini saya mau jual microphone Shure SM57 original murah. Buat para drummer tentunya Shure SM57 ini sudah sangat tidak asing lagi ya? Karena tentunya ini microphone yang sangat legendaris yang biasanya digunakan untuk memiking snare drum kita.

Seperti misalnya waktu saya gunakan microphone Shure SM57 ini kala membuat video drum cover untuk drummer Nathan Gulo. Kala itu saya masih di Bogor dan di sana saya punya studio recording, microphone Shure SM57 ini saya gunakan untuk rekaman di studio saya. Karena saya gunakannya di dalam studio, maka kondisinya masih sangat kinclong sekali. Kalau teman-teman bertanya berapa persen kondisinya? 99% kondisi barangnya, karena saya tidak pernah gunakan di luar studio saya microphone Shure SM57 ini.

Kita tonton aja video drum cover yang saya buat, itu shootnya di studio saya, juga mixing dan mastering semuanya saya yang melakukannya. Juga video editingnya juga saya yang melakukannya.




Kalau teman-teman mau melihat Nathan Gulo beraksi di drumnya, langsung aja menuju ke menit 6:00, disitu dia melakukan solo drum. Dan microphone yang saya gunakan untuk merekam snare drumnya adalah microphone Shure SM57 yang saya jual ini.


Shure SM57 Microphone Legendaris Untuk Drummer

Nah kita lihat saja yuk langsung penampakan dari Shure SM57 yang mau saya jual ini. Kebetulan saya mengambil fotonya itu baru saja tadi, jadi sebelum saya buat postingan ini saya foto dulu. Jadi itu adalah foto yang paling terbaru dari kondisi microphone Shure SM57 saya ini.

Langsung aja kita lihat yuk microphone Shure SM57 original yang saya jual ini,

Shure SM57 001
Shure SM 57 ORIGINAL dengan sarung hitam dan dusnya + bonus kabel Canare L-2T2S

Kemudian foto berikutnya,



Shure SM57 002
SM57 tampak dekat dengan sarung mic Shure ORIGINAL warna hitam

Kemudian foto berikutnya,

Shure SM57 003
Holder microphone Shure ORIGINAL

Kemudian foto berikutnya,

Shure SM57 004
Tampak Dekat Shure SM57 ORIGINAL

Nah terlihat masih mulus kan? Karena memang termasuk jarang digunakan, dan juga saya menggunakannya apik sekali. Jadi kondisinya masih sangat terawat sekali. Dan juga microphone Shure SM57 yang saya jual ini adalah microphone Shure yang ORIGINAL, bukan KW atau Made In China ya.

Microphone ini saya punya 3 buah, yang 2 buah sudah terjual, dan ini tinggal satu yang terakhir. Ini saya skrinsutkan testimonial dari yang sudah beli microphone saya,



Testimonial Pembeli

Pembeli pertama dia diwakili temannya datang ke sini, kemudian keesokannya baru dia lihat barang yang dia bawa temannya, kemudian dia tiba-tiba kasih testimoni saja. Sementara pembeli yang kedua, datang langsung ke rumah saya dan langsung cobain juga di sini, dan dia juga berkata hal yang sama, "Ini mah kaya baru! Masih mulus banget!".

Jual Microphone Shure SM57 di Jakarta

Nah kebetulan kan saya rumahnya di Jakarta, jadi buat teman-teman yang memang berminat dengan microphone Shure SM57 yang saya jual ini, teman-teman bisa langsung saja menghubungi saya melalui sms, telpon, atau WA atau LINE saya, di nomor 0838-7256-5714.

Kebetulan saya tidak bisa COD-an ya, kalau mau COD-an di rumah saya aja, jadi teman-teman bisa langsung tes microphonenya di rumah saya. Kita langsung tes saja di rumah saya, jadi kalau mau ke rumah saya, silakan aja, janjian dulu dengan saya, baru kemudian kita bisa tes langsung microphonenya, sementara kalau teman-teman berada di luar Jakarta dan ingin kirim-kirim, silakan aja, tapi harganya belum termasuk ongkos kirim ya.

Kurang lebih sekitar 3 kg ini beratnya setelah dibungkus, karena saya beri bonus berupa kabel Canare L-2T2S original yang kepala jacknya sudah saya gunakan Neutrik yang juga original. Jadi nanti teman-teman tidak perlu repot mencari kabel, sudah dapat kabel dan juga kabelnya bagus pula, jadi nanti teman-teman tidak akan mengalami kresek-kresek saat menggunakan microphone ini untuk merekam.


Microphone Shure SM57 Murah Original

Nah tentunya ini kan original ya, dan kondisinya juga masih sangat mulus sekali. Teman-teman silakan cek aja dulu harga barunya berapa sekarang. Ini kondisi yang saya jual masih kinclong abis, teman-teman silakan datang aja ke rumah saya kalau ingin lihat langsung barangnya. Jadi nantinya tidak akan mengecewakan teman-teman juga pastinya.

Saya akan lepas Shure SM57 original ini dengan harga yang murah saja, yaitu Rp 1,5 juta ya. Harga ini sudah NETT lho, karena kalau teman-teman lihat barunya yang original silakan aja dicek dulu berapa.



Harga Microphone Shure SM57 Original Murah

Jadi microphone Shure SM57 ini mau saya lepas dengan harga Rp 1,5 juta saja, harga yang sudah NETT. Apa aja sih teman-teman dapatnya dengan harga 1,5 juta ini? Teman-teman akan mendapatkan seperti yang terlihat pada gambar di atas, yaitu:
  1. Satu buah Shure SM57 Original dengan dusnya.
  2. Holder microphone Shure yang juga original, seperti terlihat pada gambar ketiga dari atas.
  3. Kemudian sarung Shure SM57 yang juga original seperti terlihat pada gambar.
  4. Bonus berupa kabel Canare L-2T2S Original Made In Japan dengan konektor Neutrik original.
Kabelnya original lho Canare Made In Japan, bukan Canare KW ya, juga Neutriknya original, saya soldernya juga pake timah yang bagus. Jadi enak lah, tinggal langsung colok aja nanti dari microphone Shure SM57 langsung colok kabelnya dan langsung colok entah ke mixer atau ke soundcard.


Kegunaan Microphone Shure SM57

Ternyata microphone Shure SM57 ini juga bisa digunakan untuk podcast. Jadi buat teman-teman yang suka membuat video podcast atau video pelajaran, bisa juga menggunakan microphone Shure SM57 yang saya jual ini. Tinggal teman-teman belikan saja, windscreen A81WS seperti yang terlihat pada video di bawah ini,


Disitu dia membandingkan antara menggunakan Shure SM7B, sebuah microphone yang sangat terkenal sekali di dunia podcast dengan Shure SM57. Dan teman-teman bisa langsung simak sendiri, bedanya ngga jauh kan? Terdengar bagus kan hasil dari Shure SM57 ini di video tersebut? Jadi ini bisa jadi pilihan untuk teman-teman yang ingin menggunakan microphone Shure SM57 ini selain untuk merekam suara snare drum.

Sebenarnya kalau teman-teman punya EQ, bisa teman-teman gunakan juga lho, tanpa harus membeli windscreen A81WS, tinggal utak-atik di EQ aja, jadi deh bisa mengejar soundnya Shure SM7B yang digunakan untuk vokal ini.

Microphone Shure SM57 ini juga sangat terkenal untuk digunakan merekam gitar akustik atau gitar klasik. Dulu saya waktu di studio saya di Bogor sering melakukan merekam suara gitar dengan Shure SM57 ini. Dan teman-teman silakan aja bereksperiment untuk kegunaan lain dari Shure SM57 ini, seperti si orang yang ada di video ini, dia berekspriment sehingga bisa mendapatkan sound yang asik dari microphone Shure SM57 yang dia berikan windscreen A81WS seperti terlihat pada videonya tersebut.


Lokasi Microphone Shure SM57 Original Murah




Lokasi saya di Jakarta, tepatnya di Jakarta Pusat yaitu di,

Jl. Cempaka Putih Tengah 27D No.11
Jakarta Pusat 10510
Hape: 0812-1904-7053 (WA)

Silakan aja kalau teman-teman berminat langsung bisa menghubungi saya melalui sms, telpon, WA atau LINE juga bisa. Atau menghubungi saya melalui facebook saya juga bisa. Kalau mau datang ke rumah, silakan janjian dulu, karena takutnya kalau langsung datang saya ternyata lagi tidak ada di rumah kan kasihan sudah datang jauh-jauh tapi sayanya ngga ada. Janjian dulu makanya.

Dan buat yang ada di luar daerah Jakarta, teman-teman silakan aja kalau mau kirim-kirim, ongkos kirimnya belum termasuk ya. Jadi harga yang saya sebutkan itu belum termasuk dengan biaya ongkos kirimnya. Kalau begitu saya sudahi dulu ya lapak jual microphone Shure SM57 original murah ini. Wassalam.



Baca juga:
  1. Jual Microphone Shure PG81 Murah Original

Jual Microphone Shure PG81 Original Murah

Blog Iman Prabawa(Sudah Terjual!) Halo teman-teman semuanya, kali ini saya mau jualan microphone saya, yaitu Shure PG81. Saya mau jual murah aja nih. Kondisinya juga masih sangat bagus karena memang sangat jarang saya gunakan microphone ini. Dulu saya sempat punya studio recording dimana saya sendiri yang menjalankan studio recording tersebut. Dan microphone ini saya gunakan untuk merekam di studio rekaman saya tersebut.

Jadi ini microphone tidak pernah dipake di luar studio, hanya dipake di dalam studio, jadi kondisinya masih amat sangat baik sekali. Saya jual karena sekarang sudah ngga saya pake lagi soalnya.

Microphone Shure PG81 Original

(Sudah Terjual!) Yang pasti microphone ini adalah Shure Original ya, bukan KW. Jadi benar-benar original. Kita lihat aja yuk kondisi microphonenya pada gambar di bawah ini,



Shure PG81 001

(Sudah Terjual!) Kemudian kita bisa lihat lagi foto berikut ini,

Shure PG81 002

(Sudah Terjual!) Kemudian foto yang selanjutnya,

Shure PG81 005

(Sudah Terjual!) Kemudian foto yang selanjutnya,

Shure PG81 004

(Sudah Terjual!) Kemudian foto yang selanjutnya, (ini bonus kabel yang akan saya berikan)



Shure PG81 003

Kabel yang akan saya berikan sebagai bonus itu adalah kabel Canare L2T2S original dengan kepala konektornya Neutrik Original juga. Jadi kabelnya juga bagus nih, yang jelas ngga bakalan ada kresek-kresek nanti kalau teman-teman gunakan microphone ini.


Penggunaan Microphone PG81

(Sudah Terjual!) Biasanya microphone Shure PG81 ini digunakan untuk merekam hi hat, kalau digunakan untuk merekam drum. Bisa juga digunakan sebagai overhead untuk merekam drum, atau bisa juga untuk yang lain. Teman-teman bisa membaca langsung saja di websitenya Shure disini, disitu dijelaskan kalau microphone Shure PG81 ini bisa digunakan untuk merekam piano, gitar, oh iya ini sangat bisa juga digunakan untuk merekam gitar klasik atau gitar akustik lho. Kemudian kalau digunakan untuk merekam drum biasanya digunakan untuk hi hat atau overhead, atau bisa juga digunakan untuk snare drum, tinggal gimana kita nanti menggunakannya, agar mendapatkan hasil yang terbaik. Kita memang perlu mencobanya apakah nanti akan jadi enak sesuai dengan apa yang kita inginkan atau tidak, kan itu semua tergantung kepada gimana kita di dalam menggunakan microphone ini untuk merekam.

Oh iya di link yang saya berikan itu, Shure PGA81 ya, sedangkan yang saya jual adalah Shure PG81, tapi kira-kira sama untuk aplikasi penggunaannya. Kalau mau melihat technical spec dari microphone ini, bisa lihat disini. Nah kalau yang ini technical spec untuk Shure PG81, sehingga teman-teman akan tahu rentang frekuensi range dari microphone ini seperti apa sehingga nanti bisa jauh lebih tahu dan mendapatkan gambaran mengenai penggunaan microphone PG81 ini bisa untuk apa saja.


Jual Microphone Shure PG81 Original di Jakarta

(Sudah Terjual!) Nah saya kebetulan memang lokasinya berada di Jakarta, tepatnya di daerah Jakarta Pusat, di Cempaka Putih Tengah. Teman-teman bisa hubungi saya di nomor 0838-7256-5714 kalau teman-teman berminat dengan microphone Shure PG81 Original ini.

Silakan aja, saya ada WA dan juga ada LINE, silakan aja kontak saya kalau teman-teman memang berminat dengan microphone Shure PG81 yang saya jual ini.


Harga Microphone Shure PG81

(Sudah Terjual!) Nah harganya saya ingin lepas Rp 1,2 juta aja, sudah dapat bonus kabel Canare L2T2S Original itu ya, jadi yang akan teman-teman dapatkan itu nantinya dengan harga Rp 1,2 juta ini adalah:
  1. Sebuah microphone Shure PG81 Original
  2. Tempat microphone Shure PG81 seperti yang terlihat pada gambar
  3. Kabel Canare L2T2S dengan konektor Neutrik yang sudah terpasang, jadi teman-teman bisa langsung colok microphonenya ke mixer.


Lokasi Microphone Shure PG81

(Sudah Terjual!) Alamat lengkap saya adalah di:
Jl. Cempaka Putih Tengah 27D No.11
Jakarta Pusat 10510
Hape: 0838-7256-5714
Untuk ini saya ngga bisa COD ya, teman-teman langsung aja kalau berada di Jakarta, datang langsung ke rumah saya, tentunya, janjian dulu, sehingga di sini nanti teman-teman bisa langsung cobain langsung nih seperti apa microphonenya.

Silakan teman-teman bisa hubungi saya melalui telpon, atau sms, atau mau WA atau LINE saya juga silakan aja. Kasih tahu dulu aja, kalau mau datang dan langsung melihat kesini. Sementara kalau teman-teman berada di luar Jakarta dan mau kirim-kirim juga boleh, tapi harga tersebut belum termasuk ongkos kirim tentunya ya.

Kalau dikirim, kisarannya akan kena sekitar 3 kg ini kalau sudah dibungkus, karena ada juga kabelnya. Sekitaran segitu beratnya kalau sudah dibungkus nantinya kurang lebih. Tapi tentunya nanti saya akan cari tahu dahulu berapa ongkos kirimnya sebelum teman-teman transfer ke saya.

Kalau begitu saya sudahi dulu lapak saya jual microphone Shure PG81 Original Murah ini. Kalau berminat silakan saja bisa langsung hubungi saya via telpon, sms, atau WA, atau LINE saya. Sampai ketemu lagi dan wassalam.