Monday, September 12, 2016

Cara Belajar Bahasa Inggris Dengan Baik

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman, ketemu lagi dengan saya Iman Prabawa. Nah setelah beberapa lama saya ngga pernah posting lagi karena lagi sibuk kuliah bahasa Jepang dan juga lagi mempelajari bahasa Inggris. Saya rencananya di kemudian hari memang ingin fokus di bahasa, masih tetap di pengajaran, musik akan saya tinggalkan dan saya akan beralih di pengajaran bahasa.

Nah selama ini saya sudah mempelajari bahasa Inggris cukup lama, terakhir saya belajar bahasa Inggris, mempelajari grammar dan lain sebagainya itu kira-kira 20 tahun yang lalu, dan selama 20 tahun saya ngga pernah buka-buka buku grammar sama sekali bahkan saya sudah tidak ingat dan tidak tahu apa itu noun apa itu pronoun dan lain-lain.

Tapi selama itu saya hanya rajin mendengarkan podcast berbahasa Inggris yang disampaikan oleh pembicara asli orang bule, yang sering saya ulangi berkali-kali dan berkali-kali hingga saya sampai hafal kalimat per kalimatnya.



Dan ketika saya memutuskan untuk mengajar, ah saya pikir mengajar bahasa Inggris ah, sudah cukup lama sekali soalnya saya terpapar dengan bahasa Inggris. Jadi kemudian saya lalu memutuskan untuk les bahasa Inggris lagi di LIA. Tapi di LIA itu sebelum boleh ikut lesnya saya harus mengikuti tes English Proficiency Test (EPT) untuk mengetahui peringkat saya, kebetulan saya mengambil kelas TOEFL, dan disuruh ikut dulu tes untuk prediksi TOEFL.

Dan ternyata setelah ikut tes, saat itu saya masih belum buka buku grammar, jadi pada saat mau tes, saya lihat orang-orang pada bawa buku dan belajar, saya sendiri cenga-cengo aja ngga tahu mau belajar apaan. Jadi saya pasrah aja, kalau jelek nilainya ya udah biarin deh.


Nilai EPT Di Atas 550

Ternyata ketika selesai tes, hasilnya baru bisa diambil seminggu kemudian, saya mendapatkan score 562. Bisa dilihat DISINI, kebetulan saya memang scan hasilnya. Saya cukup kaget juga lho, kok bisa ya nilainya tinggi padahal saya ngga pernah belajar bahasa Inggris? Ngga pernah sedikitpun buka-buka buku grammar, dan kerjaan saya tiap hari hanya rajin dengarkan podcast. Untuk dengarin podcast ini saya bisa dibilang addicted banget!

Dulu podcastnya masih dalam bentuk kaset, jadi bisa dengarin sekitar 5 kaset sehari, yang kira-kira bisa dihitung sekitar 5 jam sehari saya mendengarkan podcast bahasa Inggris. Saya setel di mobil saya kalau saya pergi, dan satu kaset bisa saya ulang sampai ratusan kali, sampai kasetnya rusak. Podcastnya tentang apa? Podcastnya tentang kehidupan sehari-hari aja, bukan tentang pelajaran bahasa Inggris, sama sekali ngga ada pelajaran bahasa Inggrisnya disitu.

Kalau teman-teman suka menonton TEDx di youtube, coba aja cari, kira-kira seperti itu topiknya. Dan untuk satu topik biasanya saya ulang hingga ratusan kali. Kenapa saya ulang hingga ratusan kali? Karena saya senang aja dengarnya. Jadi sampai saya hafal habis ini orangnya mau ngomong ini nih.

Jadi saya belajar struktur kalimat dalam bahasa Inggris hanya dari sering dengarin para native English speaker ngomong aja di podcast tersebut. Dan ketika menjawab soal di tes LIA saya hanya mengandalkan feeling saya saja. Ini biasanya gue dengar yang benar itu yang ini nih, yang ini mah salah! Ngga gini nih! Kalau saya ditanya kenapa? Jawaban saya saat itu cuma, ngga tahu! Yang biasa saya dengar sih di podcast kalau orang bule ngomong itu yang ini, tapi kalau ditanya kenapa saya ngga tahu kenapa. Jadi kemampuan berbahasa Inggris saya terbentuk karena saya sering mendengar podcast bahasa Inggris.


Belajar Bahasa Inggris Tapi Ngga Lancar Ngomong

Dan saya menemukan banyak orang yang belajar bahasa Inggris cukup lama, tapi ngga bisa juga pada akhirnya lancar ngomong. Padahal dia termasuk orang yang sangat rajin dalam belajar. Kenapa begitu? Nah karena saya saat ini akan fokus di pengajaran bahasa, saya kemudian mencari tahu. Ternyata penyebabnya adalah karena belajar grammar! Nah lho! Belajar grammar itu ternyata akan menghambat kita untuk kita bisa lancar berbicara, karena kita jadi kemudian berpikir ketika ingin berbicara, ini rumusnya gimana sih? Kalau past tense itu kan gini, eh benar ngga ya? Sementara ketika kita berbicara kita ngga punya banyak waktu untuk berpikir, beda dengan kalau kita menulis. Kalau kita menulis, kita punya banyak waktu untuk mikir, entah itu berpikir kata-kata yang kita gunakan itu tepat atau tidak, kira-kira nanti tanggapan orang kalau kita gunakan kata ini gimana, atau kita berpikir masalah struktur kalimatnya benar atau ngganya.



Tapi kalau kita berbicara, kita ngga punya banyak waktu. Sehingga kalau kita kebanyakan belajar grammar, kita akan jadi berpikir dan berpikir dan berpikir, apalagi kita mencoba mentranslate dari bahasa Indonesia terus kita translate ke bahasa Inggris, udah gitu kita mikir ini tenses-nya apa ya? Lalu kemudian kita pikir lagi, nah pada saat kita mikir, orang yang kita ajak bicara sudah keburu pergi duluan karena kita kelamaan merespons dia.

Ketika dia bertanya ke kita, kita masih bingung, gimana menjawabnya, karena kita mikir dalam bahasa Indonesia, kemudian kita coba translate ke bahasa Inggris, kemudian kita memikirkan juga secara grammarnya, walhasil kelamaan! Kita ngga punya banyak waktu soalnya ketika kita lagi berbicara sama orang.


Jangan Belajar Grammar!

Nah ini akhirnya saya temukan pengajar bahasa Inggris yang menurut saya bagus banget. Namanya A.J. Hoge, dia ini adalah seorang master di bidang pengajaran bahasa Inggris untuk orang asing (TESOL/Teaching English to Speakers of Other Languages). Di salah satu videonya dia menjelaskan kepada kita bahwa jangan belajar grammar! Kalau memang kita ingin lancar di dalam berbicara dalam bahasa Inggris. Kenapa? Coba ditonton sendiri aja videonya dia di bawah ini,


Saya mengikuti banyak apa yang disharingkan oleh A.J Hoge ini dan menurut saya sangat masuk akal sekali. Dan lagi dia memang pendidikannya S2 di bidang tersebut kemudian pengalaman dia mengajar bahasa Inggris sangat banyak sekali, dia pernah mengajar di Korea, di Jepang, di Vietnam, dan lain-lain, dan dia menemukan banyak sekali masalah yang sama dengan orang-orang tersebut ketika belajar bahasa Inggris, yaitu ngga lancar ketika sudah diajak ngobrol bahasa Inggris.

Bagus di tes, nilainya tinggi ketika mengerjakan tes tertulis, tapi begitu diajak ngobrol ngga lancar. Merasa seperti itu juga? Jangan belajarin grammar makanya! Sekarang saya sendiri lagi mencoba metodenya A.J. Hoge ini yang akan saya terapkan juga ke belajar bahasa Jepang saya, karena menurut saya caranya A.J. Hoge ini benar-benar berdasarkan penelitian dan pengamatan dia sendiri terhadap beribu-ribu muridnya, dan saya salah satu yang mengalami hal yang sama, ngga ngerti grammar tapi ketika mengerjakan tes bahasa Inggris ternyata nilai saya tinggi tuh.

Kalau kalian tanya saya saat saya mengerjakan tes EPT LIA tersebut, rumusnya present perfect tense itu apa, saya pasti akan menjawab ngga tahu! Tapi kalau ditanya sekarang, saya sudah tahu karena saya belajarin grammar juga untuk menulis, dan untuk mengajar. Kata A.J Hoge di video tersebut kalau kita ingin menulis kita bagus, kita memang perlu mempelajari grammar, tapi nanti setelah kita sudah lancar ngomong dalam bahasa Inggris.


Pelajari Frase Kalimat

Jadi kata A.J Hoge, pelajari saja frase kalimat, dan jangan hafalkan kata per kata. Tapi satu frase kalimat. Misalnya kalimat, "John hates ice cream", disitu kita belajar bahwa hate itu harus ditambahin s, John hates dan bukan John hate. Kalau kita biasa mendengar seperti ini, dan menghafalkannya satu frase kalimat seperti ini, nanti kita ngga akan berpikir lagi, eh ini pake s atau ngga ya??

Udah akan langsung otomatis aja di kitanya ketika kita berbicara, ditonton aja video-videonya A.J Hoge yang lain dia menjelaskan juga mengenai gimana cara mempelajari frase kalimat ini. Saya sendiri sekarang lagi merancang pembelajaran bahasa Inggris saya, tapi mungkin lebih fokus ngga ke grammar ya, karena sekarang yang saya lagi kejar itu adalah pronunciation. Banyak orang yang melupakan pentingnya melatih pronunciation, padahal menurut saya ini yang paling penting.


Pronunciation Lebih Penting Dari Grammar!

Kenapa saya bilang pronunciation itu lebih penting dari grammar? Karena kalau kita berkomunikasi lalu pengucapan kita ngga jelas, karena aksen kita masih Indonesia banget, maka orang yang kita ajak bicara akan bingung. Loe ngomong apa sih???



Pernah ngga kita mengalami berbicara sama teman kita sendiri yang dia ngga jelas ngomong apa, terus kita ngomong, "Loe ngomong apa kumur-kumur sih?" Pernah pastinya ya? Itu kenapa kita berbicara seperti itu? Karena kita tidak bisa jelas mendengar apa yang disampaikan oleh teman kita, dan itu seringkali terjadi ketika kita mempelajari bahasa Inggris dan kemudian ketika kita mengucapkan kata bahasa Inggris, kita akan mengucapkan dengan logat Indonesia, yang tentunya akan membuat orang bule asli kalau dengar bingung.

Sementara kalau pronunciation kita bagus tapi grammar kita ancur misalnya, orang masih akan tetap bisa mengerti maksudnya kita, karena mereka bisa jelas mendengar kata yang kita ucapkan, dan kemudian mereka bisa menangkap artinya, dan tinggal mereka membantu merapikan kalimat kita yang berantakan tersebut, tapi orang tersebut masih akan tetap mengerti dan paham ketimbang kalau kita berbicara secara grammar sempurna tapi secara pengucapannya ancur. Orang bule ngga akan ngerti kita ngomong apa.

Nah jadi seperti itu kira-kira, pelajari juga pronunciation dengan baik agar orang ketika mendengar kita berbicara akan bisa menangkap dengan jelas kata-kata yang kita ucapkan tersebut. Kayanya sekian dulu aja ya sharing dari saya ini, nanti saya akan buat videonya aja deh, kayanya saya lebih mudah untuk menjelaskan lewat video ketimbang lewat tulisan deh. Hihihi kriuk kriuk.

Kalau begitu sekian dulu dan wassalam yaa..


Baca juga:
  1. Belajar Bahasa Inggris Lewat Film
  2. Tips Lancar Ngomong Inggris
  3. Pengalaman Beli Buku Di Periplus

Thursday, September 1, 2016

Tips Lancar Ngomong Bahasa Inggris

Blog Iman Prabawa - Halo teman-teman, kali ini saya mau sharing mengenai tips lancar ngomong bahasa Inggris. Kebetulan bukan saya sih yang akan sharing melainkan saya menemukan videonya Kevin Hendrawan dimana dia sharing mengenai hal ini.

Kevin Hendrawan itu kalau menurut saya bagus sekali kalau sharing, saya suka videonya dia ketika dia membahas masalah kamera, dimana pembahasan dia itu jelas banget, dan buat saya sangat mudah untuk dimengerti. Jadi yuk langsung aja kita simak penjelasannya untuk teman-teman yang ingin bisa lancar di dalam berbahasa Inggris, khususnya yang ingin ngomongnya bisa cas cis cus kaya orang bule.




Untuk versi teksnya teman-teman bisa membacanya di bawah ini,

Yo, selamat datang di Vlog 45,5. Ini sengaja aku bagi dua vlognya, jadi kalau buat kalian yang bingung kok yang ini ngga ada tanya jawab ya, nah tanya jawabnya sekarang disini nih. Jadi tanya jawabnya ntar, jangan ditutup dulu videonya, tadi aku akan meeting di NET, habis selesai meeting aku bisa jawab pertanyaannya, alright? Malam nanti setelah acara live nonton dong.

Nah meetingnya sudah selesai, ini ada [tidak jelas terdengar] terus nanti lanjut shooting lagi ini mau ke atas dulu, mau ke lantai 28, ciaaat.

Ini teman gue namanya Walfi, dia yang casting orang-orang biasanya. Pasti yang sering ke NET sudah hafal banget nih. Kalau mau casting silakan datang, ngga dipungut biaya ya pak? Gratis.

Oke, aku pinjem ruangan di NET, kita langsung jawab pertanyaan, oke?

Waduh backlight kayanya nih, nah ini pertanyaan pertama

Banyak banget yang nanyain soal apa sih sebenarnya arti fans, dan sebenarnya apa rencana untuk para fans dari aku sendiri seperti apa gitu ya?

Kalau menurut aku ya, ini ada dua pertanyaan yang mirip, yang pertama dari m_imron_u dari okyelsandria juga. Jadi buat aku, apalagi buat youtube ya, fans are everything! Benar-benar yang ngebuat channel ini lebih hidup, konten lebih berkembang itu dari kalian semua sebenarnya, bukan cuma dari kreator, bukan cuma dari aku, tapi juga dari kalian semua. Jadi apa pun yang kalian lakukan, bentuk support apa pun yang kalian lakukan, sebetulnya sangat-sangat berguna buat aku. Nah harapan aku buat kalian semua adalah dengan nonton channel aku kalian bisa mendapatkan ilmu, bisa mendapatkan positivity, bisa mendapatkan pandangan baru yang positif yang sama-sama bisa membangun kamu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dan semakin channel ini berkembang, semakin channel ini rame, aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat konten yang lebih bagus buat kalian juga.

Jadi kalian nonton ini ngga cuma fun aja, ngga cuma jadi relaks, tapi kamu juga belajar, karena manusia itu harus selalu belajar, supaya dia bisa berkembang jadi orang yang lebih baik lagi.


Cara Cepat Menguasai Bahasa Inggris

Next ada pertanyaan dari graciastefani7, sama sifra_shanty. Gimana caranya bisa cepat bahasa asing? Gimana cara ngomong bahasa Inggris intinya, aku akan ngomong bahasa Inggris ataupun bahasa asing. Jadi sebenarnya bahasa itu all about practice. Semakin kamu sering ngomong bahasanya semakin kamu sering mendengarkan orang ngomong bahasa tersebut, kamu akan jadi lancar. Termasuk juga kamu harus, belajar grammar basic itu pasti. Kamu harus tahu teorinya, pasti tahu sedikit. Tapi yang lebih penting adalah practicenya, kalau kamu sering latihan, kalau kamu sering ngomong, pasti akan terbiasa. Pasti akan jadi cepat bisa. Nah kalau dari aku sendiri, aku belajar bahasa Inggris sendiri itu dari kecil, dari umur 4 tahun itu aku sudah ngomong bahasa Inggris, tapi kalau buat kalian aku saranin, yang ingin ngomong bahasa Inggris dengan lancar ya,

  1. Kamu harus sering nonton film yang menggunakan bahasa Inggris. Mungkin pertama kamu bisa menggunakan bantuan subtitle tapi lama kelamaan kamu harus lepas dari subtitle, jangan pake subtitle lagi dan kamu harus belajar artinya apa. 
  2. Kamu belajar dari main game. Kamu tahu kan kebanyakan game yang ada di pasaran itu kan menggunakan bahasa Inggris dan dari luar negeri. Jadi jangan cuma main gamenya aja tapi kamu perhatikan conversation dari kedua karakter itu ngapain aja, jadi kamu juga belajar dari situ.
  3. Pasti dari internet, ngga mungkin ngga ya, karena internet itu sekarang tempat belajar apa pun ya. Jadi istilahnya dari yang positif sampai yang negatif pun ada tapi kamu tetap dong, aku akan suggest kamu belajar yang positif. Kamu bisa dapatin banyak banget course ataupun latihan latihan bahasa Inggris yang tersedia di internet, tinggal google aja, tinggal masalah kamu niat atau ngga.



Kenapa Memutuskan Aktif Ngevlog?

Oke ini pertanyaan bagus juga dari nataliakym, kenapa memutuskan dan aktif vlog, kemudian ada juga yang mirip pertanyaannya dari rosalitajung, inspirasi kakak darimana sih bikin-bikin vlog, ikut-ikutan atau ngga? Jadi sehari-hari aku bekerja sebagai seorang presenter, nah memang sehari-hari kerjaan aku ngomong, sharing, memberikan informasi. Menurut aku ngga terlepas dari platform manapun sih, aku sebenarnya bukan you can call me youtube, you can call me presenter, tapi kalau saya memanggil diri saya presenter. Yang saya lakukan ini sama, sharing, cuma medianya aja yang beda-beda, saya bisa sharing di televisi, saya bisa sharing di Instagram, bisa juga sharing di youtube. Manapun, ngga menutup sosial media yang lain juga, youtube hanyalah salah satu platform aja buat aku untuk bisa sharing dan bisa menyampaikan ide ataupun pemikiran aku. Itu aja sih sebenarnya, dan menurut aku karena kegiatan aku sehari-hari bisa dibilang padat, aku ngga bisa mungkin seperti yang lain, buat program seperti sketsa komedi atau bagaimana lainnya. Yang paling mungkin aku lakukan adalah vlog, bawa kamera ini muter kemana-mana, jadi aku bisa muter kemana-mana sambil kerja juga. Itu yang paling memungkinkan buat aku sekarang.



Teman Yang Memanfaatkan Teman

Ini pertanyaan yang bagus juga dari marialindakusuma, what do you think about friends get benefit from others, jadi maksudnya teman yang mau untungnya aja ya, dan gimana sih menghadapi teman yang kaya gitu. Kalau dari pertanyaan ini kalau aku lihat dari sisi yang positifnya, mengambil suatu benefit dari teman itu ngga apa-apa, asal kita juga saling barter, mutualisme, misalnya gini, aku bisa nyanyi dan teman aku bisa bikin video. Ya udah kita sama-sama aja bikin kolaborasi, aku yang nyanyi kamu yang bikin video klipnya, nanti di video klipnya aku kasih kredit kamu yang bikin. Itu kan sama-sama benefit, itu ngga masalah, mencari keuntungan satu sama lain itu ngga masalah, itu justru bagus dan meningkatkan produktivitas dan membuat kamu menjadi orang yang bisa berkarya maksimal. Tapi ini ada pertanyaan yang mirip juga, dari noviacaroline.


Gimana menghadapi teman yang fake?

Nah kalau yang ini bahaya, gitu ya. Ada teman yang benar-benar kaya tadi aku bilang kan sama-sama mutualisme, sama-sama ingin bantu, oke. Tapi teman kalau teman yang memanfaatkan teman lain, ini yang harus dihindari sih. Memang kita tidak bisa suudzon, atau istilahnya tidak bisa berprasangka buruk terhadap teman tersebut, tapi kalau ada teman yang kebangetan banget, maunya enaknya doang, jangan dijauhi juga, ya mungkin kita ada sedikit jarak, dan kita juga harus membalasnya, jangan dengan kejahatan juga tapi dengan kata-kata yang positif, yang membangun, kita juga jangan terlalu mengandalkan mereka dan kalau sudah merasa dimanfaatkan ya udah jangan mau. Kalau ternyata memberatkan kamu juga ya jangan, jangan seperti itu juga.


Cara Mencegah Global Warming

Oke ada pertanyaan dari liyanna_zhang, kak, bikin video dong tentang pencegahan global warming karena supaya yang nonton juga bisa tahu dan bla-bla-bla. Oke, aku lagi memproduksi nih video yang aku rekam di kutub. Jadi waktu bulan September kemarin kan aku kerja sama National Geografi jadi presenter untuk ke kutub utara, aku juga bikin vlog disana, cuma memang selama ini belum boleh tayang, karena pokoknya masih belum boleh tayang. Sekarang sudah boleh tayang, lagi diedit, mudah-mudahan dari video itu kamu bisa mendapatkan sesuatu dari situ.

Dan selalu juga ada yang bertanya, kenapa sih pertanyaan minggu lalu gue ngga dijawab? Jadi aku sudah pernah bilang berkali-kali, pertanyaan yang dijawab adalah pertanyaan yang bisa kira-kira jawabannya mewakili pertanyaan orang banyak. Kalau pertanyaan-pertanyaan yang mungkin kurang bagus ataupun kurang, buat aku kurang oke atau mungkin sudah terlalu panjang juga karena sudah banyak yang nanya, ya mohon maaf jadi dijawabnya di minggu-minggu depan, yang penting kamu sabar aja nanti pasti ada yang dijawab. Harus tetap semangat terus. Oke itu aja Q&A hari ini aku mau lanjut shooting di extra celeb di NET TV, pokoknya kamu jangan lupa SUBSCRIBE dan juga like serta share video ini supaya lebih banyak lagi orang yang tahu channel aku. Thank you so much, bye.

Tips Lancar Ngomong Bahasa Inggris


Nah sekian dulu sharing dari Kevin Hendrawan mengenai tips lancar ngomong bahasa Inggris, jadi memang harus sering kita latih dan latih dan gunakan terus kalau kita memang mau lancar di dalam berbahasa Inggris. Kalau teman-teman suka dengan apa yang disampaikan oleh Kevin Hendrawan, silakan subscribe di youtube channelnya ya. Sekian dulu dan sampai ketemu lagi.


Baca juga:
  1. Belajar Bahasa Inggris Lewat Film
  2. Mengenal Personal Pronouns
  3. Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP